Share

Bab 102

Author: Piemar
last update publish date: 2025-09-17 23:29:55

Dari kejauhan, di balik tiang batu besar dekat halaman, Helena berdiri dengan kedua tangan menyilang di dada. Senyum tipis terukir di bibirnya, senyum yang penuh kemenangan.

Matanya mengikuti langkah Ana yang perlahan menuju kereta. Tidak ada rasa haru, tidak ada duka. Yang tersisa hanya kepuasan. “Akhirnya, duri itu tercabut,” gumamnya dalam hati. “Tak ada lagi wajah asing yang merebut perhatian Pangeran Leon. Tak ada lagi ancaman di dalam kastil ini.”

Helena bahkan hampir tertawa kecil ketika
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Yos Rosita
jadikan mereka pasutri sesungguhnya thor
goodnovel comment avatar
Endah Wati
Yo lah thok sat set hempaskan hama2 yg ingin memisahkan mereka
goodnovel comment avatar
Rachma Nur
ikut berdebar
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 690 (Happy Ending)

    —-Epilog—-“In the end, love did not arrive like a storm. It simply stayed, quietly, until forever began.” (Pada akhirnya, cinta tidak datang seperti badai. Ia hanya tinggal dengan tenang sampai selamanya dimulai)Setahun kemudian.Musim semi kembali datang ke Ravensel. Taman istana dipenuhi bunga yang baru mekar, warna-warni lembut menyelimuti halaman luas yang dulu terasa begitu asing bagi Ana. Kini tempat itu terasa… seperti rumah.Banyak hal telah berubah dalam setahun. Kabar kematian Seraphina. Kabar kehamilan Clara. Kabar Evander dan Inez kembali ke istana. Dan anehnya, sebagian besar perubahan itu membawa kedamaian.Di ruang kerja yang menghadap taman, Leon berdiri di dekat jendela besar dengan setumpuk dokumen di tangannya. Mahkota tidak selalu berada di kepalanya, akan tetapi tanggung jawab seorang raja jelas terlihat dari cara para pejabat dan bangsawan memandangnya.Ia membaca satu dokumen terakhir sebelum menutupnya.“Jika kau terus bekerja seperti itu,” suara Ana terdeng

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 689

    Dari arah pintu balkon sosok Mira hadir. Di luar pintu beberapa kali ia memanggil Clarissa. Namun karena tidak ada sahutan, ia menggedor pintu beberapa kali. “Putri Clarissa!” serunya berteriak panik.Sementara itu Clarissa tidak mundur. Tangannya masih menggenggam gagang belati itu. Ia menatap lurus ke mata Seraphina. Namun, tatapannya kosong. “Sekarang,” bisiknya pelan, hanya cukup untuk mereka berdua yang mendengar, “kau tidak bisa memanfaatkanku lagi. Dan … kau tidak bisa membunuh Ana,”Tubuh Seraphina sempat jatuh. Namun ia berhasil bangun di antara sisa-sisa kesadaran dan rasa sakit yang tajam di perutnya. Namun anehnya, ia tersenyum seringai. Justru perlahan… semakin melebar.Dan tepat saat Clarissa mulai menyadarinya—Seraphina mendekatinya—yang tampak syok berat seraya berbisik lirih di dekat telinganya. “Akhirnya… kau melakukan apa yang kuharapkan.”Tak lama kemudian, ingatan tentang mimpi itu melintas seperti bayangan. Wanita yang menghabisinya bukan Ana … tetapi … Clariss

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 688

    Suara itu tidak keras, akan tetapi cukup tajam untuk membuat beberapa orang menoleh. Pelayan itu membeku. Namun hanya sepersekian detik. Kemudian tangannya langsung bergerak cepat, menarik belati dari lengan bajunya.Ana bahkan belum sempat menyadari apa yang terjadi ketika pria itu menerjang ke arahnya.“ANA!”Leon langsung bergerak. Namun seseorang lebih cepat. Clarissa melangkah maju dan menendang pergelangan tangan pria itu dengan keras. Belati itu terlepas dan jatuh berdenting di lantai marmer.Keributan meledak seketika di aula.Kursi bergeser kasar, para bangsawan berdiri dengan wajah pucat, sementara para pengawal berlari cepat dari segala arah.“Amankan dia!” teriak seseorang.Dua pengawal kerajaan segera menjatuhkan pria yang tadi menyerang itu ke lantai. Tubuhnya dibanting keras, lalu tangannya dipelintir ke belakang hingga ia tak lagi bisa bergerak.Di sisi lain ruangan, Thorian sudah lebih dulu menarik Clara menjauh dari kerumunan. “Ke belakang,” gumamnya singkat, satu tan

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 687

    Sebulan kemudian, Ravensel Palace,Di ujung aula, Raja Edric muncul didampingi beberapa pengawal. Tubuhnya terlihat lebih kurus dari sebelumnya, akan tetapi langkahnya tetap tegak. Ia sudah sadar meski tubuhnya masih lemah.Seluruh ruangan langsung hening. Leon dan Ana berjalan masuk dari balkon menuju aula utama. Tatapan semua orang mengikuti mereka.Ketika Leon berhenti di depan singgasana, Edric memandang putranya beberapa saat. Ada kebanggaan yang jelas di matanya.Dengan suara yang sedikit lemah tetapi tetap tegas, ia berkata, “Hari ini… Ravensel menyerahkan masa depannya kepada generasi berikutnya.”Ia mengambil mahkota emas dari bantal upa

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 686

    Thorian mengangkat bahu ringan, seolah topik itu tidak terlalu berarti baginya. “Pengadilan militer.”Clara yang setengah bersandar di atas bantal berkedip pelan. “Pengadilan militer? Kau diadili dengan dicambuk oleh pengadilan militer?” Ulang Clara tidak percaya begitu saja. Ia menarik napas dalam lalu mengembuskannya perlahan. “Pengadilan Dragoria maksudmu?”“Dragoria,” jawab Thorian singkat. Ia menghela napas panjang. Bagaimanapun, ia harus jujur. Tidak jujur juga ketahuan. Luka itu membekas di punggungnya. Namun nada suaranya terlalu santai untuk sesuatu yang terdengar seberat itu.Clara menatap punggungnya lagi. Bekas-bekas luka panjang yang samar terlihat di kulitnya, seperti garis lama yang sudah lama sembuh, tetapi tidak pernah benar-benar hilang. “Kau… dicambuk oleh pengadilan?” tanyanya perlahan. Dalam kepalanya, ia tidak habis pikir dengan hukuman yang diterima oleh seorang pangeran di istananya sendiri. “Secara resmi.” Lanjut Thorian bernada enteng sedangkan Clara tidak

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 685

    Malam turun perlahan di perbatasan. Rumah besar milik Thorian berdiri tenang di antara hutan yang mulai gelap. Hanya cahaya lampu minyak dari dalam rumah yang tampak hangat di balik jendela.Di dalam rumah, suasana jauh lebih sunyi dibandingkan saat siang tadi. Tidak ada lagi tamu, apalagi percakapan ramai. Hanya suara api kecil di perapian yang sesekali berderak.Clara berdiri di dekat meja kayu, membuka pita rambutnya perlahan. Gaun pengantinnya masih ia kenakan. Gaunnya cukup mewah untuk pernikahan di biara tua. Dia tampak cantik jika berdandan seperti itu.Ia menghela napas kecil. Hari ini terasa sangat panjang. Persiapan pernikahan, para tamu yang ternyata di luar dugaan. Dan sekarang…Clara memandang sekeliling rumah yang kini resmi menjadi rumahnya. Ia mas

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 184

    “Ceritakanlah, aku akan mendengarnya,” imbuh Edric dengan begitu tenang.Nafas Elia naik turun, isakannya mulai berhenti. Kepalanya tertunduk lalu bibirnya bersuara. “Aku mengunjungi Pangeran Leon di sayap Barat. Aku ingin melihat kondisi calon menantuku, Yang Mulia. Kau tau, apa sambutannya? Dia t

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 212

    Raja Edric tercengang ketika melihat mahkota yang seharusnya dipakai oleh Leonhart menghilang! Bagaimana bisa mahkota yang disimpan dalam ruang persembahan itu bisa hilang? Penjagaan sangat ketat, tak mungkin bisa dengan mudah hilang.&n

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 189

    Melihat kedatangan Leon, Evander tersenyum samar tanpa gentar. “Hanya berbagi ketertarikan tentang sejarah, Ka.”Pemuda itu menegakan tubuhnya, menatap Leon dengan senyum jahil. Rasanya, senang sekali menggoda si singa Ravensel.Leon melangkah mendekat, langkahnya berat namun terkendali. Pandangann

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 188

    “Apa? Dia tidak pergi bersama Mirabel?” pekik Alric ketika mendengar pengakuan dari kepala pelayan istana Velmont. Alric menatap kepala pelayan itu dengan tatapan yang tajam. Namun seketika kepalanya terasa berat. Jantungnya berdegup kencang seperti terkena hantaman pedang.Pengawal setianya langs

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status