로그인Di Sicily, ada sebuah aturan. Jika aku belum menikah saat berusia 30 tahun, aku harus pulang untuk menjalani perjodohan. Saat aku memberi tahu pacarku, Jack, dia malah mencibir, "Memangnya kampung halamanmu itu hidup di abad berapa sih? Abad Pertengahan? Perjodohan? Alisia, aku sudah bilang aku akan menikahimu. Berhentilah mencoba memaksaku dengan drama menyedihkan seperti ini." Setelah itu, Jack mengeluarkan cincin ruby darah merpati dengan santai dan melemparkannya pada asisten pribadinya, Bianca. Bianca menangkap cincin itu sambil tersipu. "Malam ini aku sebenarnya berencana melamarmu. Tapi, karena kamu terlihat begitu putus asa, aku rasa kita berdua perlu menenangkan diri," kata Jack. Aku sudah menunggu cincin itu selama bertahun-tahun, tetapi Jack malah melemparkan cincin itu pada wanita lain. Hatiku langsung membeku. Jack keluar dari kantorku sambil menyeringai seperti seorang penakluk. Bianca menyodorkan cincin itu padaku. Namun, aku bahkan tidak melirik cincin itu. "Simpan saja. Ukurannya pas untukmu, 'kan?" Wajah Bianca langsung pucat. Aku mendorong Bianca keluar dari ruangan. Namun, tepat sebelum membanting pintu, aku berkata, "Katakan pada bosmu, hubungan kami sudah berakhir." Jack tidak tahu para tetua yang memaksaku menikah itu dipimpin oleh ketua paling kejam di Sicily. Dan kencan buta yang mereka atur adalah perjodohan dengan bos dari Lima Keluarga Besar Anarik Utara.
더 보기Saat melihatku, kebahagiaan yang murni dan tak tersamarkan terlihat di mata Jack yang selama ini redup tak bercahaya.Dia mengira aku melunak. Dia mengira Ratu Jalan Berjaya yang selalu berada di puncak itu masih tidak mampu melepaskan hubungan sepuluh tahun yang pernah kami jalani.Tanpa ekspresi, aku berbalik dan menuntunnya ke sebuah ruang privat yang kosong di hotel itu. Pintu tertutup di belakang kami, memutus semua kebisingan dari luar.Jack berdiri dengan canggung, tidak tahu harus meletakkan tangannya di mana."Alisia ...." Dia menatapku dengan hati-hati, suaranya bergetar. "A ... apa kamu masih membenciku?"Aku berjalan ke minibar dan menuangkan segelas air es untuk diriku sendiri."Saat pertama kali melihat foto kamu dan Bianca bermesraan di kapal pesiar itu, ya, aku membencimu." Aku memegang gelasku, tetap tenang. "Sekarang? Sudah nggak lagi. Kalau mau membencimu, aku harus punya sisa perasaan padamu. Dan aku sudah nggak merasakan apa pun."Mendengar kata-kata itu, cahaya di
Matahari di Sicily tetap menyengat seperti biasanya.Di luar jalur VIP Bandara Pamo, aku sedang menunggu seorang kritikus arsitektur ternama yang kuundang secara khusus.Dari sudut mataku, aku melihat sosok menyedihkan yang terlihat tidak asing. Wajahnya dipenuhi janggut yang tak terurus, mengenakan setelan tua yang kusut, dan matanya benar-benar seperti kehilangan cahaya kehidupan.Itu Jack.Sudah setahun aku tidak melihatnya. Namun, Lisa selalu memberiku kabar mingguan tentang kehidupannya yang menyedihkan.Di bawah tangan besi Lisa, kehidupan Jack dan Bianca di Grup Aplez benar-benar seperti neraka. Dalam waktu dua bulan saja, Bianca tidak sanggup lagi menahan tekanan dan akhirnya mengundurkan diri.Dia menjadi seperti orang gila, terus-menerus mengejar Jack agar mencairkan saham miliknya dan memberikan uang yang pernah dijanjikannya. Namun, Jack yang sudah kehilangan seluruh kekuasaan dan pengaruhnya, menolak mengeluarkan sepeser pun.Mereka bahkan sampai bertengkar secara fisik di
Jet pribadiku mendarat mulus di landasan khusus di Sicily.Pintu kabin terbuka dan sinar matahari yang terang langsung memenuhi bagian dalam pesawat, seketika mengusir sisa-sisa bayangan Chago.Yang menunggu di bawah tangga adalah ayahku, bos mafia yang paling ditakuti di Sicily.Di sampingnya berdiri seorang pria yang seolah-olah menguasai ruang di sekitarnya. Tunangan hasil perjodohanku yang selama ini hanya kudengar dari cerita.Namanya David. Bos mafia termuda yang memimpin salah satu dari Lima Keluarga Besar Anarik Utara.Dia mengenakan setelan jas hitam yang dijahit sempurna, dengan satu tangan terselip santai di saku celananya. Wibawanya tidak dipaksakan seperti Jack. Auranya terasa dalam dan berbahaya. Tampak sangat elegan."Selamat datang kembali, Putriku." Ayahku melangkah maju dan memelukku erat-erat.Kemudian, David menghampiri dengan langkah panjang dan tenang. Dia tidak menatapku dengan kesombongan seorang pria yang sedang menilai sebuah trofi.Sebaliknya, tatapannya dipe
Jack terhenyak. Benar-benar seperti tersambar petir di siang bolong.Enam puluh empat persen? Dari mana?Dia menerjang meja dan membolak-balik dokumen pengalihan saham yang telah distempel resmi dengan tangan gemetar.Brak!Pengawal Lisa maju selangkah, mencengkeram bahu Jack dan memaksanya mundur."Sekarang sudah jelas?" Lisa mencibir dengan tatapan penuh penghinaan. "Mulai hari ini, aku yang mengambil semua keputusan di Aplez. Mulai hari ini, Jack, semua kewenangan manajemenmu di perusahaan ini resmi dicabut. Bereskan barang-barangmu dan pulanglah."Jack menatap tanda tangan di dokumen itu tanpa berkedip. Kemudian, dia mendongak mendadak, matanya memerah."Alisia! Apa kamu sudah gila?!" teriaknya seperti orang kesurupan. "Kamu jual semua yang kita bangun selama lima tahun?!"Aku menatap wajahnya yang marah dan menyedihkan itu, lalu tertawa dingin."Jack, kalau kamu bisa dengan murah hati memberikan 15% sahammu kepada selingkuhanmu sebagai bayaran atas jasanya, aku juga bisa secara sa
Menghadapi pengkhianatan itu, aku membunuh sisa rasa belas kasih yang masih aku miliki.Di rapat dewan sore itu, aku menancapkan sebuah diska lepas ke komputer dan menampilkannya di layar raksasa. Semua eksekutif di ruangan itu langsung terkejut karena itu bukan rencana bisnis, melainkan laporan dar
Amarahku tidak meledak seperti yang diharapkan Jack. Hanya menatapnya menggendong wanita simpanannya itu, aku sudah merasa jijik. Aku melangkah maju dan memukul meja dengan keras. "Kejam? Baiklah. Ayo kita bicara soal bisnis. Kita harus bagaimana menutupi lubang 75 miliar lima juta dolar ini. Bagai
Layar ponselku menyala dan masuk sebuah pesan enkripsi dari keluargaku.[ Jet pribadi sudah siap dan akan jemput kamu pulang dalam tiga hari ini. ]Melihat pesan itu, rasa jijikku langsung menghilang. Meskipun aku akan pergi untuk selamanya, aku sama sekali tidak berniat bertengkar dengan Jack untuk
Aku telah mencintai Jack selama sepuluh tahun, tetapi sekarang aku meninggalkannya untuk menikahi bos paling berkuasa di Kosta Nika.Saat aku baru saja menutup ritsleting koperku di malam itu, pintu apartemen dibanting hingga terbuka. Setelah itu, terlihat Jack berdiri di dekat pintu sambil melongga






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.