Share

Mama Rendi

Penulis: Pulungan
last update Tanggal publikasi: 2026-01-18 00:30:53

"Pa--kk ..."

Jantung Alia berdegup lebih kencang dari biasanya, ia juga sedikit gemetar saat tangannya menyentuh pipi yang menurutnya sangat menyeramkan itu.

"Obati," suruh Fras lalu ia menyandarkan kepalanya di sisi sofa, kemudian memejamkan matanya membuat Alia langsung menghalang nafas pelan-pelan.

'Untung dia tutup mata,' ucap Alia dalam hati.

Pelan-pelan ia, mengobati luka Fras.

"Ssshhh ..." Fras mendesis, membuat Alia langsung meniup sudut bibir Fras pelan-pelan.

"Udah pak," ucap Alia ya
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Alex Minta Maaf

    Tiga hari telah berlalu, Lidya mulai kewalahan dengan kondisinya yang semuanya harus ia lakukan sendiri. Hari ini dia tidak kemana-mana karena sedang weekend dan Lidya tidak punya tenaga untuk keluar kosan, berkali-kali teman-temannya menghubunginya namun dia sama sekali tidak mengangkatnya. "Huh ... Kenapa jadi hidupku berubah banget gini, perasaan kemarin-kemarin tenagaku full aja tuh sampai begadang malam-malam, ini apa?" gumamnya sambil melihat dirinya di cermin."Masa ya aku kalah gara-gara nggak tinggal di rumah sih, apa kata Alex nanti. Tapi kalau kayak gini terus rasanya aku mau gila, stress ... Semuanya dikerjain sendiri nggak ada yang nolongin, uangku juga habis gitu aja," ujarnya lagi benar-benar frustrasi."Dari awal pindah sampai sekarang nggak ada di menghubungiku, apa jangan-jangan dia memang senang aku pergi dari situ ya hufftt ..."Lidya hampir setiap hari bertengkar dengan dirinya sendiri karena dia merasa kesulitan sendiri. Tangannya meraih ponsel kemudian menghub

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Keteteran

    Baru saja Alex mamajamkan matanya tiba-tiba saja Lidya masuk ke dalam kamar sambil membawakan bubur dan juga minum."Kok kamu nggak bilang sih kalau kamu lagi sakit Mas?""Kamu emang pernah pilih aku? Kamu kan lebih milih party jadi buat apa ngasih tahu kamu," jawab Alex membuat Lidya menghela nafas panjang."Kan kamu bisa ngomong Mas, nggak setiap hari juga kan aku party,""Hum," dehem Alex.Keesokan harinya sesuai kesepakatan bersama Lidya langsung pindah dari rumah untuk survive selama seminggu di kosan. "Huh ... My world, aku suka ini," gumam Lidya sambil menghempaskan tubuhnya di ranjang yang hanya cukup untuk dirinya itu.Drt ... Drt ...Lidya langsung buru-buru mengambil ponselnya dari dalam tas kemudian mengangkatnya. [Lidya ... Kamu sebenarnya niat kerja atau nggak sih?]Deg!Lidya kembali duduk sambil mengatur kata-kata yang harus ia keluarkan. [Pak ... Sebenarnya saya lagi ada urusan][Cih kamu pikir kantor ini punya bapakmu, kamu ada urusan sesuka hatimu nggak masuk? Ga

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Pilihan keputusan

    Lidya tidak bisa menjawab pertanyaan itu selama kurang lebih 15 menit obrolan berlangsung, namun ia juga tidak tega melihat orang tuanya beberapa kali mengucapkan permintaan maaf kepada Alex. "Kalau dari Alex sendiri bagaimana?" tanya Abi membuat Alex terkekeh."Iya seperti yang terlihat aja, udah biasa sebenarnya jadi gimana ya, balik lagi ke lidya aja dia maunya seperti apa," jawab Alex membuat Lidya kesal."Ya aku juga kan kayak gini cuman hiburan Mas, nggak pernah aneh-aneh kan. Kamu jelasin dong rincinya seperti apa, biar orang tuaku nggak salah paham--"Apapun alasan kamu, di agama kita ini tidak diperbolehkan Lidya, kamu pikir Abi dan Umi akan menoleransi itu, nggak!Kalau suami mau berkata sudah saya selesaikan saja, kami kabulkan dari pihak perempuan," ujar Abi karena kesal melihat putrinya yang terus membela diri. Tidak lama kemudian kedua orang tua Lidya pamit pulang dan menyarankan mereka berdua agar berdiskusi kedepannya seperti apa dan apapun keputusan mereka kedua ora

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Orang tua Lidya datang

    Setelah kejadian itu Lidya malah mendiamkan suaminya selama hampir 3 hari membuat Mbok sangat kesal dan rasanya ingin mengingatkan Lidya."Lidya ..." Panggil Alex pada sore itu."Apa sih?" jawab Lidya dengan sangat ketus membuat Alex menghala nafas panjang. "Mau kamu apa sekarang?" tanya Alex membuat Lidya seketika tersinggung melalui ia berbalik melihat suaminya itu sambil berkacak pinggang."Apa? Kamu ngomong apa?""Huh ... Saya udah hubungin orang tua kamu,"Deg!Lidya langsung menurunkan kedua tangannya dari pinggangnya karena kaget dengan ucapan itu. "Buat apa? Biar apa kamu hubungin mereka? Mau ngasih tahu kalau aku nggak baik hah?" tanya Lidya "Nggak ada, Saya hanya berbasa-basi aja--"Halah nggak usah bohong nanti kamu, Aku tahu kamu tuh pengen ngasih tahu kalau aku bukan istri yang baik sama mereka kan? Kamu pengen banget kan ngelihat aku dimarahin sama orang tuaku hah? Otak-otak kayak kamu tuh kebaca, pasti kamu pengen ngasih tahu kan kalau aku ini suka dugem? Suka party

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Iri

    Hari pertama mereka menempati rumah baru itu, Alia sering senyum-senyum sendiri karena Ia tidak menyangka punya rumah sendiri yang bisa berdekatan dengan neneknya."Ekhem ..." dehem Fras membuat Alia kaget lalu menoleh. "Kamu Kenapa Mas?""Kebalik kali, kamu yang kenapa dari tadi senyum-senyum terus?" "Oh nggak hehe ... Aku masih nggak nyangka aja Tuhan ngasih hening banget yang luar biasa, aku sering bermimpi punya rumah pribadi tapi hari ini aku berdiri rumah pribadi itu," ucap Alia membuat Fras tersenyum lalu ia mengambil sesuatu di dalam tasnya "Nih," "Apa ini mas?""Bukalah dulu," suruhnya membuat Alia langsung membuka amplop coklat itu.Awalnya Alia santai aja, namun detik kemudian ia sedikit meletus saat melihat akta rumah itu atas namanya."Mas ...""Kenapa?""Ini beneran?""Iya dong,""Tapi kebanyakan nggak sih, kan kemarin hotel udah atas nama aku mah saya sekarang juga pakai atas namaku?" tanya Alia."Nggak apa-apa, semua harta benda aku insya Allah akan aku usahakan me

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Jadi pindah

    Seminggu kemudian, nenek mulai dirinya merasa membaik dan ia sekarang sedang membereskan rumahnya yang beberapa hari ini terbengkalai. Saat ia sedang menyapu teras, dari kejauhan ia melihat ada mobil datang. Nenek berhenti sejenak sambil memperhatikan mobil itu. "Assalamualaikum," ucap Alia begitu yang buka kaca mobil membuat nenek langsung girang dan hampir saja melompat."Walaikumsalam .. Eh kalian datang ... Nenek kangen banget," ucap nenek membuat Aliya dan Pras keluar dari mobil kemudian menyalim nenek."Apa kabar nek? Kami minta maaf ya lama banget biar datang ke sini, padahal janjinya Minggu kemarin harusnya pindahan tapi karena ada urusan jadinya diundur. Alhamdulillah hari ini kami akan tinggal di sini, rumah kita berdampingan kalau nenek mau tinggal bersama di sebelah ayo aja," ucap Fras membuat nenek langsung mengangguk sambil mengusap air matanya. Nenek merasa sangat senang akhirnya ia tidak sendiri lagi."Nenek minta maaf ini, soalnya nenek belum ada masak apa-apa ka

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Diusir

    "Al ...""Hum," jawab Al lalu ia menoleh sekilas."Lu kenapa senyum-senyum sendiri bro, lu tuh dilihatin anggota-anggota dari tadi,""Oh iya, nggak apa-apa ini gua lagi ngeliat video lucu aja," jawab Al dengan santai membuat temannya itu langsung mengerutkan keningnya."Bisa-bisanya lu ngeliatin vi

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Akhirnya Tau

    "Pak--"Kamu udah mulai berani ya sekarang bantah saya," ucap Fras membuat Alia diam sejenak, lalu satu tangannya berusaha melepaskan tangan Fras yang menggenggam tangan kanannya."Bukan masalah berani atau enggak berani Pak, tapi saya nggak mau ada apa-apa," ucapnya membuat Fras melipat kedua tang

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Istri Taruhan Sang Dosen   siapa dia

    Deg!"Maaf pak, tapi saya nggak bisa selamanya bergantung sama bapak. Bapak udah baik banget sama saya, bahkan saya nggak tahu gimana caranya balas budi. Dipikiran saya sekarang cuman satu, bagaimana caranya saya pergi tanpa membuat Bapak khawatir, makanya Saya berusaha dulu buat ngumpulin dana sa

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Marah lagi

    "What? Demi apa lu sama Pak Fras?""Eh bentar bentar, kok gua mulai curiga ya sama lu Al, jujur deh sama kita-kita lu tuh ada hubungan apa sama Pak Fras?" tanya Rendi dengan tatapan yang tidak biasanya membuat Alia menaikkan alisnya sebelah, lalu detik kemudian ia tertawa. "Apa sih kalian, gitu a

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status