Startseite / Romansa / Lika-liku Cinta Terlarang / Bab 156 Rengekan Juminah

Teilen

Bab 156 Rengekan Juminah

last update Veröffentlichungsdatum: 25.07.2026 09:13:08

Malam itu Anto terus melakukan hubungan intim bersama Wati tanpa henti. Anto sama sekali tidak sadar kalau waktu terus bergulir semakin malam. Anto tahu dia harus secepatnya mengakhiri permainan panas antara mereka berdua. Akan tetapi Wati sepertinya tidak ingin Anto pergi meninggalkannya malam itu. Anto masih sibuk menggenjot Wati dengan aktif di atas ranjang, Wati sedang rebah dengan kedua paha mengangkang lebar.

“Terus, oukh, To, terus sodok aku, oukhh, To,” pintanya dengan penuh
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 157 Tukar Istri

    Di dalam kamar Devan, Yuyun terlelap setelah menceritakan pekerjaan. Devan tidak bisa tidur, iseng-iseng Devan mengambil ponselnya di atas meja. Cukup lama Devan menatap layar ponselnya. Di sana ada pesan dari Mita, Mita bilang bahwa dia bertaruh dengan Rangga dan semuanya terjadi karena Yuyun.Devan menoleh ke arah Yuyun di sebelahnya. “Kalau dulu kamu nggak hamil anak si Rangga, apa kamu mau nikah sama aku, Yun? Apa kamu nggak mikir aku pria pengangguran yang nggak bisa diandalkan?” gumam Devan pada dirinya sendiri. Devan meletakkan kembali ponselnya di atas meja, dia tidak membalas pesan dari Mita.Tiba-tiba saja dia merasa haus, jadi Devan segera bangun dari atas ranjang dan pergi menuju ke dapur. Di ruang makan Devan melihat Amina hanya mengenakan baju tipis sekali, hampir menyerupai telanjang karena seluruh isi tubuhnya terlihat dari luar bajunya.Amina merasa senang saat melihat Devan melintas, dia langsung mengekornya menuju ke dapur. “Dev,” panggil Amina sambil

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 156 Rengekan Juminah

    Malam itu Anto terus melakukan hubungan intim bersama Wati tanpa henti. Anto sama sekali tidak sadar kalau waktu terus bergulir semakin malam. Anto tahu dia harus secepatnya mengakhiri permainan panas antara mereka berdua. Akan tetapi Wati sepertinya tidak ingin Anto pergi meninggalkannya malam itu. Anto masih sibuk menggenjot Wati dengan aktif di atas ranjang, Wati sedang rebah dengan kedua paha mengangkang lebar. “Terus, oukh, To, terus sodok aku, oukhh, To,” pintanya dengan penuh gairah. “Wat, ah, setelah ini aku harus pulang, ya?” ucap Anto. Anto segera memperlaju sodokan organ intimnya pada liang intim Wati. Wati menggelengkan kepalanya, dia ingin menahan agar tidak klimaks tapi sodokan Anto yang super cepat membuat Wati tidak bisa menahannya. Tubuh Wati mengejang hebat. Cairan Wati tumpah meluber begitu banyak, Anto tersenyum penuh kemenangan. Puas meladeni Wati Anto menarik diri dari atas tubuh Wati yang kini basah kuyup penuh peluh aki

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 155 Nggak nahan

    “Kamu pengen nambah?” tanya Anto seraya menyentuhnya lalu memilin kacang Wati kembali. “Sssshhhh, oukhhh, Tooo, ssshhh, ssshh, aahhhh, aaahhh. Ukhh, unghh, Tooo, emhh, akhh,” Wati mengangkat bokongnya sambil tetap membuka bibir area intimnya dengan kedua tangannya. “Enak?” bisik Anto di depan wajah Wati. “Eeeemhh, To, akh, awwhh,” erangan Wati terdengar manja sekali. Anto tersenyum melemparkan rokoknya ke lantai lalu menginjaknya dengan alas sandalnya. Perlahan dia merangkak naik lalu mengeluarkan miliknya kembali. “Nanti kamu kesal sama aku?” tanyanya sebelum menekannya ke dalam dan hanya memainkannya di luar area intim Wati. “To, kamu sengaja,” Wati cemberut sambil menaikkan bokongnya karena Anto hanya menekan ujungnya ke dalam. Anto mengukir senyum lalu dalam satu hentakan langsung menekan dalam dan mengejutkan hingga derak ranjang spring bed tersebut terdengar cukup keras. “Ooukhh, Toooooo!” jerit Wa

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 154 Malu tapi mau

    “Sudah nggak usah ngelak, aku itu tahu kamu lagi pengen,” ucap Anto pada Wati.Wati masih meronta dalam dekapan Anto namun tidak sepenuhnya berniat menolak perlakuan Anto terhadapnya saat ini.“Siapa yang pengen? Jangan asal kalau ngomong! Sudah kamu pulang saja! Mendingan kamu urus Narti di rumah, lepaskan aku To!” ucap Wati dengan bibir cemberut.Bukannya melepaskan pelukannya dari tubuh Wati, Anto malah mengocok area intim Wati sesuka hatinya karena area tersebut sudah tidak mengenakan penutup lagi. Anto tidak menjawab sepatah kata pun. Dia hanya melakukan apa yang dia ingin lakukan. Dan ketika decakan-decakan basah dari liang intim Wati mulai memenuhi kamar tersebut, Anto semakin bersemangat dan mengaduk-aduknya sampai Wati kewalahan dibuatnya.“Ssssh, akhhh, Tooo, aaahh, sudah, ampun, oukhhh, jangan, ampun, akhh,” desah Wati seraya meremas-remas lengan Anto yang masih memainkan area intimnya.Anto menekan punggung Wati agar menungging dan memegangi tepian ra

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 153 Memaksa

    Darto melihat Yuyun dan Devan tengah berbicara serius, sepertinya Devan ingin membahas tentang pekerjaan Yuyun di kantor. Darto segera pergi dan tidak mau ikut campur lagi dengan pembicaraan mereka.Darto berjalan menuju ke ruang makan lalu menarik kursi dan duduk di sana. Tak lama setelah itu Amina tiba di rumah. Amina melihat Yuyun dan Devan berdiri di dekat pintu belakang. Amina tidak menegur karena ada Darto di kursi meja makan. Amina hanya melihat sekilas ke arah Devan, dari penampilan Devan Amina bisa menebak sepertinya Devan baru saja pulang dari tempat kerjanya.“Devan sepertinya baru pulang, dia marahan sama Yuyun? Kelihatannya mereka sedang bicara serius,” bisik Amina dalam hati.Amina berjalan dari ambang pintu ruang tengah melewati ruang makan menuju ke kamar. Darto hanya melirik ke arah Amina, Darto melihat baju Amina di bagian bawah yang membalut kedua pahanya, ada lipatan seperti baru saja habis digulung ke atas dalam waktu lama. Di dalam benaknya Darto, D

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 152 Desahan penuh nafsu

    Agar Yuyun tidak merengek-rengek lagi, Darto segera memutar posisi, kini Yuyun tinggal di atas tubuhnya. Darto menggenjot dari sisi bawah. Bokong Yuyun berayun-ayun naik akibat gesekan Darto dari sisi bawahnya. “Akkkhhh, aaakkh, ampuun, oukhhh, ssshh, ah, ah, ah, Paaaak, oukhhhssshhhh!” jerit Yuyun penuh kepuasan. Cairan Yuyun kembali meleleh, tebakan Darto selalu benar. Yuyun kembali klimaks. Mungkin karena Darto terlalu sering melakukan hubungan intim dengan banyak wanita jadi sudah hafal dengan detik-detik lawan mainnya menuju ke klimaks. “Bapaaaak, oukhh, sudah, ampun, aaaakkkh!” Yuyun merengek, tapi Darto sengaja tetap menahan tubuh seksi Yuyun untuk terus melayaninya. Darto malah tersenyum nakal tanpa mau berhenti. Sampai satu jam dua jam lamanya, Darto baru menarik tongkatnya. Itu pun Darto hanya klimaks sekali dan dia tumpahkan pada kedua buah dada Yuyun. “Puas aku Yun, aku mau mandi lagi terus makan malam dulu, kamu buruan mandi,” uja

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 66 Kelelahan

    Yuyun sebenarnya merasa lelah karena belakangan ini dia sering bercinta dengan Darto. Tidak ada waktu untuk memikirkan Rangga karena tubuhnya sudah tidak mampu menerima sentuhan intim dari Rangga. Yuyun sampai melamun dalam pelukan Rangga."Kamu kenapa? Ada yang mengganggu pikiran kamu, Yun?"

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 3 Istri Majikan yang menggoda

    Tak lama kemudian, Darto dan Amina berjalan bersama-sama menuju ke ruang makan. Seperti biasa Amina mengenakan baju terusan ketat sepanjang lutut. Kedua bahu jenjangnya tampil mulus karena baju yang dikenakan Amina hanya sampai sebatas dada.Anto hampir memuntahkan kopinya menatap kedua bola yang h

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 2 Layani aku

    Brak! Saking terburu-buru sampai terdengar gebrakan keras di pintu. Sarinten bersembunyi di belakang punggung Devan, wanita itu malah merangkul pinggang Devan.Yuyun mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali langsung berbalik dan mengetuk pintu kamar mandi. “Mas! Mas Devan di dalam? Burua

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 1 Panasnya ibu tiriku

    Pagi-pagi sekali Sarinten menyiapkan sarapan untuk keluarga Darto. Janda berusia tiga puluh dua tahun beranak satu tersebut sudah enam bulan bekerja di kediaman Darto sejak diceraikan oleh suaminya.Darto memiliki istri sambung bernama Amina, wanita berusia empat puluh tahun pengelola empat toko pe

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status