Home / Fantasi / Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota / Bab 1386: Empat Roh Formasi

Share

Bab 1386: Empat Roh Formasi

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-10-07 18:35:48
Pagi-pagi keesokan harinya, kabut tipis masih menggantung di atas Danau Sembilan Naga.

Di luar vila Keluarga Hartono, Ryan Hartono berdiri tenang di atas permukaan air dengan kedua tangan berada di belakang punggung.

Tatapannya menyapu seluruh kawasan danau, dari tepian sampai bagian terdalam, sementara wajahnya menunjukkan seseorang yang sedang mempertimbangkan sesuatu dengan serius.

Musim dingin sudah benar-benar tiba di Kota Sentralis. Suhu bahkan turun hingga sekitar minus sepuluh deraja
Rianoir

ini bab bonus Gem Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 10
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1391: Pertanyaan tentang Lempeng Baka

    Beberapa detik setelah Rowena menyebut nama Ryan Hartono, bisik-bisik akhirnya pecah di ruang tamu Keluarga Ashford.Beberapa orang saling mencondongkan tubuh, seolah takut percakapan mereka terdengar terlalu jelas.“Jadi dia Kaisar Iblis Gila dari Selatan?”“Orang yang membunuh Yorick Sinclair dan yang lain?”“Dari penampilannya, tidak kelihatan istimewa.”“Orang dari dunia biasa berani menyebut dirinya nomor satu di Garudapolis?”Mendengar nada bicara yang semakin tidak bersahabat, wajah cantik Rowena sedikit berubah. Tanpa sadar ia maju setengah langkah, seolah berdiri di antara Ryan dan orang-orang di ruangan.“Ryan, biar kuperkenalkan satu per satu.”Ia menunjuk perempuan bergaun ungu yang duduk di kursi utama. “Ini Selena Tanjaya dari Keluarga Tanjaya di Tiga Alam Tertinggi.”Kemudian ia melanjutkan, “Yang ini Roderick Sterling dari Keluarga Sterling.” “Di sana Vincent Lowell dari Keluarga Lowell, dan yang lain juga berasal dari keluarga-keluarga sekutu kami.”Seiring perkenal

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1390: Tatapan di Kediaman Ashford

    Reyner mengemudi dengan kecepatan tinggi, menyalip satu demi satu kendaraan di jalan tol tanpa banyak mengurangi laju. Mesin Lamborghini Veneno meraung rendah setiap kali mobil itu berpindah jalur, sementara Rowena duduk tenang seolah sudah terbiasa dengan cara mengemudi seperti itu.Lebih dari setengah jam kemudian, rombongan mereka akhirnya tiba di luar sebuah vila yang terletak di kawasan lingkar ketiga Metropolitan Alexandris.Bahkan sebelum mobil benar-benar mendekat, Ryan Hartono sudah melihat seseorang berdiri di depan gerbang vila.Seorang pemuda berjubah ungu berdiri dengan punggung tegak lurus. Auranya bergolak seperti bara yang terus ditiup angin, tenang di permukaan tetapi menyimpan tekanan yang sulit diabaikan.Kalau ada praktisi Garudapolis lain melihatnya, hampir pasti mereka langsung mengenali sosok tersebut.Raymond Ashford.Dewa Perang Garudapolis.Sebelum kemunculan Ryan, Raymond sudah bertahan di puncak Daftar Langit selama hampir sepuluh tahun. Baru setelah nam

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1389: Persiapan

    Bagaimanapun, kedua orang tua Ryan Hartono sudah mendekati usia enam puluh tahun. Waktu tidak pernah menunggu siapa pun. Meski selama ini mereka sudah meminum berbagai pil racikannya hingga kondisi tubuh jauh lebih baik daripada orang biasa, batas usia tetap tidak bisa diabaikan.Paling jauh, mereka mungkin hanya mampu hidup sampai sekitar seratus tahun.Sementara itu, kapal hantu hanya muncul sekali setiap dua puluh tahun.Kalau kesempatan kali ini dilewatkan, saat kapal itu muncul lagi kedua orang tuanya sudah berusia sekitar delapan puluh tahun. Pada usia seperti itu, tubuh sudah menua, daya ingat menurun, dan memulai jalan kultivasi hampir mustahil. Bahkan Pil Penambal Langit pun tidak mampu mengembalikan usia yang sudah berlalu.'Kesempatan ini tidak boleh kulewatkan.'Tatapan Ryan menjadi dalam.'Apa pun yang menunggu di atas kapal itu.'Melihat bahwa Ryan benar-benar berniat naik ke kapal hantu

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1388: Delapan Lempeng Baka

    “Formasi ini benar-benar kuat.”Reyner masih tampak menyimpan sisa ketegangan setelah kejadian barusan. Ia melirik permukaan Danau Sembilan Naga, lalu berkata dengan nada serius, “Kalau Ranah Maestro biasa menerobos masuk, hampir pasti binasa. Untung tadi aku belum masuk terlalu dalam dan masih sempat mundur.”Tepat ketika suaranya jatuh, suara tipis terdengar dari seberang danau.“Kalian berdua, sekarang boleh masuk.”Rowena sempat ragu beberapa saat. Namun setelah memastikan suara itu memang milik Ryan Hartono, ia akhirnya melangkah maju dan melesat menyeberangi danau. Reyner segera mengikuti rapat di belakangnya.Kali ini tidak ada serangan sedikit pun.Keempat patung batu yang berdiri di empat penjuru tepian tetap diam seperti benda mati. Tidak ada bayangan Harimau Putih, tidak ada tekanan mengerikan, seolah formasi itu benar-benar tahu bahwa kedua orang tersebut sudah mendapat izin untuk masuk. 

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1387: Momon dan Formasi Sempurna

    Keempat Bendera Formasi perlahan turun menuju empat penjuru Danau Sembilan Naga. Masing-masing membawa tekanan yang pekat, lalu berhenti di arah timur, selatan, barat, dan utara. Dalam sekejap cahaya, keempat bendera itu berubah bentuk. Di timur berdiri patung Naga Biru. Di selatan berdiri patung Burung Merah. Di barat berdiri patung Harimau Putih. Sedangkan di utara berdiri patung Kura-Kura Hitam. Keempat patung batu itu tampak tua dan sederhana, seolah sudah berdiri di sana selama ratusan tahun. Tidak ada sedikit pun kesan bahwa mereka baru saja terbentuk dari Bendera Formasi. Ryan Hartono berdiri di atas permukaan danau dengan kedua tangan di belakang punggung. Tekanan agung menyelimuti sekelilingnya. “Mulai hari ini, kalian adalah Roh Formasi dari Formasi Transformasi Naga Sembilan Langit.” Tatapannya menyapu keempat patung tersebut. “Serap Qi spiritual pada siang hari, dan hirup sari cahaya bulan pada malam hari. Selama kalian menjaga kediaman ini dengan sepenuh hati

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1386: Empat Roh Formasi

    Pagi-pagi keesokan harinya, kabut tipis masih menggantung di atas Danau Sembilan Naga. Di luar vila Keluarga Hartono, Ryan Hartono berdiri tenang di atas permukaan air dengan kedua tangan berada di belakang punggung. Tatapannya menyapu seluruh kawasan danau, dari tepian sampai bagian terdalam, sementara wajahnya menunjukkan seseorang yang sedang mempertimbangkan sesuatu dengan serius. Musim dingin sudah benar-benar tiba di Kota Sentralis. Suhu bahkan turun hingga sekitar minus sepuluh derajat. Sebagian besar tepian sungai dan kolam di kota sudah membeku, tetapi kawasan Teluk Sembilan Naga tetap berbeda. Air danau masih mengalir seperti biasa. Pohon-pohon di sekitarnya juga tetap hijau dan rimbun, seolah tidak tersentuh hawa musim dingin. Qi spiritual memenuhi udara, membuat seluruh kawasan itu tampak seperti potongan musim semi yang terselip di tengah dunia yang membeku. 'Formasi Transformasi Naga Sembilan Langit memang punya daya bertahan yang cukup kuat.' Ryan menggeleng

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 9 - Klub Malam Puncak Emas

    Ryan berjalan keluar dari Kompleks Graha Sentosa dengan langkah tenang namun penuh tekad. Matahari pagi menyinari jalanan Kota Sentralis yang mulai ramai dengan kendaraan dan pejalan kaki.Dia menghentikan taksi di pinggir jalan dan naik ke kursi belakang."Ke mana, Pak?" tanya sopir taksi, seorang

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 8 - Masakan Kaisar Iblis

    Ryan berjalan perlahan ke kamar Aira. Mengintip dari celah pintu, dia melihat putrinya tertidur di tempat tidur kecil, masih mengenakan pakaian lengkap, seolah kelelahan setelah menangis.Ryan masuk dengan hati-hati, setiap langkahnya pelan. Dia mendekat ke tempat tidur dan menatap wajah putrinya y

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 7 - Janji Ryan

    "Elena menangis sambil memeluk Aira," Hendrik melanjutkan, suaranya hampir berbisik. "Dia memeluk putrinya sangat erat. Aira saat itu menangis kencang, tidak mengerti apa yang terjadi. Elena... Elena mencium keningnya berkali-kali, lalu menitipkan kalungnya, kalung berliontin bulan sabit emas, ke A

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 6 - Keluarga Yang Hancur

    Setelah Hendrik Hartono pulang, keluarga itu duduk bersama di ruang tamu yang sempit. Cahaya lampu kuning redup menerangi ruangan sederhana dengan sofa lusuh dan meja kayu yang sudah banyak goresan. Suasana hangat meskipun masih ada ketegangan yang menggantung di udara dari kejadian tadi.Hendrik m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status