LOGINSorak kegemparan dari arah ruang rapat yang mendadak meledak mengejutkan kami berdua tepat setelah gebrakan keras Pak Subroto saat memukul meja rapat mendadak memecah keheningan di ruang rapat dewan komisaris yang berlanjut selama beberapa detik yang sangat menyiksa, mengejutkan semua orang ketika tatapan para komisaris senior beralih serentak dari layar proyektor—yang masih menampilkan rekaman CCTV resolusi tinggi—ke arah Arga. Pria itu tampak membeku di kursinya, dengan rahang mengetat kera
Tiga bulan telah berlalu sejak badai konspirasi delapan babak milik Lord Archibald Vance berhasil dihancurkan secara menyeluruh. Sidang Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, resmi mengetukkan palu keadilan. Berkas kejahatan biokimia, sabotase siber, serta terorisme finansial yang disajikan secara presisi oleh tim hukum Wiratama Group dan Studio Rania membuat Archibald Vance beserta seluruh petinggi Vance Global Syndicate dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa hak remisi. Rekening cangkang rahasia mereka disita untuk memulihkan ekosistem lingkungan dan industri tenun di Indonesia. Pagi yang cerah menyelimuti Jakarta. Dari lantai paling atas Wiratama Tower, sinar matahari hangat menembus dinding kaca transparan, membiaskan pendar keemasan di atas meja kerja kayu jati berukir karya pengrajin Sikka. Rania berdiri di dekat jendela besar, menatap lanskap kota yang membentang luas. Ia mengenakan gaun busana haute couture perpaduan tenun ikat Maumere bermotif kelimut
Penangkapan fisik Lord Archibald Vance di atas helipad fasilitas energi Jawa Barat ternyata hanyalah permulaan dari fase paling mematikan dalam skenario konspirasinya. Pria tua sosiopat itu telah memperhitungkan kemungkinan kejatuhannya dengan merancang sebuah mekanisme balasan otomatis (Dead Man’s Switch) yang terkoneksi langsung dengan pemindai denyut nadinya. Begitu borgol baja terpasang dan sinyal vital Archibald terisolasi, protokol sakelar mati babak ketujuh dari delapan rantai konspirasi Vance Global Syndicate mendadak meledak aktif. Pukul lima pagi, ketika helikopter tempur Wiratama membimbing rombongan komando kembali menuju Jakarta, seluruh sistem komunikasi darurat di dalam kabin jet berdering nyaring. Layar komando bergerak menampilkan garis merah berkedip cepat. Mbak Sarah yang berada di markas pusat Jakarta melaporkan situasi dengan nada suara yang bergetar hebat akibat tekanan ekstrem. "Pak Dirut, Bu Rania! Sakelar mati Archibald meled
Hujan deras yang mengguyur kawasan industri energi Wiratama di Jawa Barat belum juga reda. Angin kencang berhembus menampar permukaan helipad di atap gedung reaktor utama, menciptakan tirai air yang membiaskan cahaya lampu sorot darurat. Baling-baling helikopter tempur swasta milik Vance Global Syndicate sudah berputar kencang, menimbulkan deru mesin yang memekakkan telinga dan menghempaskan cipratan air ke segala arah. Lord Archibald Vance berdiri di dekat pintu helikopter yang terbuka. Mantel mewahnya basah kuyup, sementara tongkat kepala peraknya dijadikan tumpuan berdiri. Wajah sosiopat pria tua itu tampak pucat pasi dipenuhi amarah yang menyala-nyala. Menyadari babak keenam dari delapan rantai konspirasinya hancur di ruang kontrol, Archibald bertekad melarikan diri untuk mengeksekusi dua babak terakhir dari markas persembunyiannya di luar negeri. Brak! Pintu akses tangga hidrolik di puncak atap hancur terlempar. Dari balik kegelapan lorong tangga, Ad
Suara sirine bahaya melengking nyaring di seluruh penjuru fasilitas energi terbarukan Wiratama. Lampu indikator darurat berkedip-kedip merah memantulkan bayangan pada dinding-dinding baja yang basah oleh kondensasi. Keberhasilan Adrian dan Rania menembus jebakan gas beracun Crotalus V-2 dalam waktu dua menit membuat fondasi pertahanan Archibald Vance yang dibangun di ruang kontrol utama guncang hebat. Menyadari penyusupannya di babak kelima dari delapan rantai konspirasi ini mulai berantakan, Archibald bergerak cepat. Pria berdarah dingin itu berdiri di depan konsol utama reaktor empat, jemari bertongkat peraknya menekan tombol overdrive sistem pendingin panas. "Jika saya tidak bisa menguasai kekaisaran ini, maka tidak ada satu pun yang boleh memilikinya!" bisik Archibald sinis dengan pendar sosiopat di mata heterokromianya. Ia mengatur penghitung waktu mundur peledakan reaktor pada angka sepuluh menit, lalu mengunci seluruh ruang kontrol dengan enkripsi tingka
Keberhasilan mematahkan perang siber dan menyegel kembali kepercayaan publik di panggung internasional membawa pertempuran melangkah ke babak keempat dari delapan rantai konspirasi Archibald Vance. Informasi pelacakan dari Protokol Enkripsi Wiratama-Omega mengonfirmasi bahwa Archibald bersama tim tentara bayaran elit kelas dunia telah menyusup ke kawasan industri energi terbarukan Wiratama di Jawa Barat—fasilitas vital yang menyokong empat puluh persen pasokan energi terintegrasi nasional. Pukul tiga pagi, helikopter Wiratama Executive mendarat tanpa lampu navigasi di zona helipad darurat komplek pabrik. Hujan deras mengguyur bumi, diringi kilatan petir yang menyala di langit malam, memantulkan pendar dingin pada struktur baja dan tangki-tangki gas kondensat raksasa yang membentang luas. Rania turun dari helikopter dengan mengenakan jaket pelindung taktis kedap air berwarna gelap yang membalut ramping tubuh anggunnya. Di sisinya, Adrian Wiratama berdiri tegap b
Keberhasilan kilat Adrian dan Rania dalam mendistribusikan aliran listrik mandiri serta menyemprotkan minyak atsiri tradisional untuk menetralkan racun biokimia Crotalus berhasil menyelamatkan artefak kain tenun langka di gudang Jakarta dan Maumere. Namun, Lord Archibald Vance yang menyadari bahwa serangan pertamanya gagal, tidak memberi pasangan penguasa Wiratama waktu untuk bernapas. Tepat pukul dua dini hari, ketika proses karantina biokimia baru saja selesai, gelombang serangan kedua dari delapan babak konspirasi Archibald meledak dari sektor yang tak terduga: perang informasi publik dan sabotase jaringan logistik global. Di dalam ruang komando siber utama Wiratama Tower, seluruh layar monitor berukuran raksasa yang mengawasi arus lalu lintas saham dan berita internasional mendadak berkedip merah terang. Mbak Sarah menatap layar dengan mata terbelalak dan napas terengah-engah, jemarinya menari liar di atas dua kibor enkripsi sekaligus.







