Home / Pendekar / Jalan Sunyi sang Pendekar / Bab 100 - Kompetisi Kerajaan Li Part 8

Share

Bab 100 - Kompetisi Kerajaan Li Part 8

last update publish date: 2026-08-26 23:51:15

Yun Xiao menyalurkan energi Qi ke kakinya dan mengaktifkan Teknik Langkah Angin. Tubuhnya melesat ke arah Zhang Quan dengan kecepatan tinggi seraya mengayunkan pedang besarnya.

Zhang Quan tidak menepis serangan itu. Ia langsung berkelit. Matanya bergerak cepat mengikuti arah gerak Yun Xiao.

Menyadari serangannya berhasil dihindari, Yun Xiao menoleh ke belakang seraya membatin, 'Lincah juga dia.'

Dari jarak lima belas tombak, Yun Xiao menyalurkan energi Qi ke pedangnya seraya mengibaskan senj
Rizki Al-Mubarok

Terima kasih untuk pembaca setia yang masih mengikuti perjalanan Luo Yi. Ini pertama kali aku menulis sampai bab 100. Semoga setelah ini tetap lancar. Kepada Kakak yang nama akun-nya Hfhp Hphf yang sering mendukungku dengan gem, dan Kakak Sabam Silalahi yang sering memberikan komentar, saya ucapkan terima kasih banyak. Dan tak lupa juga kepada pembaca silent reader yang setia sampai bab ini. Dukungan kalian sangat berarti untuk meningkatkan algoritma novel keduaku ini. Salam dariku, Rizki Al-Mubarok

| 1
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 100 - Kompetisi Kerajaan Li Part 8

    Yun Xiao menyalurkan energi Qi ke kakinya dan mengaktifkan Teknik Langkah Angin. Tubuhnya melesat ke arah Zhang Quan dengan kecepatan tinggi seraya mengayunkan pedang besarnya. Zhang Quan tidak menepis serangan itu. Ia langsung berkelit. Matanya bergerak cepat mengikuti arah gerak Yun Xiao. Menyadari serangannya berhasil dihindari, Yun Xiao menoleh ke belakang seraya membatin, 'Lincah juga dia.' Dari jarak lima belas tombak, Yun Xiao menyalurkan energi Qi ke pedangnya seraya mengibaskan senjata itu ke arah Zhang Quan. Melihat gelombang energi merah berbentuk bulan sabit melesat ke arahnya, Zhang Quan menerjang maju seraya menghindari serangan itu dengan gerakan zig-zag. Ketika melihat Zhang Quan tiba-tiba melesat seraya mengayunkan tinjunya, Yun Xiao mengangkat Pedang Chiyue untuk menahan pukulan itu dengan bilah pedangnya, tetapi .... DUAR! Yun Xiao terhempas ke belakang. Matanya terbelalak. Meski ia menekan auranya hingga setara Ranah Lanjutan Tahap Lima, kekuatan fisik dan

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 99 - Kompetisi Kerajaan Li Part 7

    Tang Shiya menjejakkan kaki dan meluncur ke udara seraya mengayunkan palu besarnya bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya.Melihat serangan itu, Zhang Quan langsung memindahkan tongkat besinya ke tangan kiri dan mengayunkan kepalan tangan kanannya seraya berseru, "Tinju Tekad Baja!"DUAR!Ledakan memekakkan telinga dari perbenturan antara Tinju Tekad Baja dan Teknik Palu Gempa yang diperkuat dengan Teknik Langkah Palu Mengejar Angin itu tidak hanya mengguncang udara, tetapi juga menggetarkan jiwa orang-orang yang mendengarnya.Tang Shiya dan Zhang Quan terpental ke arah yang berlawanan. Punggung kedua peserta itu membentur dinding arena pertandingan.Namun, kondisi keduanya bagaikan langit dan bumi. Zhang Quan masih bisa berdiri dengan kondisi prima, sementara Tang Shiya berdiri dengan kaki gemetar hebat. Melihat Zhang Quan masih berdiri kokoh, nyali Tang Shiya ciut seketika. Pikirannya kembali mengingat bagaimana Zhang Quan menepis palu besarnya hanya dengan kepalan tangan.

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 98 - Kompetisi Kerajaan Li Part 6

    Mendengar panggilan itu, Zhang Quan langsung berlari dan melompat ke arena pertandingan seraya berkata, "Akhirnya giliranku!"Melihat Zhang Quan tidak menggunakan Ilmu Meringankan Tubuh dan melompat terjun dari tempat duduk penonton, bisik-bisik kembali bergemuruh di sekitar arena."Dia langsung melompat tanpa Ilmu Meringankan Tubuh sama sekali?""Saat lewat di dekatku tadi, aku juga tidak merasakan aura kultivasi sedikit pun dari dirinya.""Mungkin dia cacat dantian."Di sisi lain, Wu Hanbing menatap Zhang Quan yang telah berada di arena pertandingan. "Berani sekali dia ikut kompetisi dengan dantian cacat seperti itu."Wu Zhiruo menimpali, "Mungkin dia ingin menguji kekuatan ototnya melalui pertarungan sungguhan.""Aku tahu fisik anak itu perkasa karena sering latihan extrem setiap hari," kata Wu Hanbing, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Tang Shiya. "Tapi gadis itu ... dia bisa memperkuat kekuatan fisiknya dengan energi Qi Ranah Lanjutan Tahap Enam. Aku yakin, Zhang Quan akan ka

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 97 - Kompetisi Kerajaan Li Part 5

    Luo Yi mengangguk, lalu mengikuti Ratu Li Xia yang melompat dengan Ilmu Meringankan Tubuh ke tempat di mana kursi singgasananya berada. Meski masih berada di Arena Duel, tempat ini terletak di bagian paling tinggi dan dikhususkan untuk sang ratu beserta para petugas yang menemaninya. Jadi, percakapan antara Ratu Li Xia dan Luo Yi di sini tidak akan diketahui siapa pun selain orang yang berada di tempat khusus ini.Ratu Li Xia duduk di singgasananya. Ia memiringkan kepala dan menopangnya dengan tangan. Tatapannya lurus ke arah Luo Yi. "Setelah mengetahui tingkat kultivasimu, tanpa dilanjutkan pun aku sudah tahu kalau kau yang akan menang."Luo Yi membalas tatapan sang ratu dengan tenang. "Kalau begitu, saya tidak perlu ikut kompetisi."Ratu Li Xia langsung mengangkat kepala. "Tidak ikut kompetisi?" ulangnya.Luo Yi mengangguk. "Ya, Yang Mulia."Ratu Li Xia mengerutkan keningnya. "Lalu apa tujuanmu datang kemari?""Mencegah terjadinya kegaduhan seperti yang baru saja akan terjadi."Ra

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 96 - Kompetisi Kerajaan Li Part 4

    Melihat Wu Zhiruo akan terkena pukulan palu besar Tang Shiya, Luo Yi langsung berdiri dan mengaktifkan Teknik Langkah Tenang Menghanyutkan.Dalam sekejap mata, ia telah muncul di dekat Tang Shiya dan langsung menahan palu besar itu dengan tangan kirinya yang telah ia lapisi energi Yin. Tang Shiya melebarkan matanya. 'Energi Yin? Teknik Teleportasi?' pikirnya. Namun, begitu merasakan aura kultivasi Luo Yi hanya Ranah Tinggi Tahap Lima, gadis itu kembali bergumam dalam hati. 'Tidak, bukan Teknik Teleportasi. Teknik Teleportasi hanya bisa digunakan Kultivator Ranah Legenda. Tapi, ranah kultivasi pemuda ini cukup tinggi dan memiliki energi Yin.'Sementara itu, suasana mendadak sunyi. Beberapa saat kemudian, bisik-bisik mulai terdengar di antara para penonton.Yun Xiao melebarkan mata saat tiba-tiba Luo Yi menghilang di sampingnya. Pandangannya kemudian tak lepas dari Luo Yi yang kini sudah berada di arena pertandingan."Teknik apa yang baru saja digunakan Kakak Yi?" gumamnya.Di arena p

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 95 - Kompetisi Kerajaan Li Part 3

    Setelah Mei Hua kembali ke kursi penonton, Ratu Li Xia kemudian memanggil peserta berikutnya. "Pertandingan ketiga, Wu Zhiruo dari Sekte Bulan Merah melawan Tang Shiya.""Kepada peserta yang disebut namanya, diharapkan segera memasuki arena pertandingan."Wu Hanbing yang duduk di sebelah Wu Zhiruo berbisik pada kakak seperguruannya itu. "Balaskan dendamku, Kakak Seperguruan Wu."Wu Zhiruo hanya merespons dengan berkata, "Gadis itu kuat. Tapi aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkannya."Wu Hanbing tersenyum seraya menepuk bahu Wu Zhiruo. "Aku mendukungmu."Pemuda berjubah ungu itu lalu memasuki arena pertandingan dengan Ilmu Meringankan Tubuh. Begitu menginjakkan kakinya di tanah arena, ia langsung disambut dengan senyuman sinis oleh Tang Shiya."Meski kau dari Sekte Bulan Merah, setidaknya kau tidak sombong seperti teman seperguruanmu itu." Tang Shiya mengangkat palu besarnya dan bersiap memasang kuda-kuda.Wu Zhiruo hanya tersenyum tipis menanggapi perkataan Tang Shiya

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 43 - Arti dari Kekuatan Sejati

    “Tidak mungkin. Anda pasti bercanda.” Qing Yue memperhatikan wajah Luo Yi dengan seksama, mencoba mencari kebohongan di sana. Namun, ia tidak menemukan tanda-tanda kebohongan dalam ekspresi datar yang ditunjukkan Luo Yi.“Saya tidak bercanda,” kata Luo Yi. “Memang seperti itulah kenyataannya.”Qing

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 39 - Awal Perjalanan

    “Karena ....” Luo Yi menggantung ucapannya dengan sengaja. Pandangannya menatap ayah dan ibunya secara bergantian sebelum melanjutkan kata-katanya. “Karena kalian satu-satunya kultivator yang memiliki energi Yin dan Yang di Ibukota Ningzou ini. Aku ingin kalian berdua tetap tinggal di Ibukota Ningz

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 7 - Pertemuan Tak Terduga

    “Luo Yi, kaukah itu?”Suara lembut namun penuh rasa tak percaya itu membuat langkah Luo Yi terhenti. Ia menoleh perlahan ke arah sumber suara.Sekitar tujuh tombak dari tempatnya berdiri, tampak seorang gadis berdiri di dekat gerbang Klan Qiau. Jubah putih gading yang dikenakannya tampak berkilau s

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 6 - Kembali

    Luo Yi menghela nafas. “Ternyata Anda Guru, saya pikir orang lain,” katanya seraya menatap Hua Lianyi yang muncul dari pintu masuk tangga spiral.“Aku hanya sedang menguji ketenanganmu,” kata Hua Lianyi dengan tenang. “Tetaplah tenang dalam kondisi apa pun, Yi'er.”“Saya benar-benar tidak menduga k

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status