Home / Romansa / Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti / Retaknya Sebuah Keyakinan

Share

Retaknya Sebuah Keyakinan

Author: Anny Djumadi
last update publish date: 2026-07-19 16:56:55

Albert menarik napas pelan sebelum akhirnya menjawab.

"Aku sulit dihubungi karena memang sengaja."

Vivi tampak terkejut.

"Sengaja?"

Albert mengangguk.

"Selama di Paris, aku ingin fokus menemani Fira."

"Aku tidak ingin bulan madu kami terus terganggu oleh telepon."

Raut wajah Vivi perlahan berubah.

"Jadi... sekarang aku sudah mengganggumu?"

"Bukan begitu maksudku."

"Lalu apa?"

Suara Vivi mulai bergetar.

"Kau bahkan jarang membalas pesanku."

"Aku hanya ingin memastikan keadaanmu."

Albert terdiam
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Muji Roka
jangan berprasangka buruk terus sana albert
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Rahasia di Balik Perubahan Zafira

    Rumah sakit kembali dipenuhi kesibukan. Setelah pemeriksaan dilakukan, dokter akhirnya keluar dari ruang pemeriksaan. Albert yang sejak tadi menunggu langsung berdiri."Dokter, bagaimana keadaan istri saya?"Dokter tersenyum."Secara umum kondisinya baik. Pingsannya kemungkinan besar disebabkan oleh shock berat dan kelelahan setelah kecelakaan."Albert menghela napas lega."Syukurlah."Namun dokter belum selesai."Ada satu hal lagi."Albert mengerutkan kening."Apa, Dok?"Dokter tersenyum."Selamat. Istri Anda sedang hamil muda."Albert terdiam."Hamil?""Iya."Untuk beberapa detik, Albert seperti tidak mampu mencerna perkataan itu. Kemudian wajahnya perlahan berubah. Senyum muncul tanpa ia sadari."Kami akan punya anak?"Dokter mengangguk."Usianya masih sangat muda, jadi untuk sementara istrinya harus banyak beristirahat dan menghindari kelelahan."Albert mengangguk berkali-kali."Baik, Dok. Saya akan menjaganya."Setelah dokter pergi, Albert masih berdiri di tempatnya. Ia menatap p

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Bukan Aku yang Memburunya

    Zafira berdiri dengan tubuh gemetar. Air matanya terus mengalir ketika pandangannya tertuju kepada Vivi.Ayahnya baru saja meninggal. Orang yang sejak kecil menjadi tempatnya pulang kini terbaring tidak berdaya di hadapannya.Namun di balik kesedihan itu, ada sesuatu yang jauh lebih kuat.Kemarahan.Semua kejadian yang selama ini berusaha ia susun tiba-tiba bercampur menjadi satu. Kecelakaan yang pernah dialami ayahnya. Kecelakaan yang baru saja menimpanya. Ancaman yang ia terima.Dan sekarang... Hendro meninggal, padahal saat keluar dari Rumah Sakit, dokter sudah menyatakan Hendro sehat. Dan yang paling tidak bisa Zafira terima adalah... di kehidupan keduanya, ternyata dia tetap gagal menyelamatkan ayahnya.Zafira menunjuk Vivi dengan tangan gemetar."Kau!"Vivi tersentak."Kau pembunuh ayah!"Ruangan langsung hening. Albert yang berdiri di samping Zafira menatap istrinya."Fira..."Namun Zafira seperti tidak mendengar. Ia terus menatap Vivi dengan mata penuh kebencian."Kau yang mem

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Kau Pembunuhnya

    Bab 76 — Rahasia yang Terlambat TerungkapVivi baru saja pulang ketika ia melihat Hendro masih berada di ruang tengah."Ayah belum tidur?"Hendro tidak menjawab. Ia hanya menatap Vivi dengan tatapan yang membuat langkah wanita itu terhenti."Ada apa, Yah?""Kau anak kurang ajar!"Vivi terkejut."Ayah?"Hendro menunjuknya dengan tangan gemetar."Katakan padaku apa yang sudah kau lakukan kepada Zafira!"Wajah Vivi seketika berubah."Apa maksud Ayah?""Jangan berpura-pura!"Hendro terdengar marah."Aku sudah ingat semuanya."Vivi membeku."Aku ingat kejadian hari itu. Aku ingat apa yang sudah kau lakukan.""Ayah mungkin salah ingat.""Diam!"Bentakan Hendro membuat Vivi terdiam."Zafira selalu baik kepadamu."Hendro menggeleng dengan kecewa."Dia tidak pernah membencimu meskipun kalian sering berbeda.""Tapi kau malah mencelakainya."Vivi mengepalkan tangannya."Ayah tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.""Aku tahu cukup banyak!"Hendro melangkah mendekat."Selama ini aku selalu merasa

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Kecurigaan yang Tak Sengaja Tumbuh

    Pagi berikutnya, Zafira akhirnya diperbolehkan pulang. Meski dokter masih meminta agar ia banyak beristirahat, Zafira sudah merasa jauh lebih baik Luka di kepalanya masih terasa nyeri, tetapi dibandingkan beberapa jam sebelumnya, tubuhnya sudah jauh lebih kuat.Albert datang menjemputnya. Begitu melihat Zafira keluar dari kamar, ia langsung menghampiri."Pelan-pelan.""Aku bisa jalan sendiri, Mas.""Aku tahu."Albert tetap memegang lengannya. Zafira menatapnya sekilas, lalu tersenyum kecil."Mas benar-benar berubah.""Berubah bagaimana?""Jadi cerewet."Albert mendengus."Kalau kamu tidak membuatku khawatir, aku juga tidak akan cerewet."Zafira terkekeh pelan.Namun ketika mereka sampai di luar rumah sakit, ia melihat dua orang pria berdiri tidak jauh dari mobil.Zafira menatap Albert."Siapa mereka?""Orang keamanan.""Mas...""Jangan protes."Albert membuka pintu mobil untuknya."Mulai sekarang kamu tidak boleh pergi sendirian."Zafira menghela napas. Ia tahu tidak ada gunanya memba

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Jejak yang Mengarah Kepada Vivi

    Sejak kejadian itu, Albert benar-benar tidak main-main dengan keamanan Zafira. Begitu kondisi Zafira memungkinkan untuk dipindahkan ke kamar biasa, Albert langsung meminta Pak Ardi memastikan ada orang yang berjaga di sekitar rumah sakit.Bukan hanya di depan kamar. Ia bahkan meminta rekaman kamera keamanan rumah sakit diperiksa.Zafira yang melihat kesibukan itu hanya bisa menghela napas."Mas, aku hanya mengalami kecelakaan. Tidak perlu sampai seperti ini."Albert menoleh."Hanya kecelakaan?"Zafira terdiam."Kamu yakin itu kecelakaan biasa?"Nada suara Albert membuat Zafira tidak bisa menjawab.Albert mendekat."Mobil yang menabrakmu tidak berhenti.""Pengemudinya melarikan diri.""Dan sebelum kejadian, mobil itu sudah mengikuti kendaraanmu."Zafira menatapnya."Kok Mas tahu?""Pak Ardi sedang menyelidikinya."Albert menarik kursi dan duduk di samping tempat tidur."Aku tidak tahu siapa yang melakukan ini.""Tapi aku yakin seseorang memang sengaja mengincarmu."Zafira menunduk. Ia

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Sekali Lagi di Ambang Kematian

    Setelah cukup lama berbicara dengan Hendro, akhirnya Zafira memutuskan untuk pulang.Ia masih memikirkan banyak hal, tentang pengakuan ayahnya bahwa Garda ternyata memiliki perhatian yang begitu besar kepada Vivi.Zafira merasa semakin yakin bahwa ada sesuatu yang selama ini disembunyikan. Namun ia belum tahu apa.Ia masuk ke dalam mobil dan meminta sopir membawanya pulang. Sepanjang perjalanan, pikirannya masih sibuk menyusun kepingan-kepingan yang baru saja didapatkannya.Pak Garda pernah mempertaruhkan nyawanya untuk Vivi. Dan setiap kali Vivi menghadapi masalah, dia lebih memilih mencari Garda daripada ayah. Ada hubungan yang sangat kuat di antara keduanya. Tetapi apa?Zafira menghela napas. Ia baru saja hendak mengambil ponsel ketika tanpa sengaja melihat melalui kaca spion. Sebuah mobil berwarna gelap berada beberapa kendaraan di belakang mereka.Awalnya ia tidak terlalu memperhatikan. Namun beberapa menit kemudian, mobil itu masih berada di belakang.Ketika mobil Zafira berpind

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Melepaskan Perasaan

    Zafira tidak tahu bagaimana ia bisa keluar dari rumah Pak Garda dengan langkah yang masih terlihat tenang. Padahal di dalam dirinya, semuanya seperti sedang runtuh.,Suara-suara yang baru saja ia dengar terus berputar di kepalanya."Aku khawatir Zafira mulai mencurigai sesuatu.""Bukankah sejak awal

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Rahasia di Balik Pintu

    Pagi-pagi sekali Zafira sudah meninggalkan rumah. Ia tidak memberi tahu siapa pun ke mana akan pergi. Bahkan ketika Vivi bertanya mengapa ia tampak terburu-buru saat sarapan, Zafira hanya tersenyum tipis dan mengatakan bahwa ia ingin berjalan-jalan.Sepanjang perjalanan, pikirannya dipenuhi berbaga

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Hari Lamaran

    "Nona Zafira?"Suara pelayan yang terdengar dari ambang pintu membuat Zafira perlahan mengangkat kepalanya. Pandangannya masih terpaku pada kalender yang tergantung di dinding kamar. Tanggal yang tertera di sana begitu jelas hingga mustahil untuk disalahartikan.Tiga tahun. Ia benar-benar kembali t

  • Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti    Aku dan Anakku Mati Hari Ini

    “Albert mulai berubah.”Tubuh Zafira langsung menegang. Ia baru saja tiba di mansion keluarga ketika suara itu terdengar dari balik pintu ruang kerja ayahnya.“Bukankah itu berbahaya?” tanya seorang pria yang tidak dikenalnya.“Aku tahu.”Zafira membeku. Ia mengenali suara itu. Vivi, kakak tirinya.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status