Terlahir Kembali: Balas Dendam Selir Buangan

Terlahir Kembali: Balas Dendam Selir Buangan

last updateLast Updated : 2026-01-10
By:  Langit Biru Updated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
8Chapters
29views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Xia Bai, gadis cantik dan berbakat. Harus tewas ditangan kakaknya yang memiliki hati busuk, akan rasa irinya. "Aku bersumpah, kak. Bila ada kehidupan selanjutnya, aku akan membalaskan dendamku padamu." --- Sementara disisi yang berbeda. Seorang Selir bernama Xia Mo, harus tewas ditangan istri Kaisar Ming yang lainnya. Ia meminum racun yang mengatasnamakan Kaisar Ming, hingga membuatnya tewas dalam mengenaskan. Padahal ini pertama kalinya, Kaisar berkunjung kepadanya. Tetapi, ia malah dibunuh oleh seseorang yang begitu iri dan membencinya, menganggapnya saingin yang harus disingkirkan. "Ya Dewa, kalau boleh aku meminta. tolong balaskan rasa sakit dan dendamku pada mereka semua."

View More

Chapter 1

Bab 1

“Bai, ini aku bawakan minuman untukmu. Cepat diminum, ya,” ucap Xia We lembut, sambil menyerahkan segelas air kepada adiknya.

Tanpa rasa curiga sedikit pun, Xia Bai menerima gelas itu.

“Terima kasih, Jie Jie. Kau memang tahu saja, aku sedang haus.”

Ia meneguk air itu dengan tenang. Namun baru beberapa teguk, tiba-tiba tubuhnya menegang. Gelas di tangannya terlepas, jatuh dan pecah di lantai, bersamaan dengan rasa sesak yang mendadak menghantam dadanya.

Xia Bai terbatuk keras. Darah segar memuncrat keluar dari mulutnya. Kedua matanya melebar, menatap tak percaya ke arah kakaknya yang berdiri di hadapannya dengan tersenyum menyeringai.

“Jie… Jie…” suaranya lirih, bergetar di sela napas yang tersengal. Ia mengulurkan tangan, seolah meminta pertolongan.

Namun Xia We justru melangkah mundur, menatapnya dengan pandangan dingin. “Kau tahu, Bai? Hari yang kutunggu akhirnya datang. Sekarang kau akan pergi… menyusul ibumu.” Ia menunjuk dirinya sendiri dengan senyum miring. “Dan aku… akan menjadi satu-satunya putri yang diakui semua orang. Tak perlu lagi berbagi dengan siapa pun.”

Mata Xia Bai membulat sempurna. Ia menatap kakaknya tak percaya. Ia tak pernah menyangka, sosok yang selama ini tampak lembut dan penyayang ternyata menyimpan kebusukan sedalam itu.

“Kenapa…” Xia Bai berusaha berbicara di tengah napas yang tersendat. “Kenapa kau melakukan ini padaku, Jie Jie? Bukankah selama ini hubungan kita baik-baik saja…?”

Suara itu nyaris tak terdengar. Rasa sakit menjalar ke seluruh tubuhnya, seolah dewa kematian tengah menarik nyawanya perlahan.

“Kau tanya kenapa?” Xia We menyilangkan tangan di dada, menatapnya dengan jijik. “Karena aku membencimu, Xia Bai. Semua orang hanya memperhatikanmu. Mereka tak pernah melihatku!”

Nada suaranya meninggi, penuh emosi. “Dan yang paling membuatku muak, pria yang kucintai ternyata mencintaimu. Aku membencimu, Xia Bai… sungguh aku membencimu.” Ia berhenti sejenak, menatap tubuh adiknya yang kini gemetar lemah di lantai.

Kemudian ia berjongkok, mendekat ke telinga adiknya, berbisik dingin, “Tapi tenang saja… setelah ini, semua yang menjadi milikmu akan menjadi milikku. Termasuk pria itu.”

Xia Bai hanya bisa menatapnya dengan mata yang mulai buram, namun penuh kebencian. Genggaman tangannya mengeras, sementara kakaknya tertawa keras, tawa kemenangan yang menusuk hati.

Tanpa sedikit pun rasa iba, Xia We berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan adiknya yang tergeletak sekarat. Racun yang ia gunakan bekerja cepat, mematikan dalam hitungan menit.

Disisa napas terakhirnya, Xia Bai genggam menjadi sumpah. Ia memejamkan mata, menahan air mata dan amarah yang membara di dada.

“Aku bersumpah, Xia We…” bisiknya lirih. “Jika ada kehidupan selanjutnya, aku akan membalas semua perbuatanmu.”

Setelah kata itu terucap, tubuh Xia Bai terdiam sepenuhnya. Hening. Hanya sisa kaca pecah dan tawa jahat Xia We yang menggema di udara sore itu.

*

*

*

Sementara di tempat lain, seorang wanita hanya bisa pasrah ketika Dewa Kematian mulai menarik napas hidupnya yang terakhir.

“Ya Dewa… bila ada keajaiban, kumohon… balaskan dendamku pada mereka semua. Terutama pada Selir Agung… wanita keji yang telah membunuhku,” lirihnya penuh kesedihan.

Tak lama setelah doa itu terucap, napasnya terhenti perlahan. Tubuhnya membeku dalam keheningan.

Namun beberapa saat kemudian, cahaya lembut berwarna keemasan tiba-tiba menyelimuti tubuh wanita itu. Cahaya itu berpendar semakin terang, hingga akhirnya memudar.

Dan di saat itu, sepasang mata yang seharusnya telah tertutup selamanya, terbuka kembali.

“Ugh…”

Wanita bernama Xia Mo, mengaduh pelan sambil memegangi kepalanya yang berdenyut hebat. Ia menggeleng perlahan, berusaha menenangkan rasa sakit yang menusuk di pelipisnya.

“Aku… di mana ini?” bisiknya kebingungan. “Apa ini… akhirat? Tapi… kenapa tempatnya buruk sekali?”

Ia menatap sekeliling dengan wajah heran. Ruangan itu gelap, pengap, dan berantakan—jauh dari bayangan tempat yang suci dan damai.

“Astaga… apa ini benar akhirat? Kenapa kelihatannya seperti gubuk reyot? Bukankah kata orang, dunia arwah itu indah?” gerutunya sambil menghela napas panjang.

Tak ada suara selain detak jantungnya sendiri. Ia menunggu, berharap ada seseorang yang datang menjelaskan di mana ia berada. Tapi hingga beberapa menit berlalu, tak seorang pun muncul.

Ia semakin resah. “Ini aneh sekali… apa aku diseret ke neraka karena dendamku?”

Baru saja ia hendak berdiri, tiba-tiba.

brak!

Sebuah pintu terbuka lebar dengan suara keras, membuat Xia Mo tersentak kaget dan spontan menatap ke arah sumber suara.

Dari balik pintu, terdengar suara seorang wanita terkejut, “Astaga… ternyata dia masih hidup!”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
8 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status