Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1143 - Keberatan Dengan Formula Revisi

Share

Bab 1143 - Keberatan Dengan Formula Revisi

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-04-08 13:39:38
Travis Hayes juga membungkuk dan berkata dengan hormat, "Senior Feng, Anda telah melakukan lebih dari yang diharapkan."

Dia yakin dapat menguasai formula baru ini dengan mudah, dan akan mendapatkan kesempatan emas untuk bergabung dengan Alchemy Tower.

Hanya Ryan yang tidak menunjukkan reaksi apa pun.

Seolah-olah dia tidak terganggu oleh seluruh situasi.

Matanya memindai formula dengan tenang, mendeteksi setiap perubahan kecil yang telah dilakukan.

"Anak muda, mengapa kamu tidak berterima
Rianoir

Siang Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) ini bab pertama siang ini. Selamat membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 70
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3804: Kekuatan Domain

    Kekuatan sebesar itu dilepaskan hanya untuk menghadapi seorang Kultivator Ranah Creation.Begitu para murid di kantin melihat betapa kejamnya serangan Lucian Zeth, mereka semua terkesiap. Jelas sekali pria itu sudah kehilangan kendali dan lupa menahan tangan. Jika telapak itu benar-benar mendarat, dengan tingkat kultivasi Ryan Pendragon saat ini, sekalipun ia tidak mati, tubuhnya pasti hancur berantakan.Banyak murid diam-diam merasa iba kepada Ryan.Sungguh sial nasib pemuda itu. Baru hari pertama masuk Akademi Heavenly Flame, ia sudah harus berhadapan dengan orang seperti Lucian Zeth. Menyerang murid tahun pertama tanpa menahan tenaga bukanlah perkara kecil.Memang, Lucian masih menyisakan sedikit kendali.Namun kendali itu hanya cukup untuk memastikan Ryan tidak langsung berubah menjadi debu. Tidak lebih dari itu. Dengan kekuatan seperti ini, luka berat Ryan seolah sudah menjadi hasil yang tidak bisa dihindari.Lalu bagaimana dengan Ryan sendiri?Semua kepala menoleh ke arahnya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3803: Domain Lucian

    Lucian menatap Lena Sharpe dengan sorot dingin.“Jadi kau mau melindunginya?”Suaranya berat, dan aura di sekeliling tubuhnya perlahan naik seperti air yang mulai mendidih.Bola mata Lena bergetar.Ia ingin menjawab bahwa ia memang ingin melindungi Ryan. Namun kata-kata itu tertahan di tenggorokannya. Bukan karena ia takut pada nasibnya sendiri. Jika ia menjawab seperti itu, Lucian Zeth pasti akan meledak sepenuhnya, dan kebenciannya kepada Ryan akan berlipat ganda.Keadaan justru akan semakin buruk. Lena tidak mau Ryan celaka karena dirinya. Karena itu, ia memilih diam.Melihat kepala Lena tertunduk, sudut bibir Lucian terangkat puas. Ia lalu tersenyum, tetapi senyum itu begitu menjijikkan sampai beberapa murid di sekitar tanpa sadar memalingkan wajah.“Lena, begini saja,” ucap Lucian. “Kalau sekarang kau ikut denganku makan di Area Earth, aku bersedia memaafkan kelancangan bocah itu. Bagaimana?”Mata Lena langsung berkaca-kaca.Dalam hatinya, ia sama sekali tidak ingin pergi bersa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3802: Lena Berdiri

    Begitu kalimat Ryan Pendragon selesai, seluruh kantin menoleh ke arah Lucian Zeth dan dua temannya.Sesaat kemudian, tawa pecah untuk kedua kalinya.Bagaimana mungkin mereka tidak tertawa?Sejak tadi, ketiga orang itu terus mengatakan bahwa Ryan tidak akan mampu membayar hidangan Area Heaven. Kenyataannya, bukan hanya mampu, Ryan bahkan masih sempat menawarkan untuk mentraktir mereka. Perbedaan isi kantong dan luas pandangan di antara kedua pihak tampak begitu jelas, sampai tidak perlu dijelaskan lagi.Sekarang, badut yang sebenarnya justru Lucian Zeth dan kedua temannya.Wajah Blaine Sonn dan Gunnar Fenn memucat di tengah cemooh itu. Keduanya berpikir hal yang sama.Selesai sudah.Setelah kejadian hari ini, mereka mungkin tidak akan bisa lagi mengangkat kepala di akademi. Setiap kali mereka melangkah ke kantin, orang-orang pasti akan mengingat kejadian memalukan ini.Keduanya buru-buru memutar tubuh, ingin segera keluar dari kantin dan menjauh dari tatapan orang-orang.Namun Lucia

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3801: Tamparan Harga

    Lucian Zeth dan dua temannya terpaku di tempat.Menurut mereka, begitu Ryan melihat harga di papan daftar Area Heaven, pemuda itu seharusnya langsung membeku dan tidak mampu berkata apa-apa. Namun kenyataannya justru sebaliknya. Ryan tetap tenang, bahkan masih sempat menyuruh Lena Sharpe memesan hidangan yang ia inginkan.Apa bocah ini masih memaksa berpura-pura sampai detik terakhir?Lena sendiri menatap Ryan dengan mata membelalak. Meski begitu, ia akhirnya menuruti kata-kata pemuda itu. \Perlahan, ia mengangkat wajah ke papan daftar harga.Ia menelan ludah beberapa kali. Jarinya bergerak ragu, lalu berhenti pada baris paling bawah.“Aku... aku ambil yang ini saja.”Yang ia pilih adalah Salad Buah Dragon Origin berusia seribu tahun, hidangan paling murah di papan itu. Harganya lima Kristal Spirit Heavenly Flame kelas atas.Ryan melihat betapa hati-hatinya Lena memilih, dan senyumnya melebar sedikit.“Tenang saja. Harga makanan di sini bukan sesuatu yang perlu kupikirkan. Pesan ap

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3800: Papan Harga

    “Kakak Zeth, sekarang kita bagaimana?” Blaine Sonn bertanya dengan suara yang sengaja ditekan rendah. “Melihat caranya berjalan, bocah itu seperti benar-benar yakin bisa membayar hidangan Area Heaven.” “Jangan-jangan kita memang sudah menyinggung murid dari kekuatan kelas puncak?”Wajah Lucian Zeth mengeras. Ia sendiri tidak tahu harus berbuat apa.Penyesalan mulai menggerogoti dadanya.Kenapa ia harus memusuhi seorang murid yang mungkin berasal dari faksi kelas puncak hanya demi Lena Sharpe, perempuan yang tidak memiliki latar belakang besar maupun kekuatan berarti?Jika dugaan itu benar, selemah apa pun Ryan Pendragon, satu kalimat dari mulutnya saja sudah cukup untuk membuat banyak orang berbaris demi mencari muka padanya. Bahkan Lucian sendiri sebenarnya membutuhkan kesempatan untuk berhubungan dengan murid kekuatan kelas puncak. Kesempatan seperti itu tidak bisa didapatkan sembarangan.Sekarang, ia hanya bisa berharap.Berharap Ryan ternyata tidak mampu membayar hidangan Area H

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3799: Dugaan Kerumunan

    Suara tawa di kantin perlahan mengecil.Semua mata mengikuti punggung Ryan Pendragon yang terus berjalan menuju Area Heaven. Anehnya, di tengah cemooh sebanyak itu, langkahnya sama sekali tidak goyah. Punggungnya tetap tegak, bahunya tenang, dan tidak ada satu gerakan pun yang menunjukkan kegugupan.Murid-murid Akademi Heavenly Flame bukan orang bodoh.Seseorang yang sanggup tetap tenang di depan tatapan sekian banyak orang jelas bukan orang yang benar-benar tolol. Lagi pula, seburuk apa pun tingkat kultivasi yang terlihat, Ryan tetap berhasil diterima sebagai murid akademi.Maka, tawa yang tadi memenuhi kantin perlahan berubah menjadi rasa penasaran.Mungkinkah murid baru dengan kultivasi serendah itu benar-benar sanggup membayar hidangan Area Heaven?Lucian Zeth menatap punggung Ryan dengan mata dingin. Ia menekan amarah yang hampir meledak, lalu mendesis pelan lewat sela gigi.“Pergi saja. Teruslah berjalan.”Suaranya rendah, tetapi penuh kebencian.“Sebentar lagi kau akan jatuh

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status