Share

Chapter 18

Author: Nananailalala
last update publish date: 2026-03-15 15:30:58

Salsa yang mendengar perintah Akas sedikit mengangkat alisnya dengan bingung. Ia membuka dan menutup mulutnya dengan ragu. Akas yang melihat hal itu terdiam dan rasa jengkel bersama geli membuat alisnya mengerut rapat untuk gadis kecil di dalam pandangannya itu.

"Kamu tidak menyimpan nomorku? Kemarikan telephone mu." Ucap Akas dengan dingin. Mungkin Salsa merasakan sedikit jejak rasa jengkel dalam nada suaranya, jadi ia memberikan handphone nya dengan patuh pada Akas.

Sementara Akas mulai memai
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 117

    Akas mengambil album foto tersebut, dan membuka beberapa halaman di antaranya. Mendengar apa yang Hendry katakan, Akas sedikit memahami akar masalah ayah dan anak ini. Ternyata kurang nya komunikasi menyebabkan banyaknya kesalahpahaman. "Lalu bagaimana kamu akan memberitahukan tentang kehamilan Sienna?" Akas menyesap tehnya dan bertanya. Pertanyaan tersebut jelas membuat Hendry tersentak dan terdiam tidak mampu untuk membalas dan berbicara.Hendry bertanya dengan ragu, "Apa itu masih perlu diberitahukan?" Bukan berarti ia ingin menyembunyikannya dari Salsa. Namun, Hendry tidak ingin selesai merasa tersakiti oleh kehadiran orang lain di rumah mereka. Jika emosi Salsa bisa tertahan dan ia kembali tenang Hendry mungkin ingin membicarakannya baik-baik. Namun jika membicarakannya sekarang, Hendri takut Salsa akan kabur lebih jauh'Hal ini memang tidak bisa dihindari, memang seorang Tuan Putri. Itulah Salsa miliknya, sifatnya memang seperti itu.' Akas mau tidak mau bergumam dalam hatinya.

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 116

    Beberapa hari kemudian, Akas menerima pesan sari Hendry. Orang itu baru saja keluar dari rumah sakit beberapa jam yang lalu. Menghubungi Akas sekarang, sepertinya ada sesuatu yang terjadi. Karena ini menyangkut Salsa, Akas mengambil penting posisi ini di dalam hatinya. Ketika Akas tiba di ruang pertemuan, disana Hendry belum tiba. Karena Akas tiba tepat waktu, Sepertinya ia yang harus menunggu. Bersandar di sandaran sofa, untuk kali pertama dalam hidupnya, Akas menjadi orang yang sangat sabar. Ia melihat jam tangannya dari waktu ke waktu."Presiden, sudah tiga puluh menit dari waktu pertemuan yang dijanjikan. Namun Tuan Hendry tidak kunjung tiba, mengapa kita tidak membatalkannya lebih dulu? Lain kali kita bisa menemuinya lagi. Lagi Pula dalam beberapa menit, pertemuan tingkat tinggi internasional juga akan segera dimulai." Dimas berkata dengan ragu. Meskipun ia sedikit cemas, ia tidak berani mengganggu keputusan Akas. "Tunggu lima belas menit lagi." Akas berkata, ia memiliki firasa

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 115

    "Paman, apa kamu ingin membuatku tersedak sampai mati? Membuatku terkejut saja, jangan ganggu aku menikmati makan malamku. Paman tidak tahu, aku makan sedikit di kantin hari ini." Ucap Salsa dengan terdengar sedikit nada keluhan dalam suaranya."Mengapa kamu makan sedikit? Lebih perhatikan kesehatanmu." Dengan rasa khawatir, Akas duduk di samping Salsa. Mengusap belakang kepala Salsa dengan penuh kasih sayang sambil berkata dengan penuh perhatian.Salsa tidak berani berbicara secara langsung, ia memiliki firasat buruk tentang reaksi Akas ketika mendengar hal ini. Namun dia bergumam dalam hatinya dengan kekesalan yang masih ada secara nyata. 'Bukankah itu karena ada kak Ilham yang tidak tahu malu duduk di seberang ku. Karena itulah aku seakan akan menjadi monyet pertunjukan yang ditonton oleh begitu banyak orang. Bahkan sepertinya kemarahan Audrey terpicu oleh hal ini. Lagipula Ilham adalah pria paling populer di sekolah justru menyukaiku. Kabarnya menyebar ke seluruh kampus. Aku haru

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 114

    Sementara itu, Dimas yang duduk di kursi kemudi sesekali melirik ke arah kaca. Ia melihat Akas dan Salsa duduk berdampingan, meski canggung dan sepi. Dapat dilihat suasana di antara keduanya yang manis. Tidak seperti ayah dan anak, lebih seperti pasangan yang saling cuek namun perhatian. Bagaimana ia bisa tidak menyadari nya sebelumnya."Mau pergi kemana?" Salsa mengerutkan keningnya, melihat bahwa mobil tidak melaju menuju apartemen tempat tinggal mereka. Akas mendongak, melirik ke arah jalanan kota yang ramai dan menjawab dengan ringan. "Pergi makan." Ucapnya.Salsa semakin tidak senang, "Mengapa tidak masak di rumah saja?" Tanya nya dengan sedikit kesal. Semalam ia sudah diganggu oleh pria ini hingga larut malam. Kemudian pergi kuliah di pagi hari, ia sekarang hanya ingin pulang dan tidur. Akas juga menyadari bahwa Salsa tampaknya dalam keadaan tidak bahagia."Baiklah, kalau kamu ingin makan di rumah ya makan di rumah. Dimas, putar balik menuju apartemen." Akas berkata dengan santa

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 113

    "Sekarang bisakah kamu jelaskan semua yang terjadi?" Akas bertanya setelah ia menganggukkan kepalanya menyanggupi permintaan Hendry. Untuk sejenak, bangsal ViP itu menjadi hening. Namun Akas tidak buru buru atau mendesak Hendry. Ia hanya berusaha menjadi pendengar yang baik."Di luar negeri, aku di selamatkan oleh Sienna. Aku hampir mati saat itu." Ucap Hendry dengan suara gemetar. Akas mengangkat alisnya dan terus mendengarkan dengan tenang. Perasaan balas budi? Seharusnya hal itu tidak sampai membuat Hendry membawanya kembali ke rumah dan dinikahi sebagai istri."Balas budi tidak harus dengan mengorbankan diriku. Namun aku membaca suratnya, surat yang ditinggalkan mendiang istriku untuk Sienna yang ternyata adalah sahabat baik mendiang istriku di masa lalu." Cerita terus berlanjut, dan semakin jauh Hendry bercerita semakin merah matanya. Sementara Akas sudah memiliki dugaan awal tentang apa yang terjadi."Di surat itu tertulis, mendiang istriku meminta Sienna untuk menjagaku. Menem

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 112

    Di kantor Hendry, salah satu gedung kantor sepuluh lantai di pusat kota. Konvoi mobil bisnis yang berasal dari Asa Group menyusuri jalanan kota yang ramai hingga tiba di gerbang utama perusahaan Hendry. Para penjaga keamanan berkeringat dingin ketakutan. Namun Akaa langsung mengarahkan kakinya menuju lantai paling atas, tepatnya lantai tempat Hendry yang merupakan direktur perusahaan ini bekerja."Teman lama? Ada apa kamu datang ke perusahaanku kali ini? Kamu hampir membuat seluruh penjaga keamanan perusahaan ku pingsan karena ketakutan." Ucap Hendry dengan sambutan hangat dan senyum profesional. Namun Akas bisa melihat jejak kelelahan di antara alisnya. Sesekali Hendry bahkan memijat pelipisnya yang berdenyut sakit."Apakah pertempuran semalam begitu intens? Kamu terlihat sangat kelelahan." Tanya Akas spontan, namun terdapat jejak ejekan dan nada sinis dalam suaranya. Hendry tidak tahu dimana ia menyinggung orang besar ini, namun Akas terlihat cukup tidak senang dengannya." Pertempu

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 111

    Di universitas, Salsa mengambil pil KB dan air minum. Kemudian meneguknya dalam satu kali jalan. Ia sudah ambil libur kelas pagi, namun ia tetap harus mengikuti kelas sore. Setelah menyetujui usulan Akas, Salsa langsung mendapatkan banyak saldo tambahan dari Akas. Tiba tiba ia merasa benar benar me

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 110

    Sepanjang malam di malam itu, rembulan bersinar terang mengintip dari celah celah kamar tidur. Sementara pertempuran di kamar tidur telah di mulai dan sudah berlangsung lebih dari dua jam namun tidak ada tanda tanda berhenti. Beruntungnya apartemen Akas ini memiliki peredam bising yang baik. Nafas

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 109

    "Paman Akas, aku tidak punya tempat tinggal. Bolehkah aku tinggal di tempatmu mulai saat ini?" Salsa membuka pembicaraan, suaranya terdengar manja dan manis. Seperti diolesi madu, namun Akas jelas tahu bahwa suara tersebut sengaja dibuat buat. Namun ia tetap menyukainya, Salsa yang bersikap genit p

  • Jadi Selingkuhan Teman Ayahku    Chapter 108

    Salsa berjalan dengan lunglai, ia melihat toko restorasi yang masih buka tidak jauh dari tempatnya berada. Sorot matanya kusam dan pelupuk matanya memerah lelah. Seluruh tubuhnya memang terlihat mewah, namun ia tidak membawa barang apapun kecuali handphone di tangannya. "Permisi tuan, apakah disin

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status