Compartilhar

Bab 060 : Lengah

Autor: Xiao Chuhe
last update Data de publicação: 2025-12-16 18:43:26

"Tuan Putri, Anda sudah memilih warna untuk menentukan desain gaun pernikahan?" tanya Li Yu.

Lin Ruyue terdiam, berpikir.

Sore hari setelah kelas itu, Lin Ruyue duduk di taman istananya. Ia memikirkan nasihat Li Mulan. Jika ia mengikuti saran Li Mulan, ia akan terlihat lemah dan tidak berdaya, seperti yang diinginkan.

Jika ia menolak dan memilih desain yang mewah, ia akan dicap ambisius dan kurang ajar, persis seperti yang Lin Mulan telah tanamkan.

"Kerja bagus, Lin Mulan. Kau menjebakku di
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 088 : Kehangatan Keluarga

    "Hei?" Lin Ruyue berjingkat pelan, segera menoleh ke belakang dengan sisa rasa terkejutnya. "Y-Yang Mulia Pangeran?!" Lin Ruyue terkejut. Yan Haoxuan menaikkan sebelah alis, merasa reaksi Lin Ruyue ini benar-benar berlebihan. Ia menarik pergelangan tangannya pelan, berjalan kembali ke tempat duduknya bersama keluarga Kekaisaran. Lin Ruyue menoleh ke belakang, melihat Zhou Xinyi yang membungkuk pelan sambil tersenyum lebar. 'Bodoh, harusnya selamatkan aku dari situasi ini, sialan ….' Lin Ruyue berseru dalam hati. Kini, Lin Ruyue berhadapan dengan anggota Keluarga Kekaisaran yang sebelumnya sangat jarang ia temui, bahkan beberapa darinya malah dengan sengaja merundungnya. Lin Ruyue tersenyum dan segera menautkan kedua tangannya di depan dada dan menekuk lututnya sedikit. "Salam sejahtera, Baginda Kaisar sekeluarga …." Orang-orang yang duduk di kursi itu saling menatap, kemudian Kaisar tertawa pelan. "Hahaha …, bagus, bagus. Calon istri Pangeran Tianzhou ini benar-benar wa

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 087 : Ketakutan

    Sungguh demi apa pun, Lin Ruyue merasa dirinya harus menghindari Lin Mulan kali ini. Tapi ini bukan karena mereka telah lama tidak bertemu meski tinggal di Istana yang sama.Ia merasa bahwa Lin Mulan mungkin membawa sesuatu yang lain yang membuatnya gelisah tanpa sebab sejak menginjakkan kaki di taman ini …, tidak, sejak ia menyadari bahwa Lin Mulan berada di sini. "Kenapa kau diam saja?" Lin Mulan berdiri, dan memandangnya dengan tatapan polos dan lugu, seperti Kakak yang memandang adiknya yang lucu. Pertama kali, Lin Ruyue tersenyum kikuk. "A-aku …, tersesat." Dan akhirnya malah menjawab dengan sangat konyol, membuat Lin Mulan mengernyit dengan kepala dimiringkan, seolah rasa percayanya pada Lin Ruyue benar-benar sangat tipis setelah jawaban itu.Sebelum semuanya menjalar jauh, Lin Ruyue segera merubah sikapnya dan berusaha untuk mengalihkan pembicaraan. "Kakak sendiri? Kenapa duduk di sini sendirian?" "Ah! Tadi aku sedang bicara dengan Yang Mulia Putri Yan Rui. Tapi beliau belu

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 086 : Pernikahan Putra Mahkota

    Pada hari ketika Lin Ruyue benar-benar merasa semua tugas yang menjeratnya lenyap, ia ingat bahwa itu adalah hari besar bagi negara ini.Li Yu masuk dengan wajah cerah, membawa gaun kuning pucat yang telah dipilih kemarin. "Tuan Putri! Hari ini adalah hari besar! Anda harus segera bersiap, atau kita akan terlambat ke pesta pernikahan Putra Mahkota!"Lin Ruyue menghela napas berat. Ini adalah sesuatu yang tidak terlalu disukainya. Berkumpul di antara orang-orang yang memadang berlapis-lapis topeng untuk menutupi tujuan mereka yang sebenarnya, seolah bersosialisasi dengan para pejabat atau pun tokoh-tokoh terpandang lainnya sangatlah penting untuk menjaga martabat dan kehormatan. Hanya Lin Ruyue yang merasa itu membosankan dan tidak ada gunanya. Sehingga kalau boleh memutuskannya, ia ingin diam saja di kamar dan mendengar hiruk-pikuk dari kejauhan. Suasana Istana Utama Kekaisaran Fuyue luar biasa megah. Ribuan lampion merah dan emas digantung di sepanjang jalan. Musik serunai dan gend

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 085 : Kehangatan

    Lilin di tepi meja kerja Lin Ruyue masih menyala terang, meliuk-liuk diterpa angin lembut, membuat bayangan kuas Lin Ruyue yang berdiri terlihat bergoyang-goyang mengikuti tarian api kecil itu. Sekarang kurang lebih pukul dua belas tengah malam, dan Lin Ruyue masih memaksakan tangannya terus bekerja dan matanya terus terbuka. Li Yu sudah masuk beberapa kali untuk menawarkannya istirahat, atau sekadar camilan dan teh, Lin Ruyue hanya mendengus pelan dan berkata agar jangan ada yang mengganggunya. Setelah meninggalkan Istana Yixiao selama tiga jam, Yan Haoxuan pun kembali ke sana untuk memeriksa Lin Ruyue yang ia yakini masin keras kepala seperti sebelumnya."Yang Mulia." Li Yu yang hanya bisa menunggu di luar kamar menyambut kedatangannya. "Kau nisa beristirahat sekarang," jawab Yan Haoxuan. "Baik, Yang Mulia." Li Yu meninggalkan kamar Lin Ruyue lalu Yan Haoxuan masuk. "Kau masih belum selesai?" tanyanya. Lin Ruyue mendengus. "Aku sedang fokus sekarang." "Kau mau teh? Camilan?

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 084 : Perdebatan Kecil

    Suasana mendadak hening. Yan Haoxuan hampir tersedak tehnya sendiri, dia bahkan tidak berpikir itu benar-benar inventaris yang sudah selesai dirapikan. Dayang senior di belakang Selir Agung membelalakkan mata."Selesai?" Selir Agung mengulangi, suaranya naik satu oktav. "Jangan bercanda. Itu laporan inventaris tiga tahun terakhir yang sengaja …, maksudku, yang memang berantakan.""Benar, Yang Mulia. Sangat berantakan," Lin Ruyue mengangguk penuh simpati. "Bahkan saya menemukan kejanggalan kecil. Di halaman empat puluh dua, tercatat ada pengadaan sejumlah dua belas set perhiasan, namun tidak ada pembukuan yang mencatat pengeluaran atau pemasukan yang identitik dengan dua belas set ini." "Yang Mulia …, saya tidak tahu dari mana Anda mendapatkan perhiasan ini atau membelinya dengan uang siapa …, tapi ini benar-benar membuat saya pusing karena kebuntuan ini, loh." Lin Ruyue tersenyum tak berdosa. Wajah Selir Agung berubah sedikit pucat, lalu menjadi kemerahan. "Kau …, kau pasti asal bic

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 083 : Kedatangan Selir Agung

    Matahari sudah meninggj ketika Lin Ruyue sudah kembali duduk di depan meja kerjanya yang baginya terlihat berantakan dan memusingkan. Ia menghela napas panjang, tersisa 60% lagi hingga semuanya selesai, waktu dua hari mau tidak mau harus cukup untuk menyelesaikannya. Lin Ruyue meregangkan otot-otot lengannya sebelum mulai memeriksa dan menghitung lagi. "Kau tahu, Yan Haoxuan," ujar Lin Ruyue tanpa menoleh, jemarinya bergerak lincah menggeser biji sempoa dengan bunyi 'tak-tak-tak' yang ritmis. "Sebenarnya aku sama sekali tidak mengerti bagaimana cara menghitung pembukuan dan memeriksa daftar inventaris." Yan Haoxuan, yang sedang asyik menyesap teh di pojokan ruangan seolah-olah kamar kerja Ruyue adalah kedai teh pribadinya, hanya mengangkat alis. "Apakah saat ini kau melakukannya dengan asal?" "Sembarangan, aku mempelajarinya dalam waktu singkat, tahu!" Lin Ruyue menjawab ketus. "Apa kau masih tidak mau menyadarinya kalau aku sama sekali tidak sebodoh yang kau pikirkan? Aku

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 011 : Neraka di Balik Keindahan

    Dalam cerita aslinya, Yan Haoxuan dan Lin Mulan menikah sebelum masa berkabung kematian Lin Ruyue berakhir. Itu tidak disebutkan secara langsung sebenarnya, tapi alur menyebutkan bahwa pernikahan itu hanya ditunda selama tujuh hari hanya untuk menunggu Lin Mulan tiba di Kekaisaran Fuyue.Itu artiny

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 055 : Karakter Utama Wanita dan Pria

    Selepas upacara persembahan, beberapa anggota keluarga Kekaisaran turun ke halaman untuk menyapa kolega mereka. Yang terlihat sejauh ini adalah Selir Shen, yang mendekati ayahnya, Perdana Menteri. Lalu Putra Mahkota, yang berkumpul bersama teman sebaya dari faksinya, dan Putri Yan Rui yang turun b

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 038 : Tanggung Jawab

    Lin Ruyue mengepalkan tangan. Wanita ini …, dia memiliki tekad tokoh utama yang terlihat jelas. Lin Ruyue berpikir kalau ini adalah tekanan dari alur aslinya. Perubahan yang terjadi karena dirinya tidak mati di awal bab membuat Lin Mulan melakukan apa pun untuk tetap berada di jalurnya. Dan cara

  • Mengubah Takdir sang Figuran Tragis   Bab 037 : "Untuk Menyelamatkanmu"

    Lin Ruyue berdiri di depan kamar tamu yang ditempati Lin Mulan. Dia meremas gaunnya sendiri, menimbang-nimbang keputusan untuk masuk atau tidak. Pintu itu tiba-tiba terbuka sebelum dia sempat memutuskan apa pun. Lin Ruyue menahan napas, matanya membulat saat melihat Lin Mulan berdiri di hadapanny

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status