Accueil / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2322- Perpisahan Allen Cook

Share

Bab 2322- Perpisahan Allen Cook

Auteur: Rianoir
last update Date de publication: 2025-11-03 13:01:07

"Teknik Ledakan Seribu Artefak?" gumam Ryan dengan penuh ketertarikan.

Jantung Ryan berdebar kencang dengan antusias saat mendengar kata-kata Allen Cook yang penuh dengan pengalaman bertahun-tahun.

Meskipun Ryan belum pernah melihat teknik mengerikan ini sebelumnya, hanya membayangkannya saja sudah membuat dia merinding.

Rasanya seperti di film-film perang modern yang pernah dilihatnya dulu—seperti rentetan rudal yang tak ada habisnya menghujani musuh dengan dahsyat!

Ryan merenung dengan seriu
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Rahmat Kurniawan
kebanyakan bacot nya..
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3298 - Satu Langkah ke Depan

    Ada hal-hal yang lebih berat dari kematian.Salah satunya adalah menyaksikan tempat yang pernah memberimu pertolongan hancur di depan matamu, sementara kau berdiri diam. Eliot Lane sudah membantunya lebih dari sekali, tanpa syarat, tanpa pertanyaan tentang imbalan. Dan sekarang, sekte tempat Eliot Lane bernaung sedang berdiri di tepi jurang, dengan sembilan kultivator Creation sudah masuk ke dalam formasinya sementara para tetua sudah kehabisan tenaga untuk mempertahankan diri.Ryan bisa saja pergi. Divine God Raging Flame bahkan menyuruhnya pergi. Dia bukan anggota Myriad Sword Palace. Tidak ada kewajiban yang bisa dipaksakan padanya untuk tinggal dan bertarung.Tapi ada hal-hal yang tidak bisa diselesaikan dengan logika.Seorang kultivator yang ingin hidup dengan kepala tegak tidak bisa berbalik membelakangi orang yang pernah menolongnya, bukan di saat yang paling genting seperti ini. Itu bukan soal kewajiban. Itu soal siapa dirinya dan bagaimana ia ingin menjalani hidupnya ke

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3297 - Pengkhianat dari Dalam

    Semua kepala berpaling ke arah yang sama.Tiga hari lalu, tidak ada yang di ruangan ini yang akan menganggap serius pendapat seorang kultivator Primordial Chaos di meja yang sama dengan para Divine God dan tetua senior. Tapi Ryan sudah membuktikan sesuatu yang membuat standar itu tidak relevan lagi.Ryan berdiri perlahan."Situasinya sederhana." Suaranya tidak tinggi, tapi cukup jelas untuk menjangkau semua orang di ruangan. "Myriad Sword Palace butuh sekutu. Bukan besok, bukan minggu depan. Sekarang." Matanya menyapu sekeliling meja, satu per satu. "Selama kalian berdiri sendiri, tiga faksi itu hanya perlu menunggu." "Tapi kalau ada pihak lain yang masuk ke dalam perhitungan ini, papan permainannya berubah total."Sebelum ada yang sempat merespons, suara langkah kaki berat terdengar dari luar aula. Sebuah pintu terbuka dengan kasar, dan seorang murid muda menerobos masuk dengan wajah yang sudah kehilangan warnanya."Ketua, gawat! Ada yang merusak formasi dari dalam!"Semua orang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3296 - Tidak Bisa Dilacak

    Lyle Wren meraung ke langit.Bukan tangisan. Bukan ratapan. Amarah yang terlalu besar untuk keluar dengan cara yang beradab. Suaranya menggelegar di atas hamparan jenazah yang memenuhi kemah, memantul dari tenda-tenda yang masih berdiri kosong di sekelilingnya.Murid-murid bisa digantikan. Menyedihkan, tapi itulah kenyataan. Yang membuat Lyle Wren hampir tidak bisa berdiri tegak adalah kehilangan para kultivator Ranah Creation. Setiap satu dari mereka adalah puluhan tahun investasi sumber daya sekte. Waktu, batu spirit, pil kultivasi, bimbingan tetua langsung. Semua itu lenyap dalam satu malam."Selidiki. Temukan siapa yang melakukan ini." Dia menekan kata-kata itu keluar satu per satu melalui gigi yang terkatup.Seorang figur melangkah maju dari barisan. Kultivator ini dikenal karena penguasaannya atas teknik ramalan, kemampuan menelusuri jejak takdir seseorang lewat tetesan darah dan ge

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3295 - Pemandangan Perkemahan

    Yule Kaine sudah tidak ada di tempatnya berdiri.Selagi perhatian Jason Klean terpusat pada Silas Gove, dia bergerak diam-diam ke samping, mundur satu langkah demi satu langkah ke kegelapan di pinggir kemah. Tidak berlari. Berlari menimbulkan suara. Yang dia butuhkan hanya menghilang perlahan, membiarkan malam menelannya, dan setelah cukup jauh barulah bisa bergerak bebas.Strategi yang tidak buruk."Mau ke mana?"Suara Ryan menghantam punggungnya seperti tamparan.Yule Kaine membekukan langkahnya. Dia menoleh. Ryan sudah tidak berada di tempat yang sama. Dia berdiri tepat di jalur pelarian yang Yule Kaine rencanakan, tubuhnya berlumuran darah, pernapasannya tidak rata, tapi Pedang Iblis Darah sudah terangkat.'Anak ini...'Semua yang sudah dia saksikan malam ini mendadak memenuhi kepalanya lagi. Kakinya yang tadi ingin berlari terasa berat seperti dituang timah.Ryan meng

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3294 - Membalik Keadaan

    Waktu terasa berjalan sangat pelan. Setiap detik terasa lebih panjang dari yang seharusnya, dan kemah yang tadinya penuh suara kini diam seperti makam. Ryan berdiri tidak bergerak. Matanya masih tertuju ke Yule Kaine, tapi di dalam tubuhnya kondisinya terus merosot. Efek Teknik Darah Sepuluh Penjuru sudah berangsur menghilang. Otot-otot yang tadi mengeras kini terasa lemas, berat, seperti kain yang kena air hujan. Nyeri yang selama ini ia tekan mulai menggigit dari dalam, merayap pelan di sepanjang tulangnya ke mana-mana. Yule Kaine membaca kondisi itu dengan tepat. Dia tidak bergerak. Tidak berbicara. Cukup berdiri di tempatnya dengan golok masih menempel di leher Jason Klean, menunggu dengan sabar seperti seseorang yang sudah tahu siapa yang akan kalah dan cuma perlu menunggu lawannya roboh sendiri. 'Satu atau dua menit lagi, anak itu pasti jatuh.' Ryan tahu itu juga. 'Aku tidak bisa mengulur lebih lama.' Dia mencoba menggerakkan tangannya. Jari-jarinya merespons, tapi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3293 - Sandera

    Yule Kaine tidak bergerak. Tubuhnya membeku di tempat. Di sampingnya, satu kultivator Creation yang tersisa dari seluruh rombongan juga berdiri kaku, wajahnya sudah kehilangan semua warnanya sejak kepala-kepala itu mendarat di tanah. Gambaran menit-menit terakhir berputar di kepala Yule Kaine tanpa mau berhenti. Chester Dunne. Lima kultivator Creation sekaligus. Semua tewas. Oleh satu orang. Satu orang yang bahkan belum keluar dari Ranah Primordial Chaos. Keringat dingin merembes di punggungnya. Tangannya terasa berat. Dia baru saja kehilangan Chester Dunne dan lima Kultivator Creation sekaligus dalam satu malam yang seharusnya berjalan mudah. Ryan mendarat di tanah. Kedua kakinya tidak langsung stabil, lututnya hampir melipat ke bawah sebelum dia memaksanya tegak. Merah di matanya berangsur memudar kembali ke warna normalnya, tapi garis-garis darah sudah mengalir dari sudut kedua matanya menelusuri pipinya. Penglihatannya kabur. Telinganya berdengung. 'Tidak boleh pi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 512 - Informasi Lucas

    Ryan tetap diam, ekspresinya tak terbaca. Jackson Jorge mengambil keheningan itu sebagai tanda untuk melanjutkan. "Rendy Zola selalu ingin membunuhmu. Aku rasa dia akan segera mendapat kabar tentangmu, dan kemudian akan ada banyak praktisi yang mengincar nyawamu." Mata Ryan menyipit mendengar nama

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 489 - Bertarung Memperebutkan Harta (IV)

    "Dasar merepotkan," gumam Ryan sambil memainkan Pedang Suci Caliburn di tangannya. Meski situasi genting, wajahnya tetap tenang tanpa setitik kekhawatiran pun. "Ryan!" Juliana Herbald yang berdiri di sampingnya berbisik cemas. "Mereka terlalu banyak. Sebaiknya kita mundur dulu." Ryan hanya terse

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 535 - Membeli Batu Earth Spirit

    "Senior," ujar ibu Wendy sambil menyerahkan kotak itu pada Ryan. "Saya tidak tahu kalau benda ini disebut Batu Earth Spirit. Sebenarnya, beberapa tahun lalu, senior yang pernah mengajari saya teknik kultivasi Delapan Trigram muncul lagi." "Dia yang memberikan benda ini pada saya. Katanya, putri sa

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 533 - Membunuh Pablo

    "Aku memberimu kesempatan, tapi kau tidak memanfaatkannya dengan baik," ujar Ryan tenang, matanya masih terpejam.Sebelum Pablo sempat bereaksi, tangan Ryan sudah mencengkeram lehernya dan mengangkat tubuhnya ke udara."K-kau tidak bisa membunuhku!" Pablo berteriak panik, matanya dipenuhi rasa taku

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status