공유

BAB LI

작가: Shine
last update 최신 업데이트: 2026-01-22 22:39:12

Pagi datang tanpa suara.

Tidak ada alarm. Tidak ada getaran ponsel.

Hanya cahaya pucat yang menyelinap dari celah tirai, jatuh samar di dinding kamar.

Aku terbangun lebih dulu.

Tubuhku masih setengah malas, selimut menahan hangat di kaki, dan untuk beberapa detik aku hanya menatap langit-langit—lalu menyadari satu hal: ada napas lain di ruangan ini.

Aku menoleh perlahan.

Tama masih tidur.

Sesuatu yang sudah lama tak ku lihat.

Sejak aku kembali ke rumah ini, Tama selalu bangun lebih dulu.

Sudah
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Menikahi Kakakku yang Koma   BAB LXXXV

    Tama pulang sebelum matahari benar-benar turun.Aku sedang duduk di ruang makan dengan buku terbuka di depanku ketika suara mobilnya terdengar memasuki halaman.Pintu terbuka.Ia masuk dengan langkah yang tetap tenang, tetap terukur. Jasnya masih terpasang rapi.“Kau sudah makan?” pertanyaannya datang bahkan sebelum ia benar-benar meletakkan tasnya.“Belum,” jawabku. “Kau?”“Sudah sedikit.”

  • Menikahi Kakakku yang Koma   BAB LXXXIV

    Pagi itu tidak berbeda dari biasanya.Tama berangkat lebih awal.Ia sempat berdiri beberapa detik di dekat pintu sebelum pergi, seolah ingin memastikan sesuatu.“Aku akan cukup sibuk hari ini,” katanya.“Aku tahu,” jawabku.Ia mengangguk kecil.“Kalau ada apa-apa, kabari.”Pintu tertutup.Langkahnya menjauh.

  • Menikahi Kakakku yang Koma   BAB LXXXIII

    Waktu benar-benar berlalu begitu cepat.Akhir pekan datang lagi. Padahal rasanya kemarin kami pergi ke galeri.Aku duduk di ujung sofa panjang di ruang santai,dengan remote yang sejak tadi tak lepas dari genggamanku.Di sebelahku, Tama duduk lebih tegak. Tablet tipis terbuka di pangkuannya.“Kau tidak bekerja di ruang kerja?” tanyaku sambil memindahkan saluran.“Tidak,” jawabnya tanpa mengangkat wajah. “Aku ingin bersamamu

  • Menikahi Kakakku yang Koma   BAB LXXXII

    Galeri semakin ramai menjelang malam.Lampu-lampu sorot menggantung rendah di atas kanvas, membentuk bayangan lembut di lantai putih mengkilap. Suara percakapan terpecah menjadi potongan-potongan kecil—tentang teknik, tentang harga, tentang makna yang mungkin tidak pernah dimaksudkan pelukisnya.Tama kembali ke sisiku setelah menyelesaikan panggilan teleponnya.“Maaf,” katanya pelan. “Sedikit urusan mendesak.”Aku mengangguk.Ia melirikku sebentar, lalu berdiri di sampingku menghadap lukisan biru gelap.“Kau masih melihat hal yang sama?” tanyanya pelan, matanya tetap pada kanvas.“Aku suka lukisan ini,” jawabku akhirnya.Tama menoleh sedikit. “Karena?”“Karena ia tidak mencoba menyembunyikan gelapnya,” kataku. Beberapa detik kami berdiri tanpa bicara. Garis terang yang membelah kanvas itu tampak semakin tajam di bawah sorot lampu. Tama bergerak ke lukisan berikutnya.Aku mengikutinya. Ia membaca keterangan kecil di bawah bingkai dengan saksama, seperti membaca laporan keuangan ya

  • Menikahi Kakakku yang Koma   BAB LXXXI

    Hari-hari berlalu tanpa terasa.Di akhir pekan, Tama mengajakku menghadiri pembukaan kecil di galeri milik kenalan lama Ayah.Galeri itu lebih sunyi daripada yang kubayangkan.Langit-langitnya tinggi, dindingnya putih bersih, lantainya memantulkan cahaya lampu kuning hangat yang dipasang tersembunyi di sudut-sudut ruangan. Aroma cat minyak yang samar bercampur dengan wangi kayu tua dari bingkai-bingkai besar yang berjajar rapi.Tama berjalan di sampingku, langkahnya tenang. Jasnya gelap, rambutnya tertata rapi seperti biasa.

  • Menikahi Kakakku yang Koma   BAB LXXX

    Rumah kembali sunyi setelah percakapan itu.Bukan sunyi yang berat.Lebih seperti ruang yang sedang menyesuaikan napas.Aku masih duduk di sofa ketika Tama berdiri di depanku. Lampu ruang tamu redup, hanya satu lampu dinding yang menyala, menciptakan bayangan lembut di sepanjang lantai.“Kau lapar?” tanyanya tiba-tiba.Aku menggeleng. “Tidak terlalu.”Ia mengangguk kecil, lalu duduk di sebelahku.

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status