Home / Romansa / PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI / bab 91 Rahasia Keberadaan

Share

bab 91 Rahasia Keberadaan

Author: Seri E Gulo
last update Huling Na-update: 2026-01-05 21:44:04

Setelah pembentukan "Langit Baru" ,Kael bukan lagi sekadar planet, melainkan jantung dari konvergensi multidimensi. Namun, kompas emas yang ditemukan Kaelo tidak memberikan ketenangan. Jarumnya menunjuk dengan stabil ke arah koordinat yang secara matematis tidak seharusnya ada: Titik Nol, pusat ledakan dari mana segala realitas, waktu, dan kemungkinan pertama kali memancar.

Sinyal purba yang memanggil mereka bukan lagi sebuah ancaman, melainkan sebuah undangan—atau mungkin, sebuah peringatan terakhir.

Keberangkatan sang Navigator

Ratu Elara II memutuskan bahwa ia sendiri yang harus melakukan perjalanan ini. Ia tidak membawa armada, hanya Kaelo dan kesadaran Aethel yang kini telah menyatu sepenuhnya dengan struktur "Silikon Hidup" di tubuh mereka. Mereka menggunakan kapal Ethereal Voyager, sebuah kendaraan yang tidak bergerak melintasi ruang, melainkan "melipat" makna keberadaan untuk berpindah dimensi.

"Jika kita masuk ke Titik Nol," Kaelo memperingatkan saat mereka bersiap di anjunga
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI    bab 92 Dunia Yang Tercipta

    Setelah Kael menjadi pilar stabilitas multidimensi, percikan energinya menyebar ke seluruh penjuru semesta yang baru lahir. Di sebuah sudut galaksi yang tersembunyi oleh kabut nebula emas, terdapat sebuah planet bernama Sonora. Di Sonora, daratan tidak terbuat dari tanah padat, melainkan dari kristal resonansi yang sangat sensitif terhadap suara. Pohon-pohon di sini tidak tumbuh melalui fotosintesis, tetapi melalui harmoni melodi yang ditiupkan oleh angin. Inilah dunia di mana Suara adalah Materi. Cerita kita dimulai dengan seorang pemuda bernama Lyran. Berbeda dengan penduduk Sonora lainnya yang terlahir dengan kemampuan untuk "menyanyi" dan membentuk realitas, Lyran terlahir Tuli-Nada. Bagi masyarakat Sonora, ini adalah kutukan tertinggi. Tanpa suara, ia tidak bisa membangun rumah, tidak bisa memetik buah yang hanya terbuka dengan nada tertentu, dan tidak bisa berkomunikasi dengan "Roh Gema" yang menjaga planet tersebut. Lyran hidup di pinggiran Kota Simfoni, bekerja sebagai pen

  • PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI    bab 91 Rahasia Keberadaan

    Setelah pembentukan "Langit Baru" ,Kael bukan lagi sekadar planet, melainkan jantung dari konvergensi multidimensi. Namun, kompas emas yang ditemukan Kaelo tidak memberikan ketenangan. Jarumnya menunjuk dengan stabil ke arah koordinat yang secara matematis tidak seharusnya ada: Titik Nol, pusat ledakan dari mana segala realitas, waktu, dan kemungkinan pertama kali memancar.Sinyal purba yang memanggil mereka bukan lagi sebuah ancaman, melainkan sebuah undangan—atau mungkin, sebuah peringatan terakhir.Keberangkatan sang NavigatorRatu Elara II memutuskan bahwa ia sendiri yang harus melakukan perjalanan ini. Ia tidak membawa armada, hanya Kaelo dan kesadaran Aethel yang kini telah menyatu sepenuhnya dengan struktur "Silikon Hidup" di tubuh mereka. Mereka menggunakan kapal Ethereal Voyager, sebuah kendaraan yang tidak bergerak melintasi ruang, melainkan "melipat" makna keberadaan untuk berpindah dimensi."Jika kita masuk ke Titik Nol," Kaelo memperingatkan saat mereka bersiap di anjunga

  • PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI    Bab 90 Titik Temu

    Keberhasilan Kael dalam menyatukan semua garis waktu menjadikannya titik paling stabil di seluruh multiverse. Namun, stabilitas ini menciptakan efek samping yang tak terduga: Gravitasi Ontologis. Kael kini bertindak seperti "lubang hitam cahaya" yang menarik realitas-realitas lain yang sedang sekarat atau hancur di sudut-sudut jauh multiverse untuk mendekat.Planet Kael kini dikelilingi oleh ribuan "Celah Langit" yang membawa pengungsi dari peradaban yang gagal, garis waktu yang runtuh, dan dimensi yang mulai menguap.Arus Pengungsi MultidimensiIbu kota Kael, yang kini merupakan perpaduan antara kristal hidup, eter memori, dan struktur biologis, dipenuhi oleh mahluk-mahluk yang tidak pernah terlihat sebelumnya. Ada mahluk gas dari planet nebula, kecerdasan kolektif dari dimensi fraktal, hingga versi manusia dari realitas di mana bumi tidak pernah terbentuk."Kita tidak bisa membiarkan mereka semua masuk tanpa kendali," lapor Kaelo, yang kini bertindak sebagai Navigator Realitas. "Kae

  • PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI    bab 89 Alternatif dan Rekonsiliasi

    ​Kemenangan atas Sentinels of Order (Bab 95) telah menciptakan sebuah gelembung realitas unik di sekitar Kael. Namun, robekan pada hukum fisika standar ini ternyata bertindak sebagai magnet bagi "materi yang terbuang". Garis-garis waktu yang dulu dihapus oleh Elias I, dikoreksi oleh Ariel, atau dihentikan oleh Kaelen kini mulai merembes masuk ke dalam dimensi utama. Fenomena ini disebut "The Temporal Bleeding" (Pendarahan Temporal).​Penampakan Kota Bayangan​Di langit Kael yang berpendar kristal, tiba-tiba muncul bayangan-bayangan kota yang berbeda. Di satu sisi, terlihat Kael yang hancur karena perang nuklir era Theron; di sisi lain, terlihat Kael yang tetap menjadi kerajaan sihir temporal yang tirani. Warga Kael mulai melihat diri mereka sendiri dalam versi yang berbeda—versi yang lebih menderita, lebih kejam, atau bahkan versi yang tidak pernah lahir.​"Mereka bukan sekadar ilusi," kata Kaelo sambil menatap sensor energinya yang bergetar hebat. "Karena kita telah mendeklarasikan d

  • PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI    bab 88 Kehendak Kristalin

    ​Transformasi Kael menjadi peradaban post-organik ternyata memicu protokol keamanan kuno yang tertanam dalam struktur ruang-waktu. The Sentinels of Order Para Penjaga Ketertiban entitas otomatis yang ditinggalkan oleh Para Leluhur untuk mencegah mutasi realitas—telah terbangun. Bagi mereka, Kael yang kini berupa perpaduan antara silikon hidup dan kesadaran organik adalah "kanker" yang harus dibersihkan untuk menjaga kemurnian desain semesta.​Munculnya Mata Geometris​Langit Kael tidak lagi tertutup oleh kapal besi atau spora hijau. Sebaliknya, sebuah lingkaran putih sempurna yang melampaui cahaya muncul di atmosfer atas. Itu adalah The Great Eye of Axiom, sebuah entitas geometris yang tidak memiliki massa namun memiliki otoritas untuk mendefinisikan hukum fisika di sekitarnya.​Di bawah tatapan "Mata" tersebut, hukum gravitasi di Kael mulai berubah. Bangunan-bangunan kristal yang baru saja tumbuh mulai retak karena dipaksa kembali ke bentuk atom dasarnya. Warga Kael merasakan identi

  • PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI    bab 87 Keajaiban

    ​Kepergian The Progenitors meninggalkan Kael dalam keadaan bebas, namun hampa. Selama ribuan tahun, planet ini beroperasi di bawah payung energi temporal dan biologis yang disediakan oleh para penciptanya. Kini, setelah tali pusar kosmik itu diputus, Kael menghadapi kenyataan pahit yang dikenal sebagai "The Great Fading" (Pemudaran Agung).​Sihir organik yang membuat kota bernapas dan kesadaran kolektif yang menyatukan rakyat mulai kehilangan dayanya. Kael bukan lagi sebuah anomali yang dilindungi; ia kini tunduk sepenuhnya pada hukum entropi alam semesta yang dingin.​Gejala Kelayuan Sistemik​Seminggu setelah fajar kemerdekaan, "Pohon Dunia" yang menjadi pusat kota Kael mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Daun-daunnya yang biasanya bersinar dengan cahaya biopendar mulai meredup. Jaringan saraf yang menghubungkan pikiran rakyat mulai mengalami "statis"—gangguan komunikasi yang membuat pesan-pesan emosional tersendat atau hilang sama sekali.​"Kita sedang kehabisan bahan bakar k

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status