Share

Di usir

Author: Pulungan
last update Petsa ng paglalathala: 2026-02-07 22:20:18

Hari menunjukkan pukul 09.00 malam dan cuaca semakin dingin, sekarang Alia dan Fras sudah di kamar berdua.

"Saya boleh tidur disini?" tanya Fras yang dibalas anggukan Alia, walaupun sebenarnya hatinya masih sedikit menolak.

"Saya janji nggak ngapa-ngapain," ujar Fras

"Iya pak,"

"Jangan manggil bapak lagi," ucap Fras membuat Alia menghela nafas panjang selalu meniup lampu minyak tersebut.

"Eh ..." Fras tiba-tiba menarik tangan Alia membuat Alia langsung tertarik ke sampingnya.

"Ada apa?"

"Saya
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Iri

    Hari pertama mereka menempati rumah baru itu, Alia sering senyum-senyum sendiri karena Ia tidak menyangka punya rumah sendiri yang bisa berdekatan dengan neneknya."Ekhem ..." dehem Fras membuat Alia kaget lalu menoleh. "Kamu Kenapa Mas?""Kebalik kali, kamu yang kenapa dari tadi senyum-senyum terus?" "Oh nggak hehe ... Aku masih nggak nyangka aja Tuhan ngasih hening banget yang luar biasa, aku sering bermimpi punya rumah pribadi tapi hari ini aku berdiri rumah pribadi itu," ucap Alia membuat Fras tersenyum lalu ia mengambil sesuatu di dalam tasnya "Nih," "Apa ini mas?""Bukalah dulu," suruhnya membuat Alia langsung membuka amplop coklat itu.Awalnya Alia santai aja, namun detik kemudian ia sedikit meletus saat melihat akta rumah itu atas namanya."Mas ...""Kenapa?""Ini beneran?""Iya dong,""Tapi kebanyakan nggak sih, kan kemarin hotel udah atas nama aku mah saya sekarang juga pakai atas namaku?" tanya Alia."Nggak apa-apa, semua harta benda aku insya Allah akan aku usahakan me

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Jadi pindah

    Seminggu kemudian, nenek mulai dirinya merasa membaik dan ia sekarang sedang membereskan rumahnya yang beberapa hari ini terbengkalai. Saat ia sedang menyapu teras, dari kejauhan ia melihat ada mobil datang. Nenek berhenti sejenak sambil memperhatikan mobil itu. "Assalamualaikum," ucap Alia begitu yang buka kaca mobil membuat nenek langsung girang dan hampir saja melompat."Walaikumsalam .. Eh kalian datang ... Nenek kangen banget," ucap nenek membuat Aliya dan Pras keluar dari mobil kemudian menyalim nenek."Apa kabar nek? Kami minta maaf ya lama banget biar datang ke sini, padahal janjinya Minggu kemarin harusnya pindahan tapi karena ada urusan jadinya diundur. Alhamdulillah hari ini kami akan tinggal di sini, rumah kita berdampingan kalau nenek mau tinggal bersama di sebelah ayo aja," ucap Fras membuat nenek langsung mengangguk sambil mengusap air matanya. Nenek merasa sangat senang akhirnya ia tidak sendiri lagi."Nenek minta maaf ini, soalnya nenek belum ada masak apa-apa ka

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Perubahan

    Pagi-pagi sekali, Alia sudah bangun karena terbiasa bangun pagi saat tinggal di rumah Alex. "Mau kemana?" tanya Fras sambil menahan tangan istrinya itu membuat Alia menoleh."Aku mau ke dapur Mas bantuin--"Ssshhtt ... Kita di sini tamu, lagi capek istirahat aja nggak usah dipaksain," ucap Fras lalu kembali menarik istrinya itu agar berbaring di sebelahnya."Mas ...""Hum,""Sebelum kita tidur tadi malam aku deg-degan tahu,""Kenapa?""Nggak tahu kayak apa ya ... Aku ngerasa kesakitan aja gitu tiba-tiba, seperti teringat sesuatu--"Iya kamu ke trigger trauma waktu tinggal di sini, aku minta maaf ..." ucapnya membuat Alia terdiam."Um..."Terbaik untuk menghadapi trauma itu adalah dengan mendatangi tempatnya kembali, setidaknya kita bisa melihat apakah diri kita sudah berdamai apa belum," lanjut Fras membuat Alia mengangguk.Hari menunjukkan pukul 08.00 pagi, mereka baru saja keluar dari kamar karena mendengar suara Lidia yang tampak heboh dari pagi. "Gimana sih Mbok beresin aja ngga

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Kesadaran

    Alex keluar dari kamar sambil memegangi dadanya yang tiba-tiba saja terasa sakit. "Mbok ...""Iya pak, eh kenapa pak?""Tolong ambilkan obat saya mbok," ucapnya yang baru saja duduk di sofa lalu menadahkan kepalanya ke atas. "Ini pak, aduh ... Kenapa lagi dada bapak?" tanya mbok terlihat sangat khawatir."Tidak apa-apa," jawabnya "Assalamualaikum," Terdengar suara salam dari depan membuat mereka berdua menoleh. "Walaikumsalam, eh masuk masuk ..." ucap Alex saat melihat yang datang adalah anak dan menantunya. "Kalian kenapa nggak ngabarin kalau datang, tau gitu kan tadi Papa beliin makanan dulu," ucap Alex membuat Fras terkekeh."Udah nggak usah repot-repot orang tua duduk aja udah, kami bawain makanan sendiri," jawabnya membuat Alia terkekeh."Sini nak sini," ucap Alex membuat Alia langsung duduk di samping Ayah mertuanya itu. "Papa kenapa?""Ah nggak, biasalah namanya juga nggak pernah sakit ya kan, kambuh sedikit aja mungkin efek udah lama nggak minum obat kali ya," ucapnya m

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Serba Salah

    Selama acara berlangsung, Fras benar-benar menunjukkan kepada panitia itu bahwa rumah tangganya baik-baik saja tidak seperti apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka katakan. Hari menunjukkan pukul 05.00 sore, seminar itu sudah selesai. Fras dan Alia sedang menuju pintu keluar. "Pak ..." Panggil Raya membuat mereka menoleh. "Jangan lewat situ, lagi pada rame nanti besok-besokan Pak lewat pintu samping aja," ucap raya sambil tersenyum membuat Fras mengangguk.Sebagai panitia Raya mengantarkan mereka hingga keluar dari auditorium tersebut. "Terima kasih," ucap Alia yang dibalas anggukan oleh Raya."Terima kasih banyak ya udah belain saya," ucap Fras membuat raya kaget lalu detik kemudian ia menggangguk."Kamu orang mana?" tanya Alia membuat Raya diam sejenak lalu tersenyum."Saya orang rantau Bu,""O iya, tinggal sama siapa di sini?""Hehe ngekos," "O iya iya, biaya?""Sambil kerja Bu," jawabnya lagi membuat Alia diam sejenak lalu ia merangkul raya."Jangan pernah putus asa, ja

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Terdiam

    Hari demi hari berlalu, Alex rutin kontrol ke rumah sakit tentang penyakitnya. Ia selalu didampingi oleh Mbok dan sopirnya."Pak ... Untuk perkembangan hari ini semuanya baik-baik aja, tolong dipertahankan ya beginilah kalau bisa menjalani kehidupannya jangan banyak pikiran, jangan terlalu berlarut-larut di masa lalu atau masalah apapun itu ya," ucap dokter itu yang dibalas anggukan oleh Alex."Iya Dok,""Kalau bapak ada keluhan atau masalah itu jangan dipendam, obrolin aja sama orang yang terpercaya atau enggak minimal Bapak bercerita sendiri," lanjutnya Setelah keluar dari ruangan itu ia tersenyum kepada sopirnya."Gimana pak?""Alhamdulillah, keadaan saya jauh lebih membaik. Sesuai dengan niat saya tadi pagi, kalau kondisi saya membaik maka saya akan mengundang anak yatim. Jadi kalian berdua tolong carikan anak yatim di sekitar kompleks kita ya, minimal 50 orang kalau ada 100 orang juga nggak papa," ujar Alex yang dibalas anggukan oleh mereka.Di sisi lain, berbeda dengan frash y

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Marah lagi

    "What? Demi apa lu sama Pak Fras?""Eh bentar bentar, kok gua mulai curiga ya sama lu Al, jujur deh sama kita-kita lu tuh ada hubungan apa sama Pak Fras?" tanya Rendi dengan tatapan yang tidak biasanya membuat Alia menaikkan alisnya sebelah, lalu detik kemudian ia tertawa. "Apa sih kalian, gitu a

    last updateHuling Na-update : 2026-03-20
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Presiden Mahasiswa

    Hari menunjukkan pukul 10.00 malam, Alia Baru saja sampai di rumah. Tidak seperti biasanya, kali ini Alia tidak disambut oleh fras membuatnya lega.'Huh syukurlah dia nggak ada disini setidaknya aku nggak denger yang marah-marah,' ucap Alia dalam hati lalu ia menuju ke kamar untuk bersih-bersih.S

    last updateHuling Na-update : 2026-03-20
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Lidya Datang

    "Hah?""Telinganya masih berfungsi kan?" tanya Fras membuat Alia cengengesan."Heheh bapak duduk aja, saya kalo di bantuin bisa salting," ucapnya ceplas-ceplos lalu detik kemudian ia tersadar."Hehe maaf pak, bercanda jangan di masukin ke hati," ucapnya lagi Drt ... Drt ... Drt Ponselnya kembali

    last updateHuling Na-update : 2026-03-19
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Trigger

    Melihat semua makanan berserakan di lantai, Alia mematung sejenak lalu detik kemudian ia mengusap dadanya."Gak apa-apa, tunggulah dulu semuanya tenang, setelah itu tanya Pak Fras kamu ini di sini sampai kapan," ucap Alia pelan lalu ia mengatur nafasnya pelan-pelan.Setelah ia merasa tenang, Alia m

    last updateHuling Na-update : 2026-03-19
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status