Startseite / Romansa / Om Bule Kekasihku / Kembali Dan Kejutan Yang Disimpan Rapi

Teilen

Kembali Dan Kejutan Yang Disimpan Rapi

last update Veröffentlichungsdatum: 20.03.2026 22:35:23

Langit pagi di Paris tampak lebih jernih dari biasanya.

Hari terakhir residensi akhirnya tiba.

Di studio kecil di Montmartre, suasana terasa berbeda tidak lagi penuh tekanan, melainkan dipenuhi perasaan yang sulit dijelaskan.

Selesai.

Namun bukan akhir.

Melainkan awal dari sesuatu yang lebih besar.

Nadia berdiri di tengah ruangan yang kini hampir kosong.

Beberapa lukisan sudah dikemas.

Beberapa dikirim ke galeri l
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Om Bule Kekasihku   Perang Yang Tak Terlihat

    Fajar baru saja menyentuh perbukitan Tuscany. Kabut tipis masih menggantung di antara barisan kebun anggur di sekitar villa keluarga Moretti. Cahaya matahari musim semi mulai perlahan menerangi halaman batu yang luas. Namun pagi itu tidak dimulai dengan ketenangan. Di halaman depan villa, beberapa mobil hitam berhenti satu per satu. Empat pria turun dari mobil. Mereka adalah tim keamanan tambahan yang dikirim Paul dari Hamburg. Villa Moretti kini dijaga seperti markas penting.Di ruang kerja villa, Daniel sudah bangun sejak pukul 4 dini hari. Beberapa layar laptop dan tablet terbuka di meja besar. Peta Tuscany muncul di layar. Lokasi villa Moretti ditandai dengan lingkaran merah. Paul berbicara melalui panggilan video dari kantornya di Hamburg. “Kami berhasil melacak nomor plat mobil itu.” “Lalu, apa yang kamu temukan?” tanya Daniel serius. “Mobil itu mobil sewaan” jawab Paul. “Siapa nama penyewanya?”. “Dia menggunakan identitas palsu Sir” ucap Paul.. Ia memandang kebun anggu

  • Om Bule Kekasihku   Ancaman Yang Mulai Terlihat

    Malam di villa Moretti berubah menjadi malam yang penuh kewaspadaan. Setelah Daniel menemukan tas hitam dan foto Elena di kebun anggur, suasana di dalam rumah besar itu tidak lagi sama. Lampu-lampu di hampir seluruh bagian villa dinyalakan. Para penjaga keamanan yang datang dari Hamburg mulai berpatroli di setiap sudut halaman. Gerbang utama ditutup rapat. Bahkan jalan kecil di belakang kebun anggur kini dijaga oleh dua orang. Villa yang sebelumnya terasa hangat kini berubah seperti benteng yang siaga. Di ruang kerja villa, Daniel berdiri di depan meja besar dengan foto Elena di tangannya. Foto itu jelas diambil pagi tadi, saat Elena bermain dengan Bruno di halaman. Artinya seseorang benar-benar berada sangat dekat. Sangat dekat dengan rumah. Lorenzo berdiri di seberangnya. “Orang itu pasti sudah mengawasi villa selama beberapa hari” ucap Lorenzo. “Dan dia orang yang cukup berani untuk masuk ke kebun” kata Daniel. “Yang jelas Ini bukan pekerjaan seseorang yang masih amatir”

  • Om Bule Kekasihku   Tas Kecil di Kebun Anggur

    Malam di Tuscany biasanya penuh dengan suara alam. Angin yang menyapu kebun anggur dan sesekali gonggongan anjing dari kejauhan. Namun malam itu terasa berbeda. .Terlalu sunyi. Di villa keluarga Moretti, lampu-lampu taman masih menyala redup di antara pohon-pohon anggur yang panjang. Cahaya kekuningan itu menciptakan bayangan aneh di tanah berbatu. Di dalam villa, Elena sudah tertidur di kamar tamu yang bersebelahan dengan kamar Daniel dan Nadia. Boneka kecilnya masih dipeluk erat di dadanya. Di kamar lain, Nadia sedang berbaring di tempat tidur besar dengan selimut hangat menutupi tubuhnya.Tangannya perlahan mengusap perutnya yang mulai terlihat membesar. Dua bayi kecil tumbuh di dalamnya. Daniel berdiri di balkon kamar dengan ponsel di tangannya. Ia sedang berbicara dengan Paul di Hamburg. “Aku ingin kamu menemukan identitas pria itu.” Suara Paul terdengar serius dari telepon. “Kami sedang memeriksa semua kamera jalan di sekitar Tuscany.” Daniel menatap kebun anggur yan

  • Om Bule Kekasihku   Musim Semi Yang Membawa Perubahan

    Musim semi mulai datang ke Tuscany.Udara mulai hangat di awal bulan April dibandingkan bulan sebelumnya. Kebun anggur di sekitar villa keluarga Moretti mulai dipenuhi tunas-tunas hijau muda. Bunga-bunga liar bermekaran di sepanjang jalan batu yang mengarah ke halaman villa. Sudah seminggu Daniel, Nadia dan Elena berada di Italia. Waktu berjalan cepat, namun hari-hari mereka di villa Moretti terasa penuh emosi. Pagi itu matahari bersinar cerah. Di taman belakang villa, Elena berlari kecil bersama anjing tua yang bernama Bruno. “Bruno! Tangkap!” teriak Elena sambil melempar bola kecil. Bruno berlari mengejar bola dengan semangat yang membuat Elena tertawa keras. Dari teras villa, Daniel memperhatikan putrinya sambil memegang secangkir kopi. Ekspresinya jauh lebih tenang dibanding beberapa hari lalu. Namun kewaspadaannya tidak pernah benar-benar hilang. Lorenzo berdiri di sampingnya. “Keluarga Moretti tidak datang lagi sejak dua hari terakhir.” “Itu tidak berarti mereka menyer

  • Om Bule Kekasihku   Pilihan Terakhir Viola

    Pagi di Tuscany terasa lebih sunyi dari biasanya. Kabut tipis masih menyelimuti kebun anggur luas di sekitar villa keluarga Moretti. Cahaya matahari baru saja menyelinap di antara perbukitan, memberi warna keemasan pada daun-daun anggur yang mulai menguning. Namun di dalam villa tua itu, suasana terasa berat. Konflik antara keluarga Moretti dan Daniel semakin jelas. Dan di tengah semua itu, ada satu orang yang menjadi pusat semuanya. Viola. Di kamar besar yang menghadap kebun anggur, Viola terbaring di tempat tidurnya. Wajahnya terlihat lebih pucat pagi ini, namun matanya tetap tajam. Perawat baru saja selesai memeriksa kondisinya ketika Nadia masuk dengan langkah pelan. Nadia membawa secangkir teh hangat. “Bagaimana perasaanmu hari ini?” tanya Nadia lembut. Viola tersenyum tipis. “Masih hidup.” Nada bercandanya membuat Nadia tertawa kecil. Ia m

  • Om Bule Kekasihku   Batas Yang Tak Boleh Dilewati

    Malam turun perlahan di villa keluarga Moretti di Tuscany. Langit tampak gelap tanpa banyak bintang, hanya cahaya lampu taman yang menerangi kebun anggur luas di sekitar rumah tua itu. Di dalam villa, suasana jauh lebih tenang dibanding siang tadi. Namun bagi Daniel Charter, ketenangan itu terasa semu. Ia berdiri sendirian di ruang kerja lama milik keluarga Moretti, membaca beberapa dokumen yang diberikan Lorenzo. Dokumen hukum. Warisan. Perjanjian keluarga lama. Semuanya diteliti dengan teliti oleh Daniel. Matanya tajam dan fokus. Bagi seorang pengusaha seperti Daniel, konflik hukum bukan sesuatu yang baru. Namun kali ini berbeda. Karena yang dipertaruhkan bukan bisnis. Tetapi anaknya. Di kamar lantai atas, Nadia sedang berbaring di tempat tidur besar. Lampu kamar dibuat redup. Ia mencoba beristirahat seperti yang disarankan

  • Om Bule Kekasihku   Pulang Dengan Nama Baru

    Berlin malam itu bersinar seperti kota yang tahu bahwa sesuatu sedang lahir. Galeri di Kreuzberg penuh. Lampu-lampu hangat menggantung rendah, memantulkan warna pada dinding putih yang dipenuhi karya-karya Nadia. Musik jazz lembut mengalun, bercampur suara percakapan dalam berbagai bahasa. Ada kur

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-30
  • Om Bule Kekasihku   Diantara Rencana Dan Ketentraman

    Pagi itu, Hamburg diselimuti kabut tipis. Sungai Elbe tampak seperti lukisan yang belum selesai terlihat seperti garis-garisnya lembut, warnanya samar. Nadia berdiri di balkon villa Blankenese, membiarkan udara dingin menyentuh kulit wajahnya. Daniel keluar membawa dua cangkir kopi. “Kabut memb

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-29
  • Om Bule Kekasihku   Arah Yang Mulai Terbuka

    Pagi itu, Nadia bangun dengan perasaan yang berbeda. Bukan gelisah, melainkan penuh dengan kedamaian. Seolah ada ruang baru di dadanya yang meminta diisi, bukan oleh orang lain, tetapi oleh dirinya sendiri.Cahaya matahari masuk melalui jendela kamar di villa Blankenese, menimpa kanvas-kanvas kecil

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-29
  • Om Bule Kekasihku   Hal-Hal Yang Disiapkan Dengan Tenang

    Pagi itu, villa Blankenese terasa sedikit berbeda. Tidak lebih sunyi, tidak lebih ramai, hanya ada kesadaran baru yang menggantung di udara. Kesadaran bahwa sesuatu sedang dipersiapkan. Nadia duduk di lantai kamar, dikelilingi oleh beberapa koper kecil yang belum terbuka. Ia belum benar-benar meng

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-29
Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status