Share

kecelakaan

Penulis: Pulungan
last update Tanggal publikasi: 2026-02-03 22:50:36

"Dimana Alia?"

"Yah bapak ... To the point amat nanyanya, kan saya baru bilang ada sedikit informasi, saya tadi habis dari jurusan meminta data dari Alia.

Nah ini, ada nama neneknya saya dapat soalnya kalau orang tuanya kata Alia udah nggak ada Pak," jawab Rendi membuat Fras terlihat lesu.

"Coba liat,"

"Ini pak,"

"Namita sarah ..." gumam Fras

"Terus apa yang kita lakukan dengan nama ini?"

"Um ... Itu dia Pak saya nggak tahu hehe," jawab Rendi membuat Fras menghela nafas panjang.

"Oke, Terima
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hari Pertama Kerja

    Hari menunjukkan pukul 05.00 sore Lidya baru pulang ke rumah setelah seharian di luar. Baru saja sampai di rumah semuanya serba salah, ia tiba-tiba marah-marah dan tidak terkontrol seperti biasanya."Mbok ... Ini gimana sih makanan semuanya pada dingin, sengaja biar saya nggak nafsu makan," kesalnya begitu ia masuk ke dalam dapur membuat mbok yang baru saja selesai mencuci piring langsung menoleh. "Ibu mau dimasakin yang baru atau dihangatin saja?""Saya sudah lapar, kenapa nggak disiapin sih dari tadi," kesalnya selalu mengambil piring dan tetap memakan lauk yang ada di meja makan itu. Alex yang mendengarkan itu hanya diam dan membiarkan istrinya itu berekspresi sesuai yang dia mau."Besok Ibu pulang jam berapa biar saya siapkan sesuai jamnya, hari ini kan saya nggak tahu ya Bu dan Bapak tadi makan jam 03.00-an," ujar mbok membuat Lidya memutar mata malas."Siapin aja jam 05.00, kalau kayak gini kan jatuhnya makan makanan dingin," dumelnya yang dibalas anggukan oleh Mbok."Mau kema

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Lidya Tersinggung

    Deg!"Apaan sih Pras? Ini tuh bukan aku sama bapak kamu tau nggak, ini tuh rumah tangga kami rumah gak ikut campur," ujar Lidya tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh Fras."Iya betul, tapi masalahnya lu yang sesuka hati di rumah. Selama ini gua diem karena gua menghargai lu sebagai orang tua gue, tapi ternyata apa yang lu lakuin? Ini kan? Tiap malam lu ngebayarin orang-orang party biar lu merasa keren, gue tahu lu tuh punya mental yang harus dipuja sehingga lu melakukan banyak hal supaya lu bisa menguasai semuanya.Kalau elu memakai duit pribadi gua nggak ada yang ikut campur, masalahnya yang lu lakuin adalah lu memakai uang bapak gue, emang itu nafkah tapi lu menyalahgunakan," lanjut Fras membuat Lidya memutar mata malas."Fras ... Kamu kayak nggak tau aja kelakuan bapakmu, emangnya aku mau nikah sama dia?Dari awal juga aku nggak mau Fras, tapi apa yang kalian lakuin? Hah? Coba tanya sama diri sendiri apa yang kalian lakuin?" "Gak ada urusan gue masalah itu,""Ada dong, dari

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hampir dihajar

    Selama mereka menunggu makanan Alex terlihat sangat sibuk dengan cucunya, sedangkan Alia dan Fras malah senggol-senggolan."Cucu kakek mau apa? Mau mobil-mobilan ya, kakek udah beliin," ucap Alex membuat Alia terkekeh."Papa niat banget beliinnya,""Iyalah, orang Ini pertama kalinya apa-apa baik sama kalian ini belum apa-apa nak, jangan di larang ya," ujar Alex yang dibalas anggukan oleh mereka berdua.Tidak lama kemudian makanan pesanan mereka datang, Fras sangat senang melihat keluarganya akhirnya bisa persis seperti apa yang ia impikan akhir akhir ini."Papa datang sama siapa tadi?""Sama sopir lah sama siapa lagi," jawab Alex dengan santai membuat Alia dan fras saling melempar pandangan."O iya iya,""Kalau mama mah nggak usah diharapkan, dia aja tiap malam party pulangnya jam berapa, kalo di tanya marah," ujarnya tanpa melihat mereka berdua membuat Fras kaget."Party?""Iya,""Sama siapa Pa?""Nggak tahu papa, Papa udah nggak ada waktu dan nggak ada energi buat menyelidiki itu se

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Tetangga Julid

    Sepanjang makan malam dengan Alex beberapa kali Lidya melirik ke arah Mbok yang jauh dari mereka. "Malam ini aku nggak jadi party lah," ucapnya mulai membuka pembicaraan namun Alex tetap fokus pada makanannya. "Mas ...""Hum,""Aku nggak jadi party,""Terus?" tanya Alex membuat Lidya menghela nafas panjang."Ya namanya rumah tangga sih Mas, wajar nggak sih kalau ada permasalahan," ujarnya lagi yang dibalas anggukan oleh Alex."Kamu dulu juga kan nggak peduli banget sama aku jadi ya udah Aku nyari pelampiasannya di luar, tapi kan kita berhak berubah lebih baik nggak?" Lanjutnya "Iya,""Hum ..." Dehem Lidya sambil sesekali melihat ke arah mbok. Setelah selesai makan malam Alex kembali ke ruang tengah yang diikuti oleh Lidya. "Kamu mau kemana?""Ya ... Mau sama kamu sih Mas," ujarnya membuat Alex mengerutkan keningnya."Kalau kamu ngelakuinnya demi uang nggak ada ya, jatah kamu adanya di minggu berikutnya," "Nggak Aku mau ngobrol sama kamu aja," jawabnya yang dibalas anggukan oleh

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Alia Senang

    Tatapan Fras tidak kunjung lepas dari istrinya, iya benar-benar meyakini bahwa istrinya itu mempunyai hati yang lembut bahkan ketika dikakitin berkali-kali. Ia tersenyum sekilas lalu mengucapkan rasa syukur yang sangat dalam di hatinya. 2 jam di rumah nenek, Alex pamit pulang karena masih harus menempuh perjalanan ke kota. "Papa nggak mau nginep aja disini?" tanya Alia membuat Alex diam sejenak lalu ia mengusap kepala Alia sekilas."Terima kasih banyak ya untuk kebaikan hatinya, tapi papa nggak bisa Papa udah terlalu banyak ngerepotin," ujarnya membuat Alia mengangguk.Setelah kepergian Alex, Alia terlihat sangat bahagia ia bahkan senyum-senyum sendiri saat menimbang bayi membuat Fras bingung."Sayang ...""Hum,""Are you okay? Apa apa ada trigger kamu?" tanya Fras memastikan istrinya itu. "Aku baik-baik aja, nggak ada apa-apa," jawabnya membuat Fras mengangguk."Kalau kamu ngerasa sesuatu tolong kasih tahu aku ya, misalnya Kamu ngerasa nggak dihargain atau Kamu ngerasa kehilangan

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Diakui

    Keesokan harinya sesuai janjinya dengan Alex pagi-pagi sekali mereka sudah berangkat menuju ke perkampungan di mana Alia dan Fras tinggal.Namun sebelum berangkat ia sempat berdebat dengan Lidya yang baru saja pulang party. "Jam segini baru kamu pulang?""Apa sih mas, kamu tuh nggak usah ngatur-ngatur kalau mau keluar ya keluar aja mau sampai besok lusa bodo amat, aku nggak peduli juga jadi kita ngejalanin hidup masing-masing lah ya udah males tau nggak sih kalau mempermasalahkan jadi terus, ngantuk," ujarnya lalu ia masuk ke dalam kamar membuat Alex menghela nafas panjang.Sepanjang perjalanan menuju ke sana, Alex terlihat berapa kali mengatur nafasnya."Bapak yakin mau langsung ke sana atau mau minta orang dulu ikut sama kita?" tanya sopir itu."Tidak usah, saya mau ke sana sendiri aja apapun respon mereka, ya udah diterima aja," jawabnya yang dibalas anggukan oleh pak sopir.Di sisi lain, Alia dan Fras sebenarnya sudah beberapa kali membujuk nenek agar ikut kekuatan sama nenek tet

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Tertangkap

    Seminggu telah berlalu, Alex semakin frustasi karena ia ingin kembali ke rumahnya, namun dia tidak mau berurusan dengan wartawan apalagi polisi. "Huh sampai sekarang belum ada nih kabar dari Fras?" tanya Alex pada anak buahnya itu yang dibalas anggukan oleh mereka."Belum ada Pak, kami mencoba mel

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Foto Bugil

    Heri demi hari, jadi dia tidak bisa mendapatkan kabar Alia sedikitpun membuatnya semakin frustasi."Dek ... Liat ini hp mama kenapa?" ucap Mama Lidya buru-buru mendekatinya sambil menunjukkan ponselnya membuat Lidya menghela nafas panjang."Itu nggak ada apa-apa mah, mama mau nggak ngikutin saran a

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Istri Taruhan Sang Dosen   berkebun

    Lidya tidak tahu harus berbuat apa lagi sekarang karena langkahnya sudah dibatasi oleh keluarganya, sedangkan ia harus mencari keberadaan Alia."Huh ... Kenapa jadi berantakan semua sial! Pak Alex, bisa-bisanya dia nyebarin foto itu padahal aku juga lagi berusaha nyari," kesal Lidya lalu ia mengota

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Salah Orang

    Sesampainya di bandara, Alia melihat Rendi sedang berjalan sendirian di sana membuatnya langsung berhenti."Mbok sebentar sepertinya itu Rendy," ucapnya membuat mbok menoleh."Ah perasaanmu aja itu mah Neng, kita lanjut aja ya soalnya mas Fras suruh mbok buat nganterin kamu ke tempatnya langsung,"

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status