Home / Romansa / Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif / Bab 207. Untuk Apa Aku Pulang?

Share

Bab 207. Untuk Apa Aku Pulang?

Author: Angsa Kecil
last update Last Updated: 2025-10-08 21:14:11

Amber berusaha menahan, tapi Tania mendorongnya makin keras hingga tubuhnya menabrak kursi.

“Nyonya, tolong hentikan!”

Pengawal masuk dan ingin menyelamatkan Amber.

Tania menghardik. “Jangan ikut campur! Perempuan ini sudah menghancurkan keluargaku! Dan dia bukan majikan kalian lagi!”

Amber menatap mertuanya dengan air mata yang terus jatuh. “Aku juga kehilangan, Ma. Aku kehilangan suamiku. Kehilangan separuh napasku.”

“Diam!” Tania menjerit. “Kamu bahkan masih berani bicara seolah kamu masih nyonya Kalingga. Dengar baik-baik, Reyvan sudah mati! Dan tanpa dia, kamu bukan siapa-siapa di keluarga Kalingga!”

Tania hendak mendorong Amber lagi, tapi kali ini dua pengawal cepat menahan tubuh Tania agar tidak menyerang lebih jauh.

“Nyonya, tolong tenang dulu, ini rumah sakit,” ucap salah satu pengawal mencoba meredakan.

Tania justru semakin murka. “Lepaskan aku! Aku tidak butuh nasihat dari siapa pun! Wanita ini pantas diusir! Dia sudah merusak semuanya!”

Amber mundur perlahan, air matanya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Angsa Kecil
Amin. Ditunggu saja he he
goodnovel comment avatar
Angsa Kecil
......... tenang tenang ......
goodnovel comment avatar
sitti sarmila
gue nangis Thor beneran kasian amber lekas sembuh reyvan ......
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 449. Terperosok

    Cahaya temaram lampu gantung memantul pada meja putih yang dihiasi rangkaian bunga mawar merah segar.Denting piano sayup terdengar di latar belakang.Atmosfer yang seharusnya sempurna untuk merayakan satu tahun kebersamaan.Galaxy duduk tepat di hadapan Cintya. Di depannya ada sepotong steak premium sudah terpotong, tapi dia sama sekali tidak menyentuhnya. Pikirannya sudah terbang ribuan mil jauhnya.Sedang Cintya menatapnya dengan raut kecewa, tangannya terlipat di depan dada."Bagaimana, Laxy? Kamu pilih aku atau Lona? Aku tidak akan ragu membatalkan rencana pertunangan kita kalau malam ini kamu sampai pergi lagi hanya untuk mengurus dia," ucap Cintya menekan kata karena menahan amarah. Dadanya bergemuruh hebat. Wajahnya memerah.Galaxy menarik napas dalam-dalam. Dadanya terasa sesak oleh dilema yang menghimpit. Hanya saja, dilema itu sembilan puluh persen pikirannya sudah dipenuhi oleh bayangan Willona di tengah reruntuhan."Laxy, dengarkan aku. Lona itu sudah dewasa. Dia dokter,

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 448. Kapten Betrand

    "Dok! Bagaimana ini?" Seorang perawat panik melihat banyaknya korban yang terluka.Sedang seorang wanita cantik berdiri tegak dalam balutan jas putih. Tingginya proporsional, setidaknya dia tidak mendongak jika mau melotot pada Galaxy.Wajahnya cuma sedikit cantik–KATA GALAXY, dengan nada rendah menekan. Namun, sebenarnya memuji Willona memiliki daya tarik yang unik. Matanya tajam dan jernih. Dia cerdas dan selalu bekerja dua langkah lebih cepat dari orang di sekitarnya. Rambutnya sering diikat rapi ke belakang saat bekerja, menonjolkan leher jenjangnya.Jika non formal, dia sering menggerai surai hitamnya, menampakkan keanggunan.Dia tidak membutuhkan riasan untuk tampak cantik. Karena adonan David dan Irish benar-benar berhasil mencetak wanita yang punya daya pikat luar biasa.Dulu, dia memang sengaja pakai kacamata cupu. Tapi sejak tahu Galaxy punya kekasih, dia melepas cupu style-nya.Entahlah, jangan ditanya kenapa? Kini, wanita berjas putih itu memakai maskernya. "Kassa steri

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 447. Kekasih Galaxy

    "Lona, dengar Papa. Jangan terlalu sering menempel pada Kak Laxy. Dia itu pengaruh buruk, kamu harus jaga jarak!" Sebenarnya hanya gertakan agar putrinya tidak terlalu didominasi oleh Galaxy. Akan tetapi, Willona justru menatap ayahnya dengan mata berkaca-kaca. "Papa mau aku dan Kak Laxy pisah? Apa salah dia? Dia selalu datang tepat waktu untuk menjagaku. Dia juga, .... yang tanpa ngomong sudah tahu apa yang aku mau. Tahu apa yang aku butuhkan." Sore harinya. Galaxy yang baru berusia empat belas tahun, tapi memiliki tinggi badan yang cukup menjulang, datang dengan wajah merah padam. Laxy berdiri di hadapan David, menyembunyikan Willona di balik punggungnya. "Om, aku nggak suka kalau Lona menangis." Galaxy menatap tajam siap bertempur. David mengerutkan keningnya. "Hey, Bocah. Kamu datang mau jadi sok tahu?" "Jangan berani-berani membentak atau memarahi Lona lagi, Om. Kalau Om nggak bisa jaga perasaan Lona, katakan saja. Aku yang akan membawanya ke rumahku dan merawatnya jauh

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 446. Willona

    "Jangan dekat-dekat seperti itu, Bocah?! Akhh. Anakku alergi demit!" pekik David. Dia merasa jerit batinnya selama ini tidak menembus langit. Keinginannya mengusir Galaxy belum berhasil. Malah selalu saja ada sebab yang membuat anaknya dan bocah demit itu lengket.Galaxy berdiri dengan wajah cemberut. "Kalau jauh, gimana aku lihatnya? Om ini nggak paham teori. Memangnya melihat bayi dalam box bisa dalam jarak lima meter?""Itu box kaca transparan, Bocah. Cukup kamu lihat dari jauh saja. Dah sana yang jauh. Lagi pula, bayinya Om nggak boleh terkontaminasi kenakalanmu." David mendelik."Aku bodyguard-nya, harus dekat. Lagian adikku ini bukan pajangan. Kenapa harus dilihat dari jauh?""Kamu tetap dilarang mendekat lebih dari radius dua meter." David menggerakkan tangannya membuat garis pembatas.Galaxy tidak bergeming. Dia justru melipat tangan di depan dada dengan gaya menantang."Om David jangan egois. Kalau waktu itu aku tidak mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan Tante Irish yang

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 445. Sayang, Bangun

    "Sayang, bangun, Sayang ...." Bibirnya gemetar menatap wajah istrinya. "Bangun kumohon ....."Rasa sesal menjalar dan mencengkram dadanya kuat-kuat hingga rasanya seperti ditusuk ribuan duri. Dia sangat menyesal memilih pergi meninggalkan istrinya. Meski. Ya, meski dia langsung kembali dan membatalkan pertemuan langsungnya pada profesor itu. Dia tetap sangat menyesal.David sudah sempat pergi ke luar kota dengan helikopter, dan menempuh perjalanan sekitar 2 jam. Dan begitu tiba di helipad sebuah hotel, dia langsung meminta untuk kembali ke kotanya.Begitu kembali, teleponnya berdering dan ternyata Irish memanggil. Ketika diangkat, David hanya mendengar rintihan istrinya. Saat itu, rasanya begitu ngilu hingga pria itu melajukan mobilnya begitu cepat. Dan untungnya belum terlambat.Suasana di dalam mobil menuju rumah sakit sangat mencekam."Kamu akan baik-baik saja, Sayang. Anak kita juga akan baik-baik saja." David terus mengecup pucuk kening istrinya. Ada tetesan air mata yang lepas

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 444. Menyesal Tidak Jujur

    Jadwal David nanti di sebuah aula seminar kedokteran. Dia akan bertemu dengan profesor itu, untuk diskusi proyek.Kini seorang pria tampan baru saja menapakkan kakinya di sekitar ball room itu. "Apa Profesor Franky sudah tiba?" tanya pria tampan itu sambil menatap arloji seharga sepuluh bulan gajinya itu."Menurut informasi, baru saja tiba dan beliau duduk di meja VVIP barisan depan. Sebelah meja kita."Pria itu mengangguk kecil dan melangkah tegap sambil membenarkan jasnya.Kakinya mengikis jarak pada pintu ball room. Pria itu tersenyum lebar karena hadir bukan sebagai dirinya sendiri."Keren ... Luar biasa .... Ketampanan memang by modal. Jas mahal tak bisa bohong," katanya pada diri sendiri.**"Tenang, Sayang. Papa akan cepat kembali. Dia nggak akan betah berlama-lama jauh dari kita." Irish mengusap lembut perutnya.Setelah seharian merasa jiwanya kosong karena ditinggal suaminya. Setelah seharian hidup tanpa separuh jiwanya, akhirnya Irish masuk kamar."Sayang, ternyata tanpa pa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status