Share

Chapter 635

Penulis: Iamyourhappy
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-03 17:06:53

“Kau gila?” tanya Noel menatap Brian. “Kau mengadakan pesta ulang tahunmu di klub?”

Brian memasang senyum ceria. “Yes,” jawabnya.

Bagi Noel wajah Brian sangat menyebalkan.

Leya menyipitkan mata. “Di klub…” lirihnya. “Kalau begitu kami tidak usah datang,” ucapnya memeluk lengan Noel.

“Hei!” Brian menunjuk Leya.

Noel mengerjap—segera menepis tangan Brian yang menunjuk Leya.

“Kalian!” melotot menatap Noel dan Leya bergantian. Kalian harus ikut, pokoknya semua sahabatku harus datang!”

Noel mengusap keningnya lelah. “Memangnya apa kami lakukan di sana? Minum-minum? Kami sudah tua.”

“Kami punya anak di rumah. Untuk apa kami melakukan hal seperti itu di klub?” tanya Noel.

Brian berdecih. “Tidak usah sok suci!” menunjuk Noel.

“Kau tidak ingat, tahun kemarin kau juga datang dengan santai di ulang—”

Belum juga selesai, mulut Brian sudah ditutup rapat oleh Noel.

“Hehe…” Noel tertawa canggung. “Sayang aku—” Menatap Leya yang sudah memincingkan mata padanya.

“Sayang tahun kemarin aku juga dipaksa
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 646

    “Dad sudah bilang apapun yang ingin kamu lakukan, lakukan dengan rapi. Jangan sampai mempengaruhi perusahaan.” Arsen berkacak pinggang.Menatap putranya yang menunduk di hadapannya.Jarang-jarang melihat Noel yang sombong ini sampai menunduk padanya.“Maaf.” Noel mengangkat kepalanya. “Dad tenang saja. Aku akan menyelesaikan semuanya.”“Bagaimana menantu Dad?” tanya Arsen.“Leya baik, mungkin. Dia tidak pergi bekerja. Dia di rumah.”Arsen mengangguk. “Jaga istrimu!” menunjuk Noel.Noel mengangguk. Memberikan jempolnya.“Hari ini pria itu dibebaskan. Dia membuat pernyataan yang semakin menyudutkanmu.” Arsen bersindekap.“Dia bilang dia hanya ingin menemui Leya. Tapi kau marah-marah dan langsung menghajarnya. Mengenai barang terlarang yang dia bawa, seharusnya polisi bisa memenjarakannya.”“Tapi dia dibebaskan karena katanya dijebak.” Arsen mengusap rambutnya. “Semua yang terjadi tidak masuk akal.”“Aku yakin ada seseorang dibalik semua ini. seseorang yang ingin aku hancur—Skyline hanc

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 645

    “Aduh basah semua!” Noel mengusap pelan rambut istrinya yang basah.Leya tersenyum. “Bagaimana dengan kantor?” tanyanya.“Baik-baik saja.” Noel mengecup punggung tangan Leya sebentar sebelum menyalakan mesin mobil.Menatap lurus dan mengendarai mobilnya dengan tenang.Hujan yang begitu deras membuatnya semakin hati-hati.“Sepertinya aku tidak bisa masuk ke kantor.” Leya meremas tangannya sendiri. Mengerucutkan bibirnya. “Aku tidak sanggup menghadapi orang-orang.”Terdiam.Noel sepertinya fokus sekali menyetir.“Kamu kecewa?” tanya Leya.Noel mengambil satu tangan Leya. “Tidak. Kita bicarakan nanti di rumah.”Leya menunduk—membawa tangan Noel ke pipinya.Hari yang berat untuk mereka berdua.“Apa yang kamu bicarakan dengan Elio?” tanya Noel. “Jangan bilang dia ingin merebut kamu dariku karena masalah ini?”Leya tertawa.“Kamu lucu sekali.”Noel tersenyum—akhirnya bisa melihat Leya tertawa.“Lalu?”“Dia memberitahuku kalau apapun yang terjadi kamu pasti melindungiku. Masalah ini bukan te

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 644

    “Kenapa kau di sini?” tanya Leya. “Kau kehujanan.” Menunjuk Elio.Akhirnya mereka berdua pergi ke tempat yang lebih teduh.“Aku ada sosialisasi di dekat sini. Tadi aku melihatmu. Lalu aku memutuskan menyusulmu.” Elio menatap Leya sebentar.“Katanya kau tidak ingin menemuiku lagi.” Leya bersindekap.Elio tertawa pelan. “Sebenarnya aku ingin mengabaikanmu. Tapi aku kasihan. Jadi aku—”Leya berdecih. “Jadi kau sudah melihat beritanya.”“Kenapa kau di sini?” tanya Elio. “Kau seharusnya bersama Lucian.”Leya menggeleng pelan. “Aku baru selesai menemui timku.”Elio melepaskan jaketnya. “Katakan padaku kalau ada yang bisa aku bantu.” Lalu menaruh jaket itu di bahu Leya.“Aku baik-baik saja.” Hendak melepaskan jaket itu dari bahunya. Tapi Elio mencegahnya.“Bicarakan dengan Lucian. Aku yakin dia melindungimu. Bagaimanapun juga dia pasti tidak tinggal diam.”Leya mengangguk. Mengerucutkan bibirnya. “Justru itu. Aku menjadi beban untuknya. Karenaku,” lirih Leya. “Noel yang harus melakukan banya

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 643

    Baru beberapa menit lalu sampai di kantor.Noel sudah menadatangani beberapa dokumen yang berada di atas meja kerjanya.“Sir.” Rakha memanggil Noel tanpa mengetuk pintu lebih dahulu.Ia langsung mendekat dan menyodorkan ipad.Noel melihatnya—mendengarkan berita yang sedang disiarkan besar-besaran itu.Semua media pasti berbondong-bondong menyiarkannya.Mereka mencari perhatian. Mereka menginginkan uang Skyline juga.Jika Noel ingin membungkam mereka, maka ada harga yang harus dibayar.Noel mendongak. “Ada pertemuan hari ini?”“Tidak ada,” balas Rakha cepat. “Anda bisa menandatangangi dokumen itu nanti.”Rakha mengerti kalau Noel harus segera pergi menemui Leya.“Aku pergi dulu.” Noel berdiri—ia menatap jam tangannya. Seharusnya Leya berada di ruangan divisi.Menaiki lift dengan tergesa—ketika lift terbuka. Ia segera masuk—mencari keberadaan Leya.Bangku kerja istrinya kosong.“Mencari Leya?” tanya seorang di sampingnya.“Iya. Di mana dia?” tanya Noel pada Sarah.“Dia tidak datang hari

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 642

    Berita ekslusif yang langsung menggemparkan semua orang.Lucian Noel Jarvis memukuli seorang pria yang tidak berdaya.Juga, identitas istrinya yang tiba-tiba terungkap.“Leya Adhisti yang merupakan anak dari Diah dan Danang yang sekarang merupakan tersangka utama penggelapan dana dan pencucian uang. Leya merupakan istri sah dari Lucian yang merupakan pewaris Skyline. Dikabarkan bahwa mereka memiliki anak yang berusia 9 tahun.”“Leya saat ini bekerja di skyline sebagai pegawai biasa. Dia juga membuka sebuah kelas memasak privat yang diikuti oleh wanita dari kalangan atas.”“Namun dari semuanya yang menimbulkan kontroversi….” Pembawa acara. “Apakah Skyline akan tetap berdiri sebagai perusahaan nomor satu?”Kontroversi tersebut bukan sekedar masuk ke dalam acara gosip tv tapi juga berita.Banyak yang bertanya-tanya kenapa Lucian sampai melakukan hal tersebut.Leya menatap layar ponselnya gemetar.Ia berada di sebuah kafe untuk membeli kopi yang akan ia bawa ke kantor.Tapi ternyata malah

  • Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku   Chapter 641

    Berangkat terlambat. Namun akhirnya sampai di klub yang digunakan sebagai tempat acara pesta ulang tahun.Elise mendapatkan undangan dari teman kakaknya, yaitu kak Brian.Ada beberapa kenalannya di sana.Berbincang sebentar dan akhirnya minum.Baru minum tiga gelas saja sudah mabuk.Dan berakhir dengan…Berjalan sempoyongan keluar. Sialnya malah dicegat oleh pria yang tertarik dengannya.“Lepaskan aku!” Elise masih sadar.“Aku hanya ingin mengenalmu lebih dalam. Kita bisa pergi ke hotel terdekat,” ucap pria asing itu.“Kepalamu ke hotel!” umpat Elise.Akhirnya ada pria yang datang menyelematkannya.Tapi justru kehadiran pria itu membuat Elise mengeluh.“Lagi-lagi kau—” Elise berjalan terburu-buru menjauh.Oliver mengikuti Elise dari belakang.Ia sampai di klub lebih dulu dari Elise. Melihat Elise dari kejauhan namun akhirnya memutuskan untuk mengikuti wanita itu dari belakang.Juga menyelematkan Elise yang hampir dibawa oleh pria asing.“Kau mabuk, jangan menyetir sendiri!” Oliver men

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status