แชร์

BAB 10 CEMBURU

ผู้เขียน: Libra Syafarika
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-04 12:00:12

Axel semakin menarik pinggangku hingga tubuh kami menempel rapat. Ujung alisnya terangkat, jelas sekali saat ini dia sedang menikmati momen menggodaku.

"Kayla... kalian..." Suara syok Hani terdengar bergetar di depan kami.

Aku spontan menarik tanganku dari bibir Axel, lalu dengan sekuat tenaga melepaskan diri dari rangkulan posesifnya.

"H-Hani... Gue... ikut Axel sebentar, ya," ujarku sambil menyeringai garing. Kedua tanganku saling bertaut gugup di belakang punggun
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 73 HATI YANG TERKOYAK

    "Xel... kami nggak berniat menghina sepupu lo. Gue tahu Hani itu cuma bercanda," bela Inez berusaha mencairkan suasana.Namun, aura dingin di meja kami terasa semakin membakar, dan aku bisa melihat gurat amarah yang mulai tersulut di dalam sepasang mata Inez."Lo sadar nggak sih, Xel?" lanjut Inez tajam, menatap Axel lurus-lurus. "Sejak kita bertemu lagi setelah gue balik dari luar negeri, lo jadi gampang banget sensitif. Apalagi kalau itu menyangkut soal Kayla. Lo terlalu berlebihan!""Udah, Kak... udah. Ini emang salah aku, kok," pangkas Hani mencoba melerai dengan raut wajah panik ketakutan. "Kak Axel... aku minta maaf ya. Aku emang salah. Aku janji nggak bakal ngomong gitu lagi soal Kayla."Aku menarik napas perlahan, menyandarkan tubuhku ke sandaran kursi. Aku duduk bersedekap, berpura-pura tenang menonton pertengkaran dua sahabat yang dari luar terlihat sangat serasi bak sepasang kekasih yang sedang dimabuk cemburu."Nggak! Ini buka

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 72 DIBELA SUAMI RAHASIA

    "Oohh... jadi gitu ya..." ucap Hani memandangku dan Axel secara bergantian dengan raut wajah yang masih dipenuhi rasa penasaran.Sementara itu, Inez tetap membeku menatap Axel yang masih tenang menikmati minuman di gelas bekas bibirku. Dari raut wajahnya, aku bisa melihat goresan lara dan guncangan kecil di sana.Mungkinkah... Inez mulai menaruh rasa cemburu?"Tebakan gue ternyata nggak salah," ucap Inez akhirnya memecah keheningan. Ia menatapku dengan senyum lebar yang dipaksakan terlihat ramah. "Lo... cukup disayang sama Axel sebagai adik sepupu."Aku dan Axel sempat saling berpandangan sejenak, lalu cepat-cepat kembali mengalihkan pandangan ke arah lain.'Menyayangi sebagai sepupu? Axel itu suami gue, Inez!' desisku murka dalam hati sembari mengacak-acak makanan di piringku dengan kasar."Jadi... keputusan gue buat berteman sama lo itu benar, kan, Kayla?" lanjutnya lagi, masih bertahan dengan ukiran senyum lebarnya."

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 71 CIUMAN TIDAK LANGSUNG

    Jadi, aku memang hanya salah paham? Axel ternyata benar-benar sedang meeting pekerjaan. Tapi tetap saja, rekan kerjanya itu adalah Inez. Aku yakin, Inez sengaja memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa melangkah makin dekat dengan Axel. "Eh, kenapa malah berdiri bengong di sini?" protes Inez sembari mengambil posisi di antara aku dan Axel. "Ayo gabung ke meja kami!" "Ayo!" sahut Hani penuh semangat sembari merangkul lenganku antusias. Aku akhirnya menuruti kemauan mereka dan bergabung di meja Axel dan Inez, meskipun hatiku terasa sangat tidak nyaman dan terbakar cemburu. Tepat saat aku dan Hani hendak mengambil posisi duduk di kursi Inez sebelumnya, Axel tiba-tiba merengkuh pergelangan tanganku. "Di situ kursi Inez. Lo duduk di samping gue aja," ucapnya dengan nada suara tegas yang seketika membuat detak jantungku berpacu kencang. Aku melirik Inez sejenak dengan ragu. "Tapi..." Ine

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   Surat Cinta Dari Othor

    Hai guys... Yuk kasih othor Gem atau Koin. Tiap 10 Gem ada 1 bab bonus lho, dan tiap 100 koin bisa dapat 1 bab bonus juga. Yuk buruan, mumpung othor banyak nganggur, banyak cadangan bab😂😂😂 Jangan lupa komentar yang baik-baik biar othor gak hilang arah 🤭 Lope u guys...

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 70 SALAH SANGKA

    "Kay... kok malah diam aja sih?!" tanya Hani sembari meneliti arah pandanganku yang membeku. "Ye... ngapain cuma berdiri meratapi dari luar? Ayo masuk aja sapa mereka!" Hani menarik lenganku untuk diajak masuk ke dalam restoran. Namun, tepat pada saat itu, ponsel di saku celanaku tiba-tiba bergetar menyuarakan panggilan masuk. Aku buru-buru menarik tanganku di ambang pintu, menahan langkah kami berdua. "Bentar, Han. Ponsel gue bunyi." Begitu kuperiksa layarnya, nama Axel seketika terpampang jelas di sana. Aku melirik tipis ke arah dalam restoran, melihat Axel yang sama sekali belum menyadari keberadaanku di depan pintu. Tanpa ragu, aku langsung memencet tombol merah menolak panggilannya, lalu menyusupkan kembali ponsel itu ke dalam saku. "Kita pindah restoran lain aja, yuk!" pintaku pada Hani, panik. "Ih, kenapa sih? Gue kan pengin banget makan muffins di sini..." protesnya sembari terus menar

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 69 MULAI BERBOHONG

    Aku spontan bangkit berdiri, menatap Hani dengan raut wajah panik. "Emm... maksud Rian tuh..." Aku memutar otak secepat kilat mencari alasan yang paling masuk akal. "Karena gue sering bertengkar sama Axel! Nah, iya... gitu maksudnya!"Aku meloloskan tawa garing demi menutupi kecanggungan. Namun, ternyata tidak semudah itu menipu insting seorang Hani. Ia memicingkan matanya, menatapku dengan sorot mata penuh selidik. "Terus kenapa lo sampai harus minta maaf sama Rian? Seolah-olah... lo udah menghancurkan masa depannya?"Hani melangkah makin mendekat, memicingkan matanya lebih tajam lagi. "Lo... menyembunyikan sesuatu dari gue?!"Oh, tidak! Hani tidak boleh sampai tahu soal pernikahanku dengan Axel. Dia itu fans beratnya Axel! Aku tahu pasti seperti apa ekspektasi Hani dan jajaran fans gila lainnya terhadap calon pasangan hidup seorang Axel. Kalau dia sampai tahu aku adalah istri sah dari pria idolanya, mungkin dia akan mengamuk besar dan

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status