Share

Sandiwara Publik

Author: Gudet
last update Last Updated: 2026-01-02 22:07:54

"Kevin?" gumam Arumi panik. Ia segera berlari ke jendela dan melihat Kevin keluar dari mobil dengan kacamata hitam dan wajah sedingin es.

Di ruang tamu, Pak Broto dan Pak Hendra yang sedang berdiskusi langsung berdiri dengan tegang. Belum sempat mereka bereaksi, Kevin sudah masuk tanpa mengetuk pintu, melewati garis polisi yang tidak lagi dijaga ketat pagi itu.

"Selamat pagi, Papa Broto," ujar Kevin dengan nada sarkasme yang kental. "Maaf aku datang sepagi ini tanpa kabar. Aku hanya tertinggal beberapa barang di kamar Arumi, dan sejujurnya, aku tidak bisa tidur sebelum melihat dengan mataku sendiri bagaimana 'kehidupan baru' calon istriku."

Arumi turun dari tangga dengan langkah gemetar. "Kevin... apa yang kamu lakukan di sini?"

Kevin menatap Arumi dari ujung kaki hingga ujung kepala. "Aku hanya ingin bertamu, Sayang. Sebagai teman keluarga yang baik. Oh, atau sekarang aku harus minta izin pada suamimu dulu?" Kevin menoleh ke arah jendela, di mana Pak Darman terlihat sedang menyapu de
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Mahar Rahasia Tukang Kebun   Diperkenalkan oleh Suami

    "Iya aku tahu Kevin aku sudah siapkan tim terbaik untuk itu" kata Arumi lagi.Tiba-tiba ponsel Arumi bergetar ada pesan masuk dari sekretaris pribadinya di kantor. Arumi membacanya sebentar lalu meletakkan kembali ponselnya di atas meja."Siapa yang kirim pesan pagi-pagi begini" tanya Kevin dengan nada sedikit penasaran."Cuma sekretarisku dia tanya soal jadwal pengiriman bahan kain dari Italia saja" jawab Arumi dengan sangat santai."Oh begitu kirain ada hal penting lain" sahut Kevin sambil kembali fokus pada makanannya.Setelah sarapan selesai Arumi mengantar Kevin sampai ke depan mobil. Dia menunggu sampai mobil Kevin keluar dari gerbang rumah sebelum akhirnya dia kembali masuk ke dalam. Arumi berjalan menuju taman belakang rumah yang penuh dengan bunga-bunga cantik. Dia melihat seorang tukang kebun baru sedang memotong rumput dengan rapi. Arumi berhenti sebentar dan memperhatikan kerja orang itu."Pak tolong mawar yang di sud

  • Mahar Rahasia Tukang Kebun   Minta Cucu

    Kehidupan Arumi sekarang sudah sangat teratur dan sibuk setiap hari. Dia bangun pagi saat matahari belum terlalu terik lalu menyiapkan keperluan Kevin sebelum suaminya itu berangkat ke kantor. Meskipun di rumah mereka punya banyak asisten rumah tangga Arumi tetap turun ke dapur untuk memastikan kopi Kevin tidak terlalu manis dan rotinya dibakar dengan pas.Pagi itu Kevin turun ke ruang makan sambil merapikan dasinya. Arumi menghampiri Kevin dan membantu merapikan kerah kemejanya supaya terlihat lebih gagah."Terima kasih Arumi kamu selalu tahu cara membuat penampilanku sempurna" kata Kevin sambil tersenyum puas melihat bayangannya di kaca ruang makan."Itu sudah jadi tugas aku Kevin kan kita harus selalu terlihat kompak di depan orang banyak" jawab Arumi pelan sambil memberikan tas kerja Kevin."Nanti malam jangan lupa ya kita ada undangan makan malam dengan kolega dari Singapura kamu pakai gaun yang kita beli di Paris kemarin saja" ujar Kevin lag

  • Mahar Rahasia Tukang Kebun   Nyonya Adiwangsa

    Siang harinya, mereka tiba di gedung perkantoran mewah di kawasan kota. Di hadapan para investor Eropa, Arumi dan Kevin adalah definisi dari "Pasangan Emas". Arumi tampil begitu berwibawa, mempresentasikan rencana ekspansi mereka dengan kecerdasan yang memukau para hadirin.Kevin duduk di sampingnya, sesekali merangkul bahu Arumi atau menggenggam tangannya saat negosiasi mencapai titik krusial. Siapa pun yang melihat mereka akan menyangka bahwa mereka baru saja melewati malam pengantin yang paling romantis dalam sejarah. Arumi memainkan perannya dengan sangat mahir; ia tertawa pada lelucon Kevin dan menatap suaminya itu dengan binar kebanggaan yang meyakinkan.Namun, setiap kali Kevin menyentuhnya, Arumi merasakan sebuah getaran yang hampa. Ia menyadari bahwa ia kini berada di dalam sebuah sangkar emas yang sangat kokoh. Kevin mencintainya dengan cara memiliki, cara yang sama seperti Kevin mencintai koleksi mobil mewah atau saham perusahaannya.Selesai per

  • Mahar Rahasia Tukang Kebun   Kehidupan Setelah Pernikahan

    Malam di Paris seharusnya menjadi puncak dari segala penantian. Setelah keriuhan pesta pernikahan di Jakarta dan padatnya jadwal pertemuan bisnis di hari pertama mereka tiba, malam ini adalah waktu yang dijanjikan sebagai "penyatuan" yang sesungguhnya. Kevin telah menyiapkan segalanya dengan kesempurnaan seorang Adiwangsa: kamar Royal Suite yang dipenuhi kelopak mawar putih, aroma lilin esensial yang menenangkan, dan pemandangan Menara Eiffel yang berpendar keperakan di balik jendela besar.Arumi, yang telah memantapkan hati dengan segala keikhlasannya, mencoba menyingkirkan sisa-sisa kegugupan. Ia keluar dari kamar mandi dengan gaun tidur sutra berwarna putih tulang yang anggun. Di dalam hatinya, ia sudah bersiap memberikan seluruh pengabdiannya kepada Kevin. Ia ingin malam ini menjadi fondasi baru, menghapus memori masa lalu yang pernah ia lalui secara sembunyi-sembunyi.Namun, realita seringkali memiliki cara yang pahit untuk menunjukkan wajah aslinya.

  • Mahar Rahasia Tukang Kebun   Cinta & Kehormatan

    Mendengar itu, Arumi merasakan kehangatan yang luar biasa. Ia menyadari bahwa Kevin, dengan segala ambisinya, juga memiliki sisi empati yang dalam. Kevin menerima Arumi seutuhnya, termasuk bagian-bagian yang tidak pernah diceritakan secara lisan.Arumi menggenggam tangan Kevin, menyandarkan kepalanya di dada suaminya yang bidang. "Terima kasih, Kevin. Terima kasih karena tidak pernah menyerah padaku, bahkan saat aku menjadi orang yang paling sulit untuk dicintai. Malam ini, aku memberikan seluruh diriku padamu. Tidak ada lagi rahasia, tidak ada lagi tembok."Malam itu menjadi momen di mana kasta, bisnis, dan gengsi keluarga melebur menjadi satu perasaan yang tulus: rasa memiliki. Arumi merasakan kenyamanan yang berbeda. Jika dulu ia menyerahkan diri dalam rasa takut dan sembunyi-sembunyi, kini ia menyerahkan diri dalam kedaulatan seorang istri yang sah dan terhormat.Mereka menghabiskan sisa malam itu dengan berbicara tentang banyak hal, bukan soal merger

  • Mahar Rahasia Tukang Kebun   Pernikahan dengan Kevin

    Hari yang dinanti-nantikan oleh dua keluarga besar Atmodjo dan Adiwangsa akhirnya tiba. Langit Jakarta seolah ikut merayakan, memberikan cuaca cerah yang menyempurnakan suasana di ballroom hotel bintang lima yang telah disulap menjadi taman firdaus bernuansa putih dan emas. Wangi bunga melati dan mawar putih merebak, menyambut para tamu terhormat yang datang untuk menyaksikan penyatuan dua imperium bisnis terbesar di negeri ini.Namun, di balik kemegahan itu, ada sebuah keharuan mendalam yang menyelimuti hati setiap orang yang mengetahui perjalanan panjang sang Putri Mahkota. Pintu besar ballroom terbuka perlahan. Musik instrumen yang syahdu mulai mengalun, mengiringi langkah Arumi yang didampingi oleh Pak Broto. Arumi tampak sangat memukau dalam balutan kebaya akad nikah berwarna putih gading dengan ekor panjang yang menyapu lantai. Cadar tipis yang menutupi wajahnya tidak mampu menyembunyikan binar kebahagiaan di matanya.Pak Broto menggenggam tangan pu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status