Startseite / Romansa / Luapan Gairah Panas Ayahmu / Bab 250. Menemui Arif. 

Teilen

Bab 250. Menemui Arif. 

last update Zuletzt aktualisiert: 02.12.2025 08:43:52

​"Zira adalah prioritasku, tetapi ada kekosongan yang tidak bisa diisi oleh seorang anak. Ada lubang yang Risa tinggalkan yang tidak bisa dijahit. Kau tahu itu, karena kau melihatku bertahan hidup selama sepuluh tahun, bukan benar-benar hidup. Aku hanya mesin yang beroperasi."

​"Ketika Alesha datang, itu bukan gairah yang instan. Itu bukan hasrat yang memalukan. Itu adalah ... cahaya, Rif. Aku melihatnya merawatku, bukan karena dia melihat namaku di bank, tetapi karena dia melihat kerapuhanku. Dia melihat Rayhan, pria yang takut mati di ranjang rumah sakit, bukan dokter yang kebal peluru," jelas Rayhan, mencondongkan tubuh lebih dekat. "Dia merawatku, bukan karena dia butuh uangku, tetapi karena dia melihat rasa sakit yang sama dalam diriku, rasa sakit karena ditinggalkan oleh ayahnya sendiri. Kami terhubung pada level yang tidak ada hubungannya dengan saldo bank atau gelar akademik. Itu adalah hubungan antara dua jiwa yang patah."

​Rayhan menolak tuduhan "Gold Digger" yang ditanamkan
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Luapan Gairah Panas Ayahmu   Bab 365. (++) Gairah di Tengah Pelarian. 

    ​Keheningan yang menyelimuti kamar suite VVIP itu jauh lebih memekakkan daripada teriakan dan ancaman yang terjadi sebelumnya. Keheningan itu adalah suara dari kehancuran—suara karier Rayhan yang hancur, suara hati Alesha yang dilanda rasa bersalah yang tak tertahankan, dan suara ancaman Arif yang menunggu di luar.​Alesha berbaring di ranjang, memeluk perutnya yang sedikit lebih berisi. Ia merasa lemah dan rapuh, tetapi tatapannya kini dipenuhi tekad yang sama gilanya dengan tekad Rayhan saat memutuskan untuk mengundurkan diri. Pengorbanan Rayhan—kehilangan segalanya demi dirinya—telah menjadi beban yang tak tertahankan di pundaknya, sebuah utang yang ia rasakan hanya bisa dibayar dengan kepemilikan total.​Malam telah larut. Laura sudah pamit pulang, berjanji akan kembali di pagi hari untuk menghadapi Arif. Ia memastikan dua bodyguard Arif di luar pintu tidak mencurigai apa pun, memberikan mereka ilusi keamanan.​Rayhan kembali ke sisi ranjang Alesha. Lampu utama sudah dimatikan, ha

  • Luapan Gairah Panas Ayahmu   Bab 364. (++) Pelampiasan Rasa. 

    Sentuhan itu perlahan berubah. Revan membalikkan tubuh Zira, menatapnya, dan menghapus air mata di pipinya. Ia mencium Zira, ciuman awal yang lembut, seperti air yang mengalir menenangkan, membiarkan bibir mereka saling menjelajah tanpa menuntut apa pun, sekadar berbagi nafas. Ciuman itu adalah janji, bukan gairah.​Namun, ketegangan yang terakumulasi di dalam diri Zira, rasa takut akan kehancuran Ayahnya, dan konflik batinnya yang rumit, menuntut pelepasan yang lebih kuat. Ciuman itu segera menjadi liar, didorong oleh kebutuhan emosional. Zira menarik Revan lebih dekat, tubuh mereka menempel, seolah mencoba menyatu dan mengabaikan dunia yang mengancam di luar jendela. Napas mereka berpadu, terengah-engah dan panas, pelepasan dari semua tekanan.​Revan merespons dengan intensitas yang sama. Ia tahu, ini bukan hanya hasrat fisik, ini adalah teriakan jiwa Zira yang meminta kebebasan dan perlindungan. Zira menciumnya dengan kasar, menuntut, ia meremas kemeja Revan dengan kuat, menarikny

  • Luapan Gairah Panas Ayahmu   Bab 363. Strategi Rayhan.

    Rayhan mengangguk. "Itu sudah ada di pikiranku, Sayang. Laura setuju. Tapi kamu harus pulih dulu. Aku tidak akan menikahimu dalam keadaan lemah.""Aku akan pulih. Aku akan kuat," balas Alesha. "Tapi kita harus pergi dari rumah sakit ini dan menikah sebelum Ayahku berhasil memblokirku secara hukum. Dia akan menggunakan surat pengunduran dirimu untuk membuktikan kamu tidak stabil."Rayhan kini dihadapkan pada tantangan besar. Ia harus menyusun strategi untuk menikah di tengah pengejaran Arif, tanpa karier, dan dengan aset yang terancam diblokir Livia. Ia beranjak, mengambil napas dalam-dalam. "Baiklah. Ini bukan lagi tentang medis. Ini tentang strategi."Rayhan menghubungi pengacaranya. Suaranya kembali ke mode profesional yang dingin dan tajam, berbeda dengan kehangatan yang ia tunjukkan pada Alesha. Ia memberikan instruksi tegas: "Segera daftarkan gugatan balik terhadap Livia atas pencemaran nama baik. Siapkan semua dokumen yang diperlukan untuk pernikahan kilat di luar negeri, di tem

  • Luapan Gairah Panas Ayahmu   Bab 362. Rasa Bersalah Alesha.

    Alesha mencoba menarik diri dari sentuhan Rayhan. "Tapi kariermu, Om! Kamu adalah dokter terbaik! Kamu mencintai unitmu, kamu mencintai pasienmu! Kenapa kamu tidak berjuang? Kenapa kamu langsung menyerah?" ratap Alesha, air matanya mulai mengalir tanpa henti.Rayhan bergeming. Ia memegang Alesha lebih erat. "Aku berjuang, Sayang. Dan perjuanganku membawaku pada dua pilihan: Pilihan pertama, berjuang melawan Arif dan Dewan, yang akan menciptakan badai media yang lebih besar, membuatmu semakin stres, dan memicu keguguran. Pilihan itu bodoh. Pilihan kedua: menjadi sipil, berdiri di sampingmu tanpa paksaan institusi, dan menggunakan semua aset pribadiku untuk melindungimu. Aku memilih yang kedua. Aku memilihmu, Alesha. Aku memilih kita.""Aku menolak, Om!" teriak Alesha, suaranya parau dan penuh penolakan. Ia mencoba bangkit, tetapi tubuhnya terlalu lemah. Rasa bersalahnya jauh lebih besar dari cinta yang ia rasakan. Ia melihat dirinya sebagai lubang hitam yang menyerap semua cahaya dari

  • Luapan Gairah Panas Ayahmu   Bab 361. Aku Tidak Mau Kehilanganmu. 

    Setelah konfrontasi sengit antara Rayhan dan Arif semalam, yang berakhir dengan gencatan senjata yang dipaksakan oleh ancaman medis, suasana di kamar suite VVIP itu berubah menjadi sangat dingin dan sunyi. Udara terasa tegang dan beku, seolah-olah ruangan itu diselimuti lapisan es tipis, hasil dari ledakan emosi yang ditahan. Arif, terikat oleh peringatan tajam dari dokter Dian dan kehadiran Laura, terpaksa pergi ke kantornya, meninggalkan dua bodyguard yang berdiri kaku di luar pintu, menambah suasana penjara mewah.Alesha terbangun perlahan. Kepalanya terasa berat, dan ia merasakan ketegangan yang pekat, menempel seperti kabut dingin di dinding ruangan. Meskipun Rayhan, Laura, dan dokter Dian—yang sesekali masuk untuk pemeriksaan—berusaha keras menampilkan wajah yang normal dan menenangkan, mata Alesha yang sensitif tidak bisa dibohongi. Ia melihat kelelahan yang mendalam di bawah mata Rayhan, pria yang biasanya selalu memancarkan aura keyakinan dan kendali penuh. Garis-garis halus

  • Luapan Gairah Panas Ayahmu   Bab 360. Pengorbanan Terakhir.

    ​"Cucu?" Arif menunjuk Rayhan dengan jijik. "Cucu dari pria yang menghancurkan masa depan putriku? Aku tidak akan membiarkan bayi ini lahir membawa aib ini. Alesha akan dipindahkan ke London, dan dia akan tinggal di sana sampai dia melupakan pria ini."​Ancaman itu menusuk Rayhan. Pindah ke London berarti ia akan kehilangan Alesha, janinnya, dan Zira selamanya, tanpa ada jalan kembali.​"Kamu tidak bisa memindahkannya tanpa persetujuan ku, Arif," kata Rayhan.​"Kamu pikir surat janji nikahmu yang tidak sah itu bernilai di pengadilan internasional, Dokter?" Arif menyeringai. "Aku bisa membeli setiap pengacara di dunia. Kamu sudah kehilangan kariermu. Apa lagi yang tersisa darimu untuk melawanku?"​Rayhan menatap Alesha, yang mulai gelisah karena suara keras itu. Wajahnya yang pucat dan lemah membuat Rayhan sadar: satu-satunya hal yang ia miliki, satu-satunya alasan ia bertarung, adalah Alesha dan janin itu.​Ia tahu, jika ia memilih melawan Arif di rumah sakit ini, ia akan dipaksa kelu

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status