Home / Pendekar / Jalan Sunyi sang Pendekar / Bab 48 - Formasi Empat Arah Mata Angin

Share

Bab 48 - Formasi Empat Arah Mata Angin

last update Petsa ng paglalathala: 2025-11-09 23:12:39

Mata Qing Lao mengikuti Luo Yi yang sedang berjalan dengan tenang ke arah penginapan itu. Sebenarnya, ia ingin bertanya, kenapa pemuda itu memilih tempat yang berdekatan dengan hutan.

Namun, mengingat sikap Luo Yi yang begitu baik saat berbicara dengannya itu membuatnya tidak enak, jika ia melontarkan pertanyaan yang mengandung kecurigaan seperti itu.

Dalam lubuk hati terdalam, Qing Lao merasa kalau Luo Yi adalah orang yang tulus dan jujur. Menurutnya, tidak mungkin jika pemuda itu berhianat a
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin seru
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 116 - Perintah yang Mengejutkan

    Zhen Lei segera mengaktifkan Teknik Transmisi Pikiran dan berkata kepada enam penguasa yang sedang bertempur. 'Aktifkan terus Teknik Mata Cakrawala kalian dan perhatikan baik-baik area radius dua puluh tombak di sekitar bayangan itu.''Aku yakin bayangan itu tak bisa melakukan teleportasi melebihi jarak dua puluh tombak,' lanjutnya.Keenam penguasa itu segera mengaktifkan Teknik Mata Cakrawala. Tatapan mereka menyapu setiap pergerakan bayangan Luo Yi, terutama area di sekeliling tempat bayangan itu menghilang dan muncul kembali.Shen Yu menarik tali busurnya seraya menyalurkan Qi hingga energi itu memadat membentuk anak panah."Discharge!" Anak panah itu ia lesatkan ke arah salah satu bayangan cahaya yang sedang sibuk menghindari palu Tang Heng.Sesuai yang dikatakan Zhen Lei, Shen Yu melihat bayangan cahaya itu melakukan teknik teleportasi jarak pendek yang tidak bisa melebihi radius dua puluh tombak. Iris biru langitnya juga sempat melihat energi hijau yang muncul di tempat sebelum

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 115 - Ilusi di Balik Bayangan

    Melihat para penguasa itu menyatukan kekuatan, ketujuh bayangan cahaya Luo Yi mendekat ke arah Yun Xiao."Xiao'er, izinkan akses teleportasi untukku," kata salah satu bayangan cahaya Luo Yi."Mendekatlah, Kakak Yi."Bayangan cahaya itu mendekat. Yun Xiao menempelkan telapak tangan kirinya pada punggung bayangan cahaya itu, menyalurkan energi manifestasi Hiu Spiritual Satu Juta Tahun."Selesai," katanya usai menyalurkan energi manifestasi itu. "Dengan energi itu, Teknik Teleportasi Kakak Yi tidak terblokir oleh formasiku.""Aku mengerti." Bayangan cahaya itu menyebarkan energi manifestasi yang ditransfer Yun Xiao ke enam bayangan cahaya lainnya.Ketujuh bayangan cahaya itu lalu melakukan teleportasi ke luar formasi dan muncul tepat sepuluh tombak di hadapan tujuh penguasa itu.Ketujuh penguasa yang sedang menyalurkan energi Qi ke palu godam Tang Heng serentak menghentikan aliran energi Qi mereka. Mata mereka tertuju pada tujuh bayangan cahaya yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka.T

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 114 - Rahasia Formasi Bulu Baja

    DUAAAR!Anak panah itu menghantam Formasi Bulu Baja Yun Xiao. Gemuruh petir langsung menggelegar di seluruh penjuru Laut Zhenliu.Itu benar-benar serangan Legenda Panah yang sangat dahsyat.Namun, Formasi Bulu Baja Yun Xiao tetap utuh. Bahkan, tak ada satu pun retakan yang muncul di permukaannya.Ketujuh Penguasa Kekuatan terdiam. Legenda Panah bahkan menurunkan busurnya sedikit, sementara Legenda Pedang menatap formasi itu seolah baru saja melihat sesuatu yang mustahil."Tidak mungkin!" kata Legenda Panah. "Panah gunturku tidak pernah gagal menghancurkan formasi sebelumnya. Bagaimana bisa formasi yang hanya manifestasi dari binatang spiritual seratus ribu tahun itu bisa menahan panah gunturku?""Aku akan mencoba menghancurkannya." Legenda Pedang menyalurkan energi Qi ke pedangnya. Bilah senjata itu bersinar putih kebiruan, sementara hawa dingin menyebar di sekelilingnya.Pria itu lalu mengibaskan pedangnya, mengaktifkan Tebasan Gelombang Es yang melesat cepat dan menghantam Formasi B

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 113 - Tujuh Penguasa Kekuatan

    Yun Xiao mengerutkan keningnya. "Mengawasi kami?" Hua Yingli mengangguk pelan. "Ya. Setelah beberapa hari mengawasi Zhang Quan, aku beralih mengawasi kalian sejak di Kompetisi Kerajaan Li.""Zhang Quan? Kenapa kau juga mengawasi Zhang Quan?"Hua Yingli mengalihkan pandangannya ke laut. "Karena aku tidak melihat kegaduhan sedikit pun di matanya."Mendengar kata 'kegaduhan' terucap dari wanita di hadapannya ini, Yun Xiao bergumam dalam hati. 'Tidak hanya aura tenangnya yang mirip Kakak Yi. Ia bahkan berbicara dengan kata-kata yang sering diucapkan Kakak Yi.'Hua Yingli menoleh, memperhatikan raut wajah Yun Xiao. "Kenapa kau melamun?"Yun Xiao tersadar. "Tidak apa-apa ... aku hanya ...." Belum sempat ia menyelesaikan kata-katanya, udara di sekitarnya tiba-tiba menjadi berat.Ketujuh bayangan cahaya Luo Yi langsung membuat Formasi Perisai Cahaya. Yun Xiao dan Hua Yingli mendongak. Mereka melihat tujuh orang melayang di udara dengan Ilmu Meringankan Tubuh Tahap Sempurna.Yun Xiao melebar

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 112 - Lahirnya sang Legenda

    Setelah tiga hari berturut-turut melakukan penyerapan energi murni dari Kristal Jiwa satu Juta Tahun, cahaya merah dari energi Qi yang dahsyat menyelimuti tubuh Yun Xiao, membuat tubuh pemuda itu terangkat ke udara.Yun Xiao seketika membuka matanya. Ia mersakan energi yang cukup besar meluap-luap memancar dari dalam tubuhnya.Lalu ....Energi Qi yang sangat ganas dari dalam dirinya memancar ke arah langit seperti lampu sorot berwarna merah.Ketujuh bayangan cahaya Luo Yi seketika membuat segel tangan dengan cepat, mengaktifkan Formasi Perisai Cahaya untuk melindungi Luo Yi yang asli.Di dalam Formasi Perisai Cahaya, Hua Yingli mengeluarkan seruling perak dari cincin penyimpanannya. Wanita itu duduk bersila seraya mendongak, menatap tubuh Yun Xiao yang melayang di udara."Menarik sekali," katanya tenang. "Di usianya yang masih sangat muda, pemuda itu akan menerobos ke Ranah Legenda.""Aku harus memperkuat formasimu, Yi'er. Formasi Perisai Cahayamu mungkin tidak akan cukup menahan aura

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 111 - Jalan Ketenangan (Jìng Dào)

    Setelah setengah pembakaran dupa berlalu, salah satu bayangan cahaya Luo Yi melihat seorang wanita mendekat dengan Ilmu Meringankan Tubuh Tahap Sempurna. Meskipun demikian, tidak ada perubahan sedikit pun di wajah bayangan cahaya Luo Yi. Wajah tenang bayangan cahaya itu justru semakin tenang, sama sekali tidak menganggap wanita itu sebagai ancaman. Wanita itu mendarat dengan anggun, tepat lima langkah di depan bayangan cahaya Luo Yi yang menatapnya dengan tenang. Wanita itu membalas tatapan bayangan cahaya Luo Yi dengan tatapan yang sama tenangnya. "Dirimu yang asli sedang berkultivasi, ya?" tanya wanita itu seraya menoleh ke arah Luo Yi asli lalu kembali menatap bayangan cahaya. Bayangan cahaya Luo Yi mengangguk dengan tenang. "Ya. Belum lama ini dantianku berhasil diperbaiki, Guru." "Guru?" ulang wanita itu. "Aku tahu kau menguasai Teknik Pernafasan Alam, tapi aku belum pernah menjadi gurumu." Bayangan cahaya Luo Yi menatap wanita itu dari atas sampai bawah. Wajah wani

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 4 - Perpustakaan Bawah Tanah

    “Setelah pulang dari menjalankan misi, ibu pasti terkejut ketika melihat aku tidak ada di rumah,” batin Luo Yi seraya melangkah ke arah kursi. Sesampainya di depan kursi, ia duduk dengan santai, tetapi hatinya masih berkata-kata. “Ibu pasti mencariku. Aku ingin pulang, tetapi aku belum menguasai Te

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 2 - Hutan Lianhua

    Jantung Luo Yi berdetak kencang saat suara gemerisik dari semak-semak semakin mendekat. Ia berharap yang muncul bukan hewan buas atau makhluk mengerikan.Namun harapannya sirna, ketika telinganya menangkap suara desisan, suara khas seekor ular.Melihat semak-semak di hutan ini setinggi pohon biasa,

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 3 - Latihan Ketenangan

    “Baik, Guru. Saya sudah siap!” jawab Luo Yi dengan antusias, dalam hati ia bergumam, “Aku akan mengembalikan kehormatan keluargaku, dan aku juga akan menjadi kuat, agar semua orang mengakuiku!”Hua Lianyi menggenggam lembut kedua lengan Luo Yi. “Duduklah dalam sikap lotus!” katanya tenang, seraya m

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 1 - Suara dari Alam Mimpi

    PLAK! Tamparan itu datang sebelum Luo Yi sempat menjelaskan apa pun. “Dasar tidak tahu diuntung!” Luo Yang membentaknya dengan wajah merah padam. “Sudah kubilang berkali-kali untuk tidak usah keluar rumah! Bikin malu saja kau ini!” “Tapi, Ayah—” PLAK! Tamparan keras itu mendarat di pipi Lu

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status