เข้าสู่ระบบMata semua orang langsung terbelalak ketika tersadar. Wajah mereka semua langsung berubah pucat. Mereka menatap Zhu long dengan ketakutan dan panik.
Tanpa ragu, mereka langsung bersujud di tempat mereka dengan sekujur tubuh yang gemetar tak terkendali.
Pemilik restoran, seorang pria gemuk, juga ikut gemetar ketakutan. Wajahnya pucat, kemudian ikut bersujud. Dia kemudian berkata dengan suara yang gemetar sekaligus ketakutan. "Ma-maafkan aku! A-aku! A-a
Di Sekte Dao Gelap dan Cahaya.Di sekte ini, terjadi kegemparan karena Li Fan menerobos ke tahap menengah Raja Abadi. Membuat Lang Wuji dan Qiu Rong semakin ketar-ketir.Sedangkan Xiu Biyun semakin berapi-api untuk melawan Li Fan.Di sisi lain, Fang Tian di kabarkan telah keluar dari pengasingan nya. Namun dia belum menerobos ke tahap menengah Abadi Kuno.Dia masih di tahap awal Abadi Kuno.Dan tepat pada saat ini.Li Fan, berdiri di atas lapangan khusus bertarung di sekte Dao Gelap dan Cahaya. Di depannya, berdiri Xiu Biyun. "Aku menantang mu,"Xiu Biyun mendengus. "Humph!" Bukan dengusan marah atau dingin, tetapi dengusan tak sabar.Dia tersenyum meremehkan. "Aku ingin lihat, seberapa kuat kah dirimu yang kini telah meningkat ke tahap menengah Raja Abadi." Katanya.Boom!Tep
Zhu Long membuka matanya. Cahaya ungu keemasan berkedip di irisnya, seperti arus waktu yang mengalir tanpa batas.Sekitar tubuhnya, energi waktu berputar, membentuk riak yang menyebar ke seluruh area. Namun, itu hanya terjadi sesaat sebelum semuanya menghilang."H-hei! Lihat itu!"Salah satu murid menunjuk ke arah Zhu Long dengan mata melebar."Dia telah menembus ke ranah Abadi Kuno tahap awal!"Para tetua yang menyaksikan kejadian ini tak dapat menyembunyikan keterkejutan mereka. Seorang murid yang sebelumnya hanya di ranah Raja Dewa tahap akhir kini langsung melesat ke ranah Abadi Kuno?!"Apa yang sebenarnya terjadi di depan patung leluhur Naga Darah itu?" gumam salah satu tetua.Tetua Jua memandangi Zhu Long dengan penuh perhatian. Meski tak mengetahui warisan apa yang telah diterima pemuda itu, ia dapat merasakan bahwa kekuatannya tel
Di tempat lain.Sekte Naga Darah.Terlihat, tubuh Zhu Long melayang di kehampaan sambil di selimuti dengan cahaya putih. Matanya terpejam, tampak tenggelam dalam kultivasi yang tengah ia jalankan.Di depannya, terdapat sebuah patung naga berdarah. Orang-orang Sekte Naga Darah menyebut nya sebagai patung leluhur Naga Darah.Tak jauh dari keberadaan Zhu long, 3 orang pria tua menatapnya dalam diam. Mereka adalah tetua sekte, yang salah satunya adalah tetua Jua.Mereka hanya diam, sambil menatap serius ke arah Zhu Long. Mereka menganggap bahwa Zhu long ini sangat istimewa, karena hanya dia yang berkultivasi hingga mendalam seperti itu pada patung leluhur Naga Darah."Tetua Jua, apakah kita akan memberikan dia waktu lagi? Waktu yang di tetapkan untuknya sudah sangat lewat. Dari 3 hari, tapi sudah satu bulan, belum juga sadar dari keadaan kultivasi nya!" Salah sat
"Sial! Bagaimana agar aku bisa menerobos hingga Abadi Kuno?" Batin Li Fan.Dia telah merasakan adanya tanda-tanda untuk Menerobos, namun untuk menerobos, tidak semudah apa yang di bayangkan.Dia menganalisis aura miliknya. Kemudian memutuskan untuk masuk ke dalam ruang misterius.Ketika masuk, dia melihat bahwa 7 kepala naga tengah mencari celah untuk mengeluarkan buah Esensi, yang tengah di segel oleh pola segel yang rumit dan misterius.Li Fan mendekat. "Apa kalian masih belum bisa menemukan celah dari pola segel?"Ludi Long menggeleng. "Masih belum," katanya dengan nada serius.Li Fan hanya mengangguk kecil. "Buka portal masuk ke dalam dunia rahasia milik paman Zai Long." Perintahnya.Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, Ludi Long melambaikan tangannya, dan muncul portal di dalam ruang tersebut.Tanpa ragu Li Fan m
Li Fan melangkah perlahan di antara pepohonan raksasa yang menjulang tinggi. Hutan ini terasa lebih gelap dan penuh dengan energi yang aneh. Sekte Dao Gelap dan Cahaya jelas bukan sekte biasa.Membuat dunia rahasia, tidak mungkin ada di dunia abadi ini, karena mereka harus memiliki kekuatan Jiwa tingkat Surga Nirvana, sedangkan basis kultivasi, Nirvana Tahap puncak. Di sekte ini, kekuatan yang tertinggi adalah leluhur sekte, Kaisar Abadi tahap awal, jelas bukan dia. Hanya ada satu kemungkinan—Sekte ini menyembunyikan sosok eksistensi yang melampaui Keabadian!Tiba-tiba, Li Fan merasakan sesuatu yang aneh.Langkahnya terhenti, dan tatapannya tertuju pada sebuah celah samar yang hampir tak terlihat di udara.Celah itu tidak tampak seperti retakan biasa.Li Fan memperhatikan fluktuasi energi ruang yang sangat lemah. Itu bukan sesuatu yang bisa ditemukan oleh sembarang orang.
Tiba-tiba , ada sesuatu yang masih menggelitik pikirannya.Tatapannya beralih ke dinding di belakang altar, di mana simbol-simbol aneh terpahat dengan pola yang rumit."Teknik Segel Kembar..."Tiba-tiba, informasi mengalir deras ke dalam pikirannya, seolah dipaksa masuk oleh energi yang berasal dari sisa-sisa kematian pria berjubah hitam.—Dua kekuatan yang bertentangan, bila diselaraskan, dapat menciptakan segel yang tak tertandingi.—Mata Li Fan menyipit. "Jadi, ini teknik segel yang digunakan untuk menyegel sesuatu di dalam goa ini?"Tanpa ragu, dia mendekati pahatan dinding tersebut. Jari-jarinya menyentuh ukiran aneh yang tampaknya merupakan inti dari teknik ini.Begitu dia menyentuhnya, seberkas cahaya keluar, dan bayangan ilusi seorang lelaki tua muncul di hadapannya.Orang tua itu menatapnya dengan
Melihat kedatangan Drakkan, Naga berkepala tujuh itu menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan "Senior? Kenapa kalian menatapku seperti itu?" Tanya Drakkan merasa risih akan tatapan yang di tunjukkan kepada dirinya Tiba-tiba saja suasana menjadi terasa canggung
Boom! Ketika sedang berbincang, naga itu di buat terkejut akan kehadiran Drakkan secara tiba-tiba di dalam lautan kesadaran milik Drakkan. Drakkan kemudian melayang di kehampaan dan di dalam tubuh Drakkan terjadi ledakan teredam yang menandakan ia telah b
"Drakkan?" Tanya anak kecil itu yang seperti sedikit merasa familiar akan nama itu, namun dia sama sekali tidak mengingatnya. "Benar, kenapa? Kau tidak suka nama itu?" Tanya kepala naga kegelapan. "Tidak senior, tapi aku rasa nama ini sedikit familiar." terka Drakkan sambil berpikir. "Oh iya, ap
"Argh..."Dimana aku?" Seraya memegangi kepalanya, anak kecil itu bertanya kepada diri sendiri.dia kemudian berdiri dan memegangi perutnya yang sudah keroncongan. Dia hanya manusia fana dan tidak bisa berkultivasi, jadi wajar dia merasa kelaparan.Sedangkan kultivator meski tak makan mereka hanya







