Share

Bab 15

"Prabu, antarkan Sesil pulang dong! Hitung-hitung balas budi karena udah bawa dan nemenin Ibu disini! Lihat istrimu itu! Jadi mantu nggak guna banget! Udah tau mertua sakit, jangankan nemenin, berkunjung pun sepertinya ogah!" cerocos Ibu yang membuat kuping terasa begitu panas.

Ngomong-ngomong soal Syifa aku jadi teringat akan foto yang telah disebarkannya. 

Ya, aku harus memberinya pelajaran. Bisa-bisanya ia menyebarkan aib suami. Parahnya lagi, ia telah membuat Ibu sampai masuk rumah sakit.

Memang semua ini kuanggap sudah impas, tapi tak seharusnya Syifa menyebarkan foto itu kan?!

"Iya, Bu! Prabu antarkan, sekalian mau mandi juga! Ibu disini sama Mayang dulu ya!" Lebih baik kali ini aku mengalah, dari pada harus berdebat dengan Ibu. Takutnya jika Ibu marah, tensi Ibu bertambah naik dan berakibat buruk pada kesehatannya.

Akhirnya kami keluar dari kamar rawat i

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Yung
bukan sifa yg malu maluin tapi kalian,cerai saja sifa biar mereka kena batu nya
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status