بيت / Mafia / Nona Incaran Ketua Mafia / Bab 37 Mengajak Liburan.

مشاركة

Bab 37 Mengajak Liburan.

مؤلف: SanASya
last update تاريخ النشر: 2026-01-20 12:58:30

Bella masih berdiri di dekat sofa ketika pria itu melangkah ke hadapannya. Pria itu tersenyum lebih dulu, senyum yang hangat dan sopan.

“Selamat sore, Nona Muda,” sapanya. “Masih ingat saya?”

Bella menatapnya lebih saksama, lalu mengangguk. “Tentu saja, kamu Rico, kan?Aku tidak menyangka akan bertemu lagi denganmu.”

Rico mengangguk cepat, senyumnya melebar. “Iya, Nona. Saya juga tidak menyangka bertemu dengan Anda, senang Nona mengingat saya.”

Bella menatap penuh rasa ingin tahu, “tapi, kenapa
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 226 Pulang sekarang.

    Bella belum mengetahui apa yang sedang terjadi dengan Shin, tetapi hatinya terasa kurang nyaman sejak perpisahan mereka semalam. Hari ini ia hampir tidak bisa fokus mengajar, hingga Miss Clara beberapa kali menegurnya. Ia tidak mengerti apa yang membebani pikirannya. Pagi tadi ia sudah menghubungi ayahnya dengan sedikit basa-basi agar tidak menimbulkan kecurigaan, dan ia merasa lega karena sang ayah baik-baik saja. Namun, bayangan wajah Shin yang tersenyum semalam terus muncul di kepalanya. Bella berulang kali menggeleng pelan, menepis pikiran itu dan fokus dengan anak-anak di kelas.Tepat pukul satu siang, pekerjaan Bella akhirnya selesai. Ia baru saja bersiap untuk pulang ketika ponselnya bergetar, menampilkan pesan dari Chiara.Chiara: Bella, bisa kita bertemu sekarang di pusat kota Whitesand?Chiara: Ada hal penting yang ingin kubicarakan. Kita bertemu di kafe depan gedung kejaksaan.Bella mengernyit bingung. Tempat itu sangat jarang mereka datangi, seingatnya baru sekali mereka b

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 225 Memindahkan Tahanan.

    Satu mobil tahanan antipeluru, delapan mobil berisi lima puluh lima pasukan elit yang dipimpin oleh Komandan Richard Lombardi, serta satu mobil kejaksaan yang membawa empat orang jaksa termasuk Chiara telah mengepung sebuah vila mewah yang terletak di daerah perbukitan Barat Kota Whitesand.Suasana di dalam barisan penjemput terasa sangat tegang sekaligus membakar semangat. Jantung mereka berdebar kencang dilingkupi rasa penasaran yang luar biasa untuk melihat langsung sosok pemimpin mafia tertinggi di kota Blackstone. Di kalangan aparat keamanan, siapa yang tidak tahu reputasi mengerikan dari penguasa bayangan tersebut? Kekuasaannya bahkan disebut-sebut melebihi pengaruh Walikota Blackstone sendiri.Mereka sering mendengar rumor bahwa pria ini masih berusia cukup muda. Namun, sangat jenius dalam berbisnis, mematikan dalam bertarung, dan hanya butuh waktu lima tahun untuk memaksa seluruh kelompok mafia tunduk di bawah perintahnya. Mengingat betapa kuatnya kelompok kriminal di kota itu

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 224 Terlibat.

    "Anda terkejut, bukan, Walikota DeLuca? Saya pun juga demikian," ucap Bianchi dengan nada yang terdengar sangat puas.Giovanni menatapnya dengan pandangan penuh selidik. "Bagaimana Anda bisa tahu kalau pria di dalam foto ini adalah Shin Vitali?"Seingat Giovanni, tidak ada satu pun orang luar yang mengetahui bagaimana rupa asli dari sosok pemimpin di balik bayangan ini. Namun, ia teringat pada laporan Richard semalam bahwa pria di depannya ini bekerja sama dengan kelompok mafia Black Serpent. Giovanni menahan dirinya agar tidak menyuarakan hal itu. Ia memilih untuk berpura-pura tenang dan menunggu jawaban dari mulut Bianchi."Saya pun sebenarnya baru mengetahuinya. Beberapa hari yang lalu, saya mengajukan cuti dan pergi ke luar kota untuk mengunjungi kerabat. Lalu, kerabat saya memberikan sebuah informasi penting yang mungkin akan berguna. Dia menunjukkan sebuah foto Luca Vitali yang sedang duduk bersama dengan para pemimpin kelompok mafia Blackstone," ujar Bianchi sembari menyodorkan

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 223 Berhasil menangkapnya.

    - Beberapa jam yang lalu.Tempat yang menjadi lokasi penahanan sementara untuk Shin berada di sebuah ruang bawah tanah, tepat di bawah properti pribadi milik Bianchi. Setelah orang-orang itu berhasil melumpuhkan Shin menggunakan trik kecil, menembakkan peluru berisi obat bius dosis tinggi ke lengan kirinya, Shin dibawa ke tempat ini dalam keadaan setengah lemas. Kedua lengannya kini diikat erat dengan rantai dalam posisi terangkat menggantung ke atas.Di dalam ruangan yang remang-remang dan pengap itu, terdengar tawa yang saling bersahutan dari musuh-musuhnya. Mereka merasa bangga karena akhirnya berhasil menangkap Shin Vitali. Di sudut ruangan, beberapa pria berbadan kekar mulai melontarkan ejekan jahat."Lihat ini! Jadi ini sosok legendaris penguasa seluruh Blackstone?" ejek salah satu pria sambil meludahi lantai. "Ternyata kau tidak lebih dari seonggok daging yang tidak berdaya jika sudah terikat seperti ini!""Benar-benar memalukan!" timpal pria lain sambil tertawa terbahak-bahak.

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 222 Informasi penting.

    Malam di Kota Whitesand tidak berbeda jauh dengan malam di Kota Blackstone, kejahatan bisa saja terjadi kapan saja jika sudah direncanakan dan ada kesempatan.Mobil yang dikendarai Shin melaju dengan tenang membelah keheningan jalanan menuju perbatasan. Kondisi jalan tampak sangat sepi dan lengang. Namun, tidak lama kemudian, beberapa lampu sorot mobil menyusul dan membayangi dari arah belakang. Selama beberapa saat tidak terjadi pergerakan apa pun, hingga salah satu mobil mendadak mempercepat laju kendaraannya dan menyamakan posisinya tepat di samping mobil Shin.Shin mulai memperhatikan gerak-gerik mobil-mobil itu lewat kaca spion. Jalanan ini sangat sepi, dan di depan mereka juga sama sekali tidak ada kendaraan lain. Entah kenapa empat mobil yang tiba-tiba muncul ini justru menahan laju mereka dan tidak berniat mendahului. Baru saja hal itu terlintas di benaknya, dua mobil di antaranya kembali menambah kecepatan. Shin baru menyadari bahwa keempat mobil tersebut kini telah menutup s

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 221 Mengetahui Rahasia.

    "Setelah itu, Kakek menunjukkan foto keluarga yang membuatku akhirnya percaya. Aku baru tahu kalau aku masih memiliki keluarga, dan beliau adalah satu-satunya keluargaku yang masih hidup," Shin mengakhiri ceritanya.Bella bertanya dengan nada suara yang hati-hati, "Ayah dan ibumu?""Mereka meninggal di hari aku menghilang. Waktu itu kami baru pulang berlibur. Dalam perjalanan pulang, musuh mengejar mobil kami hingga jatuh ke dalam jurang. Aku tidak ingat bagaimana kejadiannya, tetapi ketika sadar, aku sudah berada di tempat yang berbeda dari lokasi kecelakaan. Namun saat tidak menemukan jasadku, Kakek percaya aku masih hidup dan terus mencariku selama setahun. Hingga suatu hari, beliau menemukan jejakku dan menelusurinya hingga ke desa. Setelah tahu kalau desa tersebut pernah diserbu sekelompok penjahat dan anak-anaknya dibawa pergi, Kakek mencari tahu nama kelompok itu dan berhasil menemukanku.""Apakah semua anak yang kau temui di organisasi tersebut ikut masuk ke dalam kelompok Red

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 96 Kecurigaan Chiara.

    Keesokan harinya, Bella yang sudah bangun masih diatas ranjang dengan perasaan yang cukup rumit. Memikirkan sikap Luca semalam....Bella menutup matanya dengan lengan dan menarik nafas untuk memberikan ketenangan pada dirinya. Ketika ia mengangkat tangan dan menatap langit-langit kamar, pikirannya

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 93 Liburan berakhir.

    Kapal yang telah berlayar selama lebih dari seminggu akhirnya merapat di pelabuhan pantai Whitesand. Satu per satu penumpang turun dengan tertib. Suasana pelabuhan padat dan ramai oleh suara langkah kaki, percakapan, serta bisik-bisik orang yang masih belum puas menikmati perjalanan terdengar di ma

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 83 Kunci Kemenangan.

    Di luar kamar penahanan, waktu tanpa terasa sudah lebih dari setengah jam sejak Luca, Matteo, dan Vito masuk ke dalam. Akan tetapi, pintu itu belum juga terbuka.Salah satu pengawal yang berdiri paling dekat dengan pintu mulai gelisah. Ia beberapa kali melirik ke arah daun pintu yang tertutup rapat

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 77 Nomor Handphone.

    Klinik di kapal pesiar itu cukup luas dan tertata rapi. Beberapa alat medis modern tersusun di sepanjang dinding, lengkap dengan tempat tidur pasien, lemari obat, serta lampu pemeriksaan yang terang menggantung di atas meja medis.Begitu mereka sampai di sana, Adrian dan Matteo langsung mengambil a

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status