Accueil / Urban / Ah! Mantap Mas Ramli / Bab 291 Bastian KW

Share

Bab 291 Bastian KW

Auteur: Miss Luxy
last update Dernière mise à jour: 2026-02-06 23:37:52

Tentu saja Vina tidak percaya begitu saja. Mungkin itu adalah Bastian yang lain yang kebetulan tinggal di kawasan rumah itu. Bisa jadi itu saudaranya atau tetangganya.

"Emmm maaf, ya. Saya datang ke sini untuk mencari saudara Bastian yang katanya tinggal di rumah ini. Mungkin Anda bisa menunjukkan saya dia di mana sekarang?" tanya Vina sambil tersenyum.

"Bastian?! Sudah saya bilang saya ini Bastian, Nyonya!" jawab pria itu lagi. Vina masih belum percaya begitu saja, nama Bastian di dunia in
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Hayry Name's
ayo lanjut min nunggu update nya nih
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 291 Bastian KW

    Tentu saja Vina tidak percaya begitu saja. Mungkin itu adalah Bastian yang lain yang kebetulan tinggal di kawasan rumah itu. Bisa jadi itu saudaranya atau tetangganya. "Emmm maaf, ya. Saya datang ke sini untuk mencari saudara Bastian yang katanya tinggal di rumah ini. Mungkin Anda bisa menunjukkan saya dia di mana sekarang?" tanya Vina sambil tersenyum. "Bastian?! Sudah saya bilang saya ini Bastian, Nyonya!" jawab pria itu lagi. Vina masih belum percaya begitu saja, nama Bastian di dunia ini sangat banyak dan bukan cuma satu orang saja. Lalu Vina mengeluarkan sebuah kartu nama dan alamat restoran di mana Bastian bekerja sebagai bukti. "Bastian pernah bekerja di disini!" kata Vina sambil menunjukan sebuah kartu nama tentang di mana restoran seafood itu. Pria yang mengaku bernama Bastian tampak sedang tertawa kecil. "Maaf, Nyonya. Saya sendiri si Bastian itu. Saya juga pernah bekerja di rumah makan seafood persis seperti yang Anda tunjukkan ini." "Nggak mungkin!" sahut Vina

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 290 aku bukan anak kecil

    "Ya maksudku, dia kan ibaratnya cuma pelayan, Vin. Untuk apa kamu buang-buang waktu untuk nganter dia ke rumah sakit. Kamu bisa aja kan nyuruh asisten kamu atau orang-orang kamu. Lagipula kamu wanita yang sibuk jadi mana mungkin kamu buang-buang waktu cuma sekedar ngurus pelayan yang sakit, apalagi dia itu cuma orang baru. Kamu belum tahu tetek bengek nya, dia berasal dari keluarga mana, ini yang aku sayangkan, kamu cepat sekali percaya sama orang, takutnya dia itu orang jahat!" kata dokter Robby. Pria itu berniat untuk mempengaruhi Vina agar menjauh dari Aland. Sayangnya, Vina tidak peduli sama sekali dengan ucapan Dokter tersebut. "Udah ya, Dok. Cukup! Aku nggak butuh nasehat dari kamu, okeyy. Aku tahu apa yang harus aku lakukan, aku bukan anak kecil lagi. Aku faham kekhawatiran mu sama aku. Tapi percayalah! Bastian itu pria yang sangat baik," kata Vina penuh perasaan. Meskipun orang-orang di sekitarnya mengatakan hajj "Tapi, Vin! Aku juga khawatir banget sama kamu!" lanjut sa

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 289 tidak usah dekat-dekat

    "A... aku...aku!" Vina terlihat tergagap karena ia melihat wajah Aland yang terlihat marah. Tidak seperti biasanya, kali ini tatapan mata pria itu sangat menakutkan. Meskipun ia sedang menahan rasa sakit pada punggungnya. Lalu, ia menatap tajam ke arah Vina seraya berkata. "Saya memang menghormati Anda, Nyonya. Tapi saya sangat tidak suka jika Anda berani sekali menyentuh wajah saya!" "Emmmm, tapi aku tidak bermaksud untuk...!" Tiba-tiba saja Aland melempar tangan Vina cukup keras sehingga membuat wanita itu sedikit bergerak mundur. "Sebaiknya Anda tidak usah dekat-dekat. Maaf!" kata Aland sambil memalingkan wajahnya. Vina tampak mengerutkan keningnya, kenapa pria itu begitu marah saat ia menyentuh wajahnya. Apa mungkin jika kecurigaan nya benar bahwa kulit itu memang kulit palsu. Sementara itu Aland hanya bisa mengelus dada. Sebenarnya ia juga tidak ada niat untuk berucap kasar pada Vina. Namun apa yang dilakukan oleh wanita itu hampir saja membuat rahasianya terbongkar.

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 288 aneh tapi nyata

    Vina terus menemani Aland. Wajah pria itu sangat pucat dan tentunya ia sangat khawatir. "Ya Tuhan, tolong selamatkan Bastian. Aku nggak mau terjadi sesuatu padanya, dia punya anak dan anak-anaknya pasti nungguin ayahnya pulang!" gumam Vina penuh harap, membayangkan bagaimana nasib anak-anak sang bodyguard nanti. Di sisi lain, sesuai perintah Romi. Anak buah Aland bergerak untuk menjaga bos mereka yang saat ini sedang dalam kondisi kritis. Mereka pun akan segera mencari siapa yang sudah menembak bos mereka. Orang itu tidak akan pernah bisa lepas. Sarah dan Nancy sangat cemas jika saja penyamaran bos mereka diketahui oleh Vina. Karena saat ini Aland sedang tidak sadarkan diri dan sewaktu-waktu identitasnya bisa terbongkar. "Semoga saja Tuan Aland baik-baik saja. Aku takut jika Nyonya tahu siapa si Bastian!" bisik Sarah pada Nancy. "Kamu benar, semoga saja Nyonya Vina tidak mengetahui jika wajah Bastian adalah palsu," jawab Nancy. Selama dalam perjalanan. Vina selalu setia men

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 287 jangan mati dulu

    Vina melototkan matanya dan ia sangat yakin sekali jika darah itu berasal punggung Aland. "Bastian, kau... Kau...!" Vina merasa jika pria itu tertembak di punggungnya dan benar saja, Aland langsung bersandar pada bahu wanita itu karena tubuhnya semakin lemah. Felix kabur, sedangkan ketiga pria itu masih tergeletak di atas jalan. Di saat polisi datang ketiganya langsung diamankan. Sedangkan Aland akan segera mendapatkan pertolongan. Sarah dan Nancy langsung turun dari mobil dan melihat kondisi bos mereka. Kedua wanita itu tentunya sangat takut jika terjadi sesuatu kepada Aland. Apalagi darah yang keluar cukup banyak dari tubuh pria itu. "Bastian, bangun! Jangan mati dulu! Aku akan menjadi wanita paling berdosa jika kamu sampai mati. Bangunlah, anak-anakmu menunggumu di rumah!" ucap Vina dengan suaranya yang bergetar. Ia menggerak-gerakkan tubuh Aland yang sudah lemas tak berdaya. Di sisi lain, Sarah segera menghubungi Romi untuk memberitahukan apa yang terjadi pada bos merek

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 286 darah segar

    Felix terus konsentrasi membidik untuk menembak tepat di kepala Aland. Cukup susah memang karena saat itu Aland sedang menghadapi tiga pria yang sedang mengeroyoknya. "Shit!" umpat Felix sambil menepatkan tembakan itu. Sementara itu Vina menjadi sangat panik. Wanita itu benar-benar melihat Felix yang akan menembak ke arah Aland. "Ya Tuhan! Felix akan membunuhnya. Ini nggak bisa dibiarkan. Nggak bisa!" Vina tiba-tiba memaksa keluar dari mobil untuk menyelamatkan Aland. "Nyonya, Anda mau ke mana? Nyonya di sini saja!" kata Nancy sambil memegangi tangan Vina yang hendak beranjak dari tempat duduknya. "Aku nggak bisa diam saja di sini! Bastian dalam bahaya. Minggir jangan halangi aku!" tepis Vina sambil terus memaksa untuk keluar dari mobil. "Tapi, Nyonya. Di luar bahaya banget, Nyonya bisa terluka! Kalau Nyonya terluka gimana dengan anak-anak?" sahut Sarah sambil menggendong baby Nala. Sejenak Vina menoleh pada dua bayinya yang sedang bersama sang baby sitter. Kedua bayi itu

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status