Home / Romansa / Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif / Bab 183. Aku ... Aku Kalah

Share

Bab 183. Aku ... Aku Kalah

Author: Angsa Kecil
last update Last Updated: 2025-09-27 23:44:36

Mengintimidasi, menekan mental, dan membuka pola pikir, dalam sekali serangan.

Amber terpojok, tak ada kata yang keluar. Toh semua yang dikatakan Reyvan itu benar. Ya, seorang Reyvan mana mungkin menyelamatkan dengan nyawa jika bukan karena benar-benar cinta. Reyvan bisa saja mengatakan dirinya kecelakaan dan mati pada Opa. Lalu, selesai.

"Ehmmm, a-aku .... Bukan itu maksudku." Pikiran Amber jadi sulit dikendalikan.

Yang ingin Amber katakan adalah, dia percaya pada Reyvan. Percaya pada ketulusan suaminya. Dan dia tidak akan marah lagi soal sabun mandi itu. Dia percaya kalau suaminya tidak bermain wanita lain. Namun, semua itu tercekat dalam tenggorokan.

Reyvan masih mengikis jarak, sedang Amber terus mundur ke arah ranjang.

"Ok, kalau kamu masih ragu. Sekarang juga aku akan menghubungi Opa dan bilang kalau tidak butuh pengesahan pewaris utama, kalau harus ditukar olehmu. Bagaimana? Kamu siap kan jadi istri pria yang nantinya bisa terancam kehilangan posisi? Tapi tenang saja, semiskin
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Tiara Kasih
wahhh arsen cpat dilumpuh klu kau ingin aman reyvan semoga david datang menolong nya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 424. Reaksi Amber dan Irish

    Reyvan mencondongkan tubuhnya ke arah David. "Kita harus bertindak. Aku nggak mau citraku hancur berantakan karena dibilang punya hubungan spesial dengan dokter galak sepertimu!"David mendorong bahu Reyvan dengan kasar. "Heh! Kamu pikir aku mau?! Aku yang paling dirugikan di sini! Nama baikku sebagai dokter teladan bisa hancur kalau sampai pasien-pasienku tahu, aku dibilang pasangan kekasih pria narsis sepertimu!"Reyvan memutar otaknya cepat, matanya menyisir cafe yang dipenuhi wanita-wanita sosialita dan tamu cantik yang sedang memperhatikan mereka. Sebuah ide licik namun brilian muncul."Oke, dengar. Kita harus mematahkan rumor ini sekarang juga," bisik Reyvan serius."Aku tahu. Tapi bagaimana caranya?!" geram David."Kita duduk terpisah. Lalu, buat wanita-wanita di cafe ini terpesona. Kita harus terlihat seperti pria tulen, sangat maskulin, dan sangat ... menggoda. Tunjukkan pada mereka kalau kita tertarik pada lawan jenis, bukan pada satu sama lain."David terdiam sejenak, lalu

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 423. Pasangan Gay?

    "Berikan satu cangkir kopi paling pahit untuk temanku ini. Tapi ingat, buat tingkat kemanisannya persis seperti wajahku."Pelayan muda itu terdiam mematung. Wajahnya tampak bingung dan kikuk, matanya berkedip berkali-kali menatap Reyvan lalu bergantian menatap David. "Mohon maaf, Pak. Ehm ... saya kurang paham. Maksudnya ... manisnya seperti apa, ya? Manis atau pahit?"David melirik tajam pelayan. "Abaikan saja dia. Sudah jelas wajah bosmu ini tidak ada manis-manisnya. Berikan saja kopi hitam pekat tanpa gula. Cepat." Dia menyambar cepat dengan wajah jengkel yang sudah mencapai ubun-ubun."Kejam!" Reyvan menghela napas panjang, pura-pura kecewa karena pesonanya tidak dihargai oleh David.Tak lama kemudian, pelayan itu kembali membawa nampan berisi secangkir kopi hitam yang uapnya masih mengepul panas."Ini kopi pahitnya, Pak. Selamat menikmati, jika butuh yang lain langsung panggil saja saya."Secangkir kopi pahit tersaji di depan David.Akan tetapi, Reyvan yang sedang membetulkan pos

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 422. Kopi Pahit yang Manis

    Reyvan menyandarkan punggungnya pada kursi rotan di area outdoor cafe Victoria Resort. Istrinya tidak ikut karena dia baru saja melakukan pekerjaanya, inspeksi Resort.Pria itu sedang duduk santai menikmati kopi dan croissant sambil menikmati pemandangan pantai."Ha ha ha ha ...." Reyvan terkekeh membayangkan muka David yang sedang menunduk memberi hormat untuk berterima kasih padanya karena sangking bahagianya.Di hadapannya, hamparan Pantai berkilau seperti permata cair yang tumpah di bawah sinar matahari pagi. Dia menyesap kopinya, sesekali menyobek croissant mentega yang masih hangat. Sebuah notifikasi masuk ke ponselnya. [Pak David sedang menuju ke sana, Pak.] Pesan dari bawahannya itu membuat seringai lebar muncul di wajah Reyvan."Sepertinya ada orang yang mau berterima kasih padaku. Dia pasti sangat tersentuh dengan persembahanku itu," gumam Reyvan pada dirinya sendiri.Dia kembali terkekeh, membayangkan David yang akan memujinya karena merasakan ajaibnya fasilitas khusus ya

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 421. Nah, Kan?

    Irish menelan ludahnya berkali dengan desiran ombak cinta dalam hatinya. Dadanya naik turun karena senang berbunga-bunga."Karena kamar ini akan jadi saksi manisnya cinta kita malam ini ...." David tersenyum cool dan dibalas dengan wajah sipu istrinya.Awalnya, David merutuki ide gila Reyvan yang benar-benar di luar nalar, tapi tak bisa membohongi diri kalau hatinya justru bersorak."Aku menyiapkan semua ini untuk wanita yang paling istimewa bagiku."Irish tersenyum sipu. "Benarkah?"David memegang tangan Irish dan mengusap punggung tangan itu lembut. "Kamu adalah satu-satunya alasan mengapa semua keindahan ini ada."Irish merasakan hatinya meleleh seketika, senyum sipu terus terukir manis di bibirnya yang kemerahan."Vid, aku--" Terpotong.David melingkarkan tangannya di pinggang Irish, menarik tubuh itu masuk ke dalam pelukan hangat yang posesif.Irish tersentak kaget dengan jantung yang berdegup dua kali lebih cepat, dia menyembunyikan wajahnya di dada David sambil menahan senyum b

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 420. Lingerie Merah

    Di kamar Reyvan."Ha ha ha ha ha ha ha .... Kira-kira tanduk atau taringnya yang bakalan keluar?"Begitu Reyvan masuk kamar, dia langsung tertawa renyah. Sampai Amber mengerutkan dahinya. "Katakan apa yang kamu lakukan pada David dan Irish. Bukannya mau kasih mereka moment romantis sebagai ganti kejutan romantis dulu? Jangan buat mereka kecewa." Menaikkan sedikit dagunya dengan tatapan tajam, tapi tersenyum.Reyvan sontak merengkuh pinggang istrinya dan mengecup lembut kening Amber. "Siapa bilang yang aku siapkan bukan kejutan manis romantis. Cuma ... Cuma, ya begitulah. David selalu berpikir kalau romantis gayaku itu bencananya." Dia mengerling dengan senyum penuh arti. "Tapi---"Mata Amber membelakak, dia hendak membuka mulut ingin protes karena geregetan pada tingkah suaminya, tapi belum sampai suaranya keluar, Reyvan sudah membungkam dengan mulutnya."Emmppttt---" Seketika dadanya meleleh, tak jadi protes. Susunan kata yang sudah ada di kepala menguap sudah.Hanya kecupan manis

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 419. Victoria Resort

    Victoria Resort.Gerbang utamanya terdiri dari pilar-pilar marmer setinggi sepuluh meter dengan ukiran sulur kayu ulin yang indah. Lantai lobinya dari granit hitam mengkilap memantulkan cahaya dari lampu gantung kristal yang menjuntai dari langit-langit setinggi tiga lantai.Desain Resort mewah itu, perpaduan sempurna antara kemewahan Eropa dan kehangatan nusantara.Dua mobil sedan mewah berhenti di depan pintu utama. Disambut oleh para jajaran eksekutif Resort. Pintu dibuka para oleh penjaga Resort. "Selamat datang, Pak Reyvan dan semuanya ...." Langsung disambut serentak sembari mengangguk hormat.Tak ada simulasi, tapi gerakan kaki Reyvan dan David serentak. Kaki jenjang nan tegas mereka serentak menjulur keluar.​Mereka itu turun dari mobil mewah. "Ehhem!" Reyvan dan David juga sama-sama merapikan kemejanya dengan gaya CEO cool, wajah datar dan tatapan tajam. Sebentar mereka saling lirik.Disusul dua ratu hati di hati raja mereka. Dan ... si bocah demit biang kekacauan."Ma,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status