Share

Bab 1032

Author: Musim Gugur
Sonia mencari tempat lain untuk melanjutkan makannya. Darren mengambil kotak makannya kemari, lalu bertanya dengan tersenyum, “Tadi aku lihat kamu makan di bawah pohon. Kenapa malah pindah ke sini?”

Sonia duduk di samping pagar, lalu membalas dengan wajah serius, “Ada yang bilang selamanya aku cuma bisa makan di pojok. Jadi, aku ingin kasih tahu dia, aku bisa kok makan di tempat lain!”

Darren hampir saja menyemburkan makanan di mulutnya. Dia segera memalingkan kepalanya dan terbatuk-batuk. Kemudian, dia bertanya, “Liana, ya? Dia memang tidak waras. Sepertinya sudah saatnya dia pergi memeriksa otaknya?”

Sonia juga tidak menggubrisnya. Sekarang Liana memang tidak menyembunyikan rasa bencinya kepada Sonia, dia selalu saja mencari gara-gara kepada Sonia. Namun, semua itu tidaklah berarti bagi Sonia.

Malam harinya, di Kediaman Keluarga Dikara.

Dua hari ini, Sutini sedang tidak enak badan. Hendri bersama istrinya, Reviana, datang untuk menjenguknya. Kebetulan anggota Keluarga Harun juga se
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2361

    "Mata kalian sangat mirip," jawab gadis itu sambil tersenyum."Kami bukan ibu dan anak. Kami itu teman," jelas Theresia."Oh, begitu." Gadis itu tersenyum meminta maaf. "Maaf.""Tidak apa-apa," jawab Theresia dengan lembut.Gadis itu berkata, "Oh iya, ada versi lain dari buku yang kamu beli terakhir kali. Aku akan mencarikannya untukmu.""Serius?" Theresia sangat gembira dan mengikuti gadis itu untuk pergi mengambil bukunya.Ketika Theresia kembali, Morgan sedang duduk sambil memandang ke luar jendela. Lengannya ditaruh di atas kursi kayu, jari-jarinya yang panjang dan indah sedikit ditekuk. Wajah sampingnya yang memancarkan aura dingin dan tegas terlihat kurang cocok dengan suasana di toko buku, tetapi tetap memiliki daya pikat tersendiri. Theresia berjalan mendekat dengan membawa secangkir kopi. Dia mendorong kopi itu ke depan Morgan dan berkata sambil tersenyum lembut, "Kalau kamu merasa tempat ini terlalu tenang, ayo kita keluar lagi."Morgan berbalik. "Tidak, di sini sangat nyama

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2360

    Ketika melihat Morgan yang memancarkan aura dingin dan berwibawa, juga tidak terlihat seperti orang biasa, ekspresi pria itu pun menjadi lebih kaku."Ada apa?" tanya Morgan sambil berjalan mendekat.Theresia menceritakan maksud pria itu.Morgan melirik pakaian di tangan pria itu dan menggenggam tangan Theresia. "Maaf, dia tidak punya waktu. Tolong cari orang lain saja!"Pria itu tidak berani berkata apa-apa lagi. Dia mengangguk cepat. "Maaf mengganggu."Seusai berbicara, dia bergegas pergi. Theresia tak kuasa menahan tawa. "Kamu sudah menakuti orang!"Morgan mendongak dan menyentuh topi di kepala Theresia. "Dari mana kamu mendapatkannya?""Aku baru saja membelinya!" Theresia menggoyang-goyangkan rumbai di kedua sisi topi sambil bertanya, "Cakep?"Morgan menatapnya, lalu menggigit bibir dengan pelan, dan menyerahkan kue lobak seafood kepada Theresia. "Makanlah!"Melihat ada lima kotak makanan di dalam plastik, Theresia pun bertanya dengan terkejut, "Banyak banget?"Morgan menjawab, "Mu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2359

    Semua orang naik ke mobil masing-masing dan melaju menuju festival budaya di kota kuno. Perjalanan dari vila ke festival memakan waktu sekitar satu jam. Saat mereka tiba, hari sudah hampir siang. Berhubung tidak ada yang lapar, mereka memutuskan untuk berkeliling dulu. Kota kuno ini pada dasarnya adalah objek wisata. Dengan adanya festival budaya, orang yang datang berkunjung pun makin banyak sehingga rombongan mereka berpencar.Festival budaya tersebut mengumpulkan berbagai warisan warisan budaya takbenda dari sekitar Atria. Ditambah dengan suasana Hari Raya, acaranya menjadi semakin meriah, seperti sebuah pesta rakyat.Theresia melihat pajangan sulaman dan menoleh ke arah Morgan sambil berkata, "Teman yang kutemui sebelumnya tidak hanya bisa melukis, tapi juga bisa menyulam. Dia memberiku kipas yang dia sulam sendiri. Kipas itu cakep banget!"Morgan menanggapi, "Mungkin itu tradisi keluarga."Theresia menggeleng. "Aku tidak pernah bertanya tentang itu."Saat berkumpul, mereka selalu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2358

    Bibir Theresia luar biasa lembut dan matanya memikat. Dia terlihat bagaikan peri yang muncul dari balik kabut gunung, lalu memanfaatkan waktu saat Morgan tertidur lelap untuk naik ke ranjangnya.Pria itu meraih dagu Theresia, lalu mengangkat tubuhnya dan membungkuk untuk mencium Theresa.Kemalasan di pagi hari melembutkan ketegasan Morgan. Ciumannya begitu lembut. Dipadukan dengan suasana pagi yang tenang, jantung Theresia pun berdebar tak terkendali.Kabut pagi menelusuri tirai tipis yang tertiup angin, lalu mengguyur masuk bersama cahaya mentari dan berbaur dalam suasana yang sunyi, tetapi menyiratkan keintiman. Ciuman pria itu semakin intens dan membuat hasrat Theresia terlebih dahulu bangkit. Dia naik ke tubuh Morgan dan mendesah dengan manja. Suaranya terdengar sangat merdu.Tekad bajanya akhirnya kalah dari kelembutan jari-jari Theresia. Jakun Morgan menggeliat, sedangkan matanya berangsur-angsur menggelap. Dia mengerahkan tenaga yang kuat, seolah-olah ingin membuat Theresia mer

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2357

    Harvey tidak repot-repot bertanya tentang hasil kencan buta, sedangkan Yandi juga malas menceritakannya dan langsung naik ke lantai atas.Anita berjalan keluar dari dapur dengan memegang semangkuk sup ginseng. Dia mengerutkan kening dan berkata, "Mereka berdua kelihatan serasi, tapi tetap tidak jadian juga. Jeff sebenarnya suka yang gimana? Kalau diberi kriterianya, aku pasti bisa cari yang sesuai, daripada aku selalu cari yang tidak sesuai keinginannya."Harvey menyesap sup ginseng itu dan menyahut dengan tenang, "Jeff tidak bisa disalahkan atas kejadian hari ini. Yang tidak bersedia itu Hattie, bukan Jeff."Anita segera menimpali, "Iya, aku tidak menyalahkan Jeff. Aku hanya mengkhawatirkannya."Harvey berujar, "Aku tahu maksudmu. Tapi, hal-hal seperti ini tidak bisa terburu-buru. Semua tergantung takdir.""Yang kamu bilang benar!" sahut Anita sambil tersenyum. Namun, dia sangat kecewa karena rencananya tidak terwujud. Standar Hattie benar-benar tinggi. Kenapa bahkan Jeff juga tidak m

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2356

    Berhubung lawannya adalah Tasya, serangan Yandi terasa jauh lebih tenang. Keduanya sangat kooperatif dan saling menyesuaikan. Rally mereka panjang sehingga permainan ini terasa lancar dan menyenangkan.Tasya sudah lama tidak bermain tenis. Berhubung lawannya adalah Yandi, dia tidak berani bermain asal-asalan. Dia menghadapi permainan ini dengan fokus karena tidak ingin diremehkan.Sebaliknya, saat melihat gadis itu melompat dan berlari di hadapannya, perhatian Yandi malah sedikit teralihkan. Tasya terlihat begitu muda dan penuh semangat. Di bawah sinar matahari, wajahnya sangat memukau dan berseri-seri. Melalui rally ini, Yandi juga seolah-olah terpengaruh dan teringat kenangan masa mudanya. Masa mudanya tidaklah bahagia. Dari kenakalan di masa remaja, perjuangan berat di usia muda, hingga keterpurukan setelahnya, dia merasa seperti ada bagian besar dalam hidupnya yang hilang. Bagian yang hilang itu tercermin dalam diri Tasya.Tandy kembali dan duduk di bangku untuk menyaksikan kedua

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status