首頁 / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1730 - Terobosan (II)

分享

Bab 1730 - Terobosan (II)

作者: Rianoir
last update publish date: 2025-07-14 06:20:20
Salah satu jenius dari Keluarga Hellheim mencibir dengan ekspresi bangga. Dia memperhatikan pusaran itu dan berkata dengan acuh tak acuh, "Sebelum ini, Arthur Pendragon berani memprovokasi para senior Klan Spirit Blood."

"Melihat salah satu dari mereka berhasil menerobos, kemungkinan besar mereka sudah membunuh Arthur Pendragon!" lanjutnya dengan nada puas.

"Setelah terobosan ini, bahkan jika Yulaw Hodge datang sendiri, dia tidak akan sebanding dengan senior ini."

"Ketika kulitvator kuat dari
Rianoir

Ini bab kedua pagi ini Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 86
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (1)
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
tingkat peningkatan kultivasi Ryan malah paling lambat ya, Othor? Apakah dia memang belum bisa mencapai ranah Supreme Emperor di alam rahasia Spirit Blood ini?
查看全部評論

最新章節

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4135: Formasi Darah Pemecah Ruang

    Pria tua berjubah hitam menatap api es yang menyembur dari retakan kulitnya dengan wajah ketakutan. Ia sudah mencoba mengerahkan sisa energi spiritual, tetapi kobaran biru pucat itu terus melahap tubuhnya dari dalam. Dalam keputusasaan, ia mengeluarkan sebuah rune dan melemparkannya ke udara. "Selamatkan aku!" teriaknya. Namun tidak ada lagi waktu untuk menunggu pertolongan. Api es menyebar ke seluruh tubuhnya dalam satu tarikan napas. Daging dan tulangnya terbakar bersama jubah hitam yang dikenakannya. Bahkan sebelum rune itu bisa membawakan bantuan, pria tua tersebut telah lenyap tanpa menyisakan abu. Puncak Gunung Freezing Sky akhirnya kembali sunyi. Setelah pertarungan panjang yang hampir merenggut nyawa mereka, musuh terakhir dari Keluarga Miles telah tewas. Wendy menoleh kepada Ryan yang masih terduduk di tanah. Senyum tipis muncul di balik cadarnya. Ia hendak menghampiri pemuda itu, tetapi baru beberapa langkah berjalan, setetes darah mengalir dari dahinya. Senyu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4134: Dewa Pedang Six Paths

    Pria tua berjubah hitam menatap telapak tangannya dengan wajah membeku. Sabit yang sejak tadi digunakannya untuk menyerang Ryan kini hanya menyisakan serpihan hitam yang jatuh dari sela-sela jarinya. Ia mengangkat kepala, lalu memandang peti pedang raksasa di hadapan Ryan. Benda itu bahkan tidak menunjukkan bekas kerusakan setelah menerima tebasan langsung darinya. "Benda apa itu sebenarnya?!" serunya tak percaya. Ryan tersenyum. Namun senyum itu berbeda dari sebelumnya. Tatapannya kini dipenuhi keangkuhan yang tidak biasa, seolah orang yang berdiri di sana sama sekali tidak memandang sang tetua sebagai ancaman. "Peti Pedang Six Paths." Ia mengangkat dagu sedikit. "Aku Quillon Wynn, Dewa Pedang Six Paths!" Begitu kata-kata itu terucap, peti pedang langsung bergerak. Benda raksasa tersebut berputar di udara sambil mengeluarkan dengungan berat, kemudian melesat menghantam pria tua berjubah hitam. Boom! Benturannya membuat esensi darah sang tetua bergejolak. Ia buru-buru meng

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4133: Peti Pedang yang Tersegel

    Raungan pria tua berjubah hitam belum selesai terdengar ketika Dark Ray mendadak melompat tinggi. Binatang itu lebih dahulu merasakan bahaya yang datang dari belakang, lalu mengerahkan kecepatannya untuk menjauh. Boom! Tanah tempat Dark Ray baru saja berpijak meledak, meninggalkan kawah besar. Pecahan es dan bebatuan terhambur ke udara. Ryan yang berada di punggungnya langsung menoleh, tetapi bayangan hitam sudah melesat mendekat sebelum ia sempat melakukan apa pun. Tidak ada cukup waktu untuk menghindar. Ryan mengangkat telapak tangan secara naluriah dan mengaktifkan sebagian kekuatan Garis Darah Ilahi Scarlet Dust untuk menahan serangan tersebut. Boom! Tubuhnya terpental dari punggung Dark Ray, lalu berguling beberapa kali di atas tanah beku. Ketika akhirnya berhenti, salah satu lengannya terasa nyaris kehilangan bentuk. Tulang-tulang di dalamnya seakan remuk, bahkan jari-jarinya tidak lagi bisa ditekuk. Ryan memuntahkan darah ke salju. Luka yang diterimanya sejak awal

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4132: Asura Nether

    Pria tua berjubah hitam memandang Ryan seolah sedang melihat sesuatu yang tidak mungkin ada. Pemuda yang sudah berkali-kali dihantamnya itu masih mampu berdiri. Lebih mengerikan lagi, energi iblis yang sebelumnya memenuhi domainnya kini menghilang sedikit demi sedikit. 'Apakah bocah ini memiliki tubuh abadi?' Bukan hanya luka Ryan yang membuatnya bingung. Bahkan Pedang Hukuman Langit yang baru saja dilepaskannya telah lenyap bersama energi iblis tersebut, seolah ditelan sesuatu tanpa meninggalkan jejak. 'Jangan-jangan dia sebenarnya iblis yang menyamar sebagai manusia?' Ryan tidak memedulikan keterkejutan lawannya. Ia menoleh kepada wanita bercadar di belakangnya. Sejak bertemu wanita itu, ada satu hal yang terus mengusik pikirannya. "Aku penasaran, wajah seperti apa yang kau sembunyikan di balik cadar itu?" "Kau tahu namaku, dan sebelumnya kau juga pernah menyelamatkanku. Apa kita sebenarnya saling mengenal?" Wendy sedikit gemetar. Jemarinya meremas ujung jubah yang su

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4131: Pedang Hukuman Langit

    "Kau mengaku kalah?" tanya Saint Immortal King sambil bersendawa setelah meneguk araknya.Pria tua berpakaian kasar justru tertawa. "Aku memang terkejut melihat Garis Darah Ilahi Scarlet Dust yang lengkap pada bocah itu." "Tapi jalan buntu tetaplah jalan buntu."Ia menunjuk bayangan Ryan di layar formasi. "Lihat kondisinya sekarang. Mengaktifkan garis darah itu sekali lagi saja pasti sangat sulit baginya." "Sementara itu, tetua Keluarga Miles masih memiliki tenaga untuk membunuh mereka berdua."Saint Immortal King tidak membantah. Ia bangkit, berjalan beberapa langkah, lalu menyandarkan punggung pada batang pohon besar di dekat papan catur."Kalau begitu, lanjutkan saja menontonnya. Aku ingin tidur sebentar," katanya santai. "Umurku sudah tua, dan belakangan ini aku kurang tidur. Harap dimaklumi."Pria tua berpakaian kasar memandangnya dengan mulut sedikit terbuka. Ia hendak mengatakan sesuatu, tetapi akhirnya menutup

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4130: Garis Darah Ilahi yang Sempurna

    Kedua tangan Ryan bergetar hebat ketika mencengkeram sabit hitam itu. Kekuatan yang terkandung dalam senjata tersebut menjalar sampai ke bahunya, membuat tulang-tulang lengannya terasa seperti sedang dihimpit besi panas. Ryan telah mengaktifkan Garis Darah Ilahi Scarlet Dust sepenuhnya. Immortal Divine Body, Tubuh Iblis, dan seluruh kemampuan pertahanan yang dimilikinya juga sudah dikerahkan hingga batas maksimal. Namun menahan satu serangan pria tua berjubah hitam itu tetap membuat tubuhnya hampir tidak sanggup bertahan. 'Jadi sejauh ini perbedaan kekuatan antara kami?' Ia memahami satu hal. Pria tua tersebut sebelumnya terkena serangan Formasi Pedang Pamungkas Kuno milik Wendy dan telah kehilangan satu lengan. Kekuatannya sekarang hanya sebagian kecil dibandingkan ketika masih berada dalam kondisi puncak. Kalau bukan karena luka parah itu, Ryan mungkin sudah tewas saat mencoba menghentikan sabitnya. Bahkan Garis Darah Ilahi Scarlet Dust yang dibangkitkannya tidak akan c

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status