Home / Urban / Pemuda Pemikat Gadis Desa / Bab 218 Sudah Bakat

Share

Bab 218 Sudah Bakat

Author: Tristar
last update publish date: 2026-07-04 18:04:00

Joko turun dari punggung Tante Riana, kemudian membaringkan tubuhnya. Setelah itu, Tante Riana bangkit, lalu naik ke atas tubuh Joko dengan posisi berjongkok di atas batang Joko.

Tangan Tante Riana meraih batang Joko, lalu mengocoknya dengan lembut. "Kamu memang sangat kuat, sudah keluar pun masih sangat keras!" puji Tante Riana.

Joko terkekeh sambil memasang ekspresi bangga.

Tante Riana memosisikan batang itu di apemnya, lalu dia menurunkan tubuhnya. Terlihat, b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 343 Baru Sehari Nambah Dua Wanita

    Vila Bintang... Suara mesin Ferrari yang menderu terdengar sampai ke dalam vila, disusul dua mobil lain yang berhenti di belakangnya. Bila dan Rinda turun dari mobil masing-masing, lalu memandang bangunan vila yang begitu megah dengan mata terbuka lebar. "Ini... vila kakak?" tanya Rinda tak percaya. "Iya. Ayo masuk!" Joko mengangkat dua koper sekaligus dengan satu tangan, seolah koper itu tak ada beratnya. Bila mendekat, lalu berbisik, "Kak Jo, di dalam ada siapa saja?" Joko tersenyum. "Kan aku sudah bilang, aku tinggal sama beberapa wanitaku." "Beberapa?" "Delapan," jawab Joko pelan. Rinda langsung menoleh. "De-delapan?!" Bila menutup mulutnya, berusaha menahan tawa. Begitu pintu terbuka, suasana ruang tengah yang tadinya ramai langsung hening. Sinta, Lana, Ayu, dan Mona sedang duduk di sofa sambil menonton televis

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 342 Feli Menyesal?

    Di sebuah kamar hotel...Lampu kamar menyala redup. Selimut putih berantakan di atas tempat tidur, pakaian berserakan di lantai.Tuan Muda Rico berbaring bersandar di kepala ranjang dengan ekspresi puas. Di sampingnya, Feli menarik selimut sampai ke dada. Wajahnya tampak lelah."Tuan Muda, apa orang yang kamu kirim akan berhasil mengalahkan Joko?" tanya Feli pelan."Aku sangat yakin! Aku gak percaya kalau si Joko itu sudah berada di ranah Master! Walaupun benar, keempat orang yang aku kirim pasti bisa menghabisinya!" balas Tuan Muda Rico.Feli menggigit bibirnya. Sorot matanya tampak rumit. Entah kenapa, dia malah mengkhawatirkan keselamatan Joko.Beberapa saat yang lalu, dia sudah meminta Tuan Muda Rico untuk berhati-hati. Namun pria itu sama sekali tak menghiraukannya dan hanya memikirkan kesenangannya sendiri.Feli mengepalkan tinjunya di balik selimut. Ekspresi wajahnya tampak sangat tertekan."Jalang, kau memang yang terbaik!" ucap Tuan Muda Rico sambil tertawa puas.Feli tidak m

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 341 Teknik Tinju Naga Pemusnah

    Joko mengepalkan tinjunya erat. Seketika, cahaya putih keemasan kembali meledak dari tinjunya. Cahaya itu berputar liar, lalu perlahan membentuk kepala naga yang terlihat semakin jelas. WUSS! Aura penindasan yang mengerikan menyebar ke seluruh tempat. Udara di sekitarnya seolah bergetar dan menjadi kacau akibat tekanan yang dipancarkan Joko. Wajah keempat pria itu seketika memucat. Mereka merasa sangat terancam dengan serangan yang di persiapkan Joko itu. "Aku rasa... teknik tinju itu... jauh lebih kuat dari Pemimpin Keluarga!" ucap salah satu pria. "Kita gak akan bisa menghadapinya! Ayo cepat pergi!" ajak pria berkulit gelap. Keempat pria itu hendak berbalik, namun Joko tentu tak akan membiarkan itu. Dia langsung melempar tinjunya. "Rasakan dulu ini! Baru kalian pergi!" teriak Joko. Kepala naga yang terbentuk dari energi itu melesat ke arah keempat pria itu. "Sial!" teriak keempatnya, sambil menyilangkan tangan mereka yang di aliri energi untuk menahan serangan

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 340 Di Sergap Bawahan Rico

    Permainan panas antara Joko dan Bila berlangsung hampir satu jam. Selama itu, mereka berkali-kali mencapai puncak. Bila yang paling banyak mendapatkan puncaknya, sampai seprai basah kuyup oleh cairan miliknya. Rinda merasa takjub dengan ketahanan Joko. Dia tak menyangka, kalau Joko akan sekuat itu di ranjang. Baru kali ini, dia melihat pria sekuat itu. Joko mengenakan celana dalamnya, lalu dia turun dari tempat tidur meninggalkan Bila yang sudah terkulai lemas. Dia menghampiri Rinda, lalu duduk di sofa tempat Rinda berbaring. "Hehe, kamu hebat banget! Bisa bertahan sampai akhir," ucapnya dengan nada menggoda. Rinda menatap Joko dengan tatapan sayu. "Kak Jo, jangan macam-macam yah. Cepat pakai pakaian kakak!" Joko meraih gelas berisi jus, lalu meneguk jus di dalamnya sampai habis. Setelah meletakkan kembali gelas itu, dia mendekatkan wajahnya ke wajah Rinda. "Kamu yakin gak mau nyoba?" tanyanya dengan nada main-main. Rinda menggigit bibirnya, lalu dia memalingkan wajahnya dan

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 339 Rinda Terangsang

    "Hihi, gak apa-apa, dia sudah terbiasa kok," balas Bila. "Aku gak tahan nih. Tapi kalau kakak malu... cukup gini saja juga gak apa-apa." Tangan Bila menyentuh batang Joko, lalu mengurutnya perlahan. Joko memeluk wanita itu. Dia menyeringai nakal. "Buat apa aku malu. Kalau milikku gak bagus, mungkin aku malu." "Hihi, benar banget!" Bila berinisiatif melumat bibir Joko. Dia melepaskan batang Joko, lalu melepaskan kancing kemeja Joko dengan gerakan cepat. Joko memegang tengkuk lehernya, lalu membalas ciuman ganas wanita itu. Tangannya meraih semangka besar wanita itu dan meremasnya dengan remasan yang cukup keras. Rinda melirik ke arah Joko dan Bila yang sudah mulai bercumbu panas itu. Wajahnya sedikit memerah, saat hasratnya mulai bergejolak. Dia membaringkan tubuhnya di sofa, lalu matanya fokus kembali ke layar ponsel. Helai demi helai pakaian terlepas dari tubuh Joko dan Bila. Sampai akhirnya, hanya pakaian dalam yang tersisa di tubuh keduanya. Joko membaringkan Bila dan

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 338 Wanita Misterius

    Bila dan Rinda menggelengkan kepala. "Aku sama Rinda sudah bertekad, gak akan melayani Tuan Muda Rico," balas Bila. Joko duduk di kursinya. "Kenapa? Emangnya kalian gak takut dia menghancurkan karier kalian?" "Agak takut sih. Tapi... meski dia bisa menekan kami di industri hiburan, dia belum tentu bisa menekan kami di media sosial," ucap Bila. "Iya. Walau pun dia bisa menutup kami sepenuhnya dari industri hiburan, kami pasti bisa dapat kerjaan lain," ucap Rinda. "Dia itu terlalu kejam Kak. Kalau wanita sudah jatuh ke tangannya, dia akan memperlakukannya sesuka hati!" ucap Bila. Joko mengerutkan keningnya. "Jadi itu alasan kalian gak mau melayaninya?" Bila dan Rinda mengangguk. "Berati... kalian berdua belum pernah melayaninya?" tanya Joko dengan suara pelan. Bila dan Rinda menggelengkan kepalanya. "Belum. Kami lagi gak beruntung! Dia menemukan kita di media sosial. Jadi dia mengingink

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 7 Ada Yang Cemburu

    Waktu terus berlalu. Tak terasa, jam pulang sekolah pun sebentar lagi akan tiba. Selama menunggu waktu itu, Joko sudah mendapatkan tujuh penumpang. Tentu saja, penghasilannya hari ini sudah cukup banyak. Joko sudah bersiap menunggu para siswa SMA yang sebentar lagi pulang sekolah. Ia duduk santa

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 3 Goda Wanita Bersuami

    Setelah mengantarkan Bu Tika pulang ke rumahnya, Joko kembali melajukan motornya menuju warung Bu Sinta untuk mangkal di sekitar sana. Beberapa saat kemudian, Joko sampai di warung Bu Sinta. Warung Bu Sinta tampak sepi tak ada pembeli. Terlihat, Bu Sinta yang sedang sibuk menggoreng sesuatu di dal

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 2 Memiliki Hasrat Besar

    Namun, saat Bu Sinta hendak meladeni godaan Joko, tiba-tiba ada seorang wanita paruh baya mendekat ke warung. Perhatikan Bu Sinta dan Joko langsung teralihkan kepada wanita paruh baya itu. Bu Sinta yang mengenali wanita paruh baya itu, langsung menyapanya dengan hangat. "Bu Sri... mau ke mana? in

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 1 Pangkalan Baru

    "Jok, kamu emang ojek, tapi kamu baik banget. Anterin aku ya, tiap hari, nanti bayarannya uang sama ada deh, bayaran khusus, plus-plus kok!"Setiap wanita yang ditemui Joko, hampir selalu seperti itu. Entah itu gadis desa, wanita lajang, hingga para janda kesepian. Usianya dua puluh lima tahun. Ia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status