Beranda / Mafia / Istri Rahasia Sang Bos Mafia / Bab 75: Ada Sesuatu yang Busuk

Share

Bab 75: Ada Sesuatu yang Busuk

Penulis: Rizki Adinda
last update Tanggal publikasi: 2026-05-11 20:18:26

Senyum Evalia terlalu cepat, terlalu terang, tapi Rafael tak menyadarinya. Anak kecil itu sudah setengah terlelap. Aleksander, seperti biasa, menangkap segalanya.

Evalia keluar sebelum sempat mempermalukan diri lebih jauh. Begitu pintu tertutup, ia bersandar, satu tangan menekan dadanya yang masih berdebar. Saat ia berbalik, Estella sudah berdiri di sana, menatapnya lekat-lekat.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 390: Dulu Sahabat Baik

    "Oh! Jawaban yang sangat diplomatis." Amanda berhenti sejenak, menyipitkan matanya seolah berusaha membaca ekspresi Evalia. Kemudian, senyum perlahan muncul di wajahnya. "Sayangku, Eva, jangan membelanya. Kau harus membiarkanku memarahinya karena hal ini."Evalia terkekeh pelan, lalu menurunkan suaranya. "Aku serius. Dia memberiku sesuatu yang jauh lebih penting daripada saham atau benda-benda material."Amanda menatapnya beberapa saat. "Sungguh?""Iya."Senyum penuh arti perlahan melebar di wajah Amanda. "Oh, sayang. Itu kabar yang sangat baik. Sangat baik." Ia menepuk tangan Evalia dengan penuh kasih sayang. "Anakku berhasil bertahan satu hari lagi tanpa dimarahi."Evalia tertawa kecil.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 389: Lebih Dari Cukup

    Alistair menatap putranya dengan tajam. "Dasar anak nakal... kau benar-benar nggak sabaran."Amanda tertawa kecil. "Sayang, yang dikatakan Aleksander benar. Lebih baik kau cepat." Ia menepuk lengan Alistair pelan. "Jangan membuat menantu kesayanganku semakin bingung. Cepat berikan padanya."Kebingungan Evalia semakin dalam. 'Bahkan ibu mertuaku juga bertingkah aneh...'Alistair mengembuskan napas panjang. "Ya Tuhan... kalian berdua bisa berhenti menyela aku?" Meski mengeluh, tidak ada sedikit pun kemarahan dalam suaranya. Hanya rasa jengkel kecil yang bercampur pasrah.Kemudian Alistair kembali menatap Evalia. Dan sesuatu berubah. Sosok pebisnis keras yang selama ini dikenal. Kepala keluarga yang begitu disegani. Semua ekspresi dingin itu perlahan menghilang. Yang tersis

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 388: Langsung Katakan Saja

    Namun, tepat ketika Aleksander mulai merasa santai, suara Eva terdengar lagi. Tenang. Lembut. Terlalu santai hingga membuatnya waspada. "Kau terlihat sangat santai, Pak Batubara..."Mata Aleksander masih tertutup. "Hm?""Masalah dengan wanita itu sudah selesai?"Mata Aleksander langsung terbuka. Seluruh rasa malas yang sebelumnya terlihat lenyap dalam sekejap. Aleksander menoleh perlahan ke arah Eva, mengamati ekspresinya dengan saksama.Eva tetap tenang. Tatapannya stabil dan tajam, tetapi tidak mengandung tuduhan. Hanya kekhawatiran. Hanya kepercayaan.Aleksander menghela napas pelan sebelum menjawab. "Kami masih menyelidikinya." Suaranya kini lebih rendah dan serius. "Mengumpulkan bukti..."

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 387: Anggap Saja Nggak Ada

    Dalam hitungan detik, Rafael menjadi pusat perhatian yang tidak terbantahkan. Amanda masih terus memeluknya.Sementara itu, Elenora dan Adrian Batubara dengan lembut menyentuh pipinya, memperhatikannya dengan tatapan penuh kebahagiaan.Di sisi lain, Aleksander dan Evalia berdiri beberapa langkah di belakang mereka, benar-benar terlupakan.Evalia tidak bisa menahan senyumnya saat melihat Aleksander yang menghela napas pasrah."Yah," gumam Aleksander pelan, "sepertinya kita sudah digantikan."Evalia tersenyum tipis. "Kurasa kita sudah kehilangan posisi penting kita."Mereka menyaksikan pemandangan itu dengan hiburan kecil, tanpa merasa tersinggung ataupun terkejut.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 386: Semakin Tampan dan Semakin Pintar

    Evalia menoleh sedikit dari kursi depan, tersenyum hangat kepada putranya yang tidak sabar. "Kita sudah dekat, Sayang. Sebentar lagi sampai, nggak lama lagi," jawabnya lembut, nada suaranya tenang dan menenangkan dengan sedikit kesan santai.Rafael menyipitkan matanya, tampak tidak sepenuhnya puas. "Tapi, Mami," sahutnya dengan keseriusan luar biasa untuk seorang anak kecil, "Mami sudah bilang begitu berkali-kali."Aleksander menahan senyum.Rafael kemudian sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan, mengalihkan pandangan kepada ayahnya. "Daddy, masih jauh?"Aleksander meliriknya melalui kaca spion. Ekspresinya tetap tenang seperti biasa. "Lima menit," jawabnya singkat.Mata Rafael langsung berbinar. "Lima menit?"

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 385: Kenapa Belum Sampai?

    Kehangatan ruangan, tawa kecil yang terdengar sesekali, percakapan sederhana tentang kehidupan sehari-hari, semuanya menciptakan rasa memiliki yang sulit dijelaskan olehnya. Evan tidak mengingat wanita itu. Namun duduk di samping ibunya terasa begitu benar.Seolah hatinya mengenali sesuatu yang tidak mampu dijangkau oleh pikirannya.Makan siang itu berlalu dengan tenang dan menyenangkan, dipenuhi tawa kecil serta percakapan ringan. Tidak ada topik berat, tidak ada kenangan menyakitkan, hanya kebahagiaan sederhana dari orang-orang yang menikmati sebuah hidangan bersama.Tidak ada ketegangan. Hanya kehangatan.Hanya kedamaian.Hanya keluarga.***Waktu perlahan mendekati tengah malam

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 8: Bisa Saling Jaga

    “Aku janji nggak akan ngomong yang aneh-aneh, Dion…” Eva menahan gemetar dalam suaranya, “Tapi demi kewarasanku, kumohon kamu tenang dan jangan mencoba cari tahu tentang dia. Serius. Lebih baik bagi semua orang kalau kamu nggak mengusik dia. Dia bukan cuma masalah besar, dia udah ada di level ‘VIP’,

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 7: Siapa Ayahnya?

    Eva mengerutkan kening. “Janji apa?”“Aku pernah janji, nggak akan pernah nyari-nyari hal tentang kamu, hidupmu, keluargamu, juga temanmu. Kecuali kamu sendiri yang minta,” ujar Dion.Evalia terdiam. Dadanya terasa sesak. Ia menarik napas panjang, lalu perlahan tersenyum sendu. Dalam diam, ia member

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 6: Sumber Penderitaan

    Keesokan paginya, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Eva bangun dengan perasaan bebas. Tak ada alarm, tak ada panggilan dinas, tak ada Estella yang mendadak menerobos masuk kamarnya dan menyuruhnya cepat bersiap.

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 5: Nama Baru, Hidup Baru

    Sayangnya, harapan Eva itu tak akan pernah terjadi.Dari balik kaca gelap mobil itu, Eva melihat Waluyo Wijaya duduk di kursi belakang. Tatapannya lurus ke depan, dingin dan tak berperasaan. Ia bahkan tak menoleh sedikit pun ke arah taksi yang baru saja keluar dari area kediamannya.Rasanya seolah E

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status