Share

Bab 2591

Author: Musim Gugur
Theresia memeluk kedua kakinya dan membenamkan kepala ke dalam lengannya. Di tengah kegelapan, cahaya di luar jendela samar-samar memancar ke atas tubuhnya, tetapi semua itu tidak dapat menerangi dirinya.

Morgan mengeluarkan batang rokok terakhir dari dalam kotak, lalu meletakkannya ke dalam mulut. Angin dingin berembus di malam hari mendatangkan sedikit kelembapan. Cahaya terang rembulan juga mulai tertutup oleh awan gelap. Cuaca berubah menjadi hujan.

Beberapa saat kemudian, terdengar suara
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2914

    Pria itu memegang erat gelas teh di tangannya. Alhasil, teh di dalam gelas sedikit bergerak. Dia meletakkan gelas, lalu memalingkan kepalanya. Sepasang tatapan mendalam melihat ke sisi wanita di dalam pelukan Morgan.Satu tangan Theresia menahan pundak Morgan, lalu saling bertatapan dengannya. “Tuan Morgan yang bijaksana jangan sampai masuk ke dalam jebakan provokasi orang lain, ya.”Tatapan Morgan semakin tajam. “Aku hanya percaya dengan apa yang aku lihat.”“Apa yang kamu lihat?” Theresia memiringkan kepalanya bersandar di atas pundak Morgan sembari berbicara. Napasnya diembuskan ke atas dagu Morgan. Mata indahnya kelihatan sedikit berkilauan. “Lebih penting yang kamu lihat atau yang kamu rasakan?”Morgan tidak berbicara.Theresia mendengus dingin. Terdengar sedikit rasa tidak berdaya dan kesal di dalam nada bicaranya. “Kalau nggak, aku akan korek hatiku untuk diperlihatkan kepadamu. Biar kamu lihat ada orang lain atau nggak?”Morgan memiringkan sedikit tubuhnya, menindih Theresia di

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2913

    Di kejauhan, Theresia menggigit pelan bibir merahnya. Dia melihat Dias sedang berusaha untuk menjilat Morgan. Jelas-jelas Theresia tahu Morgan bukanlah tipe orang yang gampang terpengaruh, hanya saja dia tetap tidak bisa meredam api di dalam hatinya.Theresia menuangkan segelas teh dan juga segelas alkohol, lalu berjalan ke sisi Morgan. Dia bertanya dengan tersenyum tipis, “Tuan Morgan, mau teh atau alkohol?”Morgan mengangkat kelopak matanya. Dia menatap dua gelas di tangan Theresia, lalu langsung mengambil gelas alkohol. “Aku minum alkohol. Kamu minum teh saja!”Rasa iri seketika tumbuh di dalam hati Dias. Padahal dia sudah berbicara panjang lebar dan juga sudah meneguk 3-4 gelas alkohol, Morgan tetap saja tidak menyentuh setetes pun alkohol. Sekarang, Theresia datang dan mengatakan kata-kata yang begitu singkat, Morgan malah langsung menghabiskan segelas alkohol.“Terima kasih Tuan Morgan sudah berkenan untuk minum!” Theresia meminum gelas teh. Dia membalikkan tubuhnya hendak berjal

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2912

    Selanjutnya, Morgan, Vino, Lutan, dan yang lainnya sedang mengobrol. Mengenai yang lain, mereka juga berlagak sedang berbasa-basi dengan sungkan.Entah semua ini firasat Arvan saja atau bukan, setiap kali ada yang bersulang kepada Theresia, Morgan yang tadinya sedang mengobrol dengan Vino selalu melihat kemari dengan mendadak, lalu ingin bertanya beberapa hal dengan orang yang bersulang.Masalah bersulang pun jadi diabaikan.Setelah selesai makan, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul sembilan. Kelvin segera mengatakan bahwa dia sudah mereservasi ruangan VIP di lantai atas. Dia mengundang semuanya untuk lanjut minum di lantai atas.Morgan tidak menolak. Vino tahu ada apa di atas sana. Dia khawatir semua orang tidak akan leluasa jika dirinya berada di tempat, dia pun menggunakan alasan masih ada pekerjaan malam ini untuk pamit lebih dulu.Dengan ekspresi ramah, Vino berpamitan kepada Morgan, “Lain hari kalau ada waktu, aku akan mengundang Tuan Morgan lagi. Aku dengar-dengar Tuan Jemmy j

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2911

    Dias melihat kemari dengan tersenyum. “Nona Theresia lulusan sastra, ya? Bahkan untuk bersulang saja begitu puitis. Untung Tuan Morgan sangat berbakat. Kalau nggak, mungkin dia nggak akan berhasil minum teh dari kamu!”Theresia membalas dengan tenang, “Bukankah Tuan Morgan yang memulai lebih dulu? Nona Dias lagi menyindirku atau Tuan Morgan?”Semua orang tertegun, bahkan Arvan ikut menoleh ke sisi Theresia. Ucapan itu jelas menyentil Dias, tapi juga sangat memungkinkan menyinggung Morgan!Ini sama sekali bukan gaya Theresia!Dias juga tidak menyangka Theresia akan begitu terang-terangan. Dia pun tersenyum. “Aku memang iri dengan bakat Tuan Morgan dan Nona Theresia. Tadi aku cuma bercanda saja. Nona Theresia nggak perlu seserius ini, jadinya malah bikin jantungku berdetak kencang!”Theresia mengeluarkan nada bicara yang lebih serius lagi. “Sesuai dengan usia Nona Dias, jantungmu bisa berdetak kencang kemungkinan karena masalah peredaran darahmu. Jangan disepelekan!”Dias terdiam. Dia ya

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2910

    Pria yang disapa Tuan Lutan memperkenalkannya kepada Morgan dengan tersenyum. “Dia adalah Arvan dari Perusahaan Thosom yang pernah aku bicarakan kepadamu sebelumnya.”Morgan hanya mengangguk dengan perlahan.Kelvin juga bersalaman dengan Charlie dan Vino, lalu berbasa-basi dengan hangat. Kelihatannya hubungan mereka memang sangat bagus.Produk perusahaan Kelvin sama dengan milik Arvan. Mereka berdua barulah saingan bisnis yang sebenarnya, sedangkan Kelvin memiliki hubungan dekat dengan Vino. Dia pun lebih memungkinkan untuk menang. Alhasil, senyuman puas mulai kelihatan di atas wajahnya.Semua orang berangsur-angsur duduk di tempat. Berhubung jamuan ini diatur oleh Vino, yang bisa hadir juga bisa dianggap sebagai orang kepercayaannya, jadi jumlah orang di pertemuan makan malam ini tidak terlalu banyak.Saat duduk, Arvan, Kelvin, dan yang lainnya memperhatikan bahwa Vino tidak duduk di kursi utama, melainkan dengan hormat mempersilakan posisi utama kepada Morgan.Sinyal ini sangat penti

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2909

    Theresia duduk di samping. Dia tahu Dias sengaja telepon agar dia bisa mendengarnya. Klien yang kerap dipanggil Tuan Yumin itu awalnya memang duluan menghubungi Perusahaan Kuma untuk bekerja sama. Mereka sudah bernegosiasi selama setengah bulan, semua syarat kerja sama sudah disepakati, bahkan sudah sampai tahap penandatanganan kontrak.Namun, karena urusan pengakuan keluarga, Theresia tidak masuk kantor selama dua hari, Dias pun langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk merebut kliennya.Klien juga memiliki hak dalam memilih. Dia bebas ingin bekerja sama dengan siapa saja. Tadinya Theresia tidak mempermasalahkannya. Siapa sangka begitu bertemu dengan Dias, Dias malah memberinya ancaman secara tersirat.Theresia merasa lucu. Dia juga berarti Dias benar-benar telah menganggapnya sebagai lawan tangguh!Arvan dan Kelvin juga hanya sekadar teman yang kelihatannya akrab di depan saja. Setelah mengobrol beberapa saat, mereka pun mencari alasan untuk duduk terpisah.Dias kembali duduk di sis

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2664

    Theja segera menyerahkan jus kepada Morgan. “Paman, ini buat kamu saja. Kamu sudah menggendongku begitu lama tadi. Terima kasih!”Ujung bibir tipis Morgan melengkung sejenak. Dia pun mengembalikan jus kepada Theja. “Aku hanya lagi bercanda.”Morgan berusaha agar ekspresinya terlihat santai, seolah-o

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2713

    Yandi mengangkat sedikit kelopak matanya untuk menatap mata Tasya. Matanya kelihatan bersih dan jernih seperti cermin bening yang memantulkan seluruh masa lalu yang tidak layak dipandang.Jakun Yandi bergerak naik turun. Sorot matanya kembali tenang. Dia menundukkan pandangan dengan datar.Lampu uta

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2715

    Napas Yandi menjadi berat. Dia mengulurkan tangannya untuk mencengkeram pinggang Tasya, lalu melepaskannya.Tasya tahu Yandi tidak berani terlalu bertenaga. Jadi, Tasya semakin menjadi-jadi. Dia bukan hanya menggigit Yandi saja, melainkan memperdalam ciumannya.Perasaan Yandi menjadi kacau karena di

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2714

    Tiba-tiba Yandi menarik sepotong syal dari dalam lemari pakaian, meraih lengan Tasya dan hendak membalikkan tangannya untuk diikat. Tasya sempat meronta, lalu mengangkat kepalanya menatap Yandi dengan bingung.Di dalam kegelapan, keduanya saling menatap selama beberapa detik. Yandi membungkuk, lalu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status