ホーム / Romansa / MENJEMPUT ISTRIKU / 128 Laut Yang Tenang

共有

128 Laut Yang Tenang

作者: Wolfy
last update 公開日: 2026-05-27 00:43:47

**Bab 128: Laut yang Tenang**

Laut di sisi ini… lebih sunyi.

Tidak ada jejak kejaran. Tidak ada bayangan kapal lain di cakrawala. Hanya garis air yang memanjang tanpa gangguan, seolah dunia benar-benar telah ditinggalkan di belakang.

Kapal itu melaju stabil.

Layar terbentang penuh, menangkap hembusan a

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • MENJEMPUT ISTRIKU   128 Laut Yang Tenang

    **Bab 128: Laut yang Tenang**Laut di sisi ini… lebih sunyi.Tidak ada jejak kejaran. Tidak ada bayangan kapal lain di cakrawala. Hanya garis air yang memanjang tanpa gangguan, seolah dunia benar-benar telah ditinggalkan di belakang.Kapal itu melaju stabil.Layar terbentang penuh, menangkap hembusan angin. Tidak tergesa. Tidak menyimpang.Seperti perjalanan yang sudah dipastikan aman.—Thally masih duduk. Namun kali ini—tidak lagi terikat.Tali di pergelangan tangannya telah dilepas. Bekas gesekannya masih terlihat samar, merah tipis di kulitnya. Tapi ia tidak mengusapnya. Tidak juga mengeluh.

  • MENJEMPUT ISTRIKU   127 Target Terkunci

    **Bab 127: Target Terkunci**Pagi baru saja bangun.Kabut tipis masih menggantung di atas pelabuhan, bercampur dengan bau asin laut dan sisa asap dari aktivitas dini hari. Cahaya matahari belum sepenuhnya kuat—hanya garis keemasan pucat yang menyelinap di antara tiang-tiang kapal.Namun suasana… sudah tegang.Langkah kaki terdengar cepat di atas papan dermaga.Saihan berjalan paling depan. Tidak berlari—tapi cukup cepat untuk membuat orang-orang di sekitarnya menyingkir tanpa diminta.Kevin di sampingnya.Ash sedikit di belakang.Pelabuhan bar

  • MENJEMPUT ISTRIKU   126 Thally dan Julius

    **Bab 126: Thally dan Julius**Ruangan itu lembap dan nyaris gelap.Dinding kayu lapuk, dipenuhi noda hitam dan bekas air asin. Bau amis menyengat—bukan sekadar ikan, tapi campuran darah, garam, dan sesuatu yang sudah lama membusuk.Thally duduk di kursi kayu tua. Tangan dan kakinya terikat. Tali kasar menggesek kulitnya setiap kali ia bergerak.Namun punggungnya tetap tegak.“Jadi… ini caramu memperlakukan putrimu sendiri… Ayah.”Nada suaranya rendah, tapi tajam.Robert berdiri tidak jauh darinya. Wajahnya tegang, namun bukan ragu—lebih seperti seseorang yang menahan harga dirinya agar tidak runtuh.“Kau yang m

  • MENJEMPUT ISTRIKU   125 Thally Hilang

    **Bab 125: Thally Hilang**Keributan tidak pernah benar-benar muncul di aula utama.Musik tetap mengalun. Tawa tetap terdengar. Gaun-gaun masih berkilau di bawah cahaya lampu gantung.Namun di balik itu—satu hal kecil bergerak.Yseult tidak memanggil dengan suara keras. Tidak pula menarik perhatian. Ia hanya mendekat pada kepala pelayan, berbisik singkat. Kalimatnya halus. Nyaris seperti permintaan biasa.Cukup untuk dipahami. Tidak cukup untuk menimbulkan tanya.Beberapa menit kemudian, Lady Borgia sendiri yang mendekat. Senyumnya tetap sempurna, tak berubah sedikit pun di hadapan para tamu.“Viscountess,” sapanya ringan, seolah tidak ada yang berbeda.

  • MENJEMPUT ISTRIKU   124 Mirva Galina

    **Bab 124: Mirva Galina**Pagi hari.Annex, Manor Cindra.Sinar matahari masuk dari jendela tinggi. Meja makan sudah kosong—sarapan selesai beberapa saat lalu.Tidak ada yang benar-benar santai.Kevin berdiri di ujung meja.Tangannya bertumpu ringan di permukaan kayu.“Lima hari,” katanya singkat.“Kita sudah punya apa?”Tidak ada pembukaan panjang.

  • MENJEMPUT ISTRIKU   123 Manor Cindra

    **Bab 123: Manor Cindra**Setelah rapat.Ruang kerja Laurent.Pintu tertutup rapat.Tidak ada pelayan. Tidak ada penjaga di dalam.Hanya mereka.Laurent berdiri di belakang mejanya. Tidak duduk.Tatapannya menyapu satu per satu.Kevin dan Ashton bersebelahan di sisi kiri.Yseult dan Thally bersandar tenang di kursi di sisi kanan.Saihan dan Safin berdiri tegak—lebih diam dari yang lai

  • MENJEMPUT ISTRIKU   048 Percakapan Setelah Makan Malam

    **Bab 048 Percakapan Setelah Makan Malam**Makan malam telah selesai, tetapi suasana di meja makan masih terasa hangat. Para pelayan mulai membereskan sisa hidangan, meninggalkan Hugh, Atthy, Karl, Nathan, dan Naira dalam percakapan yang lebih santai.Nathan yang duduk di sebelah Karl terlihat meng

  • MENJEMPUT ISTRIKU   046 Hugh dan Naira

    **Bab 46 Hugh dan Naira**Di dalam Manor Eldoria, cahaya lilin berpendar lembut di dinding-dinding batu, menciptakan bayangan yang menari-nari. Di lorong Atthy berdiri di tengah, dikelilingi beberapa pelayan yang masih sibuk dengan tugas mereka, meski hari telah berganti malam."Miranda, bukankah k

  • MENJEMPUT ISTRIKU   045 Hugh dan Helena

    **Bab 045 Hugh dan Helena**Tok tok tok."Masuk."Helena melangkah masuk dengan ekspresi penuh percaya diri, meskipun di dalam hatinya, ia sudah menyiapkan dirinya untuk menghadapi perdebatan panjang yang sudah menjadi kebiasaan."Tuanku Duke..."Hugh, yang tengah sibuk membaca laporan di mejanya, h

  • MENJEMPUT ISTRIKU   043 Kedatangan Hugh

    **Bab 043 Kedatangan Hugh**Karl masih mencoba mengatur napas setelah duel singkatnya dengan Atthy. Kemenangan Atthy bukanlah hal yang mengejutkan baginya, tetapi cara dia bertarung—cepat, taktis, dan penuh efisiensi—membuat Karl menyadari bahwa cara bertarung bukan hanya soal kekuatan.Atthy, di s

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status