Share

Bab 6 

Penulis: Anjani
Suasana hati Angeline memang sangat buruk. Awalnya, Thomas masih bersabar dan mencoba menghiburnya. Dia berjanji akan memberi Angeline pernikahan yang lebih baik dan sempurna lain kali. Dia bahkan akan mengajak Angeline berbulan madu ke luar negeri.

Berhubung Angeline masih tidak senang, Thomas menyipitkan matanya dan berujar, "Angie, sejak kapan kamu jadi orang yang begitu nggak tahu berterima kasih?"

Angeline langsung panik. Dia memaksakan diri untuk meneteskan air mata, lalu mulai menangis tak terkendali. "Tom, kamu salah paham. Aku begitu menantikan pernikahan hari ini, tapi semuanya sudah hancur. Aku sedih banget."

Thomas melunakkan sikap dan nada bicaranya. "Aku sudah gantikan kamu kasih pelajaran pada Karina."

Angeline ingin mengatakan itu sama sekali tidak. Dia berharap Karina benar-benar mati. Mereka berasal dari latar belakang yang sama. Kenapa Karina selalu bisa menikmati hidup, sedangkan dia tidak bisa. Dia bahkan harus berebut, bersaing, dan menyenangkan orang lain.

Nam
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya   Bab 8 

    Selama beberapa saat selanjutnya, aku mengikuti keinginan orang tuaku dan belajar mengelola perusahaan keluarga kami. Insidenku dengan Angeline di pesta pernikahan telah diklarifikasi. Begitu rekaman CCTV dirilis, kebenaran juga langsung terungkap.Aku mendengar bahwa Angeline memohon mati-matian kepada Thomas untuk tidak mengusirnya. Selama dibiarkan tetap tinggal di rumah Keluarga Panjari, dia akan melakukan apa saja. Bagaimanapun juga, Keluarga Sentosa pasti tidak akan menerimanya lagi.Mengenai rumor tentang Tristan di ibu kota, itu hanyalah rumor mengenai dia yang sangat kejam dan tegas dalam bertindak. Selama ada yang mengkhianatinya, dia tidak akan mengampuni orang itu meskipun orang itu adalah keluarganya.Namun, aku tidak takut. Aku hanya tahu bahwa Tristan baik padaku, dan aku juga baik padanya. Itu sudah cukup.Suatu malam, aku bertemu dengan Thomas lagi. Dia seharusnya sudah mabuk dan mencengkeram pergelangan tanganku erat-erat karena tidak ingin membiarkanku pergi.Melihat

  • Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya   Bab 7

    "Mobil Thomas masih ada di bawah. Karin, kamu nggak mau turun?" Aku menggeleng ke arah ibuku dan menjawab, "Nggak usah pedulikan dia." Benar saja, dua jam kemudian, Thomas melaju pergi.Setelah kejadian ini, orang tuaku sangat sedih. Mereka bahkan sampai memutuskan hubungan bisnis dengan Keluarga Panjari.Semua orang di komunitas elite Kota Naklat berspekulasi tentang apa yang terjadi antara kedua keluarga. Selain pernikahan yang dibatalkan tanpa alasan, keluarga kami bahkan memutuskan hubungan bisnis. Seseorang yang ada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa itu karena aku cemburu dan membuat keributan yang tidak bisa diperbaiki.Ketika aku diundang ke sebuah pesta, semua orang memandangku dengan tatapan mengejek."Itu orangnya. Dia itu wanita bermuka dua yang merusak pernikahan kakaknya sendiri."Seseorang bahkan sengaja mencoba menumpahkan anggur merah ke arahku saat aku mendekat. Pada saat itu, seseorang yang terasa asing sekaligus familier menarikku ke dalam pelukannya. Dia meng

  • Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya   Bab 6 

    Suasana hati Angeline memang sangat buruk. Awalnya, Thomas masih bersabar dan mencoba menghiburnya. Dia berjanji akan memberi Angeline pernikahan yang lebih baik dan sempurna lain kali. Dia bahkan akan mengajak Angeline berbulan madu ke luar negeri.Berhubung Angeline masih tidak senang, Thomas menyipitkan matanya dan berujar, "Angie, sejak kapan kamu jadi orang yang begitu nggak tahu berterima kasih?" Angeline langsung panik. Dia memaksakan diri untuk meneteskan air mata, lalu mulai menangis tak terkendali. "Tom, kamu salah paham. Aku begitu menantikan pernikahan hari ini, tapi semuanya sudah hancur. Aku sedih banget." Thomas melunakkan sikap dan nada bicaranya. "Aku sudah gantikan kamu kasih pelajaran pada Karina." Angeline ingin mengatakan itu sama sekali tidak. Dia berharap Karina benar-benar mati. Mereka berasal dari latar belakang yang sama. Kenapa Karina selalu bisa menikmati hidup, sedangkan dia tidak bisa. Dia bahkan harus berebut, bersaing, dan menyenangkan orang lain.Nam

  • Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya   Bab 5 

    Memulihkan rekaman CCTV membutuhkan waktu. Tristan memberitahuku bahwa dia mengambil jurusan ilmu komputer dan bahkan kuliah di universitas yang sama denganku.Aku pun sedikit terkejut. Saat itu, seluruh fokusku tertuju pada Thomas. Aku tidak pernah memperhatikan pria lain selain dia. Jika tidak, aku seharusnya mengingat seseorang seunggul Tristan.Di sisi lain, Angeline dengan panik menarik lengan baju Thomas. "Tom, seingatku, kamu membelikanku sepuluh gaun pengantin. Meski yang ini rusak, aku bisa pakai yang cadangan. Kita selesaikan saja dulu upacaranya." Thomas menarik tangannya dari cengkeraman Angeline, lalu menatap ke arah aku dan Tristan pergi dengan perasaan kacau. Entah kenapa, dia merasa semuanya seperti sedang perlahan-lahan lepas dari kendalinya."Lain kali saja. Patuh dikit." Thomas mengabaikan permohonan di mata Angeline dan bersikeras membatalkan pernikahan hari ini. Melihat suasana hatinya yang buruk, Angeline tidak berani memaksakan kehendaknya.Aku juga terkejut ke

  • Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya   Bab 4

    Gaunku sudah digunting sampai robek, bahkan sampai menunjukkan pakaian dalamku.Tristan terlihat sangat sakit hati. Dia melepas jasnya untuk menyelimuti tubuhku, lalu menggunakan dasinya untuk menghapus lipstik di wajahku. Kemudian, dia baru melirik Thomas."Apa masih perlu ditanya? Masih nggak kelihatan? Aku pacar Karin." Thomas diam-diam mengepalkan tangannya. Tatapannya tertuju pada tangan Tristan yang melingkari pinggangku. Di pergelangan tangannya ada gelang yang mirip dengan milikku. Itu adalah model pasangan.Beberapa detik kemudian, Thomas tiba-tiba rileks. Dia memasang ekspresi seperti sudah memahami semuanya."Karina, hebat juga kamu. Kamu bahkan mencari orang untuk bersandiwara bersamamu. Dari mana kamu sewa aktor ini? Dia cukup menghayati peran." Menyadari perhatian Thomas telah beralih, Angeline mulai menangis lagi. "Karina, berhubung kamu sudah punya pacar, kamu seharusnya segera melupakan perasaanmu pada Tom. Kenapa kamu membuat keributan seperti ini? Apa kamu mau mend

  • Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya   Bab 3

    "Nggak, kamu berpikir kejauhan."Meskipun tanpa kejadian semalam, aku memang sudah memesan janji potong rambut untuk hari ini.Thomas jelas tidak percaya padaku. Dia mengamatiku dari atas sampai bawah. "Kamu seharusnya tahu aku nggak suka wanita berambut pendek. Mau coba menarik perhatianku dengan cara ini sangatlah bodoh."Aku mengabaikannya dan langsung pergi ke kamarku. Aku berganti pakaian dengan gaun merah yang sudah lama tidak kupakai. Warna yang cerah itu sangat menarik perhatian.Thomas melirikku dengan acuh tak acuh dari pagar, tetapi cengkeramannya pada pagar sedikit mengencang. Urat-urat di punggung tangannya terlihat jelas.Pada saat ini, Angeline memeluknya dari belakang. "Tom, Karin banyak berubah akhir-akhir ini. Apa dia masih ngambek dan belum maafkan kita atas pertunangan kita?"Thomas memalingkan muka. "Biarkan saja dia. Begitu menyadari trik itu nggak berhasil, dia akan kembali ke tampang semulanya."Aku keluar rumah tanpa menoleh untuk bertemu dengan pasangan kencan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status