Share

Bab 059

last update publish date: 2025-09-11 04:29:56

Brutus maju duluan. Dengan tubuh sebesar tembok berjalan, setiap langkahnya membuat lantai bergetar. Dia mengayunkan rantai baja setebal pergelangan tangan manusia dewasa, suara dentumannya memekakkan telinga.

“RAAAHH!”

Rantai itu menghantam ke arah Kael dengan kekuatan yang bisa merobohkan pilar beton. Namun, tepat sebelum mengenai tubuhnya, Kael hanya memiringkan bahu sedikit. Rantai itu menghantam lantai, menciptakan retakan panjang di semen.

Kael melirik retakan itu, lalu tersenyum miring.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Saut Sirait
Bagian ini membuat karangan menjadi tidak bermutu. Author tampaknya membuat orang bodoh sebagai target population. Jadi tidak menarik lagi
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 472

    Tekanan dari dua titik di luar angkasa itu menjalar ke segala arah tanpa pandang bulu.Di sisi bumi, Xiao Peng yang tadi masih bergerak di antara prajurit-prajurit yang tersisa mendadak berhenti. Bukan karena memilih untuk berhenti, melainkan karena tekanan yang mengalir dari pertarungan di kejauhan itu membuat udara di sekitarnya terasa seperti sesuatu yang harus dilawan untuk sekadar bergerak maju satu langkah.Evelyne yang melayang tidak sadar dalam perlindungan energi Kael diam, Xiao Peng berdiri, Chen Wuji, Huang Tianlung, Long Tianshi, semuanya menghentikan diri tanpa perlu berkomunikasi satu sama lain.Di sisi Planet Aethon Vel, hal yang sama terjadi.Para Prajurit Galaxy yang masih tersisa sudah tidak bergerak sejak beberapa menit terakhir, bukan karena mendapat perintah melainkan karena tekanan yang keluar dari pertarungan antara dua sosok itu membuat sistem kendali dalam armor mereka memberikan peringatan bahaya yang tidak bisa diabaikan.Yang bisa semua orang lakukan, dari

  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 471

    Kael bergerak lagi. Bukan dengan cara yang sama seperti sebelumnya, bukan dengan membaca dan merespons, melainkan dengan cara yang tidak memberi Zetharion kesempatan untuk memulai polanya sendiri.Bilah Pedang Kegelapan Tak Bertepi menyapu dari kiri ke kanan dalam tebasan horizontal yang membawa seluruh energi perak yang sekarang mengalir dalam frekuensi yang berbeda dari sebelumnya. Zetharion mengangkat lengan kirinya untuk memblokir, dan bilah itu menghantam lapisan armor di lengan tersebut.Pada titik ini, energi perak yang mengalir dari bilah meresap ke dalam lapisan hitam keunguan itu, bukan menggores permukaannya melainkan masuk ke dalam strukturnya, dan di dalam sana ia meledak.KRAK!Armor di lengan kiri Zetharion retak dari dalam, serpihan hitam keunguan berhamburan ke luar angkasa, dan di bawah retakan itu darah ungu gelap merembes keluar.Zetharion mendengus, menarik lengannya kembali, dan membalas dengan tendangan ke arah dada Kael, menggunakan momentum tarikannya untuk me

  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 470

    "Evelyne."Tidak ada jawaban."Evelyne!"Masih tidak ada.Kael memanggil namanya lagi dan lagi, tangannya menopang punggung istrinya, mencoba merasakan aliran energi di dalam meridian tubuh itu dengan cara yang sama seperti ia menyembuhkan orang-orang selama ini. Namun tangannya bergetar dengan cara yang tidak pernah ia biarkan terjadi dalam situasi apa pun sebelumnya."Kenapa..." Suaranya pecah di tengah. "Kenapa kau mencoba melindungiku, Evelyne? Kau..."Ia tidak bisa menyelesaikannya. Tidak bisa menemukan kata-kata untuk kalimat yang tidak ia izinkan dirinya selesaikan, karena menyelesaikan kalimat itu berarti mengakui kemungkinan yang tidak bisa ia terima.Napas Evelyne ada. Namun tiap kali ia merasakannya, interval antara satu tarikan napas ke berikutnya terasa semakin panjang dan semakin panjang.Kael memanggil namanya lagi, lebih keras, dengan cara seseorang yang sudah kehabisan cara lain untuk membuat seseorang membuka mata.Namun, tidak ada jawaban.Di dalam hatinya, sesuatu

  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 469

    Zetharion Valdris menatap tubuhnya sendiri.Lengan kanan yang tadi patah di siku sekarang sudah lurus kembali, disatukan kembali oleh lapisan armor hitam keunguan yang mengunci tulang di posisi yang benar dan menambalnya dari dalam. Luka-luka di wajahnya, memar di rahang, robek di pipi, semua sudah tertutup di bawah lapisan yang sama.Dari luar, tidak ada sisa dari pertempuran sebelumnya.Namun di dalam, ia tahu harganya.Kemampuan ini bukan sesuatu yang bisa dipertahankan tanpa batas. Setiap detik yang berlalu menguras sesuatu yang jauh lebih dalam dari energi biasa, sesuatu yang tidak bisa diisi ulang dalam waktu singkat. Ketika lapisan itu akhirnya melepaskan diri, yang tersisa di baliknya tidak akan lebih kuat dari tubuh yang sudah dikuras habis.Dia hanya punya beberapa menit.Tapi dia tahu, itu cukup untuk mengakhiri ini.Matanya yang merah gelap berputar ke Kael, dan apa yang keluar dari tatapan itu bukan sekadar niat bertarung. Ini sesuatu yang lebih mendasar dari itu, keingin

  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 468

    Zetharion menyerang lagi.Kepalan kanannya meluncur dari kiri ke kanan dalam gerakan horizontal yang membawa aura ungu di sepanjang jalurnya, cukup untuk merobek kapal perang kalau mengenainya.Kael menunduk, membiarkan kepalan itu lewat di atas kepalanya dengan jarak beberapa sentimeter, lalu melangkah ke dalam, masuk ke dalam jarak yang terlalu dekat untuk serangan besar, dan menghantam tulang rusuk kiri Zetharion dengan sikunya.KRAK.Bukan suara benturan biasa. Itu adalah suara tulang.Zetharion terhuyung ke kanan dari dampaknya. Ia belum sepenuhnya berhenti ketika Kael sudah ada di sisinya, tangan kiri memegang lengan kanan Zetharion dan tangan kanan melancarkan tiga pukulan beruntun ke wajah yang sama persis di tiga titik yang berbeda, ketiganya mengalir energi perak yang menembus ke dalam dari permukaan kulit.Kepala Zetharion terlempar ke belakang tiga kali berturut-turut, dan darah ungu gelap memercik ke luar angkasa dari mulut dan hidungnya di setiap tumbukan.Zetharion menc

  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 467

    Evelyne tiba di barisan Xiao Peng dengan kecepatan yang langsung membawa dampaknya.Ia tidak berhenti untuk mengukur situasi. Ia sudah melakukannya selama ia menunggu, dan gambarannya sudah jelas. Ribuan prajurit di sekelilingnya, formasi yang terus bergerak mengisi celah yang ditinggalkan oleh rekan-rekan yang sudah tumbang.Energi perak mengalir dari telapak tangannya.Xiao Peng yang melihat itu mengangguk singkat. Istri Pemimpin Agung bukan seseorang yang perlu dilindungi di medan ini.Evelyne mendorong kedua tangannya ke depan, energi perak memancar dari keduanya bukan sebagai satu serangan melainkan sebagai dua jalur yang bergerak dalam pola spiral yang saling melilit, menguat saat berputar bersama sebelum akhirnya menghantam barisan terdepan seperti bor raksasa yang tidak peduli pada apa yang ada di jalurnya.Tiga ratus prajurit dalam jalur itu terlempar bersamaan.Namun Evelyne sudah bergerak lagi sebelum mereka selesai terpental.Kael pernah mengajarinya bahwa kecepatan adalah

  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 388

    Begitu kata terakhir itu keluar dari mulut Huang Tianlung, Chen Wuji bergerak.Tidak ada peringatan. Tidak ada ancaman verbal lagi. Hanya tindakan murni.WUSHHHHH!!!Tubuhnya menghilang dari tempatnya berdiri, lalu muncul kembali tepat di depan Huang Tianlung dalam waktu kurang dari sepersekian det

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 387

    Chen Wuji berdiri di tengah Arena Utama, menatap Huang Tianlung yang masih terdiam tanpa jawaban.Keheningan itu berlangsung cukup lama.Lalu Chen Wuji berkata, "Karena kau tidak bisa menyangkal apa yang terjadi, maka biarkan aku yang memutuskan hasilnya."Ia berjalan perlahan ke arah Huang Jianfen

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 379

    Huang Tianlung menoleh ke belakang, menatap rombongan murid-muridnya yang berdiri dengan tegak. Lalu dengan suara yang keras, penuh dengan otoritas, ia memanggil."Jianfeng! Maju ke depan!"Dari barisan kultivator berjubah kuning, seorang pria muda melangkah keluar dengan langkah yang percaya diri.

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia    Bab 394

    Pria itu mundur dengan terhuyung-huyung, berteriak kesakitan. Tangan kirinya langsung mencengkeram pergelangan tangan kanannya yang kini menekuk ke arah yang tidak seharusnya."Bajingan!"Kael menatapnya dengan dingin. "Tangan yang berani terangkat ke arah orang tua tidak layak untuk tetap utuh. An

    last updateLast Updated : 2026-04-03
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status