Home / Romansa / Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi / Bab 191. Pertikaian Lucien dan Sharron

Share

Bab 191. Pertikaian Lucien dan Sharron

Author: Sweety
last update Last Updated: 2026-03-09 20:00:48

Dalam kamar hotel yang sunyi, Sherine duduk di salah satu ujung sofa yang berada di tengah ruangan. Tubuhnya sudah tidak gemetar seperti tadi. Tangis histerisnya sudah mereda, meskipun bekasnya masih jelas di wajah gadis itu. Mata Sherine masih sembab, tetapi napasnya sudah lebih stabil.

Kedua tangannya saling bertaut di pangkuan. Sesekali dia memainkan jari-jarinya sendiri.

Sharron dan Diana duduk di sofa yang berhadapan dengan Sherine.

Kedua wanita itu duduk den
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi   Bab 192. Koma

    Ellena dan Reon keluar dari lift dengan langkah tergesa. Setelah mendengar kabar bahwa Sharron dan Lucien mengalami kecelakaan, mereka berdua bergegas ke rumah sakit. Di lorong yang dipenuhi aroma antiseptik, suasana dingin menekan dada Ellena. Dia merasa sulit bernapas dengan kabar itu. Reon menopang punggung Ellena dengan lengannya karena istrinya itu tampak sangat lemas. Mereka kemudian mendekat ke ujung lorong. Pemandangan di sana langsung membuat langkah gadis itu melambat.Di kursi tunggu, Sherine duduk dengan bahu gemetar, dia menangis sambil bersandar pada Diana. Di sampingnya, putra bungsu Lucien—Lukas menatap lantai dengan pandangan kosong. Damian mengusap punggung cowok itu dengan lembut.Ellena berhenti beberapa langkah dari mereka, entah kenapa perasaannya sangat gelisah. Apakah karena Sharron sudah menjadi panutannya atau karena Lucien yang sudah jadi seperti sosok ayah untuknya? Ellena tidak tahu. Dia khawatir

  • Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi   Bab 191. Pertikaian Lucien dan Sharron

    Dalam kamar hotel yang sunyi, Sherine duduk di salah satu ujung sofa yang berada di tengah ruangan. Tubuhnya sudah tidak gemetar seperti tadi. Tangis histerisnya sudah mereda, meskipun bekasnya masih jelas di wajah gadis itu. Mata Sherine masih sembab, tetapi napasnya sudah lebih stabil.Kedua tangannya saling bertaut di pangkuan. Sesekali dia memainkan jari-jarinya sendiri. Sharron dan Diana duduk di sofa yang berhadapan dengan Sherine. Kedua wanita itu duduk dengan sikap tenang, tetapi wajah mereka serius. Tidak ada yang memaksanya bicara. Mereka hanya menunggu dengan sabar sampai Sherine sendiri siap membuka suara.Beberapa detik dalam keheningan, Sherine menunduk, menatap jemarinya.Lalu akhirnya gadis itu berbicara dengan suara pelan dan serak setelah terlalu banyak menangis."Tadi… aku ngikutin Kak Dareon, Mama… Tante…"Tangannya menarik selembar tisu dari meja kecil samping sofa. "Dia masuk ke ruangan VIP dalam

  • Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi   Bab 190. Kemunculan Reon Bersama Ellena

    Ellena mengelus rambut lurus Reon sebagai tanda setuju. "Tapi jangan lama-lama ya, sayang. Kamu harus balik ke acara.""Hm." Reon langsung melahap satu aset kembar Ellena yang besar dan menghisapnya kuat-kuat. Mata lelaki menyusul terpejam. Ellena merapatkan bibirnya sembari merasakan sengatan bibir dan lidah Reon yang bermain begitu lihai di pucuk merah mudanya.Tatapan gadis itu yang semula mendongak perlahan turun ke wajah suaminya yang begitu nyaman dengan aktivitasnya. "Reon…"Yang dipanggil pelan-pelan membuka mata dan mendongakkan wajah sambil menarik mulutnya lepas dari benda kenyal itu. "Iya, sayang," sahutnya dengan nada yang serak. Senyum tipis tersungging di bibir Ellena. "Selamat ya, apa yang kamu mau dari dulu sudah terwujud.""Makasih, sayang. Dan aku bahagia kamu ada dalam proses aku meraih keinginan itu," kata Reon."Kamu juga ada di proses aku jadi jewelry designer." Jemari lentik Ellena membelai ramb

  • Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi   Bab 189. Mengerjai Sherine

    Sharron baru saja ingin menghampiri Lucien yang berbincang dengan Ellena dan nenek gadis itu. Tapi, suaminya sudah menjauh dan tampak bersalaman dengan seseorang dari keluarga konglomerat ternama di negeri ini. Riovandra Alveroz. "Lihat, Kak Sharron, sepertinya Kak Lucien memang hanya menyapa Ellena karena dia istri putraku," sahut Diana, berpikiran positif. "Ya, sepertinya begitu," jawab Sharron. Tapi, dia masih tetap saja tidak tenang dengan keakraban yang terlihat antara Ellena dan Lucien. "Lebih baik kita menyapa Tamara Alveroz. Sangat jarang melihat keluarga Alveroz ada di acara yang diliput media seperti ini," saran Diana. "Ayo."Sebelum melangkah, Sharron menoleh pada Sherine. "Kamu lebih baik cari kesempatan untuk mendekat dengan Dareon, sayang."Diana mengiakan. "Iya, mumpung Dareon dan Ellena tidak sedang bersama.""Tentu, Mama, tante Diana," ujar Sherine. Setelah Diana dan Sharron berlalu, gadis

  • Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi   Bab 188. Sharron Semakin Benci Ellena

    Setelah sambutan Reon sebagai CEO selesai, acara berlanjut ke agenda berikutnya. Ada demo aplikasi dan peluncuran simbolis. Di layar besar, logo aplikasi Investku kembali muncul disertai animasi grafik yang bergerak naik perlahan, seolah melambangkan masa depan investasi anak muda.Beberapa saat kemudian, suasana dalam ballroom berubah jadi lebih santai. Lampu utama sedikit diredupkan, musik instrumental lembut mulai terdengar dari pengeras suara. Para tamu berdiri dari kursi mereka, sebagian mengambil minuman, yang lainnya mulai berbincang satu sama lain.Saat Reon turun dari panggung. Beberapa orang langsung menyalaminya, memberikan ucapan selamat. Dia membalas dengan senyum sopan sebelum akhirnya berjalan menuju meja di barisan depan.Di sana duduk mama dan papanya. Untuk sesaat Reon hanya berdiri di depan mereka. Bayangan mengenai perdebatan, penolakan dan keputusan meninggalkan Adinata Group terlintas cepat di kepala lelaki itu.

  • Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi   Bab 187. Keinginan Terpendam Reon

    Dareon Sankara Adinata memang sudah digariskan akan mewarisi kerajaan bisnis Adinata Group. Namun, tuntuntan dan kekangan yang ia dapatkan dari mama papanya membuat Reon punya misi sendiri untuk hidupnya. Dia mau berdiri di atas kaki sendiri tanpa melibatkan nama keluarga Adinata. Keinginan itu semakin kuat sejak Reon bertemu dengan Ellena. Gadis yang dia kenal bukan berasal dari keluarga konglomerat dan tidak punya nama besar di belakangnya. Sejak mendekati Ellena di masa sekolah mereka, Reon sering melihat gadis itu pulang lebih cepat karena harus bekerja. Lalu, semakin lama mengenal gadis itu, Reon akhirnya tahu kalau Ellena punya impian menjadi jewelry designer. Selain jatuh cinta pada Ellena, Reon juga kagum dengan tekad serta kerja keras gadis itu. Meski sempat berpisah dan lama dihantui amarah karena dicampakkan Ellena, Reon tidak menyerah pada keinginan dalam lubuk hatinya. Saat kuliah di Amerika, Reon sudah punya ide untuk m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status