Share

Bab 3

Author: Max
Matteo jelas tidak menyangka aku akan begitu tegas itu, sehingga ekspresinya langsung menjadi muram.

Melihat itu, Carla langsung maju dan segera berkata sambil menempelkan tubuhnya ke lengan Matteo, "Nggak perlu khawatir, Matteo. Wanita nggak tahu diri nggak akan pernah diterima di Keluarga Linggar."

Matteo menganggukkan kepala dengan pelan, tetapi tatapannya tetap terlihat ragu. "Tapi ... semua undangan sudah disebar. Semua orang penting dari Liasa ada di luar sana, terutama perwakilan dari Keluarga Randita itu. Kalau pernikahannya dibatalkan sekarang, keluarga kita akan jadi bahan tertawaan di seluruh Ikalia."

Carla segera meletakkan tangannya ke dada dan bersumpah setia secara dramatis. "Matteo, kamu kan masih punya aku."

Mata Matteo langsung berbinar. "Carla, maksudmu ...."

Carla menganggukkan kepala dengan semangat. "Pernikahan tetap dilanjutkan. Aku yang akan jadi pengantinmu."

Bisa melompat dari status pengawal menjadi nyonya Keluarga Linggar meskipun hanya secara nama, bagi Carla itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Matteo terharu sampai hampir menggenggam tangan Carla. "Carla ... sempurna! Kita lakukan itu. Jangan khawatir, aku akan meresmikan posisimu sebagai anggota Keluarga Linggar setelah ini dan menyerahkan kelab-kelab malam di pesisir selatan padamu."

Aku menyela dengan dingin, "Sudah selesai sandiwaramu?"

Nada bicara Carla menjadi tajam. "Matteo, dia hanya iri. Wanita dari keluarga rendahan memang paling pandai begitu, pura-pura cuek hanya untuk menarik perhatianmu."

Matteo mengernyitkan alis, lalu kembali menatapku dengan penuh pertimbangan. Bisikan Carla sepertinya menghantam tepat mengenai ego narsismenya dan dia pun tersenyum sinis, lalu berkata, "Kamu benar, Carla. Memang ada wanita kelas bawah yang suka pakai trik murahan seperti ini untuk mendapatkan perhatianku."

Dia melangkah maju. "Anita, aku akui kamu memang lebih licik dibandingkan wanita-wanita bodoh yang langsung melemparkan diri padaku. Sikap tenang palsumu ini ... memang agak menarik."

Matteo berhenti sejenak, lalu menambahkan perlahan-lahan, "Tapi, karena kamu berani membatalkan pertunangan kita secara sepihak, sekarang aku nggak mungkin membiarkanmu jadi istriku. Tapi, kalau kamu mau menundukkan kepala dan sadar posisimu ... mungkin aku akan bermurah hati untuk membiarkanmu tetap di sisiku."

Rasa cemburu terlintas sekilas di ekspresi Carla saat mendengar perkataan itu, tetapi dia segera menggantinya dengan ekspresi menang dan patuh sambil bersandar pada Matteo.

"Di sisimu? Sebagai apa?" tanyaku dengan nada datar dan tanpa emosi.

Seolah-olah itu adalah kehormatan tertinggi, Matteo berkata, "Tentu saja sebagai simpananku. Ini sudah merupakan keistimewaan terbesar yang bisa diharapkan oleh wanita dengan status sepertimu."

Setelah mengatakan itu, Matteo menghentikan kalimatnya dengan makna ambigu.

Para prajurit dan penjilat Keluarga Linggar yang berada di sana tertawa dan menatapku dengan tatapan penuh ejekan dan penghinaan.

Namun, di bawah tatapan semua orang seperti itu, aku tetap tidak menunjukkan rasa terganggu. Aku mengangkat kepala dan menatap Matteo serta Carla yang menempel padanya dengan tenang. "Sudah selesai? Imajinasimu cukup hebat, sayang sekali kalau kamu menyia-nyiakannya."

Ekspresi Matteo langsung menjadi muram, lalu berkata dengan nada memperingatkan dan merasa kesal. "Anita, ini kesempatan terakhirmu. Kalau jadi simpananku, kamu setidaknya bisa menikmati perlindungan dan kekayaan Keluarga Linggar. Atau ...."

Matteo menekan kata-katanya, "Pilih nggak punya apa-apa, tinggal bersama keluarga kecilmu yang menyedihkan dan hadapi murkaku."

Aku menggelengkan kepala dengan pelan. "Matteo Linggar, aku akui kamu berada di level yang berbeda dengan ayahmu. Dia setidaknya paham hierarki, tahu siapa yang boleh dihinanya dan siapa yang harus dihormatinya."

Ucapanku membuat wajah Matteo memucat. Dia paling benci dibandingkan dengan ayahnya, apalagi dalam perbandingan yang meremehkannya. Dengan jari bergetar karena marah, dia menunjuk ke arahku dan berteriak, "Anita Randita, berani-beraninya kamu menantangku terus-menerus. Kamu pikir kamu ini siapa!"

Matteo melangkah maju sampai wajahnya hampir menempel di wajahku, lalu meludahkan kata-kata dengan penuh amarah dan suaranya serak, "Aku berubah pikiran. Simpanan? Kamu nggak pantas! Dengarkan aku, sekarang juga dan detik ini juga kamu berlutut dan minta maaf padaku serta Carla. Minta maaf atas semua ucapan lancangmu!"

Carla menimpali dari samping, "Benar! Berlutut! Pak Matteo, dia harus membayar harga atas kelancangannya!"

Matteo menarik napas dalam-dalam, lalu berkata satu per satu kata seolah-olah sedang menjatuhkan vonis, "Setelah minta maaf, kamu tinggal di sini. Bukan sebagai tamu, tapi sebagai pelayan. Mulai hari ini, kamu jadi pembantu pribadi Carla. Itu harganya karena mempermalukan pewaris Keluarga Linggar."

Usulan itu jelas membuat Carla kegirangan, lalu menatapku dengan tatapan penuh antisipasi akan penghinaan yang sebentar lagi bisa dilakukannya.

Aku tetap berdiri di tempat dan tidak ada sedikit pun rasa takut di ekspresiku, hanya menatap Matteo seolah-olah menonton pertunjukan yang kikuk.

Rasa tidak peduli itu membakar sisa kewarasan Matteo sepenuhnya. Dia menanggalkan topengnya dan senyum kejam muncul di wajahnya. "Baik! Bagus! Karena kamu menolak belas kasihanku, jangan salahkan aku kalau aku kejam!"

Matteo menoleh ke arah semua anggota Keluarga Linggar yang hadir dan berteriak, "Ikat wanita ini dan lemparkan ke kolam buaya di belakang kediaman! Aku mau melihat sendiri dia dicabik-cabik!"

Para pengawal di belakang Matteo langsung bergerak dengan gelisah.

Tatapan Matteo kembali mengunci ke arahku. "Setelah kamu mati, aku akan segera mengirim orang ke Liasa untuk mencari keluarga kecilmu yang menyedihkan itu dan menghabisi mereka. Bunuh semua pria, jual semua wanita ke rumah bordil termurah. Aku akan memastikan semua orang tahu apa akibatnya dari menyinggung Keluarga Linggar dan menyinggungku, Matteo Linggar."

Lorong itu menjadi sangat hening dan semua orang terpaku oleh niat membunuh Matteo yang tidak disembunyikan lagi.

Namun, aku tidak panik dan tidak memohon. Aku berbicara dengan suara pelan, tetapi semua orang bisa mendengarnya dengan jelas. "Oh? Begitu ya?"

Di hadapan ancaman kematian Matteo, suasana di lorong itu terasa sangat sunyi.

Namun, aku hanya mengangkat dagu sedikit dan menatap sorot matanya yang gila, lalu tersenyum tipis dan dingin. Aku bertanya dengan lembut, tetapi suaraku tajam dan terdengar jelas oleh semua orang. "Oh? Mau menjadikanku makanan buaya? Menghabisi seluruh keluargaku? Jadi, bagaimana tepatnya kamu akan melakukannya, Matteo Linggar?"

Sikapku yang tenang benar-benar membuat Matteo mengamuk dan berteriak pada para pengawal, "Tangkap dia!"

Di depan semua orang, aku mengeluarkan ponsel satelit enkripsi khusus dengan tenang. Perangkat itu begitu langka hingga hanya ada dua di dunia dan bisa langsung memerintah pasukan inti Keluarga Randita. Satunya ada pada ayahku dan satu lagi diberikan padaku saat aku dewasa, yang pada dasarnya memberikanku otoritas mutlak atas seluruh Keluarga Randita.

Tindakanku ini membuat Matteo dan Carla membeku. Mereka tidak mengenali peralatan militer tingkat atas seperti itu, tetapi sikapku membuat mereka secara naluriah merasa takut. Aku langsung menekan nomor cepat.

Terdengar suara ayahku dengan nada tenang sekaligus agak khawatir. "Anita? Upacaranya seharusnya sudah dimulai. Apa semuanya berjalan lancar? Bagaimana calon pengantin priamu?"

Ayahku jelas masih mengira pernikahan ini akan berlangsung normal.

Aku melirik penuh arti ke arah Matteo di depanku yang kini ekspresinya muram, lalu berkata, "Ayah, sepertinya pernikahan ini nggak akan terjadi."
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Penyesalan Calon Suami Mafia Setelah Membatalkan Pernikahan   Bab 8

    Waktu berlalu.Aku hampir sepenuhnya melupakan Matteo dan keluarganya yang runtuh itu.Aku terlalu sibuk. Duniaku dipenuhi negosiasi jalur baru, ekspansi wilayah, serta pengelolaan internal keluarga.Sampai suatu hari, ketika Paul mengumpulkan beberapa potongan informasi yang dia dapatkan dari Napala, dia menyebutkan hasil akhir mereka dengan nada santai.Setelah aku mengusir Matteo tanpa ampun, dia kembali ke Napala dan mendapati segalanya sudah menjadi bencana total. Keluarganya kacau, ketidakpuasan tumbuh di mana-mana.Dia menimpakan semua kegagalan, penghinaan, serta kekuasaan dan kekayaannya yang hilang pada Carla. Wanita yang dulu dia sebut "anak kucing", yang pernah dia pamerkan sebagai calon pengganti pengantin, kini dibuang tanpa ampun sebagai kambing hitam.Dia tidak "menyingkirkannya" seperti janjinya. Dia justru memenjarakannya.Di ruang bawah tanah yang lembap di kediamannya yang membusuk, Carla menanggung seluruh amarah dan balas dendam Matteo yang menyimpang.Awalnya han

  • Penyesalan Calon Suami Mafia Setelah Membatalkan Pernikahan   Bab 7

    Setelah meninggalkan kediaman Keluarga Linggar, aku tak lagi repot-repot menyembunyikan identitasku.Tak lama kemudian, dalam sebuah pertemuan keluarga, ayahku menyerahkan lambang keluarga yang melambangkan kekuasaan tertinggi."Mulai hari ini ...." Suara ayahku menggema di seluruh aula. "Lillian Randita, putriku, akan memimpin Keluarga Sasmito memasuki era baru. Perintahnya adalah perintahku."Aku menjadi bos mafia perempuan termuda di Eroda. Aku bukan lagi wanita yang harus bersembunyi di balik identitas palsu.Aku mengonsolidasikan jalur dari Eroda Timur hingga Asela, membuka jalur perdagangan baru, dan di bawah kepemimpinanku, kekayaan serta pengaruh keluarga tumbuh pesat.Sementara itu, Keluarga Linggar justru menghadapi kejatuhan.Tanpa dukungan diam-diam Keluarga Randita, mereka seperti kehilangan perisai pelindung. Jalur senjata utama mereka ke Eroda Timur diputus dengan cepat. Kiriman mereka dijarah habis di perbatasan oleh "orang tak dikenal" yang menyebabkan kerugian total.

  • Penyesalan Calon Suami Mafia Setelah Membatalkan Pernikahan   Bab 6

    Ekspresi Matteo berubah dari amarah menjadi tak percaya."Ini ... ini nggak mungkin ...," gumamnya.Paul sedikit membungkuk. "Perlu aku buktikan, Pak Matteo?"Matteo menggeleng kuat-kuat, seolah-olah ingin menyingkirkan mimpi buruk dari kepalanya. Ketidakpercayaan terlihat jelas di matanya."Mustahil!" teriaknya sambil menunjukku, suaranya melengking. "Kamu bohong! Mana mungkin kamu punya hubungan dengan Keluarga Randita? Kamu cuma ....""Matteo! Tutup mulutmu!" Heri memotong ucapannya dengan tajam. Dia menoleh padaku."Lillian, ini ... ini cuma kesalahpahaman besar ...." Dia tergagap karena panik.Carla mencengkeram pergelangan tangannya yang terluka. Rasa sakit dan ketakutan hebat membuatnya gemetar. Namun, saat melihat sikap Matteo, dia seperti meraih harapan terakhir.Dengan susah payah dia berkata, "Pak Heri, mana mungkin dia nona keluarga itu? Pasti ada tipu muslihat. Coba pikirkan, sebelumnya dia cuma orang biasa! Lihat saja penampilannya, biasa dan sederhana! Dia pasti menyembu

  • Penyesalan Calon Suami Mafia Setelah Membatalkan Pernikahan   Bab 5

    Kata-kata sombong Matteo masih menggema di udara ketika pintu belakang kendaraan lapis baja terbuka.Seorang pria paruh baya yang berwibawa turun. Dia adalah Paul Masara, penasihat yang paling dipercaya ayahku.Mata Matteo langsung berbinar. Dia buru-buru memasang senyum ramah dan melangkah maju untuk menyambutnya."Pak Paul!" Suaranya menggema, sengaja terdengar akrab. "Suatu kehormatan Anda datang ke sini!"Dia mengulurkan tangan, lalu menunjuk Carla di sampingnya. "Izinkan aku memperkenalkan Carla, pengawal pribadiku, sekaligus calon istri yang akan aku nikahi hari ini."Nada suaranya penuh kebanggaan. Tangannya melambai asal ke arahku, seolah-olah aku tak berarti apa-apa.Dia jelas menunggu reaksi Paul, mungkin menunggu ucapan selamat atau bahkan pujian.Namun, Paul hanya meliriknya dengan ekspresi datar, sama sekali mengabaikan tangan yang terulur itu, lalu berjalan melewatinya begitu saja.Di bawah tatapan terkejut semua orang, Paul langsung berjalan ke arahku dan sedikit membung

  • Penyesalan Calon Suami Mafia Setelah Membatalkan Pernikahan   Bab 4

    Aku berhenti sejenak, lalu nada bicaraku menjadi dingin dan datar. "Keluarga Linggar bukan hanya menodai jam saku emas yang Ayah pilih sendiri sebagai simbol aliansi, mereka bahkan memberikannya pada anjing. Tapi sekarang, pewaris mereka, Matteo Linggar, mengancam akan mengikatku dan melemparku ke kolam buaya. Dia juga bilang akan menghapus keluarga kita dari Liasa.""Apa?"Suara ayahku langsung menjadi sangat dingin. "Jam saku itu mewakili sumpah darah antara keluarga kita. Berani-beraninya mereka ....""Ayah, aku nggak akan pernah bercanda soal kehormatan keluarga," kataku dengan suara bergetar karena menahan amarah.Saat itu, Carla mungkin ingin menunjukkan kesetiaan dan keberaniannya, sehingga dia tiba-tiba maju dan merampas ponsel satelit dari tanganku.Setelah itu, Carla berteriak dengan angkuh ke arah ponsel itu, "Hei! Kamu ini bala bantuan yang wanita jalang itu panggil? Dengarkan aku, pria tua. Aku Carla, pengawal pribadi dan calon pengantin Matteo Linggar. Aku peringatkan kam

  • Penyesalan Calon Suami Mafia Setelah Membatalkan Pernikahan   Bab 3

    Matteo jelas tidak menyangka aku akan begitu tegas itu, sehingga ekspresinya langsung menjadi muram.Melihat itu, Carla langsung maju dan segera berkata sambil menempelkan tubuhnya ke lengan Matteo, "Nggak perlu khawatir, Matteo. Wanita nggak tahu diri nggak akan pernah diterima di Keluarga Linggar."Matteo menganggukkan kepala dengan pelan, tetapi tatapannya tetap terlihat ragu. "Tapi ... semua undangan sudah disebar. Semua orang penting dari Liasa ada di luar sana, terutama perwakilan dari Keluarga Randita itu. Kalau pernikahannya dibatalkan sekarang, keluarga kita akan jadi bahan tertawaan di seluruh Ikalia."Carla segera meletakkan tangannya ke dada dan bersumpah setia secara dramatis. "Matteo, kamu kan masih punya aku."Mata Matteo langsung berbinar. "Carla, maksudmu ...."Carla menganggukkan kepala dengan semangat. "Pernikahan tetap dilanjutkan. Aku yang akan jadi pengantinmu."Bisa melompat dari status pengawal menjadi nyonya Keluarga Linggar meskipun hanya secara nama, bagi Car

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status