ログインSaat itu di dalam ruangan, sosok berbadan besar sedang duduk dengan malas, dia adalah ketua dari guild petualang dan karena dia ketua dari kota mengambang itu juga membuatnya memiliki posisi sedikit tinggi disana. Sekarang dia masih memikirkan beberapa hal, contohnya laporan mengenai bandit yang masih merajalela di perbatasan dua kota. Akibatnya banyak yang melapor dan banyak juga kematian yang membuat kerajaan mengirimkan tuntutan kepada guild untuk menyelesaikan masalah tersebut. Meski misi itu hanya tingkat c tapi karena ketua bandit yang sangat lincah itu dan bahkan guild sendiri tidak bisa melacaknya membuat guild kesulitan menyelesaikan misi tersebut. “Ini merepotkan, meski guild adalah bagian dari kerajaan bintang tetap saja seharusnya kami ini hanya bagian uang tidak boleh disentuh tapi sialan… Raja benar-benar berpikir guild ku ini maha agung!” Dia tidak bisa berkata-kata karena raja sendiri yang mengirim perintah, tapi masalahnya dia saja tidak tahu dimana posisi para baji
“Hahaha, aku hanya asal duduk saja jadi bagaimana mungkin aku punya tujuan lain. Ah, anggur yang enak!” Dari kata-kata pria paruh baya itu sudah membuat Xiao Chen yakin kalau pria ini hanya datang untuk melihatnya. Dan semua pasti punya tujuan, tidak mungkin seseorang hanya datang duduk dengannya tanpa ada alasan. Saat makanan sampai, Xiao Chen tidak mengatakan apapun dan hanya menyantap makanan miliknya dengan santai. Sedangkan priandindepannta terlihat seperti sedang memperhatikan setiap gerak-geriknya. Dan dari pandangan Xiao Chen, jelas pria ini sedang meneliti dirinya tapi Xiao Chen tidak terlalu peduli karena dia yakin kalau pria ini tidak akan mendapatkan apapun dari melihat ke arahnya. Dari ekspresi pria paruh baya yang terlihat mabuk itu, ada sedikit gerakan dari matanya tapi Xiao Chen yang memakai topeng tenang sehingga pria paruh baya itu tidak dapat melihat ekspresi asli dari Xiao Chen. “Nak, kamu benar-benar luar biasa. Bagaimana caramu melakukannya?” Tanya pria paruh b
“Itu …. Aku butuh bukti, jika tanpa bukti aku tidak bisa memberikan alasan yang pasti kepada semua jenius nanti!” Kata nona muda yang tidak lain adalah putri dari kerajaan bintang. Dia adalah putri yang paling dihormati di dalam Kerajaan bintang dan disebut sebagai putri bintang, yang memiliki banyak status cukup tinggi dalam kerajaan dan suaranya sangat di dengar oleh raja bintang. “Kamu benar juga, oiya! Jangan kirim mata-mata kita untuk mengikut anak itu. Tapi kirim saja seseorang ke guild untuk melihat apa yang akan dia lakukan, jika dia terlihat menjual atau melakukan misi apapun laporkan!” Jelas kalau sosok yang dipanggil paman oleh sang putri punya rencana untuk melihat apakah Xiao Chen benar-benar berbakat atau tidak.Mendengar perintah dari pamannya, membuat putri merasa bingung harus melakukan apa dan jika memang dia ingin melihat bakat Xiao Chen. bukankah dia hanya perlu menguji langsung pada Xiao Chen? Kenapa harus melihat secara sembunyi-sembunyi bahkan tidak mengizinkan
“Apakah itu benar? Kalau bos bandit di antara dua wilayah ini … maka itu bisa mungkin dia? Tuan, anda luar biasa!” Pelayan itu menduga kalau bos bandit tersebut adalah Hu Meng, sosok yang dicari oleh kerajaan selama puluhan tahun. Meski kekuatannya hanya di raja bumi tapi dia selalu saja bisa lolos dari kejaran kerajaan dan yang membuat dia menjadi buronan besar adalah setiap aksinya itu dilakukan dengan hati-hati. Meski setiap gerakan mereka dalam merampok terpantau tapi pihak kerajaan tidak bisa menemukan dimana lokasi persembunyian mereka. “Itu hanya kebetulan saja dan dia memang cukup kuat!” Kata Xiao Chen dengan santai tapi pelayan itu berpikir tidak sesederhana itu. Karena dari informasi yang dia dengar, bos bandit ini punya banyak anak buah dan rata-rata pada tingkat raja semua. Kalau Xiao Chen benar-benar membunuh bos bandit itu maka pasti harus melewati anak buah dari bos bandit. Hampir mustahil bagi satu orang melakukannya kecuali jika ada bantuan dari orang lain atau tingka
“Kamu jangan terlalu nakal, meski kamu juga sama kuat dengan si hitam tapi tetap saja kita tidak bisa terlalu menonjol. Mengerti?” Xiao Chen mengelus kepala anjing putih itu sambil mengingatkan untuk menjaga tingkah. Seolah mengerti, anjing putih itu mengangguk dan seolah dia percaya diri untuk menahan diri nanti saat bersama Xiao Chen. Melihat tingkah anjing putih, Xiao Chen tidak merasakan apapun yang salah dan menurutnya lebih patuh anjing putih daripada si hitam yang biasanya bertingkah lebih nakal. Malam lewat dengan tenang tapi di hari berikutnya Xiao Chen mulai berangkat menuju kota mengambang. Perjalanan mereka tidak terlalu lama karena selama dalam perjalan Xiao Chen selalu membantu yang akhirnya membuat masalah tidak ada datang pada kereta mereka. Tentu saja dengan cara menggunakan aura anjing putih untuk menekan apapun yang ingin mengancam kereta tersebut. Saat sampai di sore menjelang malam, Xiao Chen melihat tembok kota yang cukup besar dan di pusat kota ada sebuah rumah
“Baiklah, aku akan pergi tapi bukan untuk pergi mencari pasangan jadi ingat paman!” Dia menegaskan kalau dia pergi bukan karena mencari pasangan tapi dia penasaran bagaimana keadaan pria tersebut yang pergi setelah keluar dari keluarga Xiao.Dan karena ini juga membuat Nona Su merasa akan menarik jika dia bisa mengetahui jalan mana yang dipilih oleh Xiao Chen. Jika memang Xiao Chen nanti ada disana, maka dia akan jauh lebih menyenangkan untuk melihat tindakan Xiao chen saat bertemu dengan para jenius dari akademi kerajaan. Meski tempat itu adalah kota yang tidak terlalu besar tapi kota mengambang itu memang kota yang paling cocok untuk acara-acara seperti itu dan perkumpulan generasi muda bukanlah perkumpulan biasa saja. karena tempat itu juga ajang untuk menunjukan semua bakat mereka dan menjadi ajang untuk mencari kenalan dari keluarga bangsawan lain. Tapi bagi Nona Su, tempat seperti itu benar-benar tidak terlalu cocok untuknya yang tidak terlalu mengerti dengan seni, hanya karena
Xiao Chen memukul santai pria yang baru saja menarik bajunya, dan dengan santai juga dia menghancurkan kepala pria itu dengan tubuh terpental jauh. Saat rekan pria yang mati itu melihat teman sendiri mati tanpa ada kepala, ekspresinya langsung berubah. Dia perlahan mundur karena merasa takut dengan
“Eh? Itu tidak terlalu mahal?” Di restoran tempat Xiao Chen sedang istirahat, dia mendengar beberapa suara yang sedang meributkan sesuatu. Dia menoleh dan menemukan seorang gadis muda berusia kurang dari lima belas tahun sedang menghadapi beberapa orang berbadan besar. Dari suara yang Xiao Chen de
Swussh….“Hm, aku benar-benar kembali! Huaaaa …..! Sungguh melelahkan!” Kata Xiao Chen yang benar-benar baru keluar dari alam kematian. Dia memeriksa sekitar, tapi memang bukan tempat yang dia kenal sehingga dia memutuskan untuk bergerak mencari kota terdekat. Menggunakan topeng, Xiao Chen akan per
“Semua sudah siap, aku bisa mengeluarkan mu sekarang!” Kata naga hitam kepada Xiao Chen dengan penuh senyum lembut. Dia juga menjelaskan kalau waktu di dalam berjalan lebih cepat dibandingkan dengan alam dewa, mungkin sekarang di luar masih satu tahun sejak Xiao Chen pergi. Sehingga semua orang pa







