แชร์

Kemarahan Jason

ผู้เขียน: Nath_e
last update วันที่เผยแพร่: 2026-02-09 12:53:13

Jason masih menandatangani dokumen terakhir ketika Jack mengetuk pintu ruang kerjanya.

“Masuk.”

Ekspresi Jack lebih serius dari biasanya.

“Tuan,”

“Apa yang kau dapat.”

Jason tidak langsung menatap, sibuk memeriksa kelengkapan dokumen yang baru saja ditandatangani.

“Informan kita mengatakan jika Tuan besar … akan melangsungkan pernikahan di Edinburgh hari ini.”

Jason mengangkat kepala. Pulpen di tangannya berhenti bergerak. Ia terdiam, tubuhnya seolah membeku.

“Apa, menikah? Dengan siapa?”

“Masi
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Balas dendam Matteo De Luca

    David tak menunggu mobil berhenti sempurna. Ia melompat turun dan bergegas menerobos pintu yang nyaris tak berbentuk lagi.“Cari mereka, dan temukan yang hidup.” Ucapnya dingin sambil memperhatikan sekitar.Anak buahnya segera menyebar mencari saksi hidup yang masih bisa didapat. David berjalan menyusuri tangga, rumah mewah itu benar-benar kacau. Jendela kaca besar di lantai bawah nyaris hancur seluruhnya, darah dimana-mana, mayat-mayat terbujur kaku di sembarang tempat, lubang-lubang peluru menghiasi dinding, menghancurkan koleksi keramik mahal dan lukisan antik yang dikoleksi Daniel.David menghela nafas panjang, ia memaki dirinya sendiri yang selalu terlambat. “Andai aku tidak terpancing untuk memeriksa orang-orang bodoh itu …,” gumamnya pelan.David memeriksa satu persatu kamar, berharap menemukan petunjuk tapi tak ada yang tersisa. “Tuan,” Ketua tim keamanannya berbisik, mata David terbelalak.David bergegas turun dan menuju ruangan yang dimaksud. Jantungnya berdebar kencang s

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Irene Walsh mengamuk

    Pintu kamar terbuka keras.Cornell masuk dengan nafas sedikit memburu sambil membawa tas medis hitam di tangannya. Gavin muncul tepat di belakangnya dengan wajah tegang.“Apa yang terjadi?” tanya Cornell cepat.Daniel langsung menepi memberi jalan. “Dia tiba-tiba kesakitan.”Cornell segera berjongkok di depan Celina yang masih duduk di tepi ranjang sambil memegangi perutnya. Wajah Celina pucat, nafasnya pendek-pendek.“Celina, dengar aku.” Suara Cornell jauh lebih lembut. “Rasa sakitnya seperti ditarik atau menusuk?”Celina menggeleng lemah. “Kram ... dan sesak.”Cornell mengangguk pelan lalu mulai memeriksa denyut nadinya. Daniel berdiri tak jauh dari sana, tapi sorot matanya tak pernah lepas dari Celina sedetik pun.Ruangan itu terasa begitu sunyi sampai suara nafas mereka terdengar jelas.Cornell akhirnya menghembuskan napas pelan. “Untuk sementara tidak ada pendarahan. Itu kabar baik.”Daniel langsung bertanya cepat. “Sementara?”“Dia stres dan terlalu tegang.” Cornell berdiri per

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Celina panik, kehamilannya terancam

    Daniel beberapa kali menatap ke jendela. Celina masih dalam pelukan hangatnya di dalam selimut lembut. Setelah ciuman dalam dan menuntut itu Daniel membawa Celina ke kamar untuk beristirahat.Meski Daniel benci harus melewatkan kesempatan bercinta dengan Celina tapi ia berusaha menahan diri— menepati janjinya.Celina sudah memejamkan mata beberapa menit lalu tapi Daniel tetap terjaga. Intuisinya mengatakan sesuatu bakal terjadi dalam waktu dekat. Itu membuatnya gelisah.Suasana diluar terlalu sunyi … terlalu tenang. Membuat Daniel semakin waspada.“Ada apa?” Celina rupanya merasakan kegelisahan Daniel.Daniel tersenyum tipis. “Tidak, tidurlah.” Jawabnya singkat.Tapi Celina tak mau percaya begitu saja, ia menatap Daniel yang kembali menatap keluar jendela.“Kau berbohong padaku.”Daniel menurunkan pandangannya, menatap mata indah Celina yang begitu jernih. Ia tak menjawab, memilih mencium lembut kening Celina.“Semua baik-baik saja,”Tapi senyuman dan ketenangan itu hanya sementara. S

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Aku akan menjagamu, Celina

    Daniel benar-benar menepati janjinya untuk tidak menyentuh Celina. Tiga hari ini, ia hanya tidur menemani Celina. Memanjakannya dengan perhatian ekstra yang sedikit berlebihan. Celina yang semula keberatan akhirnya luruh dan membiarkan Daniel mengambil alih tugas David.Cornell datang memeriksa kondisi Celina dua hari lalu. Lantai bawah rumah itu perlahan berubah menjadi klinik kecil sederhana. Tabung infus, monitor portable, obat-obatan, bahkan alat USG kecil kini tersimpan rapi di salah satu ruangan.Daniel tidak mau mengambil resiko sekecil apapun terhadap Celina dan bayi dalam kandungannya. Dan itu membuat Celina semakin gelisah.Daniel bisa begitu dingin dan kejam pada orang lain tapi berubah lembut dan perhatian saat menyangkut dirinya.Seperti saat ini, Daniel sibuk memeriksa suhu ruangan untuk ketiga kalinya. Ia memastikan Celina tidak kedinginan malam ini.“Kau mau rumah ini berubah jadi sauna?” gumam Celina dari sofa.Daniel melirik sekilas. “Udara dingin tidak bagus untukm

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Bantuan kecil dari Dominic

    “Apa yang kau pikirkan?”Daniel rupanya menangkap perubahan kecil di wajahnya.“Kau tidak perlu memikirkan apa pun malam ini,” katanya lebih pelan. “Istirahat saja.”Celina tertawa kecil. “Sulit tidak memikirkannya saat semua orang di rumah ini terus membahas kehamilanku.”Daniel bersandar sedikit di kursinya, sorot matanya tak pernah lepas dari Celina. “Aku tidak peduli soal pewaris.”“Kau minta aku percaya tentang itu? Kau peduli ini anakmu atau bukan.”“Aku peduli padamu.” jawaban cepat Daniel selalu membuat Celina terhenyak.Daniel melanjutkan lagi, “Kalau itu betul anakku tentu aku menginginkannya.”Tatapannya turun sesaat ke perut Celina. Nafas Celina sedikit tertahan.“Tapi bahkan tanpa itu,” lanjut Daniel lirih, “aku tetap akan membawamu pergi dari David.”Celina menggigit bibir bawahnya pelan. “Aku masih istrinya.”“Aku tahu.”“Kau tetap melakukannya?”“Tentu, kenapa tidak?” Tanya balik Daniel.Celina berdecak pelan. “Kau bahkan tidak terdengar menyesal.”“Karena aku memang t

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Kekhawatiran Celina

    Cahaya hangat dari chandelier besar memantul lembut di lantai marmer. Aroma kayu cedar dan lavender samar memenuhi udara, menenangkan kepala Celina yang sejak tadi terasa berat.Rumah itu cukup besar tapi terlalu besar untuk hanya disebut tempat persembunyian.Langit-langit tinggi dengan balok kayu gelap membentang di atas ruang utama, sementara perapian modern di sudut ruangan menyala tenang, mengusir dingin malam yang mulai menusuk kulit.Dari balik dinding kaca tinggi di sisi ruangan, hanya terlihat bayangan samar pepohonan dan kabut tipis di luar sana.Celina masih asik memperhatikan sekitar ketika Daniel mendekat dari belakangnya.“Aku tahu kau tidak suka tempat yang terasa seperti bunker atau penjara,” katanya pelan sambil melepaskan sarung tangan hitamnya. “Jadi aku memilih yang sedikit lebih layak ditinggali.”“Sedikit? Ini terlalu … mewah untuk tempat bersembunyi.” Celina hampir mendengus.Daniel terkekeh, ia sedikit menunduk hingga hidungnya nyaris menyentuh telinga Celina.

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Memancing kejujuran Celina

    Celina berdiri di depan cermin, menatap bayangan dirinya sendiri. Wajahnya sudah tak sepucat sebelumnya, meski lingkar samar di bawah matanya masih terlihat. “Lihatlah betapa kacaunya diriku.” Ucapnya pelan, menyisir rambutnya pelan.“Anda masih terlihat cantik, Nona.” Pelayan wanita yang selama

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-17
  • Menikahi Ayah Tunanganku    Rencana jahat Natasya Ivanov

    Langkah Natasya menghentak lantai marmer Global Resources Tower. Pintu lift belum sepenuhnya terbuka ketika ia sudah lebih dulu melangkah keluar. Tak ada yang berani menyapa. Mereka memilih menghindar atau menundukkan kepala saat wakil presiden Global Resources itu bermuka masam. Natasya menahan

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-17
  • Menikahi Ayah Tunanganku    Maksud tersembunyi David Knight

    Langkah kaki David terdengar menggema di koridor sepi. Matanya menatap lurus ke depan mengunci sosok yang duduk tak berdaya di kursi besi.“T-tuan ..,” Lelaki dengan wajah penuh luka itu mendongak saat menyadari David berdiri dihadapannya.David mengamati lelaki itu lalu menghela nafas berat. “Kat

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-18
  • Menikahi Ayah Tunanganku    Undangan Gala Charity

    Celina berkali-kali menengok keluar jendela, menanti kedatangan David yang memintanya untuk makan malam bersama. Meski Lauren mengingatkan untuk jangan terlalu banyak bergerak, tapi Celina tetap saja melakukannya. “Nona, tenanglah. Tuan pasti menepati janjinya.” “Ini sudah lewat sepuluh menit La

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-18
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status