Beranda / Romansa / Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan / BAB 57 GARA-GARA VIDEO DEWASA

Share

BAB 57 GARA-GARA VIDEO DEWASA

Penulis: Libra Syafarika
last update Tanggal publikasi: 2026-07-22 18:00:17

"Ah! Apa yang harus gue lakuin sekarang?!" Aku bergerak gelisah di atas kursi, kebingungan setengah mati memikirkan cara menyelamatkan diri dalam situasi genting seperti ini.

​Kalau sampai Axel masuk dan melihatku mengenakan pakaian seksi sambil menonton video dewasa, entah tuduhan mesum apa yang akan bersarang di kepalanya nanti.

​Begitu mendengar deru langkah kaki Axel yang semakin mendekat ke arah kamar utama, aku bergegas bangkit berdiri. 

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 285 KANTOR YANG MENCURIGAKAN

    "Lo harus pergi sama Beni. Jangan pernah lepas dari dia," pintanya dengan raut wajah sangat serius.Aku terdiam sesaat untuk menimbang. "Boleh..."Axel menghela napas panjang, terbersit kecemasan yang mendalam di raut wajah tampannya. "Gue sudah minta seseorang buat selidiki agency itu. Tapi hasilnya belum keluar. Jadi... lo hati-hati ya.""Siap Pak Bos!" sahutku penuh semangat sambil mengangkat telapak tangan di pelipis sebagai tanda hormat.Axel terkekeh kecil, lalu mencubit pipiku gemas. "Hati-hati ya. Jaga diri lo dan bayi kita. Jangan sampai kalian kenapa-kenapa.""Gue kan cuma mau ke agency, Axel...""Lo belum tahu keadaan di kota ini, Kayla," potongnya cepat. Kecemasan di wajahnya terasa begitu nyata. "Lo ingat nggak, kenapa dulu Tante Sarah bersikeras ngelarang lo jadi designer?"Aku mengangguk pelan sambil mengingat kembali nasihat mama dulu. "Karena Mama dulu pernah ditipu dan terluntang-lantung di negeri orang.""Itu juga yang gue takutkan sama lo," timpal Axel cepat sambil

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 284 GARA-GARA SI LESBI

    "Lo nggak suka ya..." tanyaku lirih.Aku sempat berpikiran buruk bahwa Axel tetap ingin memenjarakan diriku dalam kungkungannya—tidak menyukai jika aku bisa sukses mandiri tanpa bantuannya. Namun, prasangkaku itu sepenuhnya salah. Axel tiba-tiba menyunggingkan senyum manis yang seketika membuat jantungku berdegup kencang."Gue nggak mungkin mengikat sayap lo kalau lo memang ingin terbang jauh, Kayla," bisiknya lirih. Ia menyelipkan anak rambutku ke belakang telinga dengan tatapan intens dan hangat. "Kalau lo mau, gue akan dukung sepenuhnya. Tapi... berhati-hatilah. Jangan mudah percaya sama orang asing."Aku mengangguk mantap sambil tersenyum lebar. "Jadi... gue boleh menerima tawaran Sam?"Axel tak langsung menjawab, ia terlihat menimbang jawabannya sebelum mengusap pipiku lembut. "Untuk sementara janga dulu, ya. Lo kan masih baru di kota Liberty. Ini terlalu mendadak. Gue takut itu justru menipuan."Tubuhku seketika lemas mendengar jawabannya. Tetapi, aku hanya bisa menunduk pasrah

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 283 KESEMPATAN EMAS

    Axel seketika terkekeh hingga kepalanya terjelang ke belakang.Aku yang mulai panik memukul lengan Axel karena kesal. "Lo jangan bercanda, Axel!"Axel menatapku dengan sisa tawa yang coba ia tahan sekuat tenaga."Gue serius!" sahutnya dengan raut wajah yang tidak main-main. Ia mencondongkan sedikit wajahnya ke arahku, lalu berbisik. "Lo jujur aja. Tadi udah diapain sama dia?"Aku spontan menelan ludah untuk membasahi tenggorokanku yang mendadak terasa kering. Dadaku bergemuruh hebat saat mengingat kembali perlakuan Cathy yang sejak tadi pagi kusebut aneh. Aku pikir, wanita itu bertanya tentang hubungan intim karena menyukai Axel. Tapi ternyata justru sebaliknya?Aku menggidikkan kedua bahu karena disergap rasa geli bercampur jijik. "Gue nggak mau Cathy ada di rumah, Axel!" Aku berbalik menatap matanya lurus-lurus. "Lo harus ganti terapis. Gue jijik sama dia!""Emang dia nyentuh Lo?" tanya Axel dengan raut wajah mendadak tegang.Aku menggeser tubuh, menyandarkan punggung di bangku tama

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 282 TERKEJUT

    Axel tersenyum tipis sambil mengacak rambutku lembut. "Lo masih tanya itu foto gue atau bukan?"​Aku hanya menggidikkan kedua bahu sambil mencebikkan bibir.​"Apa... tidak berhubungan badan selama tiga bulan membuat lo lupa ciri-ciri fisik gue?" godanya sambil menahan senyum.​Tanpa sadar, pandanganku meneliti bagian dada Axel seolah-olah mampu menembus mantel serta kaos yang dikenakannya.​Benar juga, aku sudah lama tidak berhubungan badan dengan suamiku. Akan tetapi, tidak seharusnya aku melupakan setiap inci dari bentuk tubuhnya.Tapi, bukan itu masalahnya sekrang. Entah kenapa aku tiba-tiba ingin membuka seluruh bajunya dan menjilati bagian dadanya yang bidang seperti es krim.Ah! Pikiran jorok apa ini?​Aku menggigit bibir bawahku, perlahan meraba dada Axel dengan gerakan ragu. "Axel... sepertinya gue benar-benar lupa setiap tanda di tubuh lo. Haruskah sekarang kita cepat-cepat pulang?"​Aku dan Axel sempat membeku sejenak sebelum akhirnya sama-sama pecah dalam tawa.​"Lo kan lag

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 281 BENANG KUSUT YANG TERURAI

    "Kenapa? Lo nggak percaya kalau Axel bisa melakukan itu?" sindir Inez dengan senyum penuh kemenangan.Dalam foto tersebut, terlihat jelas Axel tengah berada di atas ranjang tanpa busana bersama seorang wanita berparas cantik.Namun, hal yang justru membuat hatiku diliputi keraguan adalah ekspresi Axel yang tampak begitu tenang. Lelaki itu justru menatap Inez dengan seulas senyum miring yang tertahan.Aku rasa, aku memang tidak seharusnya percaya pada Inez. Kalau dalam foto ini benar-benar Axel, dia pasti akan sangat panik dan memberiku banyak penjelasan."Lo mau fitnah gue dengan cara apa lagi?" tanya Axel pada Inez dengan nada santai tanpa beban.Inez seketika terlihat gugup; postur tubuhnya mulai menegang gelisah. "Fitnah?" tanyanya dengan seringai yang dipaksakan. "Sejak lo masuk kuliah, tidak terhitung seberapa banyak wanita yang dekat sama lo, Axel. Lo masih nggak mau mengakui hal ini?"Benar juga. Itu bukan sekadar gosip. Wanita mana yang tidak mengejar-ngejar Axel. Tapi, Axel s

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 280 SANG PERUSUH

    "Inez?!" Axel mendongak, menatap sahabat yang pernah menyukainya itu dengan mata membulat sempurna. "Lo... ngapain di sini?"​Inez tak langsung menjawab. Ia menyeringai singkat seraya melirikku yang duduk di samping Axel dengan tatapan sinis.​"Gue lagi ada kerjaan di sini. Lo tinggal di mana?" tanyanya santai, seolah aku tidak ada di sana.​Sialan ini cewek! Dia melihatku, tapi bersikap seolah aku hanyalah angin lalu?​Aku menutup buku sketsa dengan gerakan kasar, menatapnya penuh penolakan. "Mau ngapain?"​Inez melirikku singkat, lalu dengan cepat beralih menatap Axel dengan senyum yang sengaja dibuat menggoda. "Mumpung kita bertemu di sini, gue boleh dong... main ke tempat lo..."​Aku tertawa singkat seraya membuang muka. Rasanya, aku ingin sekali meremas wajahnya hingga tak berbentuk.​"Eh! Lo nggak pernah berhenti ya gatel sama suami orang?!" desisku dengan wajah dingin membeku.​Namun, bukannya tersulut amarah, Inez justru menyeringai dengan tatapan meremehkan. "Emang lo masih p

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status