/ Romansa / Lika-liku Cinta Terlarang / Bab 111 Menahan rasa

공유

Bab 111 Menahan rasa

작가: Jackie Boyz
last update 게시일: 2026-06-12 08:19:34

“Sam, ampun, oukhh, kalau begini kita bisa ketahuan.” Rengek Narti agar Samsudin bersedia melepaskannya lantaran mereka masih berada di samping bawah meja besar.

“Nar, nanti sepulang kerja aku puaskan kamu di ruang ganti ya?” Ujarnya seraya menarik kaos Narti ke atas, lalu melumat kedua buah kembar yang kini sudah mengeras. Meremas-remasnya lalu memainkan ujungnya menggunakan lidahnya. Sesekali Samsudin menyedotnya dengan kuat sampai Narti melenguh nikmat.

Puas menikmati buah kembar N
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 211 Desahan Anto

    Darto sudah duduk di ruang makan, dia melihat Amina berjalan lesu menuju ke ruang makan sambil melamun. Darto bisa menebak dari ekspresi wajah Amina saat ini, Amina merasa tidak senang melihat Devan dan Yuyun baik-baik saja sementara hubungan antara dirinya dengan Darto ada Yuyun di dalamnya. “Bu,” tegur Darto pada Amina. Amina menoleh ke arah Darto lalu menarik kursi dan duduk di seberang meja makan di mana Darto duduk, tidak seperti biasanya dia duduk di samping Darto. Melihat Amina melakukan itu Darto langsung menghela napas panjang. Dia merasa Amina sengaja menjaga jarak dengannya karena perdebatan sebelumnya. Ditambah lagi Amina terus menekuk wajahnya seolah-olah tidak ingin berbaikan dengan Darto. “Ibu masih marah sama aku?” tanya Darto pada Amina. “Memangnya kenapa? Apa aku nggak boleh marah sama Bapak? Lagian ada Yuyun yang selalu bisa menggantikan posisiku di ranjang!” gerutu Amina dengaan suara pelan karena dia cemas ada ya

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 210 Menikmati tubuh istri

    “Pak, ooh, ohh, ssh, ouuggghh,” erang Yuyun dengan suara merengek manja.“Pepekmu enak sekali Yun, aku nggak tahan, oohh,” lanjut Darto sambil terus menyodok liang Yuyun meski sudah puas dan klimaks.Hal itu membuat Yuyun semakin manja dan enggan melepaskan pelukannya dari tengkuk Darto.“Bapak, ke mana Mas Devan?” tanyanya.“Devan pergi ke ruang tv, Yun, pepekmu oohh, enak sekali Yun, bikin aku pengen gesek terus sayang,” ujarnya sambil menatap area intim Yuyun yang saat ini dia gesek dengan gesekan cepat.“Terus, Mami ke mana? Nanti ketahuan,” rengek Yuyun.Darto tidak menjawab, dia langsung melumat bibir Yuyun dengan penuh nafsu.“Ummm, umhh, umhh, ummm,” gumam Yuyun dalam lumatan Darto. Darto terus menggenjot Yuyun entah berapa lama, dan Yuyun tertidur karena sangat mengantuk.***Sekitar pukul enam pagi Yuyun terjaga dari tidurnya. Yuyun mendapati dirinya tidur seorang diri di dalam kamar.“Semalam, aku ingat Mas Devan tidur di sampingku,

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 209 Menghajar menantu kesayangan di ranjang

    “Ah, Den Devan bisa saja,” sahut Sarinten dengan wajah tersipu malu.“Nggak usah, Ten, sudah malam kamu tidur saja, lagian aku juga sudah kenyang,” jawab Devan tiba-tiba. Nada suara Devan berubah menjadi serius, tadinya dia sempat ingin menggoda Sarinten akan tetapi karena teringat dengan perkataan Mita di kafe, dan hal itu membuat Devan merasa tidak nyaman.“Ya sudah kalau Den Devan nggak mau, aku lanjut tidur dulu,” pamitnya pada Devan.Devan hanya melambaikan tangannya tanpa menjawab perkataan Sarinten. Usai menikmati makanan di meja makan, Devan pergi ke kamar, ketika melewati pintu kamar Amina Devan mendengar erangan Amina di dalam kamar.“Ah, Pak, ooh, ohh, Pak pepekku panas, oohh, ohhh,” erang Amina di balik pintu dalam kamar.“Katanya tadi Ibu kelelahan, oh, ohh, ohh, nggak tahunya minta genjot juga di tengah malam begini, oh, Bu, ooh, bulu pepek Ibu tebal sekali, ooh, seksi sekali Bu,” timpal Darto sambil menyodok liang intim Amina yang kini mengangkang

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 208 Menggoda Sarinten

    “Jahat? Apanya yang jahat? Aku dari dapur nyari makanan tadi,” jawab Darto sambil mengusap punggung Sarinten. “Pak, puaskan aku,” pinta Sarinten sambil melonggarkan pelukannya pada tubuh Darto lalu rebah di kasur sambil menahan kedua pahanya dengan kedua tangannya, mengangkang lebar-lebar. Darto menelan ludahnya menatap biji kacang Sarinten di antara bulu-bulu intimnya yang lebat, buah dada Sarinten tampak mencuat dan kencang karena bernafsu. Darto mengusap wajahnya sendiri sambil menatap pemandangan yang sangat dia sukai tersebut. Sarinten menunggu Darto turun ke kasur lantai di mana dirinya sedang rebah saat ini, akan tetapi Darto hanya terus berdiri sambil memandangi selangkangan Sarinten. “Pak, ayolah, sekali saja kok,” rengek Sarinten seraya membuka bibir liang intimnya ke sisi samping kiri dan kanan. Melihat pemandangan itu spontan tongkat Darto langsung terbangun dari tidurnya. “Pak ayo, genjot pepekku,” pintanya sam

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 207 Sangat bernafsu

    Darto mencapai klimaksnya tepat sepuluh menit setelah Yuyun, area intim mereka berdua tetap menyatu. Darto melumat bibir Yuyun lalu menyedot puting Yuyun tanpa menurunkan gaun tipis yang Yuyun kenakan. Mereka sama-sama memiliki hasrat untuk melanjutkan melakukan hubungan intim. Darto menggendong Yuyun menuju ke dapur lalu meletakkan bokong Yuyun di atas meja dapur. Darto masih terus melumat bibir Yuyun yang tipis dan seksi. Menantunya tersebut selalu membuatnya berhasrat dan Darto tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada. “Pak, nanti kalau Mami bangun gimana?” tanya Yuyun sambil mendorong dada Darto menjauh dari depannya. Yuyun menggigit bibir bawahnya sendiri. Dia merasa cemas kalau ada orang di rumah yang memergoki dirinya dan Darto sedang melakukan hubungan intim bersama. “Ngomong apa sih kamu, Yun, aku tahu kamu masih ingin melakukan hubungan intim bersama denganku,” tolak Darto seraya mendekat kembali. “Aku sudah janji sama kamu kalau aku bakal

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 206 Suara Desahan Darto di kamar Sarinten

    Darto memeriksa ruang depan, tidak ada siapa-siapa di sana lalu dia pergi ke kamar Amina dan mendapati Amina masih terlelap dalam tidurnya. “Bukan Amina? Amina masih terlelap, lalu siapa yang membanting pintu?” gumam Darto. Darto segera keluar dari dalam kamarnya karena dia ingin melanjutkan aktivitasnya dengan Sarinten yang sempat tertunda. Darto tidak tahu kalau Yuyun melihat semuanya, dan ketika Darto masuk ke dalam kamar Sarinten untuk kembali menikmati tubuh pelayan di kediamannya tersebut Yuyun juga sedang berjalan menuju ke dapur untuk mengambil air minum. Yuyun berjalan pelan dan saat langkah kakinya tiba di depan pintu kamar Sarinten, Yuyun bisa mendengar sedotan kasar Darto pada liang intim Sarinten yang basah. “Sluuurpp, Ten, pepekmu nggak pernah berubah, selalu enak”“Sluuurpp, Ten, pepekmu nggak pernah berubah, selalu enak dan gurih, ohh, pengen genjot kamu lagi aku Ten, oh, Ten, sluurp,” ucap Darto sambil menyedot cairan dari sisi intim Sar

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 1 Panasnya ibu tiriku

    Pagi-pagi sekali Sarinten menyiapkan sarapan untuk keluarga Darto. Janda berusia tiga puluh dua tahun beranak satu tersebut sudah enam bulan bekerja di kediaman Darto sejak diceraikan oleh suaminya.Darto memiliki istri sambung bernama Amina, wanita berusia empat puluh tahun pengelola empat toko pe

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 2 Layani aku

    Brak! Saking terburu-buru sampai terdengar gebrakan keras di pintu. Sarinten bersembunyi di belakang punggung Devan, wanita itu malah merangkul pinggang Devan.Yuyun mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali langsung berbalik dan mengetuk pintu kamar mandi. “Mas! Mas Devan di dalam? Burua

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 3 Istri Majikan yang menggoda

    Tak lama kemudian, Darto dan Amina berjalan bersama-sama menuju ke ruang makan. Seperti biasa Amina mengenakan baju terusan ketat sepanjang lutut. Kedua bahu jenjangnya tampil mulus karena baju yang dikenakan Amina hanya sampai sebatas dada.Anto hampir memuntahkan kopinya menatap kedua bola yang h

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 66 Kelelahan

    Yuyun sebenarnya merasa lelah karena belakangan ini dia sering bercinta dengan Darto. Tidak ada waktu untuk memikirkan Rangga karena tubuhnya sudah tidak mampu menerima sentuhan intim dari Rangga. Yuyun sampai melamun dalam pelukan Rangga."Kamu kenapa? Ada yang mengganggu pikiran kamu, Yun?"

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status