Share

Bab 497

Penulis: Musim Gugur
Melia memegang pipinya sambil menatap Melvin dengan terkejut!

Tampak Melvin sedang menggenggam pergelangan tangan Sonia. Dia melirik Melia dan Andre sekilas, lalu tersenyum licik. “Dasar nggak tahu diri! Berani-beraninya menindas kesayanganku! Biasanya aku nggak pernah pukul cewek, tapi barang siapa yang berani menindas wanita kesayanganku, aku akan pukul dia!”

Si lelaki memasukkan satu tangannya ke dalam saku celana. Semua orang kembali terdiam ketika mendengar ucapan si lelaki.

Kali ini Melia tidak berani membuat keonaran lagi. Dia hanya berkata, “Sonia itu pacarnya Tuan Melvin? Jadi, kenapa dia pakai uang Andre?”

Entah kenapa Melia yakin Sonia sudah menghabiskan uang kekasihnya!

Melvin tersenyum, lalu menyindir, “Mana mungkin cewekku pakai uang cowok lain? Memangnya kamu ada bukti?”

Melia tidak berbicara lagi.

Melvin melirik Andre, lalu berkata, “Kamu beri tahu cewekmu sendiri, apa Sonia pernah pakai uangmu atau nggak?”

Saat ini Andre juga sudah menenangkan dirinya. Dia melirik Soni
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Oh? Toko kue ini yg dulu Melvin janjikan dihadiahkan utk Sonia?...
goodnovel comment avatar
Yunthree Fheebriasi
wah, toko ini pasti hadiah yg dlu buat Sonia,
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2644

    Theresia menarik napas dalam-dalam. Setelah mengetahui Morgan telah salah paham, dia pun malas menjelaskan, melainkan hanya berkata, “Tapi aku suka dengan bunga mawar merah dan putih. Meskipun aku sudah memiliki bunga mawar merah, bukan berarti aku nggak boleh melirik bunga mawar putih!”Aura pria itu terasa semakin dingin. Dia melirik Theresia dengan dingin, lalu berjalan memasuki kamar.Kedua tangan Theresia menopang pagar. Dia sedang berusaha untuk mencondongkan tubuhnya ke bawah, tetapi hanya terdengar suara bantingan. Pintu balkon dibanting dengan sangat kuat. Saking kuatnya, seluruh gedung seolah-olah berguncang akibat amarah si pria.Wajah Theresia kedinginan akibat terkena hujan. Dalam sesaat, dia merasa dirinya sangat sedih dan konyol.Pada saat ini, kebetulan Julia bersuara di dalam grup percakapan. [ Theresia lagi ngapain? Kenapa kamu selalu tidak patuh? ]Theresia membalas. [ Aku lagi lihat bunga mawar putih. ]Julia mengetik tanda tanya. [ Sejak kapan ditanam bunga mawar p

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2643

    Selamanya?Theresia tersenyum, lalu lanjut memakan buburnya.…Orang di dalam vila membentuk sebuah grup di WhatsApp. Berhubung hujan turun dengan deras, Julia pun sudah mengirim pengumuman ke dalam grup untuk meliburkan murid sehari. Dia juga berpesan kepada yang lain untuk menetap di vila masing-masing.Di luar hujan turun dengan sangat deras. Bisa jadi air sungai di luar vila akan meluap atau terjadi banjir bandang dan longsor, jadi tetap tinggal di dalam vila adalah pilihan yang paling aman.Setelah selesai makan, Theresia membawa kotak obat untuk mengganti perban Morgan. Sewaktu menukar perban, keduanya tidak berbicara sepatah kata pun. Setelah itu, Theresia kembali ke kamarnya sendiri. Selagi hari ini adalah hari libur, dia membuka laptop untuk menyelesaikan pekerjaan kantornya.Theresia juga mengirim pesan kepada Roger untuk menanyakan bagaimana kondisi Nenek Riana sekarang?Setelah Roger menerima pesan, dia segera menelepon untuk memberi tahu Theresia. Kota Jembara juga sedang

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2642

    Setelah menutup jendela dan tirai jendela, Theresia mencari penyumbat telinga untuk menyumbat telinganya. Kemudian, dia kembali berbaring di atas ranjang.Suara petir dan hujan deras teredam kuat, sudah tidak mengganggu tidurnya sama sekali. Bahkan, suara angin dan hujan yang samar-samar terdengar di luar sana justru memberinya perasaan tenang dan aman.Oleh sebab itu, Theresia kembali tidur dalam waktu singkat.…Keesokan harinya, saat Theresia bangun, waktu sudah menunjukkan pukul delapan pagi. Dia pergi membuka tirai jendela dan melihat masih turun hujan di luar sana, sepertinya tidak ada tanda-tanda hujan akan berhenti.Tidak ada orang di balkon lantai bawah. Entah Morgan sedang tidur atau sedang sarapan?Saat hujan, udara di pegunungan menjadi lebih lembap dan segar, dipenuhi aroma tanah basah dan rerumputan. Pegunungan di kejauhan tertutup kabut tipis, sehingga hanya terlihat samar saja.Theresia bersandar di pagar, menatap pemandangan hujan sebentar. Tiba-tiba, seseorang terliha

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2641

    Mereka berdua sama-sama menuruni tangga. Jane tersenyum manis. “Terima kasih sudah ngobrol denganku. Setelah mengungkapkan isi hatiku, suasana hatiku terasa lebih membaik saat ini.”“Sebenarnya kamu boleh beri tahu orang itu!” Theresia mendukungnya.Jane berpikir sejenak, lalu menggeleng.Theresia pun tidak mengatakan apa-apa lagi. “Selamat malam!”“Mimpi indah!” Senyuman Jane sangat cerah. Dia melambaikan tangan terhadap Theresia, lalu membalikkan tubuhnya untuk berjalan ke tempat tinggalnya.Theresia juga pulang untuk istirahat. Saat melewati luar kamar Morgan, dari kejauhan dia melihat Morgan duduk di bangku rotan balkon.Saat Theresia keluar tadi, Morgan tidak berada di sana. Entah kenapa dia malah keluar lagi?Ketika Theresia sedang ragu hendak menyapa Morgan atau tidak, dia sudah berjalan ke luar balkon Morgan. Dia tersenyum tipis dan baru saja dia hendak bersuara, dia menyadari si pria sedang meliriknya, lalu berjalan kembali ke kamar.Theresia terdiam. Senyuman di wajahnya seke

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2640

    “Awalnya ibuku mendukungku, tapi belakangan ketika melihat aku keliling ke mana-mana dan belum punya pacar, dia jadi cemas,” kata Jane dengan nada agak patah semangat, “Masalah menikah sudah dibicarakan berkali-kali, tapi aku selalu menolak.” “Kali ini, dia langsung mengatur keputusan secara sepihak, bahkan calon untuk kencan sudah diatur. Tinggal menunggu aku pulang untuk menjalani prosesnya saja. Boleh dikatakan, langsung mengadakan upacara pernikahan dan langsung malam pertama.”Nada suara Jane yang putus asa dan kesal itu membuat Theresia tertawa. “Mana mungkin secepat itu?”Jane menopang pipinya sembari berkata, “Keluarga kami bergerak di bidang bisnis, punya uang tapi nggak punya kekuasaan. Oleh karena itu, orang tuaku berharap aku menikah dengan keluarga yang punya kekuasaan.”“Kali ini, dengar-dengar calonku itu adalah anak seorang kepala yang cukup berkuasa, mereka bahkan sudah membantu mengatur pekerjaan dengan gaji tinggi untuk adikku. Pokoknya, orang tuaku sangat puas. Beg

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2639

    Tatapan Morgan kelihatan dingin. Nada bicaranya juga sedikit datar. “Bukannya kamu sudah memilih? Kenapa masih bimbang?”Usai berbicara, Morgan menyeka tangannya, lalu membalikkan tubuhnya untuk berjalan keluar.Theresia menurunkan kelopak matanya untuk mencuci piring dengan serius. Dia menelan air liurnya, baru berkata dengan perlahan, “Besok, aku akan kembali ke Kota Jembara!”Langkah kaki Morgan spontan berhenti. Seketika muncul aura dingin di tubuhnya. “Terserah! Kamu putuskan sendiri!” Selesai berbicara, dia tidak berhenti di tempat, melainkan langsung berjalan pergi.Sepasang tangan Theresia ditopang di atas wastafel. Dia mengangkat kepalanya dengan kuat. Beberapa saat kemudian, dia baru mencuci sisa piring tersebut.Setelah membereskan dapur dan ruang makan, Theresia mematikan lampu. Theresia spontan melirik sekilas pintu kamar di lantai bawah, lalu mengangkat kakinya untuk berjalan ke lantai atas.Saat berbaring di atas ranjang, rasa letih di tubuhnya seketika meluap. Theresia

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status