Share

Bab 297: Roro Anteng

Penulis: Ayusqie
last update Tanggal publikasi: 2026-03-06 23:54:50

**

“Kamu Iroh kan?”

Beberapa detik Iroh tercekat. Ia tidak segera mengonfirmasi identitas dirinya.

“Emm.., maaf, kamu siapa?” Balas Iroh kemudian, sembari berusaha mengingat siapa sesungguhnya sosok di depannya ini.

Ia adalah orang yang di kereta tadi selalu memperhatikan Iroh. Ia seorang lelaki dengan perawakan yang cukup tinggi, mungkin sedikit lebih tinggi dari Mojo.

Namun, posturnya yang besar dengan bahu yang lebar sepertinya mem

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 376: Keluar Dan Pulang

    **Hatiku ikut hancur dengan kepergian Venus, bersama kepergian masa laluku yang tadi sempat membayangi; Boni, Gayatri, kebun melon, macan kumbang, Ceu Lena.Aku menghirup nafas dalam-dalam, berusaha keras meredakan debur kesedihan yang menghantam dadaku.Aku memejamkan mata sesaat, meresapi semua kejadian dan berusaha untuk mengikhlaskannya.Dengan perlahan aku kemudian meletakkan jasad Venus di lantai. Aku terus menatapnya ketika bangkit, dan menemukan satu kesadaran baru bahwa aku masih memiliki tanggung jawab lain. Yaitu Miss Widya.Sambil mengusap air mata aku lantas berjalan ke arah Miss Widya. Ia dalam keadaan tertelungkup miring di samping tumpukan palet kayu.Setelah sampai aku pun duduk menggelosoh dan membalikkan tubuh Miss Widya. Aku memeriksa keadaannya. Yang pertama sekali adalah detak jantung dan denyut nadinya.“Lemah sekali,” gumamku dalam hati.Setelah itu aku memeriksa sekujur tubuhn

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 375: Terima Kasih Good Boy

    **Tiba-tiba saja..,Serrrr..! Aliran darah terasa menderas di sekujur urat nadiku, hingga membuat bulu tengkukku berdiri.Hal itu aku rasakan bersamaan dengan angin semilir yang datang menelusup dari atas langit-langit gudang kosong ini.Angin itu berputar sesaat, membuat pusaran-pusaran kecil, hingga akhirnya kembali ke atas dan pergi lewat lubang-lubang ventilasi.Oh, rasa-rasanya, itu adalah malaikat maut yang baru saja mengutipi nyawa-nyawa para durjana yang tergelak di sini.Dadaku menggemuruh. Lagi-lagi dicekam rasa ngeri yang semakin menghebat saja. Kedua tanganku kini bergetar pula.Aku mengangkatnya, dan memandanginya bergantian. Getaran tanganku tidak mereda, bahkan semakin menjadi-jadi. Seiring dengan ingatan tentang wejangan dari Abah Anom.Bahwa aku tidak boleh menggunakan ilmu silat yang diajarkannya untuk menghabisi nyawa orang. Abah Anom telah mengharamkan, dan aku telah melanggarnya.

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 374: Teknik Psikologis

    **“Tapi, setelah itu kita bergantian.., aku yang memukul kamu.., satu kali saja..,”“Bagaimana..??”Aku tercekat. Tapi, hanya sebentar. Ya, sebentar saja. Untung saja aku berhasil menahan emosiku akibat semua hinaan dari Dirga itu.Sebab, dengan begitulah aku masih bisa mempertahankan kewarasan akalku. Aku menyipitkan mata ke arah Dirga.Ilmu kebal, katanya? Cuh, omong kosong.Gesture dan mimik bicaranya mungkin sangat meyakinkan bagi orang lain, tapi tidak bagiku. Aku tahu ini hanyalah trik psikologis yang ia lancarkan kepadaku. Entah apakah ia hanya berinisiatif sendiri, atau ia memang sengaja meniru taktikku, aku tidak takut.“Kamu setuju..??” Tantang Dirga semakin jumawa.Pelan-pelan aku pun menganggukkan kepalaku, menerima tantangannya.“Silahkan, Mojo.., silahkan kamu pukul aku!”Dirga bersiap-siap. Ia merentangkan kedua tangan dan mengangkat sed

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 373: Ilmu Kebal

    **“Oh, jadi sekarang begini penampilannya? Anak seorang pelacur yang dulu dibesarkan oleh Kang Anom??” Kata Dirga padaku, dengan nafasnya yang tersengal-sengal.Aku menatapnya dengan sepenuh rasa benci yang aku punya. Rongga dadaku bergejolak karena amarah yang tak terkira.Ibuku bukan pelacur. Ia adalah orang terhormat yang selalu menjaga martabatnya. Ia seorang wanita sederhana yang dulu pernah diberi harapan oleh Dirga, lalu dipermainkan, lalu ditinggalkan.Hingga datanglah Atma Setya Mukti menyunting ibuku, dan lahirlah aku. Setelah ayah kandungku itu meninggal dunia, Dirga ini hadir kembali dengan tujuan untuk mengulang rasa cinta yang dulu pernah ada.Namun, Dirga ini memang tipe manusia yang nilai moralnya patut dipertanyakan. Ia rupanya tidak menghendaki aku sebagai anak tirinya.Ia kerap berlaku kasar kepadaku. Ibuku tentu membela darah dagingnya. Hingga akhirnya Dirga sering melakukan aksi kekerasan terhadap aku dan ju

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 372: Limit Terakhir

    **Hei, apa yang dilakukan Mr Robert itu??Aku terkejut setengah mati!Sesuatu yang tadi sempat aku khawatirkan rupanya memang benar. Mr Robert memang mempunyai senjata api, dan sekarang dia mencabutnya pula.Dia langsung membidik aku di antara keroyokan anak buahnya sendiri. Karena sulit menembak aku yang terus bergerak, ia lantas mengalihkan bidikannya pada Miss Widya.Secepat loncatan macan aku memanfaatkan punggung seorang lawan untuk landasanku bersalto. Setelah itu, aku melemparkan pipa besi di tanganku ke arah Mr Robert itu.Whutt.., whutt..! Pipa besi pun melayang dan berputaran di udara.Baakk..! Tepat mengenai tangan Mr Robert. Tapi pistolnya tidak terlepas.“Aaakh..!” Ia memekik marah.Ia kembali membidik aku. Tepat ketika ia mendapatkan sasaran tembak, ia pun berniat melepaskan tembakan.Bersyukurlah aku karena pistolnya itu macet. Akibat lemparan besi yang aku lakukan tadi ada mekanisme pe

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 371: Bagai Anak Kucing

    **Dan ini pula sebabnya aku menyebut dia masih tergolong amatir. Karena dengan demikian aku punya kesempatan emas untuk menyerang dirinya.Aku langsung bergerak maju sambil mengayunkan siku tangan kananku ke atas.Bug! Satu hantaman keras aku sarangkan ke dagu Si Guile. Ia tak sempat mengaduh atau memekik. Karena dengan gerakan kilat aku segera menyusul dengan serangan lain.Bug, bugg, bugg..!Dengan semua kesedihan dan kemarahan yang telah menggumpal sejak Venus ditembak tadi, aku lantas memungkasi seranganku dengan teknik maut yang sangat taktis. Sehingga..,Brugg..!Si Guile terjatuh di lantai dengan kepala terlebih dulu. Darah segar segera memercik di lantai. Keadaan Si Guile benar-benar mengenaskan.Ia tertelungkup dengan kepala berdarah, juga dengan kedua siku tangannya yang patah.Dalam waktu yang sama aku telah merebut pistol milik Guile pula. Sementara itu Bang Jambrong langsung bergerak.Ia mengga

  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 34: Nama Dari Sebuah Tas

    **Setelah turun dari busway Iroh meneruskan perjalanannya pulang dengan menggunakan ojek online. Jaraknya sudah tidak terlalu jauh. Langsung saja ia menuju ke rumah.Iroh tidak singgah ke tempat penitipan anak untuk menjemput Mikhail. Karena Mojo telah menjemput putranya itu, dan s

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 26: Lelaki Misterius

    **Semuanya bermula dari sebuah mobil sedan berwarna hitam yang terparkir di tepi jalan itu. Ternyata, pada bagian depannya ada seorang lelaki yang tengah duduk di atas kap mesin mobil.Lelaki itu memakai jas yang panjang sampai ke lutut. Ia juga memakai topi berbentuk bulat. Sebuah

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 36: Monster dan Manusia

    **Menghadapi serbuan anjing-anjing liar itu aku tetap berdiri di tempatku, tegak, tak mundur barang satu langkah pun.Aku mengangkat kedua tanganku masing-masing ke samping kanan dan kiri. Seakan mau memeluk angin, seakan pasrah.Hingga beberapa detik kemudian anjing-anjing

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Jagoan Kampung Merantau Ke Kota   Bab 24: Impresi

    **Malam harinya..,Widya masih bengong di tepi sebuah balkon di depan kamarnya. Ia menatap langit seakan mau pergi ke salah satu bintang di atas sana.Tangan kiri Widya bergerak perlahan, mendekatkan cangkir berisi teh melati pada bibirnya yang merah dan ranum.Ia men

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status