LOGINDi hari berikutnya, master sekte tidak punya pilihan membawa Xiao Chen kembali dalam keadaan di peti, saat sampai Xue Rong’er mencoba melihat Xiao Chen dari luar peti dan memang benar dia melihat tubuh Xiao Chen dalam keadaan yang sudah rusak. Dia merasa sangat sakit, dia bahkan bertanya apa yang harus dilakukan sekarang? Xiao Chen tidak ada lagi dan Lulu masih butuh Xiao Chen untuk hidup. Lulu yang baru saja bertemu sekarang dia harus kehilangan Xiao Chen sepenuhnya yang membuat Xue Rong’er merasa sangat sakit. Sekarang, dia tidak tahu apakah Lulu nanti akan bertanya soal ini atau tidak padanya? Saat Mu Biyu membawa Lulu, gadis kecil itu menatap bingung ke dalam peti mati Xiao Chen. Dia bisa melihat sosok pria yang terbaring di dalam sana tapi dia tidak mengerti kenapa pria itu terbaring dalam keadaan seperti itu? Dia melihat wajah Xiao Chen tapi dia jelas tidak memahaminya. “Kenapa dia ada di dalam sana?” pertanyaan itu membuat Xue Rong’er diam, orang? Lulu tampak tidak menyadari
“Hahahaha, dia benar-benar mati! Dia benar-benar mati!” Sesaat sebelum itu, langit memang berubah karena dia terus mengamati Xiao Chen dari jauh. Dan dia berharap kalau Xiao Chen benar-benar mati seperti yang dia bayangkan, sekarang hal itu ternyata terjadi dan ini membuat Xiao Chen sangat senang melihatnya. Kematian Xiao Chen adalah tanda dari segalanya kembali seperti semula, dia tidak lagi perlu takut meskipun tubuh Xiao Chen tidak didapatkan tapi dia tetap berhasil menghilangkan satu masalah. “Aku menyukainya, menyenangkan melihat segala hal sesuai dengan yang aku pikirkan! Ayo, beri aku kekuatan lain lagi alam dewa!” ….. “Ayah?” Di rumah Xiao Chen, sosok Lulu yang sedang bermain tiba-tiba merasa kalau ayahnya sedang berada di samping dirinya. Tapi saat dia menoleh, tidak ada sosok yang dia pikir adalah ayahnya dan hanya ada kerinduan kuat dari Lulu pada Xiao Chen.“ibu, ibu, ayah kapan pulang?”Pertanyaan yang sederhana tapi Xue Rong'er tidak bisa menjawabnya dan dia pun tidak
Xiao Chen yang tampak sekarat mulai menjadi semakin tidak bernyawa, hari demi hari pun berlalu dan tidak ada yang menyadari kalau sebenarnya Xiao Chen sudah benar-benar tidak lagi bernyawa. Perlahan tubuh yang sudah tidak ada tanda kehidupan itu dengan cepat memancarkan aura kehancuran, qi kematian juga mengisi peti kaca itu. Karena terlalu sibuk, hal tersebut tidak ada yang mengetahuinya bahkan master sekte sendiri tidak sadar akan kematian Xiao Chen. Yang mereka ketahui hanyalah Xiao Chen berada dalam keadaan yang sekarat dan masih bisa bertahan di dalam peti pemberian kakek Lou. Di depan formasi yang sudah berhenti tiba-tiba karena bantuan keluarga Lou, semua kekuatan sudah mengumpulkan pasukan untuk masuk menyerang ke dalam formasi kehancuran. Sekarang tempat itu bisa disebut sebagai dunia kehancuran karena laporan dari mata-mata menyebut tempat itu sepenuhnya tidak lagi bernyawa. Malah seperti tempat mari yang tidak punya kehidupan sama sekali, seluruh kehidupan telah di ambil d
“Mari buat pasukan untuk menyerang ke dalam formasi!” Kata-kata dari tetua tanah suci Yaochi sampai, dia tidak bisa lagi untuk diam saja. Jika memang perang bisa terjadi kapan saja, bukankah mereka lebih baik memulai untuk mengurangi korban? Dan mencegah musuh menjadi jauh lebih kuat? Jadi mengirim pasukan adalah langkah yang terbaik untuk mereka sekarang. Hanya saja karena formasi ini mengembang dengan cukup cepat, mereka harus memastikan batasan dari formasi untuk masuk. Jadi mereka harus punya seseorang yang bisa dijadikan pengorbanan untuk melihat sendiri batas kekuatan dari dalam. Mendengar pengorbanan, mana mungkin mereka semua mau mengorbank orang-orang mereka sendiri. Apalagi semuanya adalah orang yang paling mereka anggap penting bagi masing-masing kekuatan di saat seperti sekarang ini. Melihat semuanya hanya diam, tetua agung dari sekte Heaven mengucapkan kata-kata yang membuat semua kekuatan berkeringat. Dia menyebutkan kalau tidak ada dari mereka yang mau bekerjasama untu
“Apa ini yang kamu inginkan?”Awuuuu! (Aku ingin mereka semua mati!)Di dalam alam kematian, serigala hitam di rantai oleh naga hitam yang melihat kalau serigala hitam hilang kendali. Sejak kembali dengan cara dia paksa, serigala hitam tidak pernah mau tenang dan malah lebih terus bertindak liar. Ini karena apa yang terjadi pada Xiao Chen sangat berdampak pada mental serigala hitam. Pada kenyataannya memang bukan salah serigala hitam tapi karena dia ada dengan Xiao Chen, seharusnya dia bisa melindungi Xiao Chen. Tapi dia malah membuat Xiao Chen sekarat seperti sekarang yang membuat dirinya menjadi sangat marah terhadap kelemahan tersebut. Andaikata dia melepaskan semua yang membebani nya, mungkin dia bisa menyelamatkan Xiao Chen. Sekarang dia melihat sendiri kekuatan hidup Xiao Chen sudah mulai terkikis perlahan dan jelas tidak mungkin untuk disembuhkan. “Anak ini benar-benar sangat setia … tapi kamu tetap tidak boleh keluar dari tempat ini apapun yang terjadi! Setelah kamu tenang, a
“Tidak menjawab iya? Apa selalu seperti ini aturanmu? Dia cucuku sekarang, seharusnya kamu mengerti kalau cucu dari keluarga Lou ku bukan sesuatu yang dapat kamu sentuh!” Ekspresi kakek Lou menjadi penuh dengan amarah dan auranya juga meningkat menjadi sesuatu yang sangat mencengangkan. Bahkan jika saat berhadapan dengan dua master sekte sebelumnya pun, aura ini tidak akan dapat ditahan oleh mereka. Jika pun semua pemimpin itu bergabung, masih belum dapat menyaingi sepuluh persen dari aura yang dilepas oleh kakek Lou. Wajahnya yang kembali muda dan juga ada tombak petir yang berkeliaran seperti naga di sekitar tubuhnya membuat suasana tersebut terlihat seperti dewa petir yang sedang turun. Semua keadaan itu benar-benar membuat perubahan besar di dalam lubang hitam, seolah dewa petir sedang murka. Bahkan suasana di alam dewa sedikit terguncang karena kemunculan tombak ungu kehitaman milik kakek Lou tersebut. Saat tidak ada balasan, kakek Lou masih sangat tenang menahan amarahnya dan d
“Apa? Berarti…. Yang Qinru juga ada disini” Ekspresi Xiao Chen langsung berubah saat nama keluarga Yang disebutkan. Ini bukan karena dia tidak tahu kalau kamar dagang Blue Swan adalah yang paling tertua dan juga paling besar di alam dewa. Tapi masalahnya ada pada wanita dari keluarga Yang itu, Xiao
Dia benar-benar tidak senang dengan sikap Xiao Chen yang masih sangat santai bahkan setelah dia bicara dengan serius mengenai ancaman dari generasi muda yang menganggap Xiao Chen sendiri sebagai musuh abadi mereka. Mu Biyu malah terlihat menggelengkan kepalanya, Xiao Chen bukan orang yang peduli de
Xiao Chen yang telah mengetahui semuanya langsung benar-benar terdiam, dia tidak tahu kalau dirinya akan benar-benar tertidur selama itu. Bahkan sampai sebulan, setelah menyadarinya pun Xiao Chen akhirnya diminta untuk kembali karena untuk persiapan turnamen generasi muda juga akan segera dimulai.
Mendengar wanita itu tertawa, Mu Biyu benar-benar tidak dapat memahami tujuan dari wanita itu datang padanya. Tapi dia ingin bertanya lebih lagi, “Apakah masa depannya tidak bisa diubah? Apakah tidak ada pilihan lain?” Pertanyaan yang membuat wanita cantik itu tersenyum menatap Mu Biyu. “Mengubah







