Compartir

Rahasia Luka

Autor: nababy
last update Fecha de publicación: 2026-03-02 23:10:27

“Yang Mulia, apa yang akan Anda lakukan sekarang?” tanya Ronald, ia berdiri di belakang Raja.

Tanpa menjawab, Cassian melenggang pergi dari depan kamar Ratu. Kedua tangannya menggenggam erat dan berjalan cepat, membuat Ronald sedikit kesulitan menyamakan jarak.

Cassian membuka pintu ruang kerjanya kasar, membuat Rowan yang tengah sibuk mengurus berkas terlonjak.

“Yang Mulia, ijinkan saya bicara dulu.” Ronald masuk tergesa.

Cassian berputar lalu berkacak pinggang dengan satu tangannya menunj
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Mengubah Takdir Selir Antagonis   Bekerja Sama Kembali

    “Hari ini Yang Mulia Raja dan Ratu akan kembali ke ibu kota!” Suara seorang laki-laki menggelegar ke seluruh jalanan yang akan dilewati iringan keluarga istana hari ini. Kabar itu langsung menyebar cepat sejak pagi di seluruh wilayah Valerante.Sedangkan di kediaman Count Virel, para pelayan sibuk mondar-mandir menyiapkan keberangkatan kerajaan. Para ksatria mulai berjajar di halaman kediaman keluarga Virel. Dan kereta kerajaan sudah berdiri megah di depan mansion utama sejak matahari baru naik.Di dalam aula besar kediaman Gerald Virel, suasana terasa jauh lebih formal dibanding hari-hari sebelumnya. Cassian berdiri dengan jubah hitam kerajaan sambil mengenakan sarung tangan kulitnya perlahan.Di sampingnya, Elira terlihat anggun dalam gaun biru gelap dengan wajah tenang seperti biasa. Gerald tersenyum tipis sambil membungkuk hormat.“Saya merasa terhormat karena Yang Mulia bersedia tinggal beberapa hari di kediaman kami.”Cassian mengangguk kecil.“Kami juga berterima kasih atas sam

  • Mengubah Takdir Selir Antagonis   Retaknya Sebuah Kepercayaan

    “Lady Marielle datang untuk membicarakan sesuatu yang penting dengan Anda. Dia berada di aula depan sekarang.”Tanpa menunggu lebih lama, Aldric langsung melangkah cepat keluar dari ruang kerjanya.Bahkan Jackson sampai sedikit terkejut melihat tuannya bergerak secepat itu.Lorong kediaman Valtore terasa sunyi saat langkah Aldric menggema di lantai marmer.Dan sesampainya di aula depan ia langsung melihat sosok wanita berambut perak itu berdiri di dekat jendela besar. Disampingnya berdiri Claude dengan wajah waspada.Begitu melihat Aldric datang, Claude refleks menegang. Sedangkan Marielle perlahan membalikkan tubuhnya.“Ada apa sampai kau datang sendiri kemari?” tanya Aldric dingin.Marielle tidak langsung menjawab. Ia membungkuk sejenak untuk memberi hormat.“Maaf telah mengganggu hari Anda Grand Duke,” ucapnya pelan.Wanita itu kembali tegak. Tatapannya sempat melirik Jackson dan Claude bergantian sebelum akhirnya kembali pada Aldric.“Aku ingin bicara empat mata denganmu,” ujarnya

  • Mengubah Takdir Selir Antagonis   Datang Berkunjung

    “Grand Duke, beberapa kepala keluarga yang mendukung kita terus mendesak agar kita segera melakukan kudeta,” ucap Jackson saat hari dimana Aldric terus memikirkan cara untuk menjaga koalisi mereka tetap utuh.Ini sudah hampir seminggu Raja dan Ratu tinggal di Valerante. Dan besok lusa mereka akan kembali menuju ibu kota.“Mereka terus memaksa kita untuk melakukan penyerangan saat Raja masih dalam wilayah kekuasaan Anda. Apa yang akan Anda lakukan, Grand Duke?”“Aku tahu.” Aldric menjawab pendek sambil tetap menatap tumpukan dokumen di meja kerjanya.Namun dari caranya mencengkram pena, terlihat jelas pikirannya sedang kacau. Di hadapannya, Jackson berdiri dengan wajah serius.“Tekanan mereka setiap hari semakin besar, Grand Duke. Apalagi ditambah saat kabar Raja akan segera kembali ke ibu kota.” Ucapan Jackson makin membuat kepala Aldric penuh.Dirinya saja belum bisa mengambil hati Elira. Jika dia melakukan penyerangan dalam waktu dekat pasti Marielle langsung mengetahui siapa dalang

  • Mengubah Takdir Selir Antagonis   Leopold Archeon

    “Grand Duke sudah kehilangan akalnya karena seorang wanita.” Kalimat itu keluar pelan dari bibir Leopold Archeon saat kereta kudanya melewati gerbang perbatasan Kerajaan Minerva menuju Kekaisaran Eldora.Angin dingin malam menerpa jubah tebal pria tua itu. Wajahnya tampak muram sejak meninggalkan kediaman Aldric beberapa jam lalu. Di dalam pikirannya hanya ada satu hal yaitu rencana pemberontakan mereka yang mulai hancur.Dan penyebabnya adalah seorang wanita bernama Marielle. Perjalanan menuju Eldora memakan waktu hingga pagi datang.Sesampainya di ibu kota kekaisaran, Leopold langsung disambut hangat oleh kepala pelayan istana.“Selamat datang di Istana kebesaran Eldora.” Kepala pelayan itu menunduk hormat.Sedangkan Leopold berdiri tegak seolah menunjukkan kedudukan dan kewibawaannya.“Pangeran Heinry sudah menunggu Anda. Mari saya antar menuju tempatnya.” Kepala pelayan itu langsung membawa Leopold menuju ruang tamu istana Eldora tanpa banyak pemeriksaan. Karena namanya sudah dike

  • Mengubah Takdir Selir Antagonis   Retaknya Kepercayaan

    “Apa urusannya denganku? Seharusnya kau bisa mendidik anakmu supaya selalu menuruti omonganmu!” Seorang kepala keluarga menolak mentah-mentah.Penolakan itu langsung diikuti beberapa lainnya hingga pertemuan malam hari itu sedikit rusuh dan berakhir buruk.Beberapa kepala keluarga keluar dari ruang kerja Grand Duke dengan wajah marah.“Aku tidak akan menunggu lebih lama lagi! Jika Grand Duke takut berperang, kami bisa bergerak sendiri!” Ucapan itu membuat para ksatria Valtore yang berada di ruangan itu langsung menegang.Satu persatu kepala keluarga keluar hingga menyisakan Gerald dan Leonard saja. Aldric menghela nafas panjang, dia langsung berjalan menuju jendela.Aldric hanya berdiri diam di depan jendela besar cukup lama. Pandangannya tertuju pada kereta kuda yang mulai berjalan pergi.Damien mendekat perlahan. Dia adalah panglima tertinggi dari pasukan yang Aldric miliki.“Mereka mulai tidak percaya pada Anda.”“Aku tahu.”Damien menghela nafas panjang.“Saya takut koalisi yang A

  • Mengubah Takdir Selir Antagonis   Pertemuan Rahasia

    “Aku tidak menyangka jika rumah ini sudah dikelilingi banyak pasukan yang Raja sewa untuk melindungi Anda.” Beberapa kali Claude terus mengintip dari balik jendela.Malam itu rumah kecil Marielle terasa jauh lebih sunyi dari biasanya. Namun dibalik kesunyian itu tersimpan beberapa orang yang tengah mengawasi rumah itu dalam senyap.Marielle hanya diam saja. Wajahnya terlihat lebih lelah daripada saat mereka berhasil menangkap Cesare.“Aku ingin tidur. Aku sangat lelah hari ini,” ujarnya pelan sambil melangkah menuju anak tangga untuk ke atas.Diana langsung mengikuti. “Biarkan saya menemani Anda, Lady.” Gadis itu sedikit berlari untuk memperkecil jarak.Diana membantu Marielle berbaring di ranjang sementara Claude keluar dan berjaga di luar rumah bersama beberapa pria asing yang ternyata memang pasukan bayaran kiriman Raja Cassian.Namun disisi lain, tepatnya di kediaman Grand Duke Valtore justru dipenuhi ketegangan.Count Gerald datang malam-malam setelah siangnya mengirim surat pada

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status