ホーム / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 3096 - Iblis Sejati

共有

Bab 3096 - Iblis Sejati

作者: Rianoir
last update 公開日: 2026-03-21 05:59:28
"Mau lari ke mana kalian?"

Suara yang keluar dari makhluk itu tidak terdengar seperti suara manusia.

Dingin, bergema, dan mengandung ejekan yang tidak butuh nada tinggi untuk terasa menusuk.

Sepasang mata yang terbuka di dalam wujud iblis yang kini sempurna itu menatap ke arah keduanya yang melarikan diri.

"Bocah, ada masalah besar!" Suara Andrey Xerxes menghantam pikirannya dari dalam Kuburan Pedang dengan nada yang tidak pernah ia dengar dari tetua itu sebelumnya. Serius.

Tanpa satu pu
Rianoir

Ini Bab Bonus lebaran.

| 64
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3724 - Saat Kultivator Bebas Menolak Tunduk

    Wajah Bram Herstone mengeras.Ia terjebak dalam pilihan yang sama-sama buruk. Harta yang mereka bawa bukan didapat dengan mudah. Banyak di antara mereka mempertaruhkan nyawa di Death Domain Universe hanya untuk memperoleh sedikit peluang dan benda berharga.Namun sekarang, hanya dengan satu kalimat, Aldric Celestedragon hendak merampas semuanya.Bram menarik napas dalam, lalu mencoba menahan nada suaranya."Tuan Muda Celestedragon, kau tentu tahu hidup kami para Kultivator Bebas tidak mudah. Apa mungkin kau bisa..."Ucapannya belum selesai.Sebuah tendangan menghantam dadanya.Bam!Tubuh Bram terlempar ke belakang dan jatuh keras ke tanah."Aku meminta harta kalian karena aku masih cukup baik hati," ujar Aldric sambil tersenyum meremehkan. "Jangan tidak tahu diri."Bagi Aldric, orang-orang ini tidak lebih dari segerombolan Kultivator Bebas tanpa sandaran. Jika ia ingin membunuh mereka, tidak ada yang akan membelanya. Karena itu, ia sama sekali tidak merasa perlu menjaga perasaan me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3723 - Harga Diri Kultivator Bebas

    Ryan mengangkat kepala dan menatap ke langit.Sebelumnya ia tidak terlalu memperhatikan keadaan di atas awan. Namun setelah mendengar penjelasan tentang World Palace, barulah ia menyadari bahwa memang ada sebuah bayangan samar mengambang jauh di atas sana.Bayangan itu hampir menyatu dengan awan.Jika tidak dilihat dengan saksama, mustahil orang biasa menyadarinya.Ryan memperhatikan sebentar, lalu kembali berbincang dengan rombongan di sekitarnya. Dari percakapan itu, ia mengetahui bahwa mereka berasal dari Aliansi Kultivator Bebas.Alasannya sederhana.Sebagian besar kultivator yang memasuki Death Domain Universe datang dari berbagai faksi besar. Mereka memiliki sekte, keluarga, atau kekuatan kuat di belakang mereka. Kultivator Bebas tidak punya perlindungan seperti itu.Karena itulah mereka membentuk aliansi.Dengan berkumpul dalam jumlah besar, setidaknya mereka tidak akan terla

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3722 - World Palace di Puncak Death Domain Universe

    Semakin garang Ryan menyerang, semakin runtuh keberanian Saudara Ketiga.Dalam pertarungan hidup dan mati, keberanian sering menentukan siapa yang bertahan dan siapa yang tumbang. Begitu rasa takut menguasai hati, gerakan akan melambat, keputusan akan ragu, dan celah kecil pun bisa berubah menjadi kematian.Saudara Ketiga mulai kehilangan semua itu."Pedang Pemenggal Langit!"Ryan membentak.Pedang Iblis Darah di tangannya bergetar keras. Energi iblis dingin meledak dari bilahnya, bercampur dengan niat membunuh yang menekan udara. Domain Pembantaian menyebar di sekitarnya, membuat ruang itu terasa seperti medan eksekusi.Sinar pedang menyapu ke depan.Apa pun yang dilewatinya hancur. Bukit-bukit kecil di sekitar mereka runtuh dan rata, seolah disapu kekuatan raksasa yang tidak terlihat.Saudara Ketiga belum sempat menarik napas ketika serangan berikutnya sudah datang."Bintang Runtuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3721 - Tebasan untuk Melampiaskan Duka

    Ryan berdiri diam cukup lama.Kepergian Elara Quinn meninggalkan rasa berat di dadanya. Wanita itu hanya menyisakan seuntai arwah, tetapi kata-kata dan nyanyiannya seolah masih tertinggal di udara.Setelah beberapa saat, Ryan akhirnya melangkah keluar dari makam.Saat ia tiba di luar, kabut putih yang sebelumnya menutup area itu telah lenyap sepenuhnya. Jalan di sekitarnya kembali terlihat jelas. Di belakangnya, makam besar itu perlahan memudar, lalu menghilang tanpa suara.Yang tersisa hanyalah patung Elara Quinn.Patung itu berdiri tegak di atas tanah, masih mengenakan jubah tempur, masih menggenggam tombak, dan masih memancarkan wibawa seorang dewa perang.Ryan berjalan menghampirinya.Ia menatap wajah patung itu, lalu berkata lirih, "Jika aku bisa bertemu denganmu dalam kehidupan ini, akan kutunjukkan seisi dunia padamu."Setelah mengucapkan itu, Ryan terdiam.Hatinya masih terasa berat.Pria di dalam peti mati batu tadi sangat kuat. Hanya dengan satu tatapan, ia mampu membuat

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3720 - Lagu Perpisahan

    Hukum Waktu dapat memengaruhi usia seseorang.Kelahiran, penuaan, sakit, dan kematian semuanya berada dalam aliran waktu. Tidak peduli sekuat apa seorang kultivator, selama belum benar-benar melampaui batas tertentu, waktu tetap akan mengikis hidupnya sedikit demi sedikit.Namun kekuatan reinkarnasi berbeda.Reinkarnasi bukan hanya soal usia yang bertambah atau tubuh yang menua. Ia mengendalikan seluruh siklus hidup dan mati. Dari kelahiran, kematian, lalu kembali masuk ke putaran baru tanpa akhir.Ryan menatap sosok ilusi di depannya.Matanya semakin tajam.Aura reinkarnasi mulai bergerak dari dalam tubuhnya. Kekuatan itu tidak meledak liar seperti energi iblis, juga tidak dingin seperti Hukum Es. Ia terasa dalam, sunyi, dan sulit ditolak.'Jika kekuatan reinkarnasi mencapai puncaknya,' pikir Ryan, 'aku mungkin bisa memaksa musuh masuk ke dalam siklus reinkarnasi hanya dengan satu kehendak.'Ryan tidak menunggu lebih lama.Ia menerjang maju.Buum! Buum! Buum!Ryan dan sosok ilus

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3719 - Akar Kekuatan Reinkarnasi

    Ryan bangkit dari lantai.Ia mengusap darah di sudut bibirnya, lalu menatap sosok ilusi di hadapannya dengan mata tajam. Serangan barusan membuatnya sadar satu hal. Pusaka, teknik, dan hukum yang selama ini menjadi andalannya tidak cukup untuk menekan pria itu.'Kalau bantuan dari luar tidak berguna, aku akan menghadapinya dengan tubuhku sendiri.'Ryan melemparkan pedangnya ke tanah.Detik berikutnya, ia menerjang maju.Di belakang punggungnya, Enam Dao muncul seperti enam pilar cahaya. Hukum Waktu, Hukum Es, dan Hukum Ruang-Waktu aktif bersamaan. Saripati darah ilahi bergerak dalam tubuhnya, sementara Domain Pembantaian menyebar dan menekan ruang di sekeliling.Immortal Divine Body juga menyala.Cahaya keemasan melapisi kulit Ryan saat ia mengangkat lengan dan melayangkan pukulan penuh tenaga.Sosok ilusi itu tidak menghindar.Ia hanya mengangkat kepalan dengan tenang.Boom!Dua tinju bertabrakan.Ryan langsung merasakan nyeri tajam menjalar dari kepalan sampai ke tulangnya. Ras

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status