Share

88. Beruntung

Author: Nur hikmah
last update Last Updated: 2025-08-29 21:04:11

"Tolong! Tolong! Ada mayat! Tolong!" teriak salah satu warga saat membuka gubuk tempat ia beristirahat saat lelah bekerja mengurus kebun singkong sang pemilik lahan.

Sapri, pekerja lepas yang hendak beristirahat terkejut saat membuka gubuk tempat dirinya beristirahat ada sesosok mayat manusia tanpa pakaian berbaring dengan tubuh terikat, meskipun ikatannya sudah dilepaskan simpulnya.

Ia bahkan tidak sempat mendekati orang itu untuk memastikan apakah dia masih hidup atau beneran mati saking takutnya.

Ia berlari menuju jalan besar sambil terjatuh berkali-kali karena tidak fokus dibarengi berteriak-teriak tanpa henti meminta tolong.

Beberapa rekannya sesama pekerja juga mulai berdatangan dan bergegas turun dari motor lalu menghampiri pria itu.

"Sapri, kenapa kau malah ke sini? Kau tidak jadi istirahat? Kenapa juga mukamu pucat kayak mayat hidup?" cecar rekannya dengan banyak pertanyaan pada Sapri.

"Ada mayat, ada mayat di sana! Mayat!" jawabnya sambil tetap teriak menun
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi   90. Tuduhan jahat

    Sudah dua hari Anaya dan keluarganya pulang dari liburan di Lembang, Bandung. Mereka kembali menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasanya dan Liam kembali sibuk di kantornya bersama Naren. Dua tangan kanannya Gladys dan Uno masih tetap di tahan Liam karena Uno dijadikan rekan Naren di kantor, sedangkan Gladys ia tugaskan untuk menjaga Anaya kemana wanita itu pergi sebagai bodyguard. Saat ini Gladys diminta Liam untuk mulai bekerja di samping istrinya dan perempuan itu saat ini lagi berdiri di depan Anaya dan Roxy, yang menatap Gladys dengan tatapan tajam. "Daddy keterlaluan! Masa bodyguard Mommy yang cantik kayak gini! Lihat Mom, dandanannya aja kayak jalang-jalang yang mondar-mandir di klub malam!" ucap Roxy dengan pedas sambil menatap remeh perempuan yang dikerjakan Daddy nya sebagai bodyguard sang Mommy. "Kakak! Jangan keterlaluan bicaranya!" tegur Anaya dengan tegas tetapi tetap lembut nada suaranya. Gladys terpaku mendengar suara Anaya yang lembut tetapi tidak

  • Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi   89. Libur telah usai

    Selama seminggu menghabiskan sisa liburan mereka, Anaya dan Liam hanya berdiam diri di Villa tanpa kemana-mana.Meskipun hanya di Villa saja tidak bepergian, merek menghabiskan waktu dengan bahagia. Kadang mereka berenang berdua saat cuaca cerah, kadang mereka ikut berkebun bersama pengurus Villa meskipun Anaya hanya diam memperhatikan saja, dan terkadang mereka berdua membaca buku di balkon kamar sehingga sesekali keduanya barbeque berdua saja di taman belakang. Pastinya apa yang mereka lakukan selalu menyenangkan buat Anaya yang tidak diperbolehkan banyak bergerak. Anaya hanya diperbolehkan suaminya berjalan sendiri saat di dalam kamar saja. Namun jika keluar kamar, Liam selalu menggendongnya kemana saja tanpa merasa lelah ataupun malas. Diperlakukan seperti itu oleh suaminya membuat Anaya merasa dirinya orang lumpuh, tetapi memikirkan tentang bayi-bayi nya ia hanya bisa menurut dengan patuh sampai ia bisa kembali mandiri seperti dulu. "Kenapa mukanya cemberut gini? Mommy ada ya

  • Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi   88. Beruntung

    "Tolong! Tolong! Ada mayat! Tolong!" teriak salah satu warga saat membuka gubuk tempat ia beristirahat saat lelah bekerja mengurus kebun singkong sang pemilik lahan. Sapri, pekerja lepas yang hendak beristirahat terkejut saat membuka gubuk tempat dirinya beristirahat ada sesosok mayat manusia tanpa pakaian berbaring dengan tubuh terikat, meskipun ikatannya sudah dilepaskan simpulnya. Ia bahkan tidak sempat mendekati orang itu untuk memastikan apakah dia masih hidup atau beneran mati saking takutnya. Ia berlari menuju jalan besar sambil terjatuh berkali-kali karena tidak fokus dibarengi berteriak-teriak tanpa henti meminta tolong. Beberapa rekannya sesama pekerja juga mulai berdatangan dan bergegas turun dari motor lalu menghampiri pria itu. "Sapri, kenapa kau malah ke sini? Kau tidak jadi istirahat? Kenapa juga mukamu pucat kayak mayat hidup?" cecar rekannya dengan banyak pertanyaan pada Sapri. "Ada mayat, ada mayat di sana! Mayat!" jawabnya sambil tetap teriak menun

  • Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi   87. Sejuknya Alam

    Jantung Anaya berdetak kencang melihat tatapan dalam suaminya yang langsung menembus jantung. Ia menggigit bibir bawahnya secara sensual tanpa menyadari jika ia melakukan hal yang sangat berbahaya. "Mom, jangan gigit bibir mu seperti itu! Daddy nanti bisa khilaf dan membuat Mommy gak bisa bangkit dari tempat tidur! Sekarang jawab saja pertanyaan Daddy tadi?" tegur Liam sambil mengusap bibir bawah Anaya dengan jempolnya. Glek! Lagi-lagi Anaya sulit untuk menjawab karena teguran Liam membuat pikiran jalan-jalan entah kemana. Pikiran nya di penuhi bayangan adegan pemersatu bangsa di mana dirinya cosplay menjadi fans fanatik dan Liam adalah bias nya seperti Opa-Opa Korea nya Valerie. Liam yang melihat sorot mata mesum istrinya tidak bisa menahan tawa gemes sehingga ia dengan lembut menyentil dahi putih itu. "Aduh," ringis Anaya dengan muka cemberut. "Nakal! Daddy hanya bertanya, tapi pikirannya sudah travelling kemana-mana!" ucap Liam dengan terkekeh geli. Anaya nyegi

  • Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi   86. Me time berdua

    Liam memberikan sedikit pukulan pada Raka sebelum ia meninggalkan pria itu di dalam sana. Ia memberikan perintah pada empat bawahan Farel untuk melepaskan ikatan Raka dan meninggalkan nya sendirian di sana tanpa pakaian. Jika nasibnya mujur, ia akan ditemukan warga dalam keadaan selamat. Dan jika nasibnya apes, dia akan ditemukan dalam keadaan menjadi mayat karena kedinginan. Keempat pria itu langsung gemetar ketakutan mendengar ucapan Liam sebelum pria itu pergi dari tempat itu. "Ternyata benar kata Bos Farel jika Bos besar bukan orang yang bisa di singgung! Dia benar-benar kejam pada musuh-musuh nya," gumam Juned yang bergidik ngeri membayangkan nasib Raka esok hari. "Iya, Bos. Kayak kata nenek gue, orang baik akan baik sama orang yang juga baik, dan dia akan jahat pada orang yang jahat juga. Seperti itu gambaran ku pada Bos besar. Buktinya meskipun saat berada di dekatnya seperti di dalam neraka, Bos besar baik banget sama kita-kita sampai kepikiran belikan kita makan

  • Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi   85. Peringatan

    Waktu menunjukkan tepat tengah malam saat Liam mendatangi alamat yang dikirimkan Naren padanya. Junaedi alias Juned yang sudah diberi tahu Farel akan kedatangan sang Bos besar, langsung tanggap saat pintu gubuk kecil itu diketuk sebanyak tiga kali. Liam memarkirkan mobilnya di tempat yang agar tersembunyi dengan ditutupi beberapa ranting yang sengaja ia patahkan, dan ditaruh diatas mobil guna menyamarkan mobil agar tidak bisa di temukan oleh orang-orang. "B-Bos besar!" seru Juned dengan suara gagap dan berkeringat dingin. Liam hanya mengangguk kecil dan masuk sambil melihat keadaan di dalam gubuk tersebut. Tiga bawahan Juned langsung berdiri membungkuk hormat seperti yang telah dipesankan Juned sebelum Bos besar datang. Senyum sinis tersungging di balik masker yang dikenakan Liam saat melihat Raka duduk di kursi dengan tubuh terikat. "Lepaskan pakaiannya dan sisakan pakaian dalam saja!" perintah Liam dengan suara dalam dan berat. Juned langsung mengkode anak buahnya dan k

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status