Share

Ritual Persembahan

Author: Sedap Malam
last update publish date: 2026-09-10 02:18:03

"Lihat, Malam ini kita memiliki cukup makanan dan teman tidur yang cantik," ujar salah satu orang yang ada di depan Sari.

Orang-orang berwajah sangar, berpakaian kumuh dan rambut panjang serta membawa senjata berupa kapak, panah, golok dan tombak. Seolah mereka itu berasal dari dunia kuno. "Tuan, kami enggak sengaja ke sini," ujar Sari, dia berusaha melindungi Ratna yang bersembunyi di belakang punggungnya.

"Hah? Kalau kalian sudah berada di sini, berarti sudah memasuki wilayahku. Artinya kalia
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Nelayan Perkasa Pemikat Wanita    Ritual Persembahan

    "Lihat, Malam ini kita memiliki cukup makanan dan teman tidur yang cantik," ujar salah satu orang yang ada di depan Sari.Orang-orang berwajah sangar, berpakaian kumuh dan rambut panjang serta membawa senjata berupa kapak, panah, golok dan tombak. Seolah mereka itu berasal dari dunia kuno. "Tuan, kami enggak sengaja ke sini," ujar Sari, dia berusaha melindungi Ratna yang bersembunyi di belakang punggungnya."Hah? Kalau kalian sudah berada di sini, berarti sudah memasuki wilayahku. Artinya kalian harus menebus kesalahan itu dengan sesuatu yang sepadan," ujar ketua kelompok."Aku bawa uang, mungkin bisa digunakan untuk kalian berbelanja kebutuhan pokok semacam beras atau ikan segar," Sari mengeluarkan sejumlah uang yang dia bawa dari desa nelayan, uang tersebut pemberian Sumiyati.Clink!Koin emas itu dilempar membentur bebatuan di tanah, salah satu pria berwajah sangar segera memungutnya. Yang memeriksa apakah uang itu benar-benar emas asli atau bukan. "Dari mana kamu mendapatkan uang

  • Nelayan Perkasa Pemikat Wanita    Terjebak Di Pulau

    Sementara Kardi sibuk mengendalikan hawa nafsunya, ia sering berdiam diri di kamar karena merasa tidak nyaman jika keluar dari ruangan. Orang-orang akan melihat bagian pribadinya menonjol di balik celana, jadi Dia memutuskan hanya berada di dalam kamar saja."Apa yang terjadi dengan Sari? Apakah dia memiliki penyakit menular kelamin?" tanya Kardi yang pada saat itu ditemani Sumiyati."Aku tidak tahu, kenapa kamu masih memikirkan dia? Padahal aku siap melayanimu dengan segala kemampuan yang akan bisa, coba Mas di mana kurangku selama ini?" Sumiyati balik bertanya, dia merasa sekarang waktunya untuk memperbaiki hubungan rumah tangga mereka yang selama ini berlangsung dengan dingin tanpa komunikasi yang dua arah."Sejak menikah denganmu, aku merasa semuanya hambar. Terkadang butuh perempuan lain yang memakai tentang diriku," kata Kardi."Kamu kurang bersyukur, sudah beberapa kali menikah namun selalu berakhir dengan perceraian. Dengan mudahnya kamu mengakhiri hubungan, tanpa mempedulikan

  • Nelayan Perkasa Pemikat Wanita    Mencari Yudha ke pulau kosong

    Dulu Aini, ibunya Sari mahir membuat ramuan obat. Kemampuan itu diturunkan pada Sari, untuk mengibarkan penyakit ringan dengan bahan-bahan yang disediakan oleh alam. Sebenarnya yang dibuat Sari itu merupakan obat pengencang alat vital bagi perempuan melahirkan atau bisa juga digunakan perempuan biasa untuk membersihkan alat vital dari racun dan bakteri yang mengganggu (gurah vagina). Efek samping dari ramuan itu bisa mengeluarkan racun berbahaya bagi organ kewanitaan, cairan kuning keruh yang keluar merupakan bakteri jahat yang membuat keputihan."Ternyata kamu mahir dalam membuat ramuan semacam itu," puji Sumiyati esok harinya saat bertemu Sari di dapur. Sari lantas menjelaskan berbagai khasiat lainnya, hanya saja ikan busuk tidak termasuk bagian dari ramuan tersebut."Aku hanya melakukan seperti yang pernah ibuku ajarkan dulu," ucap Sari tetap rendah hati."Lantas ramuan apa saja yang bisa kamu kerjakan, membuat organ intim wanita menjadi lebih enak bagi laki-laki. Jika kamu bisa me

  • Nelayan Perkasa Pemikat Wanita    Gagal Maning Gagal Maning

    Pagi itu sebuah kesimpulan disepakati oleh Ratna, Sari dan Sumiyati tentang upaya pembatalan pernikahan antara Kardi dan Sari, dengan sebuah kompensasi berupa pemberian uang serta perhiasan kepada Sari."Untuk sementara aku memberimu ini dulu, nanti kalau benar-benar gagal aku tambahin lagi uangnya!" ucap Sumiyati, dia menyerahkan sebuah gelang yang terbuat dari emas pada Sari."Ya aku pun tidak ingin menikah dengannya," kata Sari tersenyum.Sekitar jam 09.00 pagi, Sari pergi ke pasar yang ada di dekat pelabuhan untuk membeli beberapa rempah-rempah. Kemudian setelah itu dia pulang ke rumah lamanya yang dalam kondisi porak-poranda akibat badan gempa hari ini, di bekas dapur dia mencampur jahe merah, kunyit, rumput gajah dan ikan busuk yang sudah dihaluskan."Aku harus mengoleskan ini ke alat vitalku? Huh, konyol ... tapi cuma ini yang bisa aku lakukan untuk mencegah pernikahan itu terjadi, semoga dia enggan menyentuhku," ujar Sari, telah mencampur beberapa rempah-rempah dan menggilingn

  • Nelayan Perkasa Pemikat Wanita    seperti malam pertama.

    "Aaah, Maaaas! Ini gede banget, aaaakh!" Sumiyati menggeliat, ia merasakan pusaka itu masuk tanpa hambatan dan membuat miliknya teras penuh menyentuh setiap syaraf pemicu kenikmatan. Kardi tersenyum, ia begitu percaya diri setelah sekian tahun enggak merasakan kenikmatan hakiki percintaan dengan istrinya. "Kamu suka? Coba gerakan lebih lembut," bisik Kardi, ia melihat Sumiyati membungkuk dan mulut mereka beradu. Hisapan Sumiyati pada lidahnya seperti stimulasi tersendiri yang membuat permainan itu semakin liar dan ganas layaknya pengantin baru."Ayo, gerakkan dengan lembut!" Kardi yang menghentak dari bawah menepuk pinggul Sumiyati, ia mulai kehabisan energi dan membiarkan istrinya mengulek pelan.Namun keperkasaan Kardi di ranjang belum juga bisa diimbangi oleh Sumiyati, perempuan itu terlihat kaku. Hanya butuh beberapa menit saja, Sumiyati yang merasakan sensasi super geli tiba-tiba menggelinjang, tangannya berpegang pada pundak dan dada Kardi, mulutnya mendesis. "Aaaah, aku keluar!

  • Nelayan Perkasa Pemikat Wanita    Efek Pil Kejantanan

    Jam dua dini hari Kardi terbangun, dia yang tidurnya tengkurap merasa ada sesuatu yang mengganjal di bawah sana dan sangat mengganggu. Belum lagi soal perutnya ya benar-benar membuat Kardi tidak bisa tidur dengan posisi yang nyaman akibat terlalu banyak makan sore tadi. "Benda apa ini kok ada di sini?" gumam Kardi, dia duduk dan meraba lantai tempat dia tidur namun tidak menemukan apapun. Kemudian dia berdiri, hal aneh yang dia rasakan ketika dia melihat bayangan dirinya di cermin."A---apa ini?" Celananya terlihat menonjol, seperti ada sebuah timun besar dia simpan di dalam saku sekarang. Dia segera merogoh, menggemam benda itu namun terasa hangat dan hidup."Tak mungkin! Ini benar-benar punyaku!" seru Kardi, dia yang tidak percaya segera menurunkan celananya dan benar saja benda itu merupakan organ intim miliknya yang memiliki ukuran berbeda dari biasanya, besar dan berotot. Jika sebelumnya Kardi merasa malas untuk bergerak, tiba-tiba tubuhnya merasa bugar dan bertenaga bahkan ada h

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status